The first 200 lines.
Sebelumnya di "The Mentalist"...
Ya, Lena masuk ke dalam kandidat utama
untuk posisi Wakil Menteri di Departemen Perdagangan,
Jadi kami merayakannya.
Ini masih belum pasti.
Aku masih harus dikonfirmasi, prosesnya bisa berbulan-bulan.
Apa yang bisa anda jelaskan mengenai Stasiun Rio Bravo?
Aku pikir aku gak mau ke Washington D.C.
Kenapa?
Karena kamu akan ditanya-tanya,
dan kalau ada pertanyaan mengenai Rio Bravo,
maka kamu harus mampu untuk bilang
kalau kamu tidak tahu apapun mengenai itu.
Pria: Hai. Selamat datang di Alamo Brewhouse.
Christine akan mengantar anda ke meja.
Hai, kalian. Ayo gabung dengan kami.
Kami punya ikan laut dari Chile untuk anda.
Silahkan duduk.
D.E.A.! Ini surat perintahnya!
Ayo, semua angkat tangan!
Taruh tangan di meja!
D.E.A.! Policía! Policía!
Tiarap, sekarang!
Kepala menunduk, sekarang!
Tangan di belakang kepala!
Duduk! Apa yang sedang terjadi?
Kami memiliki surat perintah penggeledahan untuk tuduhan penjualan narkotika.
Narkot-- Ini restoran!
Pak, baca surat perintahnya dan biarkan kami bekerja, oke?
Ayo kita bicarakan di dalam kantor.
Oh, jadi kamu mau kita ke kantor? Ayo bicara.
Ya, ayo lakukan. Mulai dari sini.
Apa yang kamu dapatkan, Orosco?
Kami sudah mencari di kantor, ruang makan, freezer.
Anjing pelacak sudah mengendus semua, tapi tidak ada yang didapat.
Oke, geledah lagi. Oke.
Korbell: Jangan pergi. Saya sedang bicara.
Pak. Korbell, kami sedang melakukan penggeledahan.
Ini pelanggaran!
Semakin Anda ikut campur, semakin lama kami mencari.
Lalu siapa yang nanti bersih-bersih di sini, heh!
Saya lagi ngomong sama kamu, perek! Heh!
Oke.
Jangan bicara seperti itu ke agen Saya, oke?
Oke, santai.
Peterson: Gonzalez.
Segera berkemas dan kita pergi dari sini.
Saya perhatiin kamu terus, bung.
Anjing kecil, berani-beraninya gigit saya?
Maaf, saya sedang mencari Bill Peterson.
Itu tuh. Di sana.
Hey! Hey.
Dennis. Kelihatannya sehat nih.
Ah. Kurusan ya?
Oh, iya, sedikit, makasih.
Gimana Lena? Oh. Dia di Washington D.C.
Lagi ada kerjaan besar.
Beneran? Iya.
Bagus dong.
Jadi, Dennis Abbott yang menangani laporan Pasca Aksi yang...
gagal dilakukan tim saya di Alamo Brewhouse.
Yah, begitulah. Perintah pusat.
Kamu tahulah, mereka ingin orang dari luar D.E.A.
Gini, saya gak ingin ini jadi canggung.
Kenapa?
Apa karena waktu kamu kerja ke saya kamu jarang cukur jenggot?
Yah, semacam itulah.
Sudah lama sejak kita di Stasiun Rio Bravo.
Kamu semakin sukses saja.
kerja kita dulu bagus.
Ya, benar.
Jadi begini, saya harus bicara dengan anak buah kamu
dan melihat berkas-berkas yang ada.
Silahkan saja.
Alamo Brewhouse itu cuma lagi sial saja.
Dan kamu sama sekali tidak menemukan narkotika?
Kalau bukan hari itu, pasti kita dapat.
Saya mau bicara dengan agen yang memimpin penyergapan, Gonzalez.
Saya dengar pemilik restoran
menuntut balik.
Gonzo kemarin itu agak emosi.
Dia sedang diskors.
Saya, mmm, saya kasih alamat rumahnya saja.
Em, Dennis, Saya mau lihat dulu
laporan yang kamu buat nanti sebelum kamu laporkan ke sana.
Yah, kamu kan tahu, bukan begitu cara kerjanya, Bill.
Banyak orang di agensi ini
yang sedang mengincar posisi "Si Tua Bangka" Bill Peterson.
Saya ingin laporan kamu tidak dijadikan peluru bagi mereka.
Maaf saja, tangan saya terikat pada peraturan.
Ketika saya menjadi bos kamu di Rio Bravo, Saya melindungi kamu.
Sekarang kamu bilang kamu gak mau melindungi saya?
Begitu cara kamu balas budi?
Ayolah.
Saya cuma meminta sedikit bantuan.
Kita lihat nanti deh, Bill.
Oke
Makasih.
Lena: Aku gak ngerti deh.
Kenapa harus kamu yang buat laporan.
Ah, biarin aja.
Laporan aku juga gak akan dibaca sama pusat,
dan kita bisa melanjutkan hidup kita kembali.
Kamu apa kabarnya, sayang? Baik.
Aku baru saja makan siang dengan senator.
Aku ada rapat dengan pimpinan
Komite energi dan perdagangan satu jam lagi.
Deg-degan banget.
Oh. Coba aku ada di sana ya.
Nanti malam aku telepon lagi, oke?
Aku sayang kamu.
Aku sayang kamu juga.
FBI!
Agen Gonzalez, Anda di dalam?
Kata Abbott ada agen D.E.A. yang tewas.
Ngomong-ngomong, Jangan buat rencana dulu buat besok.
Memangnya kenapa?
Kan kamu ulang tahun.
Oh, itu. Iya sih.
Aku sudah bilang ke semua orang di kantor --
Gak boleh ada lagu-lagu, gak ada kue, gak ada kado.
Sip, makasih Kecuali buat aku.
Oh, jadi kamu punya hadiah buat aku?
Kejutan dong.
Kejutan? Gitu deh...
Kamu pikir, kamu bisa nyimpen rahasia selama itu dari aku?
Aku gak mikir kalo aku bisa, kok. Aku tahu kalo aku memang bisa.
PD banget sih, kamu.
== sync, corrected by elderman == Diterjemahkan oleh: @aranigr
Jadi, Vega, aku punya tiket Festival Blues nih,
kira-kira... kamu mau gak...
Duh, jangan pake "Vega." Michelle.
Michelle, aku punya tiket nih, kira-kira kamu mau gak --
Hei.
Hai.
Kamu gak apa-apa?
Iya.
Jadi, mmm, Michelle --
Abbott manggil kita. Ada kasus katanya.
O-oke. Bagus. Ya, Saya akan ke sana.
Oke.
Pagi, semua.
Beliau adalah Bill Peterson, dari D.E.A San Antonio .
Korban kita adalah Darrell Gonzalez.
Dia sudah bekerja di D.E.A. selama tujuh tahun.
Sebelumnya menjadi prajurit di Afghanistan.
Saya benar-benar menghargai batuan kalian semua.
Kita akan menangkap si babi yang melakukan ini.
Kami paham bagaimana rasanya kehilangan seseorang.
Kami akan mengabarkan tiap perkembangan yang kami dapat ke kamu.
Tiap perkembangan?
Itu logo kartel Sosa.
Sepertinya mereka berusaha menyampaikan pesan.
Gonzo baru-baru ini menyerbu sebuah restoran
yang menyalurkan narkotika jaringan Sosa.
Restoran itu dimiliki oleh orang ini.
Steven Korbell.
Kok bisa pemilik restoran menjadi pengedar narkotika?
Dia tadinya kerja di hotel di Mexico City
Hotel itu milik Sosa.
Itulah asal mula dia bekerja dengan jaringan ini.
Penyerangan yang dipimpin Gonzalez tidak menemukan apapun.
Kenapa Korbell justru membunuh, padahal penyerbuan itu gagal?
Maksud saya, itu kan sama saja menarik perhatian orang lain.
Persis.
Binatang yang baru lepas dari jerat
tidak akan justru mendekati pemburu.
Oke, semua, pertanyaan-pertanyaan ini akan terjawab di San Antonio.
Jadi, siap-siap.
Apa yang Peterson tahu tentang kamu?
Kok tahu-tahu kamu nanya gitu?
Karena kamu seperti berutang sesuatu ke dia.
Gak ada, kok.
Oke.
Patrick: Ini meja Gonzalez?
Iya, kita tetanggaan.
Ya ampun, selera musiknya amit-amit.
Smooth jazz.
Kita lihat.
Berkas Alamo Brewhouse.
Yeah. Itu lengkap.
Iya, dia gak suka sama komputer.
Dia selalu punya print-an segala sesuatu --
laporan keuangan,
wawancara saksi mata, foto pengintaian.
Hmm, mirip-mirip saya. Gak keberatan kan kalau saya lihat-lihat?
Silahkan. Makasih.
Sudah berapa lama Agen Gonzalez
menyelidiki Alamo Brewhouse?
Beberapa bulan.
Gonzo itu tidak kenal lelah.
Dia menginap di kantor sampai setengah minggu.
Agen Bordick, anda adalah analis yang bekerja dengannya?
Sebenarnya kamu mau bilang apa?
Saya mau bilang apa anda
analis yang bekerja dengannya.
Kami yakin akan hal ini.
Restoran itu memang tempat mengedarkan,
kami pasti hanya keliru datang ketika stok mereka sedang kosong.
Vega: Ini bukan pertama kalinya kalian gagal dalam penyerbuan.
No comments yet. Be the first to leave one.