The first 200 lines.
Coba lagi, Ned.
Itu Ayah.
Dan Paman Benjen.
Pertahankan perisaimu atau kepalamu akan terkena terus.
Mereka semua sangat senang.
Dulu kau juga sama.
Berhentilah pamer.
Lyanna !
Bibi Lyanna.
Kulihat patungnya di ruang bawah tanah.
Ayahku tak pernah bicara tentangnya.
Bisakah kau pergi ? Kami sedang latihan.
Kau mau latihan dengan siapa saat Ned berangkat ke Eyrie ?
Entah.
Bagaimana dengannya ?
Wylis, ke marilah.
Hodor ?
Tapi dia keturunan Raksasa.
Dan kau bisa latihan. Bagiku itu adil.
Benjen selalu mengangkat dagu saat mau menyerang.
Dan menunduk saat akan menghindar, Tuan Putri.
Hodor bisa bicara ?
Jangan ganggu Tuan kecil latihan bertarung, Wylis.
Ayo kemari. Ini bukan tempatmu.
Bibi, lihat ukuran badannya.
Jika dia belajar tarung, dia takkan terkalahkan.
Dia takkan belajar bertarung, karena tugasnya jaga kandang.
Jadi sudahlah.
Saatnya pergi.
Sebentar lagi, kumohon.
Kau tunjukkan sesuatu yang aku sayang...,
...lalu kau menjauhkanku.
Di bawah laut memang indah...,
Tapi jika terlalu lama, Kau akan tenggelam.
Aku tidak tenggelam. Aku ada di rumah.
Wylis.
Hodor.
Kulihat dirimu waktu kecil.
Kau bisa bicara.
Apa yang terjadi ?
Hodor.
Di mana Meera ?
Hodor.
Harusnya kau tak di sini.
Di luar gua tak aman.
Di manapun tak aman.
Kulihat kalau Hodor tak selalu Hodor.
Hodor. / Nama aslinya Wylis.
Dia bisa bicara, bertarung, lalu...
Ada apa ?
Three-Eyed Raven bilang perang akan datang.
Dan kita akan bertarung di dalam sana ?
Brandon Stark membutuhkanmu.
Untuk apa ? Aku duduk di sana...
...menyaksikan dia menerawang dan tak ada yang terjadi.
Dia takkan tinggal di sini selamanya.
Di luar sana dia membutuhkanmu
Waktunya habis, Ser Davos.
Buka pintunya dan yang di dalam...
...bisa bergabung lagi dengan damai.
Kami akan bebaskan Serigala itu ke utara the Wall, tempat asalnya.
Tak perlu ada yang mati malam ini.
Aku tak pandai bertarung.
Maaf atas apa yang akan kalian lihat.
Ayo.
Serang !
Lawan, pengecut !
Dasar pengkhianat.
Justru pengkhianatnya adalah...
...mereka yang menikam jantung Lord Commandernya.
Selama ribuan tahun, Night's Watch...
...mempertahankan Castle Black melawan para Wildling.
Hingga kau berkuasa.
Kurung mereka.
Luka tusukannya banyak.
Akan kusuruh orangku mengumpulkan kayu untuk membuat api.
Banyak jasad yang harus dibakar.
Diam. Hei.
Benar, Yang mulia Ratu Cersei...,
...payudara dan pantatnya bergoyang kena angin.
Tiba - tiba dia menatapku.
Tersenyum kecil padaku seakan, "Mana punyamu ?"
Kalian tahu aku tak pernah malu...,
...dan aku juga diberkati, jadi kukeluarkan kemaluanku.
Dia tak pernah lihat kemaluan seperti itu.
Memang dia tidur dengan saudaranya, dan kabarnya...
...kemaluan Jaime Lannister hanya setengah inci.
Ooh !
Dia melihatnya dan sumpah dia menjilati bibirnya.
Kalian kenal aku.
Aku takkan bohong.
Minggir.
Perintah Raja, Yang Mulia.
Apa perintahnya Raja ?
Beliau ingin Anda tetap di Red Keep, Yang Mulia.
Demi keamanan Anda.
Kau melarangku menghadiri pemakaman Putriku sendiri ?
Maaf, Yang Mulia, atas perintah Raja, Anda tidak bisa lewat.
Aku ingin bicara dengan Puteraku.
Beliau telah meninggalkan Red Keep, Yang Mulia.
Dia dewasa.
Hampir.
Apa pembunuh Pangeran Trystane sudah tertangkap ?
Kuharap pelakunya Ibu.
Ibumu takkan melakukan itu.
Tentu bisa.
Kau marah padanya ?
Tentu tidak. / Lalu kenapa melarangnya datang ?
Dia berhak ada di sini.
Mereka bilang Ibu tak boleh ada di ruangan ini.
Jika Ibu coba... / Mereka takkan memenjarakan Ibumu lagi.
Tidak saat ada aku.
Kenapa kau tak pergi menemuinya ?
Dia bertahan hanya untukmu.
Kau pikir aku tak tahu ?
Maaf.
Tapi aku tak bisa.
Kenapa tidak ?
Saat Faith Militant menangkap Ibu dan Margaery...,
...apa yang kulakukan ?
Saat mereka mengarak Ibu di jalan seperti pelacur...,
...apa yang kulakukan ?
Terkadang kita gagal.
Raja seharusnya jadi pelindung Kerajaan.
Jika aku tak bisa melindungi istri dan Ibuku sendiri...,
...apa hebatnya aku ?
Pergi temui ibumu dan minta maaf padanya.
Yang Mulia.
Lord Commander.
Aku mau bertemu istriku.
Dewa menunggu Ratu Margaery...
...mengakui kesalahannya dan mencari rahmat mereka.
Sang Raja juga harus menunggu.
Pergi temui Ibumu, Tommen.
Kau pemberani.
Justru sebaliknya.
Aku sangat takut.
Bapa, Ibu...,
...Para Prajurit.
Kau tahu kenapa kita gunakan batu - batu ini ?
Pengingat agar kita tak takut mati.
Kita menutup mata di dunia ini dan hidup di dunia berikutnya.
Matimu pasti masih lama.
Jujur, aku juga takut.
Kau memenjara dan mempermalukan saudariku.
Saudarimu mencari rahmat Dewa...,
...dan menebus dosanya.
Bagaimana dengan dosa - dosaku ?
Kulanggar sumpah suci dan mengkhianati Rajaku.
Kubunuh sepupuku sendiri.
Saat adikku diputuskan salah...,
...kubantu dia kabur dari hukuman.
Apa penebusan yang pantas bagiku ?
Kau mau menumpahkan darah di tempat suci ini ?
Para Dewa takkan keberatan.
Mereka sudah menumpahkan lebih banyak daripada kita.
Silakan.
Aku pantas mendapatkannya. Kita semua pantas.
Kita lemah, makhluk tak berguna.
Kita hidup karena rahmat Ibu.
Mereka harus lebih dekat jika ingin menyelamatkanmu.
Tidak.
Mereka takkan mendekatiku sebelum kau menyerang.
Aku banyak melawan rintangan buruk.
Pasti kami banyak yang akan mati.
Tapi kami siapa ?
Kami tak punya nama, keluarga.
Kami semua miskin dan tak berdaya.
Tapi bersama - sama...,
...kami bisa menggulingkan sebuah kerajaan.
Ibu.
Mereka memakaikan gaun merah apa emas padanya ?
Emas.
Bagus. Itu warna kesukaannya.
Maaf membuat Ibu tetap di sini.
Seharusnya tidak. Tapi aku...
Aku tak ingin kehilanganmu lagi.
Ibu paham.
Ibu senang melihatmu.
Harusnya aku datang lebih cepat.
Aku ingin. Aku salah.
Tak apa.
Tidak, tidak.
Harusnya kubunuh mereka semua.
Harusnya kuhancurkan Sept...
...dengan memenggal kepala High Sparrow sebelum mereka melakukan itu pada Ibu.
Seperti yang akan Ibu lakukan untukku.
Ibu merawatku agar kuat.
Namun aku tak kuat.
Tapi aku ingin jadi kuat.
Bantu aku.
Selalu.
Jika aku kehilangan kemaluan, aku akan minum terus.
Jangan tersinggung.
Dia membuat lelucon orang kerdil, kubuat lelucon orang dikebiri.
Aku tak membuat lelucon orang kerdil.
Menurutmu tidak.
Jadi, armadanya. Semua terbakar.
Kami mencari pelakunya, tapi tak ada yang lihat.
Pasti ada kabar baik yang tersembunyi.
No comments yet. Be the first to leave one.