The Fable

The Fable (ザ・ファブル)

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

The Fable- Season 1 Episode 10
A Commentary by HulkIdjo

Tags

webdl
Published on: 2025-02-19
Downloads: 41
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 170 lines.

The Fable

Hantu Balkon

Baiklah, kau bisa pergi ke mobil.

Sudah berapa lama kau menggeluti bisnis ini?

Dua tahun lebih sedikit.

Benarkah? Aku sudah melakukan ini selama sepuluh tahun.

Lama tak bertemu, Pak Sunagawa.

Ya. Sudah tiga tahun.

Kulihat kau masih mengemudi sendiri.

Kurasa kau tak memercayai siapa pun, ya?

Aku tak membicarakan masalah pribadi. Mari bicarakan bisnis.

Ini foto dan namanya. Kau akan mengeliminasi dua orang.

Dua?

Aku ingin kau menyingkirkan pria itu dahulu.

Aku akan menemuinya di pabrik besi yang kupegang sebagai jaminan utang.

Selagi kami bicara dengan tenang, lepaskan tembakan bersih

dan pastikan kau membunuhnya.

Aku tidak akan gagal.

Siapa yang satunya?

Aku juga lebih suka tak membicarakan masalah pribadi.

Aromanya harum.

Ini luar biasa.

Tapi ini bukan saatnya untuk ini.

Di sana. Kamera tersembunyi di sini ternyata sulit ditemukan.

Kamera dengan sistem pendeteksi kehadiran manusia ini mahal.

Aku juga tak boleh lupa mengganti kartu memorinya.

Aku selalu mengawasimu.

Malam ini juga sama, Misaki.

Andai kau bisa bicara.

Andai kita bisa minum bersama.

Andai kau bisa membuatku tertawa terbahak-bahak.

Maksudku, aku tak punya kegiatan.

Permisi.

Tak dikunci.

Yoko.

Misaki!

Aku membelikan ini karena telah diizinkan menginap.

Benarkah? Silakan masuk.

Kau tak bekerja hari ini?

Aku tiba-tiba libur.

Benarkah?

Lagi pula, kau bekerja terlalu keras, jadi, liburlah sesekali.

Kudengar dari Sato kau suka minuman keras.

Aku sangat menyukainya!

Sudahlah. Duduklah.

Terima kasih.

Apa? Suara apa itu?

Apa? Sudah berhenti.

Mesinnya mati.

Orang Asing Ini Misaki. Ayo minum.

"Dibaca", tapi tidak ada respons?

Tak apa-apa. Kau tak perlu memintanya naik.

Dia mengabaikan adiknya yang sedang bosan.

Aku kesal melihatnya tak berperasaan.

Tapi dia memang seperti itu, bukan?

Aku senang dia bersenang-senang.

- Berhenti, Yoko. - Ayolah. Tertawalah untukku lagi.

Sial! Dia membaca, tapi tak merespons lagi!

Aku sangat kesal.

Ini tak terlalu cepat.

Tapi bagaimana mengatakannya, ya?

Aku akan memberimu mobil ini. Ini bukti keseriusanku!

Ini seperti mengendarai makhluk hidup.

Kurasa aku suka mobil ini.

Kudengar kau melakukan banyak pekerjaan, Misaki.

Ya.

Kau pasti punya impian besar.

Mungkin sudah waktunya aku mulai mencari pekerjaan juga.

Yoko, sampai sekarang, pekerjaan apa yang kau lakukan?

Pekerjaan apa?

Itu bukan pekerjaan yang bisa kupamerkan.

Aku melakukannya bukan karena menyukainya.

Tanpa kusadari, itu menjadi pekerjaanku.

Tapi bisa dibilang aku cocok untuk itu.

Jadi, pekerjaan macam apa itu?

Jenis pekerjaan yang sulit secara fisik.

Sulit membahasnya dengan orang-orang, tapi bayarannya bagus.

Maksudmu, itu...

Kenyataannya, hidup tak selalu indah.

Ada apa, Misaki? Kau kesulitan dengan pekerjaanmu?

Tidak... Sebenarnya, ya.

Terkadang, kau tak boleh terlalu serius memikirkan sesuatu.

Hidup tak bertahan selamanya.

Perkataan itu cukup dalam.

Benarkah? Menurutmu begitu?

Tapi sebenarnya bukan aku yang kesulitan secara fisik.

Aku suka minum

Aku sangat mabuk.

Jika minum sendirian, aku minum terlalu banyak.

Seharusnya aku mengajak Sato.

Maaf sudah menabrakmu.

Apa?

Astaga. Ini gawat.

Aku sudah melewati batasku.

Lagi-lagi kotak...

Hei, siapa di antara kalian...

- Sial! Dia terkapar. - Apa?

Ayo!

Kurasa kita keterlaluan.

Saat kau masuk, pastikan revolverku masih ada.

Aku tidak bisa membiarkan Kojima memilikinya.

Jika tampaknya Kojima belum menemukannya, simpanlah untuk sementara.

Selain itu,

enam kamera yang kau singkirkan,

aku ingin kau memasangnya untuk memonitor rumahku.

Kau hanya punya dua wanita panggilan?

Maaf.

Ada tiga wanita lain yang butuh waktu tambahan.

Aku akan menelepon mereka lagi besok.

Wanita seperti mereka punya harga diri yang aneh.

Pria menginginkan pujian, tapi wanita ingin dipahami.

Manfaatkan kebutuhan emosional itu dengan baik.

Ayo minum bir.

Baiklah.

Aniki, ini...

Ada apa?

Aniki.

Pak Sunagawa menelepon.

Si botak itu? Jawablah.

Baik, Pak.

Halo? Ini Takahashi.

Baiklah.

Sial, dingin sekali.

Telepon kuambil alih. Ini Kojima.

Aku sudah cukup lama menonton, tapi tidak ada yang istimewa.

Kurasa itu bukan titik yang bagus.

Manajer tempat kerjaku diserang dan terluka.

Apa dia bertengkar?

Kau bercanda?

Kalau begitu, kau menyuruh orang lain.

Aku tidak akan pernah menjadi wanita panggilan meski kau mengancamku.

Tidak akan!

Apa? Wanita panggilan?

Tunggu! Apa? Ada apa ini?

Panggilan Masuk

Ini Rumah Sakit Kota Taihei.

Apa?

Ada mantan model bikini yang bekerja untuk kami.

Jika kau mau, aku juga akan menyuruhnya bekerja di kelab hostesmu, Pak Sunagawa.

Tentu saja, dia akan bekerja maksimal. Dia akan melakukan apa pun.

Namanya?

Untuk saat ini, mari panggil dia Misaki.

Akan kuberi tahu lebih banyak nanti.

Ya, aku mengerti, Sunagawa Aniki.

Beri aku dua hari lagi. Baiklah.

Si botak sialan ini mendesakku.

Silakan.

Apa dua hari cukup?

Jangan bodoh, dungu!

Lihat saja caraku bekerja.

Selamat pagi.

Di mana Presdir?

Dia tidak ada di sini.

Selamat pagi, Sato.

Selamat pagi.

Semalam, aku menginap di rumah adikmu lagi.

Aku pengar.

Selamat pagi, Kainuma.

Apa? Di mana Presdir?

Dia tidak ada di sini. Dia dibawa ke rumah sakit semalam.

Seorang pejalan kaki menemukannya terbaring di jalan dan memanggil ambulans.

Dia mungkin dipukuli oleh penyerang acak.

Sepertinya dia hanya menderita beberapa memar,

tapi mereka akan melakukan pindai CT dan memulangkannya besok.

Misaki,

apa kau terlibat masalah dengan orang berbahaya?

Kenapa kau berpikir begitu?

Karena hal yang sama terjadi kepada rekannya di pekerjaannya yang lain.

Siapa yang memberitahumu?

Terkadang aku pergi ke bar itu.

More Indonesian subtitles for The Fable

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left