Wedding Daze

Wedding Daze

Download Indonesian Subtitle

Release info

Wedding Daze 2006 720p Bluray Dvdrip IDFL us
A Commentary by setroya
IDFL.us ----- setroya.blogspot.com

Tags

DVD
DVDRip
dvdrip
dvdr
BluRay
720p
720
Published on: 2012-09-15
Downloads: 125
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Bisa kubantu?

Apa? Tidak.

Terima Kasih banyak. Aku hanya lihat-lihat.

Terima Kasih./ Biar kutebak.

Malam ini malam yang penting?

Ya./ Ya?

Ya, sebenarnya, Malam yang terpenting.

Sungguh?/ Ya.

Menage a trois? / Apa?

Aku bercanda.

menage a trois.

Bahasa Francis, "Siapa Pria yang beruntung?"

Jadi, kau mencari sesuatu untuk gadismu?

Bukan hanya gadis biasa.

Wanita paling cantik dan luar biasa...

Menakjubkan...

Yang pernah kutemui.

Baiklah, Jika ada pertanyaan, namaku Claire.

Baiklah, sebenarnya, ya. Apa ada yang warna merah?

Aku bisa memeriksanya./ Dan, Apa ada yang berukuran lebih besar?

Sangat besar.

Tidak.

Dia di dalam?

Ya, dia di dalam./ Bagus.

Bagaimana penampilanku?

Aku bisa melihat kemaluanmu.

Kau gila? Kemari.

Ada apa denganmu?/ Apa?

Ini ide besarnya?

Ya. Dia akan menyukainya.

Dia akan membencinya./ Dia akan menyukainya.

Tidak, dia akan membencinya./ Menyukainya.

Tidak, dia akan membencinya lebih dari aku, dan aku sangat membencinya.

Kau tahu masalahmu, Ted? Kau hanya...

Kau tak mengerti cinta sejati.

Dan kau mengerti?

Yang aku mengerti ada wanita yang menungguku di dalam sana.

Dan kau tahu? Dia mencintaiku juga.

Aku masih bisa melihat kemaluanmu.

Bisa kuambilkan minum selagi menunggu temanmu?

Dalam kehidupan seorang pria, kau hanya melakukan ini sekali.

Dan, aku mau hal ini tak terlupakan.

Aku mau malam ini jadi cerita yang akan kami ceritakan pada cucu kami.

Sudah selesai melumuri minyak bayinya?

Ya. Begitu.

Oleskan semuanya. Oleskan perut berotot itu.

Aku akan membunuhmu./ Terima Kasih, sobat.

Apa kabar, gadis-gadis?/ Astaga.

Ini dia, cantik. Aku membawakan c-rasio untukmu.

Membawakan apa?

Maaf, kebiasaan bicara di Pasukan Khusus.

Kau dari Pasukan Khusus?

Itu bukan hal yang patut kuceritakan.

Anderson, Aku menjual mobil. Pekerjaanku hanya soal persetujuan.

Percayalah, Ini bukan persetujuan./ Berikan cincinnya, Ted.

Tidak, Aku tak akan membiarkanmu melakukan ini.

Berikan cincinnya!/ Tidak.

Berikan cincinnya, sekarang!/ Tidak.

Berikan cincinnya!

Berikan saja cincinnya! Aku harus melamarnya!

Baiklah, Hati-hati dengan sayapnya!

Aku tak akan bohong padamu, Vanessa.

Pasukan Khusus...

Adalah permainan yang berbahaya.

Tapi, seorang pemberani yang jadi panutanku mengatakan...

"Hiduplah dengan berani, atau hidupmu tak akan berarti."

Kau tahu siapa pemberani itu?

Pahlawan pribadi kesukaanku, Helen Keller.

Helen Keller.

Permisi, Vanessa. Kurasa meja 16 membutuhkan knot bawang lagi.

Tuan dan Nyonya, boleh kuminta perhatian kalian?

Aku Cupid, Dewa Cinta.

Astaga!

Penembak! Ada Penembak!

Tiarap! Semuanya tiarap!

Tiarap!

Anderson!

Kau kenal orang mesum ini?

Dia pacarku.

Aku tak tahu kau punya pacar.

Anderson, bangun!

Kau bisa membuatmu terbunuh!

Vanessa, Aku...

Aku membuatkanmu puisi.

"Aku Cupid, dewa Cinta."

"Aku datang dari langit nan jauh..."

"Membawa semua cinta untuk semua orang..."

"Tapi, sekarang aku menemukan cinta untukku..."

Homo.

"Jadi, aku berlutut..."

"Untuk bertanya, Vanessa, maukah kau menikah denganku?"

Vanessa?

Astaga. Dia...

Nessy?

Hei, kau lapar?

Apa pernah kuceritakan bagaimana wanginya?

Apa?/ Seperti embun.

Dia sempurna./ Tak ada yang sempurna.

Dia sempurna./ Tak ada yang sempurna.

Baiklah, kau tahu kebanyakan orang memiliki lutut yang berkerut?

Lututnya sangat halus, seperti bola biliar.

Kau tahu aku menyebutnya apa?/ Apa?

Lutut bola biliar./ Kau tahu apa yang menyenangkan?

Tak membicarakan pacarmu yang sudah mati, mau?

Kadang, Aku masih melihatnya.

Disini?/ Lupakan saja.

Aku mau melupakannya, Anderson, Sungguh.

Tapi kau tak mau diam dan terus membicarakannya.

Dia sudah meninggal lebih lama dari kau mengenalnya. Lupakanlah.

Maaf, "Lupakan"?/ Ya.

Bagaimana kau melupakan kesempurnaan?

Lihatlah sekitar.

Mungkin ada kesempurnaan seseorang di sana.

Ini dia.

Jangan bicara begitu padanya./ Makan saja spagetinya!

Ini yang di katakan terapis itu.

Kita membuang banyak uang untuk terapi.

Aku tak percaya padamu.

Siapa yang menyuruh kemari? Bukan aku.

Maaf. Apa yang kau lakukan?

Apa salahku?

Puas? Aku melihat sekeliling.

Maksudku...

Jangan buang seluruh hidupmu karena kau membunuh pacarmu.

Tunangan./ Secara teknis, dia belum mengatakan "ya".

Jadi, entah apa kau akan dapat orang lain...

Yang bokongnya beraroma permen karet atau apapun...

Tapi, kau tak akan tahu sebelum kau mencobanya.

Begitu? Kau mau aku mencoba?

Sekali saja. Hanya itu.

Sekali. Aku mencoba, dan kau tak akan ikut campur urusanku lagi./ Aku janji.

Baiklah.

Baik, Ted. Aku akan mencoba.

Hei, apa kalian perlu sesuatu yang lain?

Ini yang kumaksud.

Kembali ke jalur.

Ada yang bisa kuambilkan lagi?

Maukah kau menikah denganku?

Maaf?

Maukah kau menikah denganku?

Stuart, kau menggelepur... Babi? Tiga Babi kecil?

Banjo? Dan Babi?

Pelepasan!

Ya, Tuhan! Seperti mesin./ Astaga.

Astaga. Cepat sekali./ Itu hebat.

Giliranku, dan ini yang bagus.

Jadi, kuharap kau memperhatikan baik-baik. Terutama kau, wanita cantik.

Berikan tangan kecil itu.

Bukankah dia manis?/ Hei, Aku benci itu.

Bukankah ini sudah terlalu larut?

Ada apa, Cinderella?

Kau tak akan berubah jadi labu, 'kan?

Apa aku harus menekan tombolmu?

Aku menekan tombolmu.

Sayang, lakukan saja tebak katanya. Aku harus bangun pagi besok.

Siap, Kapten. Baiklah.

Tunggu, Kita tak bisa melakukan ini...

Serangan datang.

Ini dia. Yang terakhir.

Empat Kata. Kata pertama./ Empat Kata. Kata pertama.

Aku.../ Shazam.

William! Lebih pendek. Willie. Will!

Will./ Will, Baiklah.

Kata kedua. Seperti..

Roket. Sepatu./ Sepatu.

Kau.

Empat kata.

Aku, Ini aku lagi.. Aku?/ Aku?

"Aku". Baiklah./ Mau kah kau menghampakanku?

Hei, hadiah wanita.

Baiklah, rasanya hambar, Stuart,

Demi Tuhan./ Maaf.

Baiklah, Maukah kau menembakku?

Tiga kata.

Jalan-jalan.

Menikah?/ Stuart, dia melamar.

Katie, maukah kau menikah denganku?

Ya! Ya! Dia bilang Ya!

Sayang?/ Katie!

Katie!

Katie!

Jujur, Katherine...

Kau tahu berapa memalukannya kejadian semalam bagi Ibu?

Aku tak menolaknya, Bu. Aku hanya bilang aku butuh waktu untuk berpikir.

Apa lagi yang harus dipikir?

Dia tampan. dan dia sangat tergila-gila padamu, Hanya Tuhan yang tahu kenapa.

Katakan saja padaku, apa maumu? Karena William sangat sempurna.

Yang pasti, dia dokter gigi yang sangat menarik.

Yang pernah Ibu lihat.

Dan dia sangat romantis.

Bu, Aku tahu dia sempurna. Aku hanya butuh waktu.

Mau kau bicara padanya, Stuart?

Bukannya mau sombong...

Tapi William mengingatkanku sewaktu aku muda.

Kau mendengarkan Ayahmu?

Dia bukan Ayahku.

Pria ini melakukan lebih banyak daripada yang Ayahmu lakukan...

Tuhan berkati jiwanya.

Ayah belum mati./ Dia mati bagiku, bajingan itu.

Jangan bicara soal Ayah seperti itu!/ Jangan naikkan nada bicaramu pada Ibu!

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left