Release info

As It Happens 2009 WEB-DL X264 AAC FMZM
A Commentary by Doyan_Nonton
fmoviez.org

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
x264
Published on: 2019-04-11
Downloads: 18
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Ayo cepat.

Cepat.

Masih jauh ke atas.

Ayo cepat, semangat!

- Apa yang tercantik di dunia? - Miss Universe.

- Taj Mahal. - Snow White, air terjun Niagara.

- Sepertinya aku yang tercantik. - Apa?

- Ayam basil. - Aku juga.

- Aku juga. - Siapa yang pesan?

Aku memesan bubur, bukan ayam basil ini.

Sudah makan saja.

Begini akan lebih enak.

Enak.

- Telurmu kelihatannya enak. - Aku tak akan berbagi denganmu.

- Kenapa itu terlihat aneh? - Yang mana?

- Yang ini. - Hei, Pik!

Kau bilang kau baik saja, 'kan?

Ayo kita ke bukit dan berfoto di sebelah sana.

Kenapa tidak bilang kau baik saja?

Bantu dia!

Hei, apa kau baik saja?

Siapa namaku? Ingat?

Banyak temannya yang mengurus dia. Ayo.

Aku tidak apa-apa.

Kita bersuka ria

Tak perlu memikirkan masalah

Kita lupakan semuanya

- Kembali ke "pacar" lagi. - Sangat menakutkan.

Berhenti di sini.

Tolong, aku berdoa untuk sekolahku.

Ini aneh.

Kenapa muncul terus kata "pacar"?

- Pik, aku duduk di sampingmu, ya? - Baiklah.

- Kenapa kau tidak tidur saja? - Baik, jangan khawatir.

Pik, bangun, tendamu berlubang. Kita tidak bisa tidur di sini.

Kau akan basah, ayo.

Cepat.

Permisi.

- Bolehkah kita masuk? - Apa kalian hantu?

Permisi, ayo.

Terima kasih banyak.

Siapa yang memasak bubur? Enak sekali.

- Hei. - Ada apa?

Terima kasih buburnya, ini enak sekali.

Bubur yang mana?

Bubur ini sangat enak.

- Kau mau coba? - Tidak.

Aku sangat kesepian, aku sangat butuh wanita.

Aku menyuruhmu berdoa, bukan untuk mengeluh.

Orang bilang, kalau berdoa di sini, kau dapatkan yang kau inginkan.

Berteriak yang kencang, kau akan dapat yang kau inginkan.

- Apa itu benar? - Kau tak percaya? Coba saja.

Aku memohon menang lotere 3 kali berturut-turut.

Bagaimana denganmu? Ayo berdoalah.

Tidak, aku tak mau apa-apa.

Kenapa tidak, kita sudah jauh-jauh ke sini.

- Aku siapkan catatan untukmu. - Apa kau yakin?

Tentu saja, itu akan jadi kenyataan.

Aku memohon mendapatkan pacar yang cantik.

Manis, berparas oriental.

Bentuk tubuh yang bagus, payudara yang indah.

Berpendidikan, keluarga dan lingkungan yang baik.

- Apa kau yakin yang terakhir? - Percayalah, lanjutkan.

Ayahnya meninggal dan Ibunya bodoh.

Ini tempat yang sangat suci, yang kau doakan tak dapat berubah.

Kalau begitu, aku ingin belajar ke luar negeri.

Budapest, Hungaria

Pik.

Pik!

Sangat rindu padamu.

- Apa kabar? - Sangat rindu padamu.

Sudah lama kita tak jumpa.

Beri tahu aku, kenapa Ibumu membiarkanmu ke sini?

Hanya 3 bulan pertama, lalu aku harus mencari uang sendiri.

Jadi Ibumu membiarkanmu pergi ke sini begitu saja?

Ya sudah, yang penting kau sudah tiba di sini.

Kenapa kau tiba jam segini?

Dapat tiket murah, aku tidak bisa memilih.

Kalau begitu bagaimana aku bisa mendapatkan kamar untukmu?

Tolonglah.

Kau bilang saja pada temanku ini.

Yang ini?

Sangat bagus.

Aku Pik, temannya..

Maaf.

- Apa itu temanmu? - Bukan.

Kim Yong Pak.

Malu sekali.

Aku tidak bilang padamu kalau aku kenal dia.

Menyebalkan!

Hai.

Aku tak percaya padamu.

- Hai. - Halo, Peter.

- Berapa lama kita tidak bertemu? - Sepertinya 2 bulan.

- Apa ini dia? - Ini temanku, Pik.

- Gadis cantik, sangat lembut. - Katakan padanya aku kesakitan.

Berikan aku nomor teleponmu.

Kau mau aku tinggal dengan pria seperti Jet Li ini?

Ada apa?

Aku takut padanya, dia bicara bahasa Inggris seperti Kanton.

Apa kalian siap memesan?

Musim akan segera berganti. Waktunya mempersiapkan diri.

Musim akan segera..

Kau akan terbiasa dengan dia.

Bulan berapa salju turun di sini?

Apa yang terjadi jika salju turun?

- Aku akan memelukmu. - Apa kau tak bosan?

Pergi peluk John saja.

John, kau tak mau temanku untuk memelukmu?

Tidak, aku ingin memelukmu.

Ini PBB?

Maaf, aku biasanya tinggal di sini sendirian.

John, apa kau punya makanan? Dia lapar.

Sepertinya ada telur di kulkas.

Dapurnya di sebelah sana.

Tunggu.

Tolong aku.

- Boleh aku melihat-lihat? - Ya.

Boleh aku gunakan kamar mandi?

Sebaiknya berhati-hati ya.

Aku rindu pada Ayahku saat melihat rubic.

Sekarang tidak ada yang main lagi.

Saat aku muda, aku merengek pada Ayahku untuk membelikan rubic.

Kami sering bermain bersama untuk menyelesaikannya.

- Pik, apa yang kau lakukan? - Rubic.

John, hati-hati, itu akan rusak.

- Tak ada barang awet di tangannya. - Jangan katakan itu padanya.

Lihat, baru aku bilang.

Apa kau baik-baik saja?

Ada yang terluka?

- Aku minta maaf. - Tidak masalah.

Ada bau apa di dapur?

Telur rebus.

Ceret dengan gas.

Hei, asap!

Cepat padamkan apinya.

Bagaimana bisa terbakar, airnya bahkan belum panas.

Bagaimana kau bisa bertanya, ini ceret listrik.

Ini untuk dicolok.

Aku tidak memperhatikan, aku minta maaf.

Hari ini indah Matahari bersinar cerah

Mari kita jalan-jalan

Berjalan perlahan

Dug dui, dug dui Aku jalan-jalan bersamanya

Rasanya mengasyikan sekali

Sudah lama kunantikan hari ini

Kau dan aku, kita sama-sama jatuh cinta

Kap, kap, kap Kita habiskan waktu bersama

Jangan buang waktu, pria Pecinan sudah memesan semua mejanya.

Pemalas.

Jadi aku dapat pekerjaan ini?

Ya, hanya satu lagu aku sudah menerimamu kerja.

John, sudah berapa lama kau mengenal Aoi?

Aku bertemu dengannya pertama kali 6 bulan lalu di pesawat.

Besok libur, 'kan?

Dia sangat manis.

Benar. Juga tinggi.

Kerja keras?

Ya, penuh dengan banyak pelanggan hari ini.

Ayo.

Ayo, Pik.

Hei, tunggu aku.

Sangat indah.

Arsitektur ini sudah ribuan tahun lamanya.

Ini adalah Parlemen.

Luasnya dari sini ke sebelah sana.

1, 2, 3, berpose.

Beli itu untuk hadiah temanmu di rumah.

- Tidak ada uang. - Hanya melihat-lihat, 'kan?

Lucu sekali.

Ini nasibmu.

Cintamu tidak baik.

Kartu ini memperlihatkan.

Cinta yang sangat pedih.

Pria yang tidur di ranjangmu...

...adalah cinta sejatimu.

- Pik, ada apa? - Tidak apa-apa.

Nasib, keberuntungan, kecelakaan.

Kau akan membawa nasib buruk kepada pria yang kau cintai.

- Di mana John? - Dia pergi kerja.

Kenapa kau sangat berkeringat?

Ayo cepat mandi.

Kenapa kau tersenyum?

Tidak, hanya terpikir sesuatu.

John, coba lihat ini. Aku tidak mengerti.

Kenapa kau tidak duduk, duduk di sini saja.

Tunggu, tunggu, bangun. Bangun.

- Apa yang kau lakukan? - Membersihkan kasurku.

- Apa yang kau lakukan? - Aku akan mencucinya.

- Pada malam hari. - Waktu terbaik untuk mencucinya.

Tapi ini masih bersih.

John, kau tidak berpikir yang bukan-bukan, 'kan?

Benar, 'kan?

Kau akan pindah ke Inggris minggu depan, 'kan?

Ya, perusahaan mengirimku untuk belajar di sana 1 tahun.

Bagus.

Kami akan merindukanmu.

Jus jeruk?

Bersulang.

Bersulang untuk teman kita.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left