The first 200 lines.
Hei, Eumeas. / Apa?
Mereka minta lebih yang seperti itu, yang kecil.
Jika kau habiskan yang muda sekarang, apa yang tersisa untuk tahun depan?
Kita akan pergi tahun depan.
Ratu akan memilih raja baru.
Kau bisa kelaparan sendiri.
Lihat yang datang.
Lihat, pangeran.
Tuan datang!
Tuan kita!
Kemari dan bergabunglah dengan kami, pangeran!
Pangeran kita.
Sudah menemukan ayahmu?
Telemachus. / Beri yang mereka inginkan.
Nak, beritahu ibumu kain kafan yang dia tenun untuk putranya.
Jika kami harus menunggu lagi, aku yang akan bungkus tubuhmu.
Kau masih mengira dia akan menikah denganmu?
Menurutmu apa yang dia lakukan di malam hari?
Dia menginginkan yang diinginkan setiap wanita.
Dia tidak akan mempermalukan dirinya.
Kugorok kau, bocah bajingan.
Jangan ganggu dia!
Tunggu!
Kenapa tidak menyuruh Ibumu memilihku saja?
Aku akan menyingkirkan mereka.
Buat pulau ini berjalan kembali.
Aku akan memperlakukanmu adil.
Kau pikir lebih baik dari mereka?
Bocah malang.
Kalau bukan karenaku, kau sudah lama mati.
Aku bisa berubah pikiran.
Kenapa kau tidak memilih?
Kenapa dia tidak memilih?
Pulau ini sedang sekarat.
Menikahlah dengan salah satu dari mereka.
Siapa saja! Lalu sisanya akan pergi.
Ibumu tidak akan pernah menikah dengan pria lain.
Dia tidak akan pernah menodai kehormatan pulau ini dan nama ayahmu.
Ayahku sudah meninggal!
Kita tidak bisa lagi hidup bersama orang-orang biadab itu.
Yang mana?
Orang biadab mana harus kuangkat sebagai ayahmu?
Pasti ada satu yang kau sukai.
Aku akan memilih saat aku kain kafan kakekmu beres.
Kau menenun berbulan-bulan.
Dan apa gunanya itu baginya?
Kemari untuk menikahi ratu?
Kurasa pesertanya sudah cukup.
Tidak ada yang bisa bertahan dalam cuaca seperti itu.
Lepaskan dia!
Tinggal.
Bagaimana dengan wajahnya?
Itu akan sembuh.
Mau makan?
Di mana aku?
Kau tidak tahu?
Pulau Ithaca.
Bawa aku. Tolong aku.
Keluar.
Makan ini.
Eumeas.
Kenapa menerima orang asing?
Merisikokan amarah mereka?
Karena mereka belum menjadikan kita binatang.
Pasar?
Tidak ada pasar lagi.
Apapun yang berkaki empat akan masuk ke istana.
Rajamu serakah.
Tidak ada raja.
Dia berlayar ke Troy bertahun-tahun yang lalu.
Membawa orang-orang terbaik bersamanya.
Tak satu pun yang pulang.
Siapa yang kau layani sekarang?
Ratu Penelope dan putranya.
Tidak ada pria di sisinya?
Sepanjang tahun mereka datang dari jarak bermil-mil, menunggu dia memilih.
Sungguh?
Dia kuat.
Membuat mereka menunggu
sampai suaminya kembali.
Tempat ini luas
untuk dijunjung.
Makan itu.
Aku ingin membawamu kembali ke istana, Kakek.
Istana?
Ya. Ibu ada di sana sendirian bersama pria-pria itu.
Yang membuatmu takut.
Batu.
Sangat cantik.
Jadi, perlukah?
Apa aku perlu pergi dan mencoba mencari ayahku?
Mencari tahu apa dia sudah mati.
Aku perlu tahu.
Aku bisa berlayar ke daratan besok.
Para nelayan akan membawaku.
Ayah?
Kau kehilangan ayahmu?
Anak malang.
Hei! Manusia babi!
Di mana gadis itu? / Aku tidak tahu.
Di mana dia bersembunyi?
Aku tidak tahu.
Dia tidak mungkin pergi jauh.
Jika bukan gadis itu, maka kau.
Aku menempuh perjalanan jauh. Aku tidak akan kembali tanpanya.
Aku tidak akan mendapatkan ratu.
Tapi aku akan mendapatkan yang kubisa.
Aku akan mengambil.
Aku akan meninggalkan bekas lukaku di pulau ini.
Jadi mereka berlayar, pangeran dan raja
dari pulau terkecil hingga kota terbesar untuk menepati janji yang telah dibuat.
10 tahun panjang para pahlawan berjuang dan menutupi nama mereka dalam kemuliaan.
10 tahun panjang tapi tidak ada pihak bisa mengklaim kemenangan.
Lalu keluar dari hutan Asia, melalui tembok besar Troy,
Odysseus membangun kuda besar itu.
Mereka bilang itu cuma menara untuk membawa mereka melewati tembok.
Menara? Di mana kau dengar itu?
Orang suka cerita.
Kami membakar seluruh hutan untuk menghindari musim dingin.
Epeius membangunnya dengan kayu dari kapal orang mati kami.
Kau di sana?
Kau melihat Troy terbakar?
Ya.
Raja kita Odysseus ada di sana.
Yang paling cerdas dari semua pahlawan.
Karena dialah kita menang.
Bukannya itu benar?
Beritahu mereka.
Pahlawan.
Odysseus saat itu...
Dia berpikir.
Trik.
Sesuatu untuk membuat prajurit melewati gerbang.
Rencana.
Masuk.
Tutup gerbang di belakang kami.
Terkunci bersama mereka.
Jagal mereka di jalanan.
Berapa tinggi dia?
Tidak tinggi.
Lanjutkan.
Dia menyamar jadi pengemis.
Orang miskin.
Merangkak ke kota dimalam hari.
Menghitung para prajurit. Mendengar rumor.
Melihat penderitaan.
Pasarnya kosong.
Orang butuh makanan, pakaian...
...perdamaian.
Seluruh kota menginginkannya.
Batu-batu itu diinginkan.
Tapi harta karunnya... / Lalu dihari kedua dia melihat Helen.
Para pengemis harusnya tetap antri.
Tapi dia melangkah keluar.
Mengulurkan tangannya.
Dia menatap lurus ke arahnya.
Meletakkan koin di tangannya.
Pengawalnya sudah siap.
Dan saat itu dia memikirkannya.
Kuda kayu.
Kuda kayu yang bagus.
Mereka akan membuka gerbang dan menyeretnya ke dalam.
Dan di pagi hari, itu akan memuntahkan prajurit.
Kota akan mati.
Kami membalas dendam selama bertahun-tahun jauh dari rumah.
Untuk semua orang mati kami.
Dinginnya. Rasa lapar.
Dan Troy milik kita.
Tapi kota ini tidak akan pernah bisa dimenangkan,
cuma dihancurkan.
Kami membakarnya hingga rata tanah kemudian kami
menenggelamkan api dalam darah.
Katanya setiap perang akan seperti itu.
Sampai waktu habis.
Yang mati dari Troy, hantu mereka datang menonton.
Dan rajaku?
Pelaut bilang dia sudah dekat.
Di mana?
Jika dia belum mati, kenapa dia tidak kembali mengambil miliknya?
Apa dia tidak peduli dengan yang terjadi pada rakyatnya?
Dia mengubah pulau ini menjadi kuburan.
Dia membawa kejayaan bagi tanah kita. / Kejayaan?
Menurutmu itu yang beri makan para janda kita?
Bukannya mereka lebih suka orang-orangnya kembali?
Tanya ibuku.
Percayalah.
Dia akan kembali dan membantai para bajingan itu dan pulau ini akan hidup lagi.
Meski dia berenang jauh dari Troy, dia pasti sudah kembali ke sana bertahun-tahun lalu.
Tidak.
Dia di dasar laut.
Dan mungkin itu lebih baik baginya.
Si Ayah masih hidup?
Raja Tua?
Ya.
Tapi gila karena kesedihan.
Dan bocah itu?
Dia bukan bocah. Dia laki-laki dewasa sekarang.
Sedikit kerdil. Pengecut.
Pengecut lari.
Apa yang bisa dia lakukan sendiri?
No comments yet. Be the first to leave one.