The first 125 lines.
Di mana Sasuke? Di mana kau menyekapnya?
Kau Naruto, 'kan?
Kau tak akan percaya apa pun yang kukatakan, 'kan?
Benar! Aku tak akan percaya bahwa Sasuke telah mati!
Naruto...
Benar. Sasuke masih hidup.
Akan kubawa Sasuke kembali!
Aku sudah berjanji!
Naruto...
Kalau begitu, kalahkan aku.
Jika aku pengecut seperti dahulu, mungkin sudah kuberi tahu kebenarannya.
Arashi!
Tidak! Arashi yang dahulu sudah mati!
Orang yang kau lihat di sini hanya seonggok daging
yang bisa tetap hidup karena Jurus Ninja, Boneka Bangkai!
Sakura, tolong jaga Sasame.
Hentikan, Naruto! Jangan melawan Arashi!
Tidak!
Pria ini bukan Arashi yang pernah kau kenal, Sasame!
Jigumo, serang!
Tidak!
Sasame, maaf!
Di sini!
Naruto!
Jangan, Sakura!
Kamikiri!
Habisi dia!
Naruto!
Kau berikutnya!
Sakura!
Hampir saja.
Aku hampir saja lengah.
Tepat saat kau akan menyerang tiba-tiba.
Kau gagal, bukan, Naruto?
Naruto.
Semua karena gadis penghambat itu!
Penghambat?
Naruto, maaf!
Itu sama sekali tak benar!
Luka seperti ini...
sama sekali bukan apa-apa!
Kage Bunshin no Jutsu!
Jika kalian tiga orang,
maka aku ada lima orang!
Kamikiri!
Naruto!
Kau baik-baik saja?
Kau terluka parah.
Sakura, aku tak apa-apa.
\"Sakura, aku tak apa-apa.\"
Hentikan! Jika kau berkata lebih dari itu...
Tak akan kukatakan lagi! Aku akan mengakhirinya!
Kamikiri! Jigumo!
Beri aku cakra kalian...
Babi, Anjing, Tikus, Tikus, Ular, Ayam, Anjing,
Anjing, Monyet, Naga, Babi, Babi, Tikus, Babi, Naga...
Kenapa Arashi tahu teknik itu?
Itu jurus tersembunyi yang hanya bisa digunakan mantan kepala Klan Fuuma.
Apa itu?
Jurus Ninja Fuuma,
Jibaku Mandala!
Gawat!
Naruto!
Apa ini?
Berakhir sudah.
Apa?
Naruto!
Sangkar cakra itu akan makin mengecil...
dan manusia yang terperangkap di dalamnya terdorong hingga menjadi bongkahan kecil.
Kau tak bisa menghancurkannya.
Selama aku tak membatalkan jurus itu.
Naruto!
Aku tak bisa berbuat apa-apa.
Tak ada yang bisa kulakukan.
Aku yang sekarang...
tak bisa apa-apa!
Arashi!
Sasame...
Kau!
Sasame!
Kumohon, sadarlah.
Jadilah Arashi yang dahulu.
Sudah kukatakan!
Arashi yang dahulu sudah mati.
Arashi...
Maaf, Sasame.
Aku ingin kekuatan...
Aku ingin Klan Fuuma menemukan tempat di bawah matahari lagi.
Ya! Aku mengerti!
Namun, hentikan sekarang. Ayo kita pulang.
Mari kita kembali ke desa.
Namun, aku hanya monster sekarang.
Itu tak benar!
Penderitaan ini...
Sasame...
Tolong bunuh aku.
Tolong bunuh...
Berani-beraninya kau mencoba membunuhku!
Arashi!
Kau akan mati!
Sakura!
Sakura?
Kau ingin mati lebih dahulu?
Sasame mengajarkanku
bahwa kita tak boleh takut mati!
Begitu rupanya.
Namun, yang menakutkan adalah hidup tanpa melakukan apa pun.
Aku tak takut mati saat sedang membantu orang yang berharga bagiku!
Jangan!
Kukatakan kepadamu...
Apa pun yang terjadi, kau tak boleh mati, Sakura!
Naruto!
Menyerahlah!
Kau pikir apa yang bisa kau lakukan saat ini?
Tak ada gunanya!
Menghilanglah dari muka bumi ini dan hancurlah menjadi debu!
Sasame!
Hentikan, Arashi!
Sasame, kau!
Naruto!
Hei! Lepaskan!
Tidak!
Arashi?
Maafkan aku, Sasame.
Aku memberimu banyak masalah.
No comments yet. Be the first to leave one.