My Home Hero (マイホームヒーロー)

My Home Hero (マイホームヒーロー)

Download Indonesian Subtitle

Release info

My Home Hero - S1 - E12 [1080p HEVC]
A Commentary by Popopupo1
Untuk releasan Nyaa, Judas, Asw, Anime Time, Jangan lupa berikan Ratings ya*Ig : @Sebastianus_Ariston20

Tags

1080
HEVC
Published on: 2023-06-19
Downloads: 23
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 132 lines.

Reika!

Reika!

Meski kamu mati,

tidak akan ada yang berubah.

Dunia ini...

tetap akan berputar seperti biasanya.

Matilah dengan tenang...

Kami sudah tiba di lokasi.

Belum ada pergerakan yang mencurigakan, tapi...

Kami akan memeriksa apartemen yang dilaporkan oleh tetangga.

Baik.

Ada apa?

Aku tidak pernah mencintai siapa pun.

Ayahku seorang birokrat.

Ibuku seorang guru SMA swasta.

Orang tuaku sibuk bekerja dan aku dipaksa belajar setiap hari.

Sampai aku dewasa, kegiatanku hanyalah belajar.

Setelah lulus kuliah, aku bekerja di perusahaan besar.

Aku menikah dengan wanita yang dikenalkan orang tuaku.

Tak lama kemudian, wanita itu hamil.

Tapi saat itu aku belum pernah punya rasa cinta dalam hidupku.

Aku pun merasa tidak pernah mencintai siapa pun.

Apa ini?

Dia... anakku...

Pada akhirnya aku tidak pernah menggendongnya.

Saat aku menyadarinya,

dia sudah tumbuh besar sampai tidak bisa kugendong lagi.

Pusat Penahanan Remaja

Nobuto masuk sekolah remaja bermasalah.

Surat Cerai

Yamauchi Yoshitatsu

Surat Cerai

Yamauchi Yoshitatsu

Aku bercerai dengan istriku...

dan keluar dari pekerjaanku.

Aku juga tidak mau menjalani kehidupan seperti ini.

Aku bahkan tak punya kenangan indah,

juga tidak memahami arti hidup.

Yang kulakukan setiap hari hanyalah kerja sampingan.

Sampai suatu hari, organisasi tertarik pada karierku.

Itu namanya cinta.

Putramu sebentar lagi bebas, kan?

Kamu harus kuat, Ayah.

Kamu sama sekali tidak salah.

Yang salah itu orang tuamu karena tidak mengajarkanmu cinta.

Kamu pasti bisa bangkit.

Kamu harus mencintai putramu!

Dengan mencintai dia, kamu juga akan hidup layaknya manusia.

Tunjukkan padanya kalau kamu bekerja keras untuk sukses.

Ayah...

Aku... seorang ayah?

Babe.

Selamat datang, Nobuto.

Kamu terlihat bersemangat, ya.

Akhirnya kehidupan baruku dimulai.

Titik awal kehidupan... untuk hidup layaknya manusia.

Tapi...

dia sudah meninggal.

Kenapa?

Apa semua ini karena yang kulakukan semasa hidupku hanyalah belajar?

Kenapa membunuh satu orang saja aku tidak bisa?

Orang organisasi sedang menungguku di bawah.

Kalau aku tidak kembali, mereka pasti akan menyadari

siapa pelaku yang sebenarnya.

Kamu,

dan juga keluargamu akan habis.

Kamu benar-benar tak berdaya, ya.

Tak berdaya.

Kita berdua sama.

Nobuto...

Nobuto!

Episode 12 Kebahagiaan Saat Ini

Ke-Kenapa?

Kamu akan mengerti kalau sudah kehilangan segalanya...

Permisi, kami polisi.

Bisa buka pintunya sebentar?

Permisi. Di dalam ada orang, kan?

Polisi?

Ada hal yang ingin kami tanyakan.

Tolong buka pintunya sebentar.

Aku akan menyerahkan diri ke polisi.

Kamu dan juga keluargamu...

akan habis.

Tidak sekarang.

Permisi.

Suara kalian terdengar jelas dari luar.

Tolong buka pintunya.

Bagaimana ini?

Apa karena mendengar kita polisi, dia mengira kita akan menangkapnya?

Terkadang ada orang seperti itu, ya.

Permisi! Tolong buka pintunya.

Kalau begini, aku akan dianggap sebagai pelaku.

Aku belum bisa menyerahkan diriku sekarang.

Anu, kami datang kemari bukan untuk menangkapmu.

Kami kemari karena ada laporan komplain.

Tetanggamu bilang apartemenmu berisik.

Permisi.

Apa tadi kamu mengatakan sesuatu?

Permisi.

Anu... Maaf!

Saat ini aku sedang sibuk.

Nanti aku akan ke sana beberapa hari lagi.

Aku harus lapor ke kantor polisi yang mana?

Akhirnya bicara juga.

Anu, itu tidak perlu, tapi bisakah kamu menunjukkan wajahmu?

Barusan hamsterku kabur.

Aku sedang berlarian mencoba menangkapnya.

Benar juga.

Suaraku pasti berisik, ya. Aku minta maaf pada tetanggaku.

Hamster?

Selain itu, saat aku berlarian,

aku menumpahkan air ke stop kontak dan listriknya jadi korsleting.

Sakelarnya mati dan aku punya penyakit bahu...

Sakelarnya terlalu tinggi, aku tidak bisa menyalakannya...

Bagaimana kalau aku lapor ke sananya beberapa hari lagi?

Bagaimana kalau kami bantu menyalakan sakelarnya?

Kalau pintunya dibuka sekarang, hamsternya pasti akan kabur, kan?

Hamster itu milik putriku.

Dia masih puber, kalau dia sampai tahu,

mungkin dia akan membenciku.

Bisakah kalian melepaskanku?

Dia mungkin tidak akan membuka pintunya.

Iya.

Intinya, kami kemari karena ada laporan komplain.

Bisa kecilkan sedikit suaranya saat sedang mengejarnya?

Baik. Aku benar-benar minta maaf.

Untuk sekarang, kami akan membiarkanmu.

Tapi kalau ada laporan komplain lagi, kami tidak akan sopan seperti ini lagi, ya.

Baik! Maaf sudah merepotkan kalian.

Kapan pulang?

Kapan pulang?

Apa yang terjadi?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left