貴族転生 ~恵まれた生まれから最強の力を得る~
The first 200 lines.
BEREINKARNASI MENJADI BANGSAWAN
~DENGAN KEKUATAN TIADA TANDING SEJAK TERLAHIR~
DEAD MARLEY GUBERNUR HOJOI
MAYBRICK KEPALA DEWAN KEUANGAN KEKAISARAN
EPISODE 3 YANG BERGABUNG DAN YANG TERSINGKIR
DAMIEN NOBLE PENDEKAR PEDANG NOMOR SATU KEKAISARAN
NOAH ARARAT, PANGERAN KE-13 DARI KEKAISARAN LAKI-LAKI 1/∞ F - API: F F - AIR: E+SS F+F - ANGIN: F F+F - TANAH: F F - CAHAYA: F F - KEGELAPAN: F F
1/∞ LAKI-LAKI F - API: F F - AIR: E+SS F+F - ANGIN: F F+F - TANAH: F F+F - CAHAYA: F F+F - KEGELAPAN: F F KETANGKASAN F+F F+F
1/∞ F - API: F F - AIR: E+SS F+F - ANGIN: F F+F - TANAH: F F+F - CAHAYA: F
F E+S F F
F E+S F F F
Tuan merasa sesak?
Tidak.
Mohon izin.
Tuan, tamu telah tiba.
Gubernur Hojoi. Dead Marley?
Pria paling berhasil dari wilayah kekuasaanku?
Aku akan bergegas.
Izinkan dia masuk.
Sesuai perintah.
Keluarga kekaisaran
memiliki tradisi memberikan wilayah kekuasaan pada pangerannya.
Sehingga rakyat yang tinggal di wilayah itu
memuja pangeran selayaknya majikan mereka.
Bagi pria yang berasal dari Almeria ini
dan kini bertugas di wilayah Hojoi,
hal itu pun bukan pengecualian.
Saya, Dead Marley,
merasa sangat terhormat dapat menghadap Yang Mulia Pangeran.
Tidak perlu sekaku itu.
Duduklah.
Sesuai perintah.
Ini pertemuan kedua kita, ya?
Benar.
Satu setengah tahun silam.
Saat saya dilantik Baginda sebagai gubernur,
saya sudah sampaikan salam perkenalan.
Bagaimana kondisi wilayahmu?
Seingatku, kau menerima titah mengendalikan air di Hojoi?
Sepertinya tak berjalan lancar.
Hojoi.
Daerah lumbung pangan subur di lekukan sungai besar,
tetapi kadang terendam banjir.
Yang Mulia ingin menstabilkan wilayah tersebut.
Maka beliau menunjuk Murray, putra daerah, menjadi gubernur
di Almeria, tempat tinggal klan air.
Apa masalahnya?
Anggarannya tak kunjung turun.
Sehingga kami tak bisa apa-apa.
Anggaran?
Mana mungkin belum turun.
Itu titah kekaisaran.
Memang demikian.
Dewan Keuangan Kekaisaran selalu berdalih.
Jadi begitu?
Pangeran?
Ikuti aku.
Ada apa gerangan, Pangeran Noah? Datang mendadak seperti ini.
Aku dengar dari Murray.
Sepertinya anggaran sedang ditahan.
Hal itu tidak benar.
Lantas kenapa tidak kau turunkan?
Terkait hal itu, ada alasan mendalam.
Kalau kau ingin bilang "anak kecil pasti tak paham," maka lebih baik diam.
Eh?
Saya tentu tidak akan selancang itu.
Maka, jelaskan.
Dengan senang hati.
Banjir juga melanda Hojoi tahun lalu.
Lalu, atas dasar kemurahan hati Baginda,
pajak setahun penuh sudah dibebaskan.
Lagi-lagi membahas ini.
Lalu?
Singkatnya, ada endapan dana di sana.
Meminta mereka memanfaatkan itu adalah prinsip Dewan Keuangan.
Apa Anda sudah mengerti?
Ternyata begitu.
Kau sedang meremehkanku?
Hah?
Wilayah itu terkena banjir.
Baginda membebaskan pajak.
Tahu alasannya?
Karena tidak ada pajak yang bisa dipungut.
Memang itu kemurahan hati.
Namun, itulah masalah mendasarnya.
Kau menjadikan itu alasan menahan dana.
Kutanyakan kembali. Apa kau meremehkanku?
Hah...
Ma-Maksud saya bukan seperti itu.
Lantas apa?
Sebenarnya saat ini, saya belum bisa menurunkannya.
Alasannya?
Karena Baginda...
Anda tahu rencana pembangunan pesanggrahan untuk Baginda, kan?
Ya.
Baginda kini telah beranjak lanjut usia.
Kami ingin Baginda beristirahat di pesanggrahan sejuk.
Bukan menghabiskan musim panas di ibu kota yang semakin terik.
Kendati hanya dipakai istirahat, pesanggrahan itu untuk Baginda.
Sama halnya seperti istana terpisah.
Singkatnya, kita harus membangun kota yang disebut pesanggrahan.
Dibutuhkan uang dalam jumlah besar.
Dia sampai mengungkit tentang Baginda.
Anda sudah paham, kan?
Demi Baginda, kas kekaisaran sangat terbatas.
Diam.
Eh?
Kurang ajar. Itu tindakan tidak terhormat!
Apa?
Wilayah banjir memang butuh proyek pengendalian air.
Namun, anggaran ditahan demi pesanggrahan?
Itulah maksud perkataanmu.
Kau mencoba membuat Baginda, yakni Ayahandaku, sebagai penguasa bebal?
A-Anda salah paham!
Ini kesalahpahaman!
Saya tak bermaksud demikian!
Kalau begitu, turunkan.
Atau aku saja yang mengajukan permohonan pada Baginda?
Jangan!
Segera alirkan anggaran untuk Hojoi!
Ta-Tapi, Pak!
Hei! Jangan diam!
- Pergi! Utamakan ini! - Si-Siap!
Bergegaslah!
Betapa hebatnya!
Tanpa bergerak, beliau menundukkan Dewan Keuangan.
Saya terkesan.
Hm?
Cara anda negosiasi hebat sekali.
Seni retorika yang cermat. Memanfaatkan celah dan salah ucap lawan.
Saya malu pada kepicikan diri sendiri sampai Pangeran harus ambil tindakan itu.
- Begitu. - Itu adalah
- Dia memanfaatkan posisi pangeranku - serangan kata-kata
- Untuk melakukan cara manipulatif ini. - yang sangat membungkam.
Saya benar-benar menyesal dan mohon ampun.
Saya akan bergegas kembali untuk menuntaskan proyek pengendalian air.
Ya.
Izin melapor!
Hamba melapor pada Yang Mulia Pangeran Ke-13!
Baginda memanggil Pangeran!
Pangeran diminta datang secepatnya.
Baginda?!
Break off chaos
Break off chaos
Orang-orang adalah harta Teman pun adanya
Permata bersinar di belakangku Setetes air di tengah kekacauan
Demi kehormatan Kumelaju ke tingkat baru
Dengan imaji dan naluri Kuterkam batas level itu
Semua di depan mataku kan tunduk
Nilai dari namaku bagi rakyat tak bersalah Adalah tolok ukur yang tak tergoyahkan
Itulah sumber kebenaran Yang kehormatan pun pontang-panting
Lalui kemelut
Kuakan tegakkan keadilan
Di tengah ketakutan merajalela
Bebaskan tiap insan dari rasa takut
Kuakan selamatkan dunia
Menelusuri memori Gunakan apa yang kupunya
Membangun tempat untuk semua
Kutakkan gagal
Masa depan sulit 'tuk ditebak
Kulakukan apa yang kubisa
Jika hanya yakin dan menunggu
Tiada yang mulai
Aku kan meraihnya!
chaos chaos
Break off chaos
Saya, Noah Ararat, datang menghadap sesuai panggilan.
Kau sudah datang? Bersikap santai saja.
Terima kasih banyak.
Pertama-tama, kusampaikan "kerja bagus" padamu.
Ya?
Ini terkait Hojoi.
Kudengar kau berhasil menundukkan Maybrick.
Padahal itu baru saja terjadi. Mengapa beliau sudah tahu?
Informasi adalah senjata.
Biasakanlah selalu mengasahnya.
Dimengerti.
Namun, saya hanya melakukan sebagaimana wajarnya.
Ya.
Justru melakukan hal wajar itu sulit.
Banyak yang pandai bersilat lidah.
Banyak juga yang pandai menjilat.
Orang yang mampu melakukan hal wajar itu sedikit.
Padahal usiamu baru enam tahun. Menakjubkan sekali.
Hm?
Berdirilah.
Dimengerti.
Jadi itu Leviathan saat ini?
Begitu. Ternyata memang sudah menyusut, ya.
Ya.
Pasti mansionku juga termasuk jaringan informasi.
Aku takjub kau memegang kendali penuh atas pedang itu.
Kalau menilik sejarah kelam pedang itu, maka sangat pantas disebut luar biasa.
Andai aku tak menghentikannya,
pedang ini pasti akan menghabisi manusia di tempat itu.
Sejarah kelam, ya?
Sebaiknya kau menguasai teknik pedang iblis itu.
Master ilmu pedang sudah kupanggil.
Saya, Damien Noble, datang menghadap.
Noble adalah pendekar pedang nomor satu di kekaisaran.
No comments yet. Be the first to leave one.