The first 199 lines.
SMP Teikou
Klub bola basket SMP Teikou.
Dalam catatan cemerlang prestasi mereka,
terdapat lima pemain berbakat yang kehebatannya hanya bisa ditemukan setiap sepuluh tahun sekali,
yaitu "Kiseki no Sedai".
Ryota Kise.
Shintaro Midorima.
Daiki Aomine.
Atsushi Murasakibara.
Seijuro Akashi.
Dan yang jadi ancaman bagi mereka, SMA Seirin.
Dengan bayangan dan cahayanya.
pukul berapa sekarang? mari bergegas
what time is it? dassou
karena sepertinya kita terlalu santai
mattarishi sugitenda
tepuk tanganmu tanpa ragu
kassai nomi kuraou
somebody punky funky love, whoo!
somebody punky funky love, whoo!
somebody punky funky love, whoo!
somebody punky funky love, whoo!
ZainuddinAri
mempersembahkan
'kan kuciptakan berbagai irama cinta
I can makin' many love sensation
walau dengan getaran yang tak sempurna ini
fukanzen na vibration
bersyukurlah atas cinta yang sederhana
otegaruna renai ni kansha
dan lepaskan kecemburuan yang sakiti hati
mushizu ga zenryoku shissou
let's go!
let's go!
kebohongan hanya 'kan sebabkan kepiluan
makka na uso mo massao
apa yang sebaiknya kulakukan dalam keseharian ini?
whatcha' gonna do na hibi wo tell me why?
let's go!
let's go!
langit memang sewajarnya berwarna pilu
massao na sora wa mattou
ingin selalu kuulangi kesalahan yang sama
shippai kurikaeshitai ne
seumur hidupku hanya diisi dengan keragu-raguan
pinkiri no jinsei my life enryo gachi
namun permulaan yang sebenarnya kuinginkan
oshiteshirubeshi pin no kaikan
adalah permulaan yang murni
junsui na style
gapailah puncak, di dunia tanpa belas kasihan ini
teppen toraji yo wa tsune ni mujyou
tentukan baik dan buruknya masa depan dengan tanganmu sendiri
mirai no yoshi ashi wa onore de kimero
tentukan baik dan buruknya masa depan dengan tanganmu sendiri
mirai no yoshi ashi wa onore de kimero
jangan biarkan kemenangan alihkan tujuanmu
shoppai ecstasy wakime mo furan
jangan biarkan kemenangan alihkan tujuanmu
shoppai ecstasy wakime mo furan
takkan kubiarkan dirimu tersakiti lebih dari ini
kokora de ikkai kizutsukete
wahai orang yang kukasihi
aishite jibun wo
wahai orang yang kukasihi
aishite jibun wo
Rebound!
Didorong masuk!
Kami takkan kalah! Perkecil selisih angkanya meski nyawa taruhannya!
Kami pasti menang! Bagaimanapun caranya, perbesar selisih angkanya!
Wah! Alley-oop!
Selisih 15 angka!
Inilah akhir bagi Kaijou!
Tugas seorang ace adalah membimbing tim menuju kemenangan, 'kan?
Kalau tak turun sekarang, aku tak pantas disebut ace!
Kami akan kalahkan Seirin!
Ini Perfect Copy!
Aku terlalu naif berpikir kita bisa tetap unggul.
Sudah kuduga, kalau tak hentikan Perfect Copy, kita takkan bisa menang!
Kami pasti menang! Mulai detik ini, aku akan pertaruhkan segalanya!
Kali Ini, Pasti
Quarter 61
Kaijou
Seirin
Batas waktu Perfect Copy Kise jadi semakin panjang?
Kemungkinannya sangat besar.
Kalau benar begitu, rasanya kita masih belum aman meski unggul sejauh ini.
Kalau tak lakukan sesuatu, bisa gawat nantinya.
Maaf. Kurasa ada sebuah cara.
Cara untuk hentikan Kise.
Dia tak bisa diajak bicara. Konsentrasinya benar-benar hebat.
Tapi jujur saja, sebelumnya tak pernah kusangka dia akan bisa diandalkan seperti ini.
Kalau begini, kita bisa menang!
Soal membalikkan kedudukan sudah terlihat di depan mata!
Bagus. Alirannya sudah berbalik.
Meski sepi, tapi semangat tim meningkat tinggi. Keajaiban memang biasa terjadi di saat seperti ini.
Kaijou
Seirin
Jadi begitu.
Memang sulit, tapi kalau pemilihan waktunya tepat...
Kise mungkin bisa kita hentikan.
Oke!
Mulai sekarang, kita sama sekali tak boleh lakukan kesalahan!
Semuanya, konsentrasi!
Kalaupun rencana kita berhasil, pemain Kaijou bukanlah Kise seorang.
Jangan lengah sampai bel pertandingan berakhir berbunyi!
Waspadalah dengan operan dan kerja sama mereka.
Jangan sampai meleset saat lakukan shot tanpa dijaga!
Bagaimanapun caranya, pertahankan keunggulan kita saat ini!
Ayo, Seirin! Fight!
Ya!
Celaka, bisa untuk defense juga, ya.
Emperor Eye milik Akashi!
Oke!
Bagus!
Celaka.
Jangan dipikirkan, Hyuga! Ayo bertahan!
Ya!
Gagal saat menyerang memang gawat, tapi yang satu itu malah lebih bahaya lagi!
Kumohon...
Hentikanlah Perfect Copy Kise!
Kuroko menjaga Kise?
Kurokocchi, sebenarnya apa tujuanmu?
Taktik kalian sudah jelas sekali. Kagamicchi sedang menunggu di belakangmu.
Kalian pasti akan lakukan hal yang sama seperti sebelumnya.
Sengaja membiarkanku lewat, agar bisa dihentikan Kagamicchi, lalu backtip. Tapi...
Aku sudah pernah berhasil gagalkan taktik itu.
Jangan bilang,
kalau ini masih sama dengan yang sebelumnya, ya?
Ya. Yang ini beda dengan sebelumnya.
Eagle Spear!
Bolanya direbut!
Ini...
Serangan bertiga dari Taiga, Kuroko dan Izuki?
Sebelah kirinya kosong, tapi Tetsu sengaja membiarkannya lewat dari kanan.
Kise menitikkan seluruh beratnya ke sebelah kanan. Sudah terlambat kalau sekarang mau memotong.
Waktunya tepat! Dia takkan bisa lolos!
Mustahil! Tadi itu penggunaan teknik pass-nya Kuroko?
Mengoper dengan gaya sentrifugal tanpa lakukan ancang-ancang.
Celaka. Cepat sekali dia!
Kise!
Tinggi!
Masuk! Alley-oop!
Kise tak terhentikan!
Kagami.
Percuma saja mau lakukan apa pun juga.
Aku yang sekarang takkan bisa dihentikan oleh siapa pun!
Kuat sekali!
Hebat! Yang barusan juga tak bisa menghentikannya?
Bagus kalau hanya tak dapat dihentikan.
Seirin sudah berturut-turut gagal menghentikannya. Kalau begini terus,
mereka benar-benar akan dikuasai lawan.
Ayo, Kaijou!
Kaijou mulai menyusul!
Kalian pasti bisa!
Berjuanglah, Kaijou!
Serangan balasan!
Tak seperti kau saja, Izuki. Seolah minta kami untuk ambil bolanya!
Kali ini pasti kuhentikan!
Ap-
Jangan-jangan, ini...
Phantom Shot, ya?
Mustahil.
Kalau hanya pass saja, mungkin masih bisa.
Tapi, bukankah untuk lakukan Phantom Shot, dia juga harus bisa gunakan Misdirection?
Tidak. Ini lain lagi!
Kise reka ulang postur shot yang tak biasa itu.
Dengan lakukan lemparan tinggi seperti Midorima dan percepat pelepasannya,
untuk mendorongnya keluar dari jarak pandang.
Kaijou memperkecil selisihnya lagi!
Kaijou
Seirin
Mungkin saja mereka bisa balikkan kedudukan!
Keren!
Ayo, Kaijou!
Kaijou! Kaijou! Kaijou!
Bagus! Ayo kita terus pojokkan mereka!
Sakit!
Kita pasti bisa!
Sampai Kak Kobori juga?
Kondisiku juga sedang prima. Aku siap kapan saja!
Oke!
Lihat saja! Aku juga akan beljuang!
A-Apa ini?
Kebanyakan penonton bersorak untuk Kaijou.
Kalau begini, rasanya kita jadi seperti penjahat saja.
Kaijou benar-benar rebut dukungan dari penonton.
Mereka kehilangan ace di tengah pertandingan, tapi berjuang keras untuk terus bertahan.
Lalu, ace tersebut kembali saat mereka sedang terdesak, dan mulai serangan balik.
Jelas saja orang-orang jadi ingin dukung Kaijou. Kalau begini, Seirin berada di posisi yang sulit.
Tiap kali selisih berkurang, penonton akan bersorak.
Saat lakukan kesalahan, penonton akan gembira.
Sekalipun mencetak angka, penonton takkan bersorak.
Tekanan tanpa henti, serta penonton yang tak mendukung.
Bermain seperti biasa di bawah tekanan ini, bisa dibilang mustahil.
Oper sini!
Kaijou! Kaijou!
Air ball? Hyuga?
Bagus, Kuroko!
No comments yet. Be the first to leave one.