Golden Kamuy 4th Season

Golden Kamuy 4th Season

Download Indonesian Subtitle

Release info

Golden Kamuy S4 Episode 02 (38)
A Commentary by P1rate_K1ng
Kepompong

Tags

other
Published on: 2022-10-18
Downloads: 36
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 183 lines.

Dauuhh...

Udaah...

Ini, aku akan menyuapimu!

Buka mulutmu! Cepat!

Makan bola lumut ini!

Kudengar ayahnya punya beberapa perusahaan pertambangan.

Mungkin kau terlalu baik untuk makan bola lumut, ya?

Hah? Kalian makan bola lumut?

Saat kalian miskin, kalian harus makan bola lumut, ya?

Siapa pun!

Siapa pun tolong aku!

Aku akan mati kedinginan saat matahari terbenam.

Awuoh...

Oben...

Anu, maukah kau membantuku?

Cho...

Tunggu! Kau lapar, kan? Aku punya makanan!

Buah persik kering!

Aku akan berikan padamu, jadi lepaskan aku!

Persik?

Kakekku di Yamanashi mengirimkannya padaku.

Nyam, nyam, nyam...

Enak, 'kan?

Maukah kau melepaskanku, kalau begitu?

Oben...

Ya!

Tunggu, tidak! Bukan seperti itu...

Bukan begitu, tapi ngeri!

Terima kasih sudah menyelamatkanku!

Undah...

Namaku Chiyotarou!

Siapa namamu?

Obencho.

Obencho! Itu namamu, ya?

Aku akan beri persik kering, jadi mulai sekarang, kau bekerja untukku, Obencho.

Obencho!

Yatta! Aku punya pelayan pribadiku sendiri. Monster Obencho!

FIND A WAY TO FOREVER

Solo Project: Devoicy

Hunter no Sekai

AND MAKE A WAY TO PASS IT ON MY LIFE TO YOU

FIND A WAY TO PERIOD

AND MAKE A WAY TO PASS IT ON MY LIFE TO YOU

Aruke michi naki michi wo

Takeki orokamono tachi yo

Atsuku hotobashiru chishio

Kake meguru no sa shichi kara shichi wo

Ta ga tame ni iki

Ta ga tame ni shisu

Risou? yabou? karuma? torauma?

Sono kotae wo sagashi ni chi no hate wo

Kakero kakero kakero kakero

HOW AM I GONNA DIE?

Golden Kamuy

HELLO, MY NEW FRIEND

THIS IS MY DOORWAY TO KISS THE END

I WON’T CRY

SO DON’T CRY FOR ME

THIS IS OUR STANDING TIME

IT’S LAST DANCE

HELLO, MY NEW FRIEND

THIS IS MY DOORWAY TO KISS THE END

I’M GONNA DIE

SO DO PRAY FOR ME

LIKE IT’S OUR CLOSING TIME

FIND A WAY TO FOREVER

AND MAKE A WAY TO PASS IT ON MY LIFE TO YOU

Episode Tiga Puluh Delapan Kepompong

Sebagai salah satu Shinsengumi

dia selamat dari pertempuran mematikan yang tak terhitung jumlahnya di Kyoto,

dan kemudian Pertempuran Hakodate juga.

Lalu dia melarikan diri dari Penjara Abashiri di ujung dunia.

Hijikata Toshizou...

Pria seperti itu, ditakdirkan untuk mati seperti ini?

Ushiyama hilang?

Mustahil! Dia keluar dari peti matinya dan merangkak keluar?

Cok! Aku meremehkannya!

Tapi racun terakhir yang kuberikan padanya adalah datura,

dan itu akan memakan waktu 12 jam lagi untuk hilang.

Dia mungkin juga tidak ingat tempat ini.

Obencho? Kau di dalam, Obencho?

Aku membawakanmu makanan.

Apa kau kedinginan?

Maaf, aku tidak bisa membawamu pulang bersamaku.

Ayo main seluncur bersama hari ini!

Jangan khawatir, aku akan mengajarimu.

Bangun, tuan!

Ada apa?

Seseorang datang dan bilang untuk memberikan ini pada "Kepala Sipir Kadokura."

Dan bagaimana dia tahu namaku?

Jangan tanya aku.

Aku akan taruh di sini.

Ini...

Nagakura-san!

Nagakura tidak ada di sini.

Dia pergi ke mana?

Dia bilang tanuki tidak akan berguna baginya, dan pergi sendiri untuk mencari.

Ini Sekiya. Sekiya menculik Hijikata-san.

Dia mengirimi kita surat ancaman!

Racun fugu sudah membuat Hijikata Toshizou hampir koma.

Nafasnya pendek, tapi dia hanya punya beberapa jam udara di peti mati ini.

Aku akan menukar kulit bertato yang mereka miliki untuk lokasinya.

Tidak ada bukti bahwa Hijikata Nispa masih hidup.

Sekiya melakukan aksi yang sama beberapa kali.

Dia bertindak sendiri, jadi dia tidak bisa mengawasi sanderanya.

Dia mengubur mereka saat dia pergi untuk mendapatkan uang tebusan.

Dia terlalu waspada. Dia selalu meninggalkan para sandera hidup.

Dia yakin bahwa sanderanya mungkin ditakdirkan untuk bertahan hidup.

Penginapan

Nagakura-san punya kulitnya?

Kita harus menemukannya.

Sial! Tidak ada waktu sebelum serah terima!

Dan jika kita gagal, Hijikata-san akan mati!

Moo!

Hebat banget cuy! Keren dah, kau jenius!

Ushiyama memakai sepatu geta, juga dikenal sebagai "Gerori".

Itu sangat populer di Hokkaido pada paruh kedua periode Edo!

Moo!

Hoi, okky boy.

Kami sudah peringatkan untuk tidak bermain di sini.

Atau kau lapar untuk makan lebih banyak bola lumut?

Udah...

Si-Siapa kau?

Dia Obencho.

Nyam, nyam...

Coba nungging dulu.

Dia bekerja untukku!

Ada apa?

Bukannya kalian mau menyuapiku bola lumut?

Terima ini!

Dasar rendahan. Ayo, Obencho.

Percuma berteman dengan orang miskin.

Maafkan aku!

Obencho, jangan!

Hentikan! Hentikan, jangan!

Ini, buah persik!

Itu favoritmu, Obencho!

Persik...

Oalah kok iso!

Aku tidak tahu Monster Obencho ini berbahaya!

Dia... sudah seperti senjata mematikan!

Aku harus menyingkirkannya.

Tunggu Kirawus!

istirahat sebentar.

Aku tidak bisa lari lagi. Aku tidak bisa bernapas...

Aku akan mati sebelum dia melakukannya.

Dasar tua bangka.

Kita harus menemukan Nagakura Nispa!

Tidak ada waktu.

Sekiya tidak tahu berapa banyak kulit bertato yang kita miliki, ’kan?

Kita harus menggertaknya untuk memberi tahu kita di mana Hijikata berada.

Bagaimana caranya?

Kau akan gagal jika tidak punya rencana, Kadokura!

Kau punya ide bagus, kalau begitu? Coba aku dengarkan!

Kau tidak punya, bukan? Dasar miskin!

Kau juga nganggur dan miskin. Tuan Pengecek Lubang Pantat.

Aku harus melindungi kotaku!

Boytarou!

Moo!

Aku harus melakukannya!

Danau Akan punya sumber air panas alami di dasarnya,

dan bahkan saat permukaan danau membeku,

ada tempat yang disebut "lubang uap" di mana lubang terbentuk.

Kemarilah, Obencho.

Kepala Sipir Kadokura, berhenti di tempatmu.

Lemaskan pakaianmu, dan lemparkan padaku.

Aku ingin memastikan kau datang tanpa senjata.

Aku memasukkan senapan berburu ke pantatku.

Mau melihatnya, Sekiya?

Dia waspada, dan cerdas.

Sekiya memilih tengah danau sebagai tempat serah terima

karena ada minimal satu kilometer di semua sisi tepian.

Tidak ada yang bisa melakukan tembakan sniper pada jarak ini.

Jadi, di mana kulitnya?

Aku membawanya.

Periksa mantelku.

Satu gerakan mencurigakan maka kesepakatan batal.

Yah, itu masalah.

Kau hanya melihat ke belakangmu.

A-Apa maksudmu?

Apa Ainu yang bersamamu di tepi seberang sana?

Apa kau meminjam pisaunya yang kau jepit di antara silitmu?

Ini penting bagiku. Ayahku yang membuatnya. Hati-hati dengan ini.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left