The first 149 lines.
Sebelumnya di
Space Brothers
Mutta sang kakak terkena sial.
Adiknya, Hibito, sudah menjadi moonwalker Jepang pertama.
Mutta sang kakak berusaha menjadi astronaut, dan menepati janjinya kepada Bibi Sharon
untuk membuat teleskop di bulan.
Mutta berhasil pada babak pertama, tapi dia terus saja dapat masalah.
Saat ujian tertulis, nilainya paling rendah.
Alhasil, dia harus dapat instruktur terbang yang gila.
Sebelum dia mampu mengembangkan buggy bulan, dia tak bisa ikut pelatihan untuk misi bulan.
Tapi sekarang, akhirnya Mutta sudah selangkah lebih dekat dengan bulan.
Kenapa Hibichov harus pulang?
Dia masih direhabilitasi.
Safety Supervisor itu posisi untuk astronaut yang pensiun, 'kan?
Aku akan pulang besok.
Aku sudah minta berkali-kali, tapi mereka tak mengabulkannya.
Jadi kau harus tahan dan fokus supaya bisa ditugaskan kembali.
Ivan benar.
Aku harus menyembuhkan penyakit panik ini sendirian.
Dah, ya! Yeee!
Ya! Dah, ya, Olga!
Kalau penyakit panik ini sudah hilang,
aku bisa kembali sendiri ke Rusia.
Aku akan menemuimu lagi nanti,
Olga.
Selesai!
Ya, gampangnya.
Prototipe pertama selesai!
Yee! Berhasil!
Luar biasa!
Good job!
Tn. Nanba.
Kenapa?
Duduk saja di mana kalian mau.
Akan kumulai saat sudah kumpul semua.
Ini rapat soal apa?
Entah.
Hari ini hari terakhir kau bekerja di sini.
Ikutlah denganku. Saatnya kita mulai.
Hah?
Mulai apanya?
Sudah saatnya kau
pergi ke bulan.
A-Apa aku boleh memulainya?
Lamunan yang memberiku karangan bunga
membuatku goyah dalam kesedihan yang dalam
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
Ku berdiri di puncak dunia yang baru
Apakah ku bisa menangkap apa saja yang jatuh dari keajaiban yang baru ini?
Semuanya belum sampai di sini lagi
Hari-hari yang kuhabiskan untuk tumbuh jauh darimu
Masih panjang jalan yang harus ditempuh sebelum tidur dalam damai
Bisa kulihat sinar harapan yang redup itu
bercampur dalam darahmu di suatu hari dan belum melepasmu
Hanya itu
Tubuhku tumbuh semakin cepat hari ke hari
Hatiku pun menumpahkan air mata karena tak kuat menahannya
Tapi ku kehilangan sesuatu saat dewasa
Tidurku yang tak lama
Bisa kulihat sinar harapan yang redup itu
bercampur dalam darahmu, jadi takkan pernah kubiarkan kau pergi
Hanya itu
Tubuhku berdiri di puncak pentas yang takkan lari meski terguyur hujan
Membuatku langsung berlari, jadi selamat tinggal
Tidurku di tengah malam
#80 Rahasia
#80 Rahasia
Aku...
Aku akan ke bulan.
Akhirnya.
Aku bisa pergi ke bulan!
Ada apa, Mutta?
Barusan sedang apa?
Mungkin saja punggungnya kram.
Nah, ayo kita pergi.
Ah, tunggu dulu sebentar.
Aku mau pamitan dulu dengan mereka.
Kalau begitu, berarti kau keluar, ya, Mutta?
Tiba-tiba sekali.
Maaf, semuanya.
Tapi berkat kalian, semua ini bisa terjadi.
Terima kasih, ya.
Kami juga.
Padahal kita baru selesai membuat prototipe sistem navigasi depannya.
Sayang sekali.
Aku yakin kalian bisa membuatnya!
Kami sudah belajar banyak darimu.
Terima kasih.
Sedihnya. Sedih sekali.
Tapi, selamat.
Jangan lupa, minta para bos itu mengirim perempuan ke sini, ya.
Sip!
Kalau begitu, aku pergi dulu, semuanya!
Ya, berjuanglah!
Sebenarnya kau mau ke mana?
Ke bulan!
Tolong cepatlah.
Ah, maaf.
Ayo pergi.
Aku benar-benar lupa. Dia itu astronaut, ya?
Aku juga lupa.
Orientasinya akan segera dimulai.
Dua belas astronaut, termasuk kau, Larry, dan aku, akan ikut dalam pelatihan ini.
Pe-Pelatihan seperti apa?
Kalau kuberi tahu kalau tempat pelatihan ini akan diadakan
di tempat yang paling mirip dengan bulan, kau pasti tak bisa istirahat.
Ya-Yang benar?
Itu berarti...
Gila!
Aku berhasil, Hibito.
Sementara kau membeku di Rusia sambil latihan di dalam Soyuz.
Aku akan mulai ikut pelatihan NEEMO!
Mu!
Wah, Kenji!
Wah, Nitta juga?
Cepat duduklah. Kami sudah menunggu.
Ah, ya, Pimpinan Butler.
Di antara kami tak apa-apa, kok!
Hmm? Apa maksudmu?
Baiklah.
Aku akan menjelaskan pelatihan baru yang akan kalian ikuti.
Mulai besok, kalian akan ikut pelatihan NEEMO selama dua minggu.
Kalian akan tinggal di lingkungan simulasi bulan,
dua puluh meter di bawah laut.
Pelatihan ini membutuhkan kewaspadaan, seolah kalian benar-benar dalam bahaya.
Siapkan diri kalian sebelum mengikutinya.
Sebelum mereka boleh ikut NEEMO,
para astronaut harus menunjukkan kemampuan berenang dalam tahapan-tahapan tertentu.
Ada tiga ujiannya.
Ujian pertama, berenang 400 meter dalam 12 menit.
Selama bisa tepat waktu, kami boleh memakai gaya apa saja.
Orang ini atlet renang, ya?
Sialan!
Si Nitta malah sok pamer!
Tapi, andai aku bisa gaya kupu-kupu.
Kalau aku coba, nanti aku malah tenggelam.
Enaknya.
Ujian kedua adalah mengambang di air selama 10 menit.
Tetapi, kami hanya boleh mengapung saja,
jadi itu tak masalah.
Aduh, kaki kananku kram.
Ayo tahan, kaki kananku!
Dan ujian ketiga adalah
berenang sejauh 25 meter di dalam air.
Aduh. Hampir saja aku pingsan!
Hoi, jangan!
Dua hari lagi NEEMO dimulai.
Aku jadi tak sabar.
No comments yet. Be the first to leave one.