The first 200 lines.
=Surgeons= =Brought to you by GoldenEto=
Alih Bahasa =GoldenEto=
Targetku adalah Fu Bo Wen dan semua pendukungnya.
Buat Lu Chen Xi ... tergantung keberuntungannya.
Jika Ia terus menerus naif, maka otomatis dia akan jadi korban.
Aku tak perduli.
Xiao Bin.
Kau sudah di Amerika bertahun-tahun.
Kau sangat berubah. Aku nyaris tidak mengenalimu.
Kepala Yang.
Mulai sekarang, mau di muka umum atau pribadi, jangan lagi memanggilku Xiao Bin.
Namaku Zhuang Shu.
Baiklah.
Maka aku harap Prof Zhuang beruntung.
Dirut Fu, organ ayahku tidak dapat di donasikan pada orang lain lagi...
tapi ini yang selalu Ia inginkan.
Ia berkata Ia ngin menebus dosanya.
Jadi ... Ia tetap masih orang baik, bukan ?
Di rumah sakit, hanya ada dokter dan pasien.
Tidak ada orang baik dan orang jahat.
Meskipun ayahmu melakukan kesalahan dimasa lalu, dia sudah menerima hukuman sesuai hukum.
Ia sudah menebus dosanya.
Dengan kata lain ...
Ia masih beruntung.
Bagaimanapun, ada orang yang membuat kesalahan tapi tidak punya kesempatan memperbaikinya.
Kondisi dan situasinya sudah berubah.
Ini bukan cuma malpraktik biasa.
Sekarang menyangkut nyawa orang. Kau tahu ? Nyawa !
Tidak ada lagi yang namanya kebenaran.
Kau harus membawa ini kedalam liang kuburmu!
Kau gagal dalam ujian !
Prof Zhuang...
Kenapa disini ? Sudah larut?
Aku memeriksa operasi hari ini, dan mampir melihat siapa yang bekerja keras.
Aku berniat disini untuk bekerja.
Tapi aku mengantuk setelah membaca catatan medis, jadi aku melakukan sesuatu untuk membangunkan diriku.
Prof Zhuang !
Menggunakan aku ?
Baiklah. Aku tidak sangka efekku seperti ini.
Aku cuma menggambar untuk senang-senang.
Tidak, tidak, ini tidak menyenangkan.
Ini gambar yang bagus. Tidak perlu dijelaskan.
Prof Zhuang, aku ingin membuktikan diriku sejak memulai fellowship ini.
Aku juga melakukan perintah Dr Lu yang menyuruhku begadang untuk menghafal catatan medis dan laporan.
Aku bahkan bicara dengan pasien demi lebih memahami kondisi mereka.
Aku ingin lebih baik.
Jadi kau bisa mengingat isi catatan dan menyadari detil yang tidak ada.
Kau melakukan hal benar.
Tapi, kau tidak seharusnya melakukannya untuk menunjukannya padaku.
Lebih baik dilakukan demi dirimu sendiri.
Prof Zhuang, aku sungguh tidak tahu beban pasien akan terpengaruh.
Aku bukannya mengabaikan perasaan mereka.
Itu tidak terpikirkan olehku.
Aku percaya padamu.
Maafkan aku.
Aku sedikit dogmatik siang ini.
Tidak, tidak Prof Zhuang.
Aku yang salah.
Dokter yang hanya perduli pada pencapaian dan tidak memerdulikan perasaan pasien, tidak akan menjadi dokter yang baik.
Tapi, guru yang mengambil kesimpulan sendiri tanpa memahami muridnya, tidak akan menjadi guru yang baik juga.
Untunglah, kita sama-sama bisa berubah.
Terima kasih, Prof Zhuang.
Kau tidak keberatan ?
Sudah siap ?
Sedikit lagi, aku butuh waktu lebih untuk bersiap. Tunggu.
Kau terlalu lama padahal tidak ada yang rebutan kamar mandi.
Waktu sekolah kau tidak telat meskipun harus gantian 6 orang di asrama.
Kepala Zhong bukan Yang Fan. Ia tidak akan mengomeliku meskipun telat beberapa menit.
Aku lupa tanya, kapan Zhuang Shu akan pindah ?
2 hari lalu dia bilang sibuk, katanya hari ini.
Dia kaya sekali. Padahal belum pindah tapi sudah bayar.
Tepat sekali !
Setelah menerima uangnya, aku merasa rendah tiap bertemu dengannya.
Aku tidak suka. Kemarin aku bilang padanya
Jika dia tidak mau pindah, tidak usah saja. Aku akan kembalikan uangnya.
Kenapa aku merasa kalau kau menantikan kedatangannya ?
Iya, aku menantikan kedatangannya, Aku bahkan ingin tidur dengannya. Puas ?
Kau repot-repot komentar begitu tiap hari. Kau senang ?
Senang.
[Shif malam, tidak akan ada disini. Seprai baru ada di lemari. Gratis buat penyewa. ]
Pasein Zhang Gen Cai, Pria 65 tahun.
Masuk ke IGD karena hepmopitis parah.
Setelah kondisi membaik melalui pengobatan hemostatik dan antibiotik, lobektomi kiri bagian atas.
Tumor ditemukan saat pembedahan dan sekalian diangkat.
Diagnosis, stadium klinis 2 yang membedakan adenokarsinoma.
Keluarga pasien ingin agar
Ia kembali ke rumah sakit daerah untuk kemoterapi setelah pulih dari operasi.
Apakah pasien dapat menerima kemoterapi di fasilitas lain ?
Biaya operasi pasien dapat diganti meskipun pembedahan dilakukan disini.
Tapi, jika mereka tidak kembali ke rumah sakit lokal untuk kemoterapi, maka biayanya tidak akan diganti.
Itu sebabnya kemoterapi disini bukan opsi praktis buat mereka.
Biarkan mereka mengikuti standar yang ada.
Karena ini keinginan keluarga, Yi Xin pastikan untuk menandatangani semua dokumen terkait.
Jangan tunggu sampai ada masalah dalam perawatan selanjutnya.
- Kita harus menanggung resikonya. - Dimengerti.
Standar masa lalu bukanlah standar baku.
Jangan selalu memikirkan tanggung jawab.
Ini saranku.
Sebelum pasien pergi
Kita akan bekerja dengan Onkologi untuk merumuskan rejimen kemoterapi.
Lalu kita akan komunikasikan dengan rumah sakit daerah dengan cara konsultasi.
Dengan begini, jika ada situasi darurat saat proses kemoterapi mereka bisa hubungi kita kapan saja.
Baik, kami akan ikuti saran Kepala.
Turunlah lewat sini, dan di belokan ketiga pergilah untuk tes darah dan urin.
Toilet ada di sebelah sini.
Setelah selesai, pergi ke bagian radiologi di sayap timur untuk melakukan ultrasonik.
Ya, terima kasih dokter.
Kau terlihat tidak sehat.
Kakak, jantungmu bermasalah ?
Jangan biarkan dia pergi.
Kenapa melihat terus ?
Bagaimana denyutnya ?
Coba lihat dia.
Pasien ini aneh. Denyuntnya lemah dan kencang. Wajahnya membiru.
Kenapa memilih yang kau rawat ?
Kau tidak lihat luka dikepala abangku ?! Orang itu bahkan tidak ada luka !
Kenapa kau pura-pura ?! Kau tahu apa tugasmu ?!
- Bicara apa kau ? - Jangan mendorong.
Tidak lihat abangku disana ?!
- Berhenti teriak ! -Duduk !
Duduk ! Duduk !
- Sudah ! - Berhenti teriak !
Sudah !
Sialan ! Ayo kita keluar !
Aku bunuh kau !
Ayo ! Kau kira aku takut ?!
Ayo keluar !
Hentikan !
Kalian tahu ini dimana ?! Ini rumah sakit !
Kalau mau hidup maka duduk ! Kalau tidak, keluar saja !
Kenapa ?
Duduk !
Memahami polis asuransi terkini dan memiliki perhatian lebih pada pasien.
Kita tidak bisa diam dengan cara yang lama.
Cara yang progresif adalah mendapat pemahaman keseluruhan dari kebijakan tersebut
dan mengobati dengan memastikan situasi yang ada saat ini.
Pemikiran Kepala Yang sangat baik.
Dengan mengikuti cara ini, akan lebih banyak menguntungkan pasien.
Pasien tidak akan merasa dirugikan.
Melacak kondisi pasien paska operasi dan dan pemahaman menyeluruh tentang prognosis akan sangat berguna untuk penelitian departemen.
Baiklah, tekan ini.
Akan sedikit perih. Tahanlah.
Sekarang baru sakit ? Hah ?
Kalian berkelahi sampai berdarah diluar lalu ke rumah sakit, tapi tidak mau antri. Lalu mau berkelahi lagi ?
Apa kau baru puas setelah nyawa melayang ?
Baiklah, baiklah.
Jangan pergi setelah lukanya diperban.
Tinggal 1 jam lagi untuk observasi.
Ia sudah merasa kurang sehat pagi ini dan mengeluh sakit kepala dan dada.
Lalu berandalan itu datang ke toko bikin masalah.
Mereka memukulnya di punggung dengan tali.
Ia langsung ambruk dan pingsan.
Apa dadamu sakit ?
Ya
Sakit sekali.
Bisa katakan bagaimana sakitnya ?
Rasanya ...
Rasanya seperti ditusuk pisau.
Punggungku juga sakit.
Perutku juga sakit.
Bagaimana awalnya dan kapan mulai sakit ?
Biasanya tekanan darahmu tinggi ?
Ya, cukup tinggi.
Pagi ini, aku kesakitan. Rasanya ... rasanya seperti mau mati.
Sesudahnya, punggungku dipukul.
Rasanya semakin sakit.
Sekarang sudah lebih baik.
Aku merasa ... lemah.
Tidak bertenaga dan pusing.
Diluar sudah selesai. Disini bagaimana ?
Kuperkirakan pembedahan aneurisme aorta toraks.
Bawakan mesin echodiagram.
Panggil radiologi dan atur pindai CT setelah echodiagram.
Baik.
Kalian bertiga, jangan pergi. Harus observasi.
Apakah ... apakah hal buruk terjadi padanya ?
Jadi gawat.
- Minggir, jangan menghalangi jalan. - Maaf
Jangan menghalangi jalan. Tunggu diluar
Aku cuma cemas dan ingin lihat. Tidak akan mengganggumu.
Lanjutkan.
Halo, Radiologi ? Disini IGD.
Mesin pindai CT tersedia ?
Kami akan kesana.
Minggir !
- Mustahil. - Siapa yang memukulnya ?
Abang ! Abang !
- Dokter , dokter ! - Suster !
Dr. Lu, ini double barrel aortic dissection.
Hubungi bagian jantung dan bedah umum untuk konsultasi.
Hubungi Dirut Fu dan minta Ia kebawah.
Dirut Fu
- Dirut Fu. - Dirut Fu, kau datang
Kepala Liu, pimpin pertemuan.
Prof Zhuang, tolong ikut aku.
Xiao Zhang, caritahu apa yang dilakukan Prof Zhuang dan Dirut Fu.
Baik
Ah, sudah disini semua ?
- Dirut Fu. - Dirut
Dr. Zhuang.
No comments yet. Be the first to leave one.