The first 200 lines.
O'Neil, 10-A. Kita sudah turunkan semua penumpang pesawat?
Pesawat siap berangkat.
Diulangi, pesawat siap berangkat, meninggalkan landasan pacu enam.
Ke mana tujuannya? Beritahu aku sekarang!
Aku tidak tahu siapa saja di pesawat saat panggilan sif.
- Dimengerti. - Sambungkan aku sekarang juga!
Howell kepada Komando.
Aku di pesawat.
Aku ulangi, aku didalam pesawat.
Aku melihat satu tersangka bersenjata.
Dia sepenuhnya mengendalikan pesawat.
Amankan gelombang udara hingga aku radio lebih lanjut.
Ganti.
Tetap sesuai rencana penerbangan seperti yang kukatakan sebelumnya.
Jangan mengganti rute.
Matikan radio seperti yang aku katakan,
Dan kalian berdua bisa pulang malam ini.
Kau takkan mendapat perlawanan dari kami.
Kau yang ada di pesawat ini...
Aku sarankan kau keluar...
Aku tak mau ada yang terluka atau terbunuh.
Jadi aku punya penawaran.
Aku punya dua pilot, tapi hanya butuh satu.
Jika kau keluar dalam lima detik kedepan,
Mereka berdua bisa pulang dengan selamat, dan jika tidak...
Satu takkan bisa pulang.
Satu,
Demi Tuhan.
Dua,
Tiga,
Empat,
Lima.
Tunggu!
Ini Agen Howell FBI!
Berhenti menembak dan letakkan senjatamu!
Kau sangat bodoh untuk berada di pesawat ini, Agen Howell!
Jatuhkan senjatamu dan serahkan uangnya!
Kerja bagus, Will.
- Hei. - Hei.
Kau akan ke bar malam ini, Will?
Aku tak yakin aku punya pilihan.
- Kau tahu itu tradisi. - Aku tahu, Billy.
- Dan kau tak boleh melanggar tradisi. - Aku mengerti, Billy.
- Kau tahu jam berapa? - Ya, Billy.
- Dan kau ingat di mana? - Demi Tuhan, Billy!
Maaf, hanya saja antara merawat ibuku...
...dan seluruh jam kita bekerja di sini,
Itu satu-satunya yang aku nantikan setiap tahun.
Aku mengerti. Itu bagus untuk jiwa.
- Apanya? - Kau tahu, alam.
Insting dasar, semua itu.
Kita gunakan senjata. Itu tidak begitu mendasar.
Beberapa manusia gua menggunakan batu sebelum kita.
Apa bedanya?
Senapan berkaliber tinggi,
Peluruh timah yang bisa melaju 1,500 kaki/detik,
Kekeran yang bisa membidik rusak sejauh 1 kilometer,
Tapi tidak, sangat tidak berbeda.
Aku lupa artinya musim gugur di hari pembukaan.
Jangan khawatir soal itu.
Tidak masalah. Tak apa.
Kau akan ke atas sana?
Ya, aku akan singgah dan menyapa,
Sebelum aku pergi ke bar.
Ya.
Ya. Kita bertemu di sana?
- Sampai nanti, Will. - Oke.
Theresa Walker. Istri dan Putri Yang Dicintai.
Ini agak lewat jam tidurmu, bukan, Henry?
Demi Tuhan. Harus berapa kali aku bilang padamu?
Panggil aku sebagai "Mr. Fairweather".
Bagaimana situasi kita?
Kami berangkat besok pagi.
Kau seharusnya berada di luar sana saat ini juga!
Jangan beritahu aku cara melakukan tugasku, Henry.
Aku akan memberitahumu jika memang harus!
Jangan salah, Tn. Blake.
Aku membiayai operasi ini,
Dan jika aku bertanya, aku mengharapkan jawaban.
- Dan apa pertanyaanmu? - Kenapa kau menunggu?
Besok hari pembukaan.
- Hari pembukaan? - Ya. Berburu hewan.
Mereka merayakan itu di kota busuk ini...
...seolah itu hari libur nasional.
Lalu apa kaitannya itu dengan temukan uangku?
Itu masih belum uangmu, bukan?
Kau tahu, kawan?
Aku tak pernah merasa selera humormu lucu.
Begitu juga mantan istriku.
Kita akan gunakan kegiatan perburuan sebagai kedok.
Hambatannya lebih sedikit jika kita tak temui komplikasi.
Mengapa?
FBI bahkan tidak mencari di area kita.
Aku sudah melihat itu.
Mereka 50 mil di utara darimu.
Wow. Itu benar.
Apa kau mengharapkan komplikasi?
Tidak.
Bagus.
Operasi ini jelas tidak butuh masalah lainnya.
Berapa banyak pekerjaan yang kita lakukan bersama, Henry?
- Lima? Enam? - Apa intinya, Tn. Blake?
Ini satu-satunya waktu,
Kau putuskan melibatkan orang yang tidak aku setujui.
Aku akan gunakan siapapun yang aku mau untuk tugas ini!
Itu membuat tugasku sedikit lebih sulit. Itu saja.
Tidak, tugasmu!
Tugasmu yaitu untuk bereskan setiap jenis kekacauan...
...yang seseorang sebabkan di dalam operasi ini!
Tugasnya sangat simpel.
Kau mendarat, lalu pergi membawa uang itu.
Harusnya tidak sesulit itu.
Kita sependapat untuk itu.
Apa dia sudah bergerak?
Perangkat GPS berkata belum.
Menurut pendapatmu?
Mengingat kau putuskan menyewa...
...orang terbaik ini tanpa persetujuanku,
Aku akan asal menebak...
...dan bilang dia antara menyangkut di pohon,
Atau pingsan saat terjun dan parasutnya tidak terbuka.
Apa, maksudmu dia sudah mati?
Antara itu, atau dia mengambil uangnya dan tinggalkan GPS-nya.
Demi Tuhan. Kau melakukannya lagi.
Hentikan.
Aku tak mau membahas ini.
Aku katakan ini padamu setiap kita bicara.
Kau tidak lucu!
George Carlin itu lucu.
Aku tidak bercanda.
Aku harap kau benar-benar percaya orang ini,
Karena jika uangnya tidak ada, kita akan temui masalah besar.
Uangnya pasti ada.
Ya. Sebaiknya begitu.
Untuk kebaikan kita berdua.
Ya. Aku akan hubungi lagi besok.
Dan anak muda, kau sebaiknya selesaikan ini.
Dasar berengsek.
Kau gadis yang cantik. Aku lihat kau duduk sendirian.
Aku berpikir untuk ke sana dan mentraktirmu minum?
Aku sangat hargai itu, tapi aku sudah punya minuman.
Aku tahu. Kita di bar.
Maksudku, satu atau dua minuman.
Sedikit bersenang-senang. Mungkin sedikit bersantai.
Aku tak yakin ingin tahu maksudmu dengan "bersantai".
Biar aku jelaskan. Seperti ke tempatku...
Sedikit minum-minum... Sedikit tawa...
"Tidak" artinya tidak, kawan.
Dia bukan sok jual mahal. Tapi secara harfiah, jadi pergilah.
Kau tak ada peluang.
Pergilah.
Bocah.
Aku senang kau bisa datang.
Aku tak suka melewatkan tradisi.
Bob, bisa kami pesan minuman?
- Kau mau apa? - Wiski.
- Dengan es? Segera datang. - Ya.
- Kau sudah mendapat penandamu? - Ya, dari beberapa minggu lalu.
Jam berapa kau berangkat besok?
Kau selalu saja bertanya.
Kau tahu, selama 2 tahun terakhir,
Kau tak mampu temukan satupun bison,
Apa lagi melepaskan tembakan.
Kau tahu akan berkemah di mana?
Old North Fork. Tagger dari pabrik,
Tampaknya dia mendapatkan satu di sana tahun lalu.
Jadi aku berpikir untuk mencobanya.
Aku belum pernah ke area itu sebelumnya, tapi...
Ya, karena itu wilayah penebangan kayu.
- Kau mendapat surat izin? - Ya.
- Aku punya kenalan dengan koneksi. - Menarik.
Bagaimana yang lainnya?
Bagus. Kau tahu. Perlahan-lahan.
Aku selalu siap untuk bicara, Will.
Jika kau butuh sesuatu, atau apa saja.
Aku tahu. Aku hargai itu. Sungguh.
Jadi, kau tahu, ponsel kita takkan berfungsi di sana,
Tapi aku membawa radio,
Dan aku berkemah di lokasi sama seperti biasanya.
Seandainya kau berpikir untuk lewat.
Tanah berlumpur sama yang kau tempati...
...selama 2 tahun terakhir? Kau tidak merasa jenuh, ya?
Hei! Periksa papan skor.
Rekorku bicara dengan sendirinya.
Aku akan ke toilet. Aku segera kembali.
Hei.
Apa boleh aku minta rokok?
- Tentu. - Aku enggan kembali ke dalam.
Terima kasih.
- Terima kasih. - Ya.
Jadi...
Besok hari pembukaan, ya?
Ya. Ya.
Kau bukan dari sekitar sini?
- Tidak. - Aku bisa tahu.
Warga kota menjadi gila karena itu.
Seluruh berburu dan memancing...
Mereka hidup untuk itu.
Aku rasa itu bisnis besar di tempat seperti ini.
Ya. Aku rasa begitu.
No comments yet. Be the first to leave one.