The first 200 lines.
Kamis, 4 Oktober
Hari Libur Nasional
Ditutup untuk Hari Libur Nasional Kamis, 4 Oktober
Pinjaman Kebahagiaan
Uang Tunai Pinjaman Bulanan
Hantu yang tidak punya hari esok...
...akan berjalan kembali di jalurnya sendiri.
Lemari pakaian nenekku dulu di kamarku.
Pintunya hitam.
Jika dibuka, ada burung bangau yang terbang menembus awan.
Dan aku akan melihat nenek menuju suatu tempat.
Ya. Aku sedang jalan pulang. Bagaimana kabar ayah?
Apa kata dokter?
Tentu. Aku akan beli makanan lezat.
Ya. Aku tidak lelah. Tidak masalah.
Baiklah.
8 Oktober
Banyak rumah hancur.
Kurasa mereka sedang membangun apartemen studio.
Aku rasa begitu.
Di lingkunganku juga banyak apartemen studio.
Begitu.
Berapa banyak teman apartemenmu?
Tiga orang.
Kau tak ingin hidup sendiri?
Kami tak dekat. Kamar kami sendiri-sendiri.
Aku agak lelah tinggal bersama orang tuaku.
Jadi, aku berniat mencari pinjaman 10 tahun,...
...dan membeli apartemenku sendiri.
Kau tidak bosan dengan lingkungan ini?
Hye-jeong.
Ambil ini.
Apa itu?
Hadiah ulang tahunmu.
Bagaimana kau tahu?
Aku menyukaimu.
Kau tidak mengenalku.
Aku tidak tertarik berkencan atau menikah.
Aku selalu terlalu lelah seusai bekerja.
Aku pikir aku tidak akan hebat dalam hal-hal seperti itu.
Ya, aku sudah menampilkan barang dagangan...
...dan menyerahkan catatan penjualan hari ini.
Berisik sekali.
Kakak: Apa kau masih hidup?
Apa kau tak akan mengunjungi kami? Ada apa denganmu?
Setelah meninggalkan rumah,...
...aku memutuskan hubungan dengan keluargaku.
Aku tidak ingin bergantung pada siapa pun.
Aku bertekad untuk berhasil dengan usahaku sendiri.
9 Oktober
Keponakanku datang untuk hari libur nasional.
Ibu dan ayahku sangat menyukai anak-anak.
Mereka bahkan tidak menyadari aku ada di sana.
Aku ingin segera menikah dan punya anak.
Bukankah usiamu baru 25?
Terus?
Kau pikir hidupku akan berubah?
Aku tidak memiliki keahlian apa pun.
Aku akan melakukan hal yang sama untuk beberapa dekade mendatang.
Tidak ada yang menggairahkanku lagi, tidak ada yang kunantikan.
Aku rasa itu sebabnya aku ingin menikah dan punya anak.
Kalau kau?
Aku lebih suka sendirian.
Kenapa?
Bukankah itu membuatmu kesepian?
Lebih baik kesepian daripada..
Astaga, kenapa ada begitu banyak hari libur nasional bulan ini?
Kita seharusnya kerja saat liburan untuk dapat uang lebih.
Apa rencanamu dengan semua uang itu?
Uang bukan hanya untuk pengeluaran. Ini semua persiapan.
Pukul berapa sekarang?
Oh, sudah pukul satu. Kita harus pergi.
Kak Hye-jeong! Mari kita kembali.
Itu ide bagus. Tapi jangan dulu saat ini.
Tolong aku.
Tolong aku.
10 Oktober
Pengiriman?
- Apa kau mau ikut? - Kerja bagus, Sayang.
Wah, dingin sekali.
Kami memberi perlindungan kepada wanita yang pulang malam
Aku pulang terlambat, karena ada urusan di luar.
Aku memasuki gang...
...ketika kulihat lampu kamar Hye-jeong berkedap-kedip.
Dia biasanya tidak membiarkan lampu menyala.
Jadi, kupikir dia mungkin tertidur.
Aku baru mau mematikan lampunya..
Jam berapa itu?
Sekitar jam tiga pagi?
Ya, sekitar jam tiga atau 2:30 pagi?
Apakah ada sesuatu yang tidak biasa ketika kau masuk rumah?
Apa ada suara?
Sesuatu yang tidak biasa?
Bahkan sesuatu yang kecil dapat membantu.
Ji-yeon, apa kau ingat sesuatu?
Nona Yoo Ji-yeon?
Bawa dia ke kantor polisi.
Tidak ada tanda-tanda masuk secara paksa ke kamar Kang Hye-jeong.
Tersangka pasti menggunakan pintu untuk keluar-masuk.
Menurut pernyataan Cha Mi-suk,...
...korban tidak membawa pulang keluarga atau teman.
Untungnya, tersangka tidak membersihkan TKP.
Detektif, metode tersangka mirip kasus pembunuhan Jeon Gwang-sik.
Mungkin tersangka orang yang sama.
Kenapa aku lambat sekali menyadarinya?
Bagaimana dengan Kang Hye-jeong?
Dia sekarang di RS Hwa-pyung, masih belum sadar.
Aku pikir aku benar-benar sudah mati.
9 Oktober
Aku ingin membayar ini.
Pak.
Permisi.
Tolong aku.
Tolong aku!
Mi-suk?
Mi-suk, bisa buka pintu?
Ji-yeon, kau ada di dalam?
Ji-yeon.
Ji-yeon.
Ji-yeon, bangun.
Ji-yeon!
Ji-yeon, mohon bangun sebentar. Kumohon.
Sebelum membuka mataku,...
...aku bisa melihat diriku berbaring di ranjang rumah sakit.
8 Oktober
Peluang bangun dari koma turun setelah dua minggu.
Aku yakin Jun-ho berusaha keras untuk bangun.
Bangun segera, Kim Jun-ho.
Akankah ada orang di sisiku?
Sial.
Ayah, kapan Ayah pulang?
Hei.
Banyak rumah hancur.
Kurasa mereka sedang membangun apartemen studio.
Aku rasa begitu.
- Berapa banyak teman apartemenmu? - Tiga orang.
Aku menyukaimu.
Kau tidak mengenalku.
Aku tidak tertarik berkencan atau menikah.
Aku selalu terlalu lelah seusai bekerja.
Aku pikir aku tidak akan hebat dalam hal-hal seperti itu.
Apakah itu alasanmu menolakku?
Aku tidak pandai bicara.
Tidak punya ambisi. Tidak akur dengan orang lain.
Menjalin hubungan romantis tidak cocok untukku.
Kau tidak perlu mengantarku pulang lagi.
Min-sung.
Apa kau dengar aku?
Kau tak bisa mendengarku?
Min-sung.
Tolong aku..
Min-sung!
Tolong aku..
Berhenti berkeliaran.
Kau akan membangunkan yang lain. Jangan bersuara.
Aku ingin berteriak dan lari..
Berlarian seperti anjing.
Sadarkah tingkahmu aneh?
Aku merasa sesak.
Aku bahkan tak sadar berapa lama waktu telah berlalu.
Biarkan aku tidur.
Kak.
Aku sangat menyedihkan.
Ada banyak hal dalam hidup yang belum kulakukan.
Bagaimana jika aku mati besok?
Apa kau masih akan mengabaikanku?
Hidup sesukamu saja. Hanya itu yang kau lakukan.
Aku tidak tahan lagi.
Aku akan keluar dari tempat ini.
Aku akan melarikan diri.. Melarikan diri..
7 Oktober.
Ji-yeon.
Apa kau ada di dalam?
Ji-yeon.
Hei, Ji-yeon.
Apa kau masih bekerja?
Bagaimana dengan makan malam?
Kau harus makan. Kita bekerja untuk hidup.
Aku sudah tanya kantorku, tapi ditolak.
Apa kau tahu,...
...saudarimu berutang sekitar 70 ribu dolar.
Dengan kredit semacam itu,...
...tidak akan ada agen yang mengirimnya ke luar negeri.
Maaf. Aku benar-benar ingin membantu.
Mi-suk Agen Pekerjaan Global
Kartu Identitas Nasional Kang Hye-jeong
Resume Yoo Hyo-yeon
Formulir Persetujuan Pengambilan Organ: Yoo Hyo-yeon
Jeon Gwang-sik.
Aku tidak akan mati. Aku akan bertahan.
Jeon Gwang-sik, Yoo Hyo-yeon
Jeon Gwang-sik, Yoo Hyo-yeon.
Detektif, metode tersangka mirip kasus pembunuhan Jeon Gwang-sik.
Mungkin tersangka orang yang sama.
Jeon Gwang-sik.
Jeon Gwang-sik sudah meninggal.
Ini tentang kematian Jeon Gwang-sik.
Tunggu di sini.
Kenapa kau keluar saat cuaca dingin?
Autopsinya berjalan lancar.
No comments yet. Be the first to leave one.