The first 200 lines.
Kediaman gubernur Qianzhou terbakar.
Antarkan aku.
Baru saja Li Zhang bermasalah,
Ada yang menyamar prajurit komisaris membakar kediaman gubernur.
Malam memasuki kubu, Jing Yi keracunan dan menggila.
Hal ini pasti ada kaitannya dengan pangeran Chang.
Pangeran. Datura.
Mungkinkah sakit jenderal Leng juga ada situasi tersembunyi?
Chuchu, apakah kau masih ingat...
...kedua orang yang ingin membunuh Xu Rugui?
Ingat.
Aku ingat kau bilang setelah mengotopsi,
mereka pernah menjadi prajurit.
Pangeran, kenapa tiba-tiba ingat ini?
Orang-orang ini juga prajurit.
Kakakku menemukan,
Sebelum kita ke gunung bersama Li Zhang,
ada dua puluhan prajurit yang keluar belanja...
...atas perintah Wu Chen.
Jumlahnya sesuai dengan prajurit yang pergi ke kediaman gubernur.
Sebagai pegawai sipil, Wu Chen tidak punya kuasa mengutus prajurit.
Pasti ada seseorang dalam kubu berkekuasaan yang menjalankannya.
Lagipula.
Dideduksi dari jejak di ruang kayu hari itu,
selain pasukan Shence yang datang membunuh Xu Rugui,
masih ada sekelompok orang yang ingin menangkapnya hidup-hidup.
Pangeran, kenapa kau bisa merasa...
...kalau jenderal Leng yang mengutus mereka?
Ini hanya terkaan.
Situasi saat ini,
jika ada yang ingin menangkap Xu Rugui,
yang mereka inginkan bukan orangnya.
tapi nilainya untuk apa yang bisa dia tukarkan.
Tidak seharusnya membicarakan hal membosankan ini padamu.
Sudah larut, tidurlah.
Aku temani.
"Detektif Kerajaan"
Episode ke-29
Jinyu, sudah kuperiksa.
Orang yang keluar membeli obat diutus oleh Hou Bin.
Mereka tadinya bandit yang direkrut.
Bawa aku cari dia.
Kemah ini.
Anakku... Anakku...
Hou Bin!
Hou Bin!
Hou Bin! Hou Bin!
Cepat panggilkan tabib!
Siap!
- Hou Bin! Hou Bin! - Anakku...
Bertahanlah!
Anakku...
Hou Bin... Hou Bin!
Hou Bin!
Ini... Apa yang terjadi?
Aku telat.
Dia menyayatnya begitu saja.
Andai saja aku selangkah lebih cepat...
Aku akan bisa menghentikannya.
Chuchu.
Apakah bisa mengotopsi apa saja yang baru dia makan?
Tidak ada sisa makanan pada giginya.
Tidak bisa dipastikan saat ini.
Kalian berdua yang berjaga di sini?
Jawab, pangeran. Benar.
Ada siapa saja yang kemari setelah kapten Hou kembali?
Tidak ada.
Setelah kapten Hou kembali dari klinik...
Dia hanya sendirian di dalam kamarnya.
Kami berdua terus berjaga di luar.
Ini... apa maksudnya?
Kapten Hou keracunan.
Keracunan?
Chuchu.
Otopsi jenazahnya secepatnya.
Temukan sumber racunnya.
Pangeran.
Perut kapten Hou...
...sudah dia belah sendiri.
Kalau diulur,
mungkin buktinya akan lenyap.
Bisakah aku langsung membedah?
Membedah?
Jasad kapten Hou belum dingin.
Bagaimana boleh membedah?
Teriak apa?
Teriak apa?
Tidak tahu aturan militer?
Berani menghalangi pangeran An?
Hukum 50 lecutan.
Siap!
Tunggu.
Jenderal Leng, mereka tidak menghalangi.
Tidak ada teman saudara korban...
...yang bersedia jenazahnya dibedah.
Tapi, dia adalah korban.
Aku berjanji setelah selesai otopsi,
pasti akan memulihkan wujud jasad sebelum dikubur.
Kami bersalah, bersedia dihukum.
Antarkan kapten Hou ke tempat otopsi.
Lalu, terima hukuman.
Siap!
Nona Chu, silakan.
Saudara Hou, cederamu sudah baikan?
Kapan kau terluka lagi?
Hanya luka luar ringan.
Tidak mengganggu.
Kenapa tidak?
Cedera itu ada di tubuhmu.
Masih tidak mengganggu?
Kudengar dari Wu Chen, cederamu ini sudah berlarut-larut.
Sudah memborok.
Kau tidak memakai obat yang telah disiapkan tabib.
Kau ini berlagak, atau bodoh?
Sudah, sudah.
Kalian dua pria bongsor, kenapa lebih cerewet dari menantu?
Ini tidak seperti anak panah buatan pasukan Tang.
Bukan. Ini anak panah yang digunakan seorang bandit.
Saat aku baru bergabung,
masih muda dan bersemangat.
Suatu kali pergi memberantas bandit bersama Hou Bin.
Karena rakus prestasi, terjerumus perangkap bandit.
Demi menyelamatkan aku, Hou Bin terkena panah.
Anak panah ini mengenai dadanya.
Hampir merenggut nyawanya.
Aku ingin menyimpan anak panah ini,
untuk senantiasa mengingatkan diri.
Dia berkeras menyimpannya di sisinya.
Katanya jika aku gegabah lagi,
dia akan mengeluarkannya untuk mengingatkan aku.
Sekarang, aku gegabah lagi.
Tapi, dia sudah tak ada.
Setahun ini,
dia sangat berjasa bagi jenderal Leng.
Tahun lalu, wakil komisaris mengundurkan diri karena sakit.
Berdasarkan kualifikasi harusnya mempromosikan Zhao Jie.
Tapi, akhirnya mempromosikannya sebagai wakil komisaris.
Aku juga menemukan...
orang-orang yang pergi membeli obat...
...diutus olehnya.
Mereka juga bandit yang dia rekrut.
Aku jadi mencurigainya.
Sebelum kapten Hou meninggal...
Anakku! Anakku!
Dia sepertinya bilang... anak.
Apa kau tahu tentang ini?
Harusnya tentang istri anaknya.
Sekitar 3-4 tahun lalu,
Istrinya komplikasi saat melahirkan,
nyawa istri dan anaknya tidak tertolong.
Perasaan mereka sangat dekat.
Hal ini sangat memukulnya.
Apakah ini berhubungan dengan kematiannya?
Mungkin ada.
Kakak.
Apakah kapten Hou biasanya bermain kumbang?
Ini adalah obat lokal daerah Xinan.
Kumbang rendam madu dengan cuka. Khusus untuk mengobati borok.
Sering ada di kemah pasukan.
Ada yang aneh?
Kapten Zhao.
Ada darah di tanganmu.
Tidak apa-apa.
Mungkin saat berdiri dekat kapten Xiao.
Tertempel dari dia.
Siapkan air. Aku mau berendam.
Siap!
Pangeran.
Luka baru pada perut kapten Hou...
Bilah pedang pada tangan kanan, menyayat dari kiri ke kanan.
Tapi, luka sayatnya...
...berbeda dari luka sayat biasa.
Berbeda bagaimana?
Tidak peduli itu sayatan orang, atau sayatan sendiri.
Kalau disayat, pasti terasa sakit.
Begitu sakit, pasti menghindar.
Maka luka itu tidak akan mulus.
Terutama jika disayat sendiri.
Sekuat apa pun, kekuatan pada tangannya pasti terjadi perubahan.
Maka bekas lukanya tidak akan mulus.
Luka pada tubuh kapten Hou berbeda.
Hampir tidak ada perubahan.
Seolah tidak terasa rasa sakit?
Benar.
Setelah dia membelah perut sendiri,
apakah dia melakukan sesuatu?
Seolah mencari sesuatu di perutnya, mencoba menemukan sesuatu.
Pangeran, bagaimana kau tahu?
Awalnya aku juga tak berani percaya.
Setelah melihatnya berulang kali,
lokasi organ dalam perutnya kacau balau.
Dia sendiri yang menariknya.
Chuchu, apakah ada luka lama yang memborok pada tubuh kapten Hou?
Ada.
Ada banyak bekas luka lama pada tubuhnya.
Terutama luka yang menembus dadanya.
Tidak sembuh total.
Kelihatannya kambuh berulang kali.
Ada dua borok di dekat luka tersebut.
Pengobatannya juga asal.
No comments yet. Be the first to leave one.