The first 200 lines.
Diterjemahkan oleh: Bajingan, Toa Pek Yuna
Will.
Will. Hei. Aku bertanya jika kau baik baik saja.
Maaf.
Kau tahu, kita tak perlu lakukan ini. Kita bisa langsung pulang saja.
Aku akan baik baik saja.
Barang ini sungguh...
tebal...
Resmi.
Mungkin mereka melebihkan kompensasinya.
Akan susah untuk menghubungi semua orang secara tiba tiba setelah dua tahun.
- Tak seorangpun melihat dia? - Aku bertemu dia dan David di supermarket,
dan tak lama sesudah itu, kudengar mereka menghilang.
Dan mereka bertemu di kelompok berduka?
Saat kita masih menikah.
Ya, aku kira kau bisa melihat mereka yang tahu akan perceraian kita.
- Tidak, orang orang tidak berpikir seperti itu. - Ya, mereka berpikir begitu.
- Tidak, mereka tidak. - Ya, mereka...
Oh, Tuhan.
- Yesus. - Apa itu tadi?
Anjing hutan, kupikir.
Tetaplah di dalam.
Oh, bung.
Kau harus masuk kembali ke mboil.
Oke, Oke.
Oh, Tuhan.
Yesus.
Ini rumahmu?
Banyak uang di keluarga Eden.
Bukan milikku.
Ayolah, Ty.
Makan malam siap.
Hei, kau datang.
A sialan. Aku menang, lihat? Hai!
- Apa itu semacam pertaruhan? - Untuk tujuan hiburan saja.
- hei. - hei, sobat.
- Aku Gina. Kita dulu bertemu di... - Ya.
- Senang bertemu denganmu. - Senang melihatmu.
Kira, kau terlihat sangat hot sekarang. Maukah kau memberi kami seorang anak, sekarang?
- Kami tak bercanda. - Dan, kau...
Aku lihat kau hampir membersihkan penampilan kotor yang sangat memprihatinkan itu.
- Apa? Aku punya tampang kotor? - Tidak lagi sekarang.
- Hanya... - Apa? Ayolah.
Apa kabarmu?
- Ini Kira? - Itu aku.
- Hai. Aku Claire. - Hai. Senang bertemu denganmu.
- Senang bertemu denganmu juga - Hai, Will.
Aku Ben. Ingat aku? Kita membawa bisnis yang berkembang ke dalam tanah bersama sama.
Tak pernah berkembang.
Itu berkembang pesat selama tiga bulan, dan kau tahu itu.
Hai, tunggu. Dimana Choi?
Terlambat seperti biasa, dan aku tak bisa dapatkan penerimaan di sini juga.
- Apa Eden dan... - Aku disini.
Biar aku melihatmu, Will.
- Aku merindukanmu. - Aku juga.
Rumah tidak terlihat berbeda, bukan?
Tidak, tidak juga.
Nah, kami senang kau datang kesini.
Kau berantakan.
Dan kau pasti Kira.
Hai, Terima kasih sudah menerimaku.
Will, kau ingat David kan.
Tentu saja.
Will, ayolah. Hei.
Aku sangat senang kau disini. Aku benar benar senang, bung.
Hei, apa kabarmu?
Oh, sangat baik. Maksudku, kita punya banyak hal untuk dibicarakan,
begitu banyak untuk dirayakan malam ini.
- Kira. - Ya.
Oke.
Cantik.
- Kalian mau minum apa? - Tidak usah.
Aku mau anggurnya. Itu '85 Rothschild.
- Kau sedang omong kosong? - Apa maksudmu?
- Oh, Will, kau mengagumkan. - Itu, sekitar, 8 juta dolar per botol, cro-mag.
Nah, malam ini malam istimewa.
Kita tidak seharusnya menyimpan barang ini. Kita tidak seharusnya menunda menikmati..
apa yang kita punya.
- Kau yakin? - Aku baik.
Ya. Terima kasih.
- Nah, karena semua sudah disini. - Kecuali Choi.
- Oh, persetan Choi, bung - Baiklah.
Kecuali Choi, tapi, kalian tahu, kita harus mulai tanpa dia.
Pertama tama, selamat datang ke reuni kecil kita.
Kalian semua sangat spesial bagi Eden,
berarti kalian sangat spesial untukku juga,
dan kami benar benar merindukan kalian, dan kami mencintai kalian.
Kau tahu, masing masing dari kita dalam perjalanan
dan aku merasa bahwa itu penting
Kami mau membuka rumah ini lagi,
memberinya dan kami sebuah permulaan, jadi...
Mari kita mengangkat segelas angguar yang mahalnya bukan main ini.
- Untuk awal yang baru. - Ya.
- Untuk awal yang baru. - Bersulang.
Salut.
Hei! Sisakan segelas untukku.
Ini adalah Sadie. Sadie, ini teman temanku.
- Hei. - Hai.
Jadi...
Bagaimana kalian saling bertemu?
Hanya punya teman teman yang sama, kukira.
Kami dulu bertemu di Mexico.
Sadie tinggal disini dengan kami dan sangat membantu.
Ya. Itu menyenangkan. Benar menyenangkan.
Kuharap kalian tidak keberatan aku mengacaukan pestanya. Ini luar biasa.
Mereka bercerita banyak tentangmu.
- Kami menabrak seekor anjing hutan dalam perjalanan ke sini. - Apa?
Dia keluar mendadak. Maksudku, tak ada yang bisa kami lakukan.
Dia terluka sangat parah. Kami harus membunuhnya.
Apa? Bagaimana bisa kau tidak menceritakan hal ini pada kami, tadi?
Kau bunuh dia dengan apa?
- Besi roda. - Oh, Tuhan. Apa?
Aku tak tahu bagaimana kau melakukannya, bung. Itu sangat mengerikan.
Tidak itu adalah hal yang baik. Itu belas kasih.
Kau keberatan jika aku melihat lihat sekeliling sebentar?
Tentu saja tidak.
Terima kasih.
Aku akan segera kemblai.
Rasanya tak percaya. Sebuah besi ban membutuhkan banyak...
Tidak, kau tidak. Tidak, kau tidak.
Tidak, kau tidak. Tidak. Tidak. Tidak!
Will.
Yesus.
Maaf. Kau mengagetkan aku.
Tak ada yang membahayakan.
Kau begitu ganteng malam ini. Kau berkilau.
Dan, Kira
Kalian berdua benar benar indah.
Terima kasih.
Bisa kau bantu aku mengambil gelas gelas itu, tolong?
Bar di dekat jendela adalah hal baru.
Nah, aku disini sendirian untuk suatu waktu.
Itu untuk perlindungan, lebih aman.
Bagus.
Terima kasih. Kami mendapatkannya di Mexico.
Apakah disana kau berada selama dua tahun terakhir ini?
Beberapa kali.
Apa kau khawatir denganku? Apa kau memikirkan aku?
Ya.
Aku begitu.
Nah, aku fantastis. Tak pernah sebaik ini.
Kau tak perlu mengkhawatirkan aku lagi.
Kau tidak merasa susah untuk berada di rumah ini lagi?
Tidak, tidak sama sekali. Tak perlu begitu juga. Itu yang luar biasa.
- Kau terlihat beda, Edie. - Aku memang berbeda.
Aku bebas. Semua rasa sakit tak berguna itu...
sudah hilang.
Dan semua orang bisa melakukannya, Will, dan aku mau kau begitu juga.
Eden terlihat hot. Aku bisa bilang begitu, bukan?
Kita semua setuju.
- Senang bertemu denganmu lagi, Ben. - Kau juga.
Sudah terlalu lama.
Aku hanya kesini untuk makan.
Apa yang kalian sedang bicarakan?
Bukan urusanku.
Aku baru memberitahu Will bahwa rasa sakit adalah pilihan.
Benarkah? Mengapa tak ada orang yang memberitahu aku sebelumnya?
Aku tahu. Tapi sebenarnya itu sangat sederhana.
Semua perasaan negatif itu,
duka, marah, depresi, semua hanyalah reaksi kimia.
Itu sepenuhnya fisika, dan itu bisa diubah seluruhnya.
Terdengar seperti tulisan sebuah brosur, Eden.
Kau bisa benar benar mengusir emosi itu dari tubuhmu
dan menjalani hidup seperti yang kau mau.
Jadi kau mengeluarkan rasa sakitmu?
Aku bisa lihat kau tak tertarik.
Maafkan aku, Eden. Hal itu terdengar gila.
Eden, apa apaan?
Sampai kau berhenti membuat lelucon untuk semua hal, kau tak akan pernah bisa belajar.
Itulah mengapa tak ada yang peduli dengan apa yang kaupikirkan.
Ya. Oke.
Dia benar benar menandukku, bung.
Sangat keras.
- Oh, itu bukan... - Untuk vegetarian.
- Apakah dia pernah berakting seperti ini sepanjang malam? - Ya, begitu juga David.
Dengar, aku sepenuhnya mendukung tindakanmu untuk bertahan,
terutama kalian berdua, dengan apa yang kau alami, tapi kau tidak kehilangan akal sehatmu.
Oh, aku tidak?
Tidak seperti dia.
Bagaimana keadaanmu?
Aku tak tahu.
Aku tak tahu cara berakting.
Nah, tak sama seperti hari hari dulu lagi, kau tahu.
Tidak, tak sama.
- Tunggu. Di mana Amanda? - Dirumah dengan anak anak.
- Ya? - Marah.
Apa? Ada apa?
Kami saling membenci.
- Itu tak bagus. - Ya, aku tahu.
Tapi berhubungan seksnya...sangat...
ganas.
Aku tak bisa melepaskan diri, bung.
- Senang bertemu denganmu lagi. - Kau juga.
- Hei, tak ada yang peduli apa yang kupikirkan? - Tidak.
- Sungguh? Benarkah? - Tidak.
Ben, minumlah segelas anggur.
Aku sudah tak kesal, dan kau juga harus begitu.
- Aku selalu senang minum. - Lihat? Sudah hilang.
- Kami akan berada di sini. - Ayo. Duduk bersamaku.
Bertanyalah padaku.
No comments yet. Be the first to leave one.