The first 200 lines.
Kau tahu? Aku harus pergi.
Karena temanku Tammy akan sangat marah.
Tapi, kau tahu nomorku.
Ya, namamu Da... Danielle, benar./ Danielle.
Ya, mungkin lain kali kau bisa traktir minum.
Kita akan lihat.
Senang bertemu denganmu./ Ya, kau juga.
Siapa itu? Dan sejak kapan kau mulai minum?
Karena aku tadi duduk di sampingmu, lalu kau menghilang begitu saja.
Aku gesit./ Kau begitu menikmati,
Tak berhenti mengobrol,
Aku tak bisa ikut mengimbangi./ Kau? Takkan pernah.
Dia terlihat baik. Menawan.
Meski begitu, menawan bisa menipu,
Jadi... Tapi mungkin kau lebih mengerti,
Karena kau begitu cocok dengan dia.
Benar begitu? Kalian akan berkencan?
Entahlah. Aku tidak tahu,
Dia hanya terlihat tipikal orang LA, kau tahu?
Lagi pula, aku tak tahu jika aku siap untuk yang lainnya saat ini.
Ya, aku bisa mengerti.
Maksudku, kau baru keluar dari sesuatu.
Meski itu enam bulan yang lalu.
Kau menghitungnya?/ Karena kau membahas itu,
Mungkin waktunya untukmu keluar dan menjelajah?
Baiklah./ Meski begitu, maksudku,
Menjadi lajang bisa begitu membebaskan.
Ya, itu benar. Aku mengerti./ Kau tahu? Kau mengerti maksudku?
Kita berbagi Uber?
Tidak, aku menginap di rumah temanku Julia tak jauh dari sini,
Karena Uber sedikit pemborosan./ Ya, kau memang mengatakan itu,
Baiklah, sampai jumpa. Senang melihatmu.
Senang melihatmu. Sampai jumpa lagi.
Ya, aku sangat bersenang-senang./ Aku juga.
Hati-hati di jalan./ SMS aku setelah kau sampai rumah.
Pasti.
Dani!
Danielle, tasmu ketinggalan.
Ya Tuhan, maafkan aku./ Ya.
Terima kasih.
Ya, kau memukulku tepat di jantungku.
7 Bulan Kemudian
Bonus Cashback up to 15% Bonus Rolingan Casino 0.8%
Benar-benar bagus di setiap tingkatan, sebenarnya...
Kau tahu?
Seperti pertama kita bicara serius, kita dengan cepat berkomunikasi...
Dan itu menakjubkan!/ Ya, maaf soal Tahun Baru,
Itu sangat menyebalkan./ Tidak, tak apa.
Ya, tapi itu menyebalkan./ Berhenti, aku hanya bilang...
...kita pandai berkomunikasi./ Baiklah.
Dan jelas kita bisa saling bertingkah aneh saat bersama.
Aku tak tahu apa yang kau bicarakan.
Ditambah, kita memiliki sesuatu dimana kau secara ketika...
...bisa tahu saat aku merasa jenuh./ Tahu saat kau jenuh.
Hentikan./ Hentikan.
Hentikan, dasar aneh!/ Hentikan, dasar aneh!
Astaga, kau tahu? Lupakanlah.
Lupakanlah...
Aku bercanda.
Tapi, kau lihat?
Jujur, satu-satunya alasan aku bisa melakukan itu...
...karena kau mengungkit itu beberapa kali.
Itu sangat menjijikkan./ Tidak, itu tidak menjijikkan.
Aku tahu itu. Kau membencinya./ Itu tidak benar.
Aku tidak membenci itu, itu manis.
Itu manis.
Baiklah, kalau begitu...
Ini masalah.
Tidak, bukan masalah.
Ibuku datang berkunjung akhir pekan ini,
Dan aku beritahu dia tentang tempat sarapan di sudut jalan.
Sudut sarapan, kenapa... Apa itu "Sudut"?
Mereka selalu menggunakan itu, apa itu?
Jadi, kami akan ke tempat itu sekitar pukul 10 pagi hari Minggu...
Untuk sarapan.
Dan kupikir karena itu di sana...
Mungkin kau bisa datang menemui kami?
Tidak, kau lihat?
Kau benar untuk tidak menggunakan itu.
Karena itu bentuk ruangan kecil...
...dari ruang yang lebih besar.
Damien, kau bisa menemui kami?
Aku harus mengantar Alan ke bandara.
Kau bilang pesawatnya jam 9,
Berarti kau setidaknya harus mengantar dia pukul 8, jadi...
Wow, kita punya gajah di sini.
Jadi...
Itu jelas ingatan yang bagus./ Damien.
Ingatan yang bagus./ Astaga, ayolah!
Bisa aku lihat bagaimana perasaanku pagi itu?
Ya.
Ya, maaf, aku tak bermaksud untuk mendesak./Tidak, tidak, tidak.
Aku hanya ingin dua orang yang kucintai bertemu.
Kau tahu?
Aku mencintaimu.
Batuk, batuk.
Astaga.
Dengar, Damien, aku tidak mengharapkan ini,
Dan di titik ini, aku benar-benar merasa sesuatu perlu dilakukan,
Karena aku mulai merasa baik...
Aku menjadi bersemangat bertemu denganmu, dan...
Dan aku merasakan sensasi tertentu...
...setiap kali kau SMS aku.
Dan itu terasa seperti SMA lagi.
Dan aku tak mengharapkan untuk merasa seperti anak SMA lagi.
Sudah berapa lama kita berkencan?
Tujuh bulan./ Tiga bulan.
Tujuh bulan./ Tujuh bulan, bagus.
Turunkan kakimu.
Dengar, kau luar biasa,
Dan kita luar biasa.
Koneksinya, komunikasinya,
Masalah ranjang, semuanya luar biasa.
Tidak ada?
Oke.
Tunggu.
Dani, ayolah. Kumohon, tunggu./ Lupakanlah,
Aku pantas yang lebih baik! Aku pantas seseorang...
...yang menginginkanku seperti aku menginginkan orang itu,
Dan kau bahkan tak bisa menciumku didepan umum!
Kau tahu? Itu tak harus menjadi sesuatu yang besar...
Itu hanya sarapan siang.
Dan aku tahu? Aku bahkan tak perlu kenalkan kau sebagai pacarku, oke?
Karena kita tak menginginkan itu, benar? Jadi...
Astaga.
Aku sudah selesai.
Aku selesai untuk tak mengetahui di mana posisiku denganmu.
Jadi, kau tahu? Ini kunci cadanganmu.
Sialan.
Tolong jangan. Kumohon./ Lupakanlah!
Lupakan saja.
Sebenarnya, kau harus mendengar ini,
Dan kau sebaiknya camkan ini.
Aku bukan pengecut,
Dan aku tak begitu kekanak-kanakan untuk menghadapi perasaanku sendiri.
Setidaknya aku mengakuinya.
Aku mencintamu, Damien.
Aku mencintamu, dan aku merasa seperti orang bodoh.
Jadi kau tahu? Aku harap kau tahu ini kenangan terakhir...
...yang kau miliki tentang aku. Sampai jumpa.
Danielle?
Travis?
Hei, kau tak apa?/ Aku banyak minum...
Tidak, aku hanya mau ranjangku./ Oke.
Aku baru mau memanggil polisi.
Tak apa, Johnny, aku bisa tangani ini.
Aku juga baru ingin memanggil polisi untukmu.
Baiklah, baiklah, istirahatlah.
Bisa kita pergi?/ Polisi busana.
Tak ada argyle setelah Hari Buruh./ Oke, oke.
Kalian baru menjalin hubungan?
Dua tahun pernikahan bahagia.
Ya, apa itu mengejutkan?
Hanya saja kalian terlihat seperti baru berhubungan.
Baru memulai fase bulan madu.
Ya, kau tahu? Itu karena dia baru saja beritahu aku tentang obsesinya...
...dengan daging manusia saat hari jadi satu tahun kami.
Jadi pada titik itu,
Sayangnya aku hanya perlu menerimanya.
Ya, aku belum puas untuk itu, Supir.
Hentikan.
Aku membencimu./ Aku tahu.
Ya, itu tepat di sana.
Bagus.
Senang melihat suami-istri di LA yang masih terlihat bahagia.
Hei, apa kabar? Aku datang./ Hei.
Astaga, kau sudah tidur?
Selamat datang di Hollywood./ Terima kasih, kawan.
Maaf aku tak bisa menjemputmu./ Tak apa.
Ya, bagaimana Uber-nya?/ Sangat bagus,
Orang yang ramah, yang bicara tentang lampu hias,
Ternyata dia.../ Dani putus denganku.
Ya, lalu dia pergi begitu saja.
Wow, itu aneh.
Ya, itu sangat aneh. Sangat aneh, benar?
Aku tadinya ingin bilang itu aneh,
Karena.../ Ya, itu aneh, seperti...
Apa ini, ultimatum? Benar-benar aneh.
Kau tak sendirian berpikir jika itu aneh.
Bukan, maksudku, selama kau berada di sini,
Kurasa kau tak pernah mengencani seseorang lebih dari dua bulan.
Itu benar.
Ya, aku hanya berpikir kau menebus waktu yang hilang,
Atau semacamnya.
Kau juga akan makan?/ Tidak, aku tidak lapar.
Jadi, apa yang kau ingin lakukan?
Kupikir kita bisa pergi ke tempat populer Hollywood...
Grauman's Chinese Theatre, Santa Monica Pier.
Ya, kita bisa melakukan itu./ Staples Center.
Mungkin malam ini kita juga bisa tetap di rumah dan bersantai,
Menonton film atau semacamnya?
Ya, tentu, kau pasti sedang melalui fase sulit.
Tidak, tidak, tidak, aku... Tidak, hanya saja...
Mungkin kita bisa berbincang, kau tahu? Aku tak apa.
12 Jam Kemudian/ Baiklah, bisa kita keluar?
Ya, kita bisa...
Aku sedikit takut untuk minum sekarang, tapi, ya.
Oke. Atau kita bisa pergi membeli makan malam.
Mungkin kita bisa menonton film lagi?
Tentu.
No comments yet. Be the first to leave one.