The first 200 lines.
Darah Dingin
Darah Dingin
Pemburu
Tangan Besi
The Four (Shao Nian Si Da Ming Bu)
di nyanyikan oleh Zhang Han 张翰
THE FOUR - (Shao Nian Si Da Ming Bu)
Episode 6
Subtitle diterjemahkan oleh team The Deputies@viki
Itu benar-benar sangat memalukan.
Tapi aku lihat kamu kelihatannya bahagia.
Setiap hari di kantor deputi Ilahi selalu berarti kebahagiaan.
Kenapa begitu?
Sebelum datang ke ibu kota, aku tinggal bersama paman dan bibi.
Orang tuaku sudah meninggal begitu dini. Bibi tidak memperlakukan aku dengan baik.
Tampa alasan hanya selalu memaki aku.
Mengapa dia begitu ke kamu?
Dia terutama menginginkan ke-dua rumah yang diwariskan oleh orang tuaku.
Maka dari itu, dia ingin menendang aku keluar.
Aku tidak tahan lagi, jadi aku pergi sendiri serta datang ke ibu kota ini.
Aku dengar orang di kantor deputi Ilahi sangat baik kepadapelayan.
Aku sudah tinggal di tempat lainya untuk bekerja setengah tahun.
Begitu ada kesempatan, aku langsung ke kantor deputi Ilahi untuk menjadi pelayan.
Aku sakit perut, aku harus pergi.
Baik, pergilah.
Subtitle diterjemahkan oleh team The Deputies@viki
Ye Er, kamu sudah balik.
Aku sudah memikirkan masalah dengan bibimu.
Kita bisa pergi ke kantor pengaduan dan menuntut dia.
Bibiku? Benar, bibimu.
Ada apa dengan kamu?
Aku baik-baik saja.
Tidak ada apa-apa?
Aku memiliki mata emasnya Buddah.
Tidak ada yang dapat melewati pandangan mata Buddahku.
Kenapa?
Tiad apa-apa.
Sudah petang, mari kita balik.
Balik? Bukannya kita masih ingin beli bahan?
Lain waktu.
Aku masih merasa tidak enak badan.
Baiklah kalau begitu, mari kita balik.
Ye Er.
Barangmu.
Lihat, ingatanku tuh.
Mari pergi.
Apa perutmu masih sakit?
Tidak. Sudah baikan sekarang.
Tunggu. Nona Ye Er, kenapa orang di sampingmu tidak di kenal?
Dia deputi kita.
Akuntan.
Oh dia Akuntan. Akuntan.
Kita sudah tiga tahun di kantor deputi ini
serta belum pernah melihatmu sebelumnya. Di mana lencanamu?
Lencana? Aku punya lencana.
Di mana tanda jalanku?
Kenapa itu bisa hilang?
Aneh. Lencanaku barusan saja masih di sini.
Betapa beraninya kamu tiba-tiba menyamar sebagai salah satu deputi dari kantor deputi Ilahi.
Katakan mengapa kau ingin menyelundup kemari!
Bukan, aku benar-benar memiliki lencana.
Kumismu.
Berdasarkan penampilanmu yang licik, kamu pasti merencanakan sesuatu.
Penjaga kemari! Tangkap dia! Siap!
Bukan bukan bukan. Jangan tangkap aku.
Apa yang salah? Apa yang sedang terjadi di sini?
Kita menemukan seseorang yang berusaha menyamar menjadi seorang deputi.
Kamu berani meninggalkan kantor deputi Ilahi tanpa ijin?
Aku kan sudah datang kembali! Masuk!
Tuan Leng, ini adalah...
Dia adalah orangku.
Maaf, hari ini karena Ye Er merasa tidak enak hati,
maka aku keluar sebentar dengannya.
Aku merasa sepertinya kamulah orangnya yang sedang merasa tidak enak hati.
Baik baik. Itu aku yang merasa tidak enak hati.
Apa cukup begitu? Boleh sekarang aku pergi?
Biar aku katakan padamu, jika kamu berani meninggalkan kantor deputi Ilahi lagi,
hati-hati, aku akan bunuh kamu.
Aku tahu! Aku tidak akan melibatkanmu mulai dari sekarang.
Sangat jahat.
Berhenti di sana.
Ada apa lagi sekarang?
Datang dari mana kamu barusan?
Apa aku harus melaporkannya kepada kamu, dari mana aku datang?
Apa yang membuat dia tidak puas?
Komandan kejam,
Aku benar-benar minta maaf untuk hari ini. Aku hampir saja melibatkanmu.
Kamu tidak usah memanggilku komandan. Hanya "kejam" cukup baik.
Aku sudah mendengar mengenai kejadian hari ini.
Nona Li Mo, Darah Dingin mungkin kadang kasar,
tapi dia benar-benar berhati baik dan orang yang enak ditemani. Anda akan mengenal dia sedikit demi sedikit.
Aku mengerti, apa yang terjadi hari ini adalah salahku.
Tapi jangan kuatir. Aku tidak akan menyelundup keluar lagi!
Itu tidakperlu. Jika anda benar ingin keluar,
hanya beri tahukan aku saja, dan aku akan mengirim orang untuk melindungimu.
Anda berar sangat baik. Meskipun nama anda si Kejam,
tapi aku pikir anda adalah orang yang penuh dengan belas kasih.
Tidak seperti seseorang...yang namanya tepat seperti sifatnya, Darah Dingin!
Menjadi orang tidak berperasaan,
berarti kamu tidak akan terlukakan.
Seorang yang dipenuhi oleh cinta akan di sakiti orang yang tidak memiliki cinta.
Kenapa tidak hanya memotong semua perasaan?
Subtitle diterjemahkan oleh team The Deputies@viki
Subtitle diterjemahkan oleh team The Deputies@viki
Benar-benar aneh.
Kenapa aku tidak dapat menemukan tanda jalanku?
Apa yang sedang kau lihat?
Tidak ada.
Orang yang dipanggil Darah Dingin itu, kenapa dia begitu jahat kepada kamu?
Lupakanlah. Aku hanya tidak beruntung belaka.
Aku sudah cerita kepadamu hari ini.
Aku sudah kehilangan kepercayaanku kepada manusia.
Akhirnya ketika aku berada di dalam bahaya, si Darah Dinginlah yang telah menolongku.
Meski dia telah menolongmu, dia tidak dapat memperlakukan kamu seperti itu.
Lupakan saja itu.
Kenapa kamu belum juga tukar baju?
Jangan berdiri saja di situ! Capatan!
Kalau tidak Chun Ping akan memakimu lagi.
Apa penyakit perutmu pindah ke kepalamu?
Ini bajumu.
Tolong aku! Ada orang di situ?
Tempat apa ini?
Tolong! Tolong! Ada orang di situ?
Ada orang di situ?
Darah Dingin.
Apa Li Mo telah memberi kamu kesulitan?
Tidak ada masalah.
Hanya bahwa dia pergi ke sana ke sini dan kemana-mana.
Bagaimana jika suatu hari terjadi sesuatu, dan sri baginda mengetahuinya?
Yang kena mendapatkan kesulitan tidaklah hanya kita sendiri.
Paman dan yang lainnya di kantor deputi Ilahi juga,
akan terlibat semuanya.
Darah Dingin, jangan berpikir terlalu jauh. Semua orang memiliki nasibnya sendiri.
Tapi Li Mo,
sia tidak bersedia pasrah pada nasibnya. Dia malahan lebih suka bertarung melawan takdir.
Aku sangat mengaguminya di dalam bidang ini. Kadang,
meskipun kita tidak dapat melakukan hal semacam itu.
Itu benar kita tidak bisa berbuat seperti itu.
Karena kita adalah seorang deputi.
Kita memiliki begitu banyak tanggung jawab.
Ah.
Benar. Jika di masa depan engkau melihatnya,
bisakah engkau meredam sedikit temperamenmu?
Jika engkau menakuti dia, maka itu akan merusak tujuan kita yang terutama bermaksud menolong dia.
Jangan kuatir.
Aku tidak akan membuat kesulitan kepadanya.
Tapi kau harus mengingatkan dia.
Jangan membiarkan dia berbuat masalah lagi.
Mari pergi.
Mari pergi.
Paman, aku menemukan, bahwa semua mayat di rumah guru kerajaan
semuanya memiliki tanda gigitan binatang.
Juga si pembantai malam anggota ke-empat penjahat besar sudah mati.
Kelelawarnya si pembantai malam tidak dapat menyakiti orang lagi.
Masalah ini benar aneh.
Bekas gigitan binatang?
Benar. Aku juga telah menemukan di tubuh guru kerajaan
ada bau binatang.
Hanya sepertinya seseorang sengaja menggunakan minyak wangi rempah-rempah dari daerah barat
untuk menyembunyikan bau itu.
Minyak wangi rempah-rempah untuk menutupi bau. Maka pasti itu kerjaan si pelaku setelah membunuh.
Orang itu masih bisa tenang setelah melakukan tindakan kejahatan sehingga dia bisa mengatur adegan kejahatan.
Mereka pasti bukan orang biasa rata-rata.
Meski ke-empat penjahat besar kejam,
mereka bertindak terburu-buru, dan sering kali meninggalkan banyak kelemahan terbuka.
Meski kejadian di mana para pegawai tersebut dibunuh berantakan,
tapi tidak ada segi kelemahannya.
Satu-satunya kunci
adalah bau itu.
Binatang terbang ini atau atau hewan buas adalah mahkluk yang alami.
Mereka biasanya tidak terikat oleh kendalian manusia. Pembantai malam membuat kelelawar sangat beracun itu sangat kelaparan.
Jadi jika mereka dilepas, mereka akan haus darah.
Anehnya adalah bahwa pintu gerbang istananya guru kerajaan di jaga sangat ketat.
Menurut logika, begitu angin bertiup serta rumput bergerak,
itu seharusnya akan ada jejak di tempat pertarungan.
Tapi ini terjadi ketika tidak ada orang yang siap akan situasi tersebut.
Efek dari sebua serangan rahasia.
Bau macam ini adalah sangat umum.
Tapi aku tidak dapat membayangkan jenis hewan apa di atas kepalaku.
Paman, tolong berikan aku sedikit waktu.
Aku pasti akan menyelidiki semuanya dengan jelas.
Aku harus membandingkannya berdasarkan dengan bekas gigitan dari berbagai jenis binatang yang berbeda.
Baru aku dapat membuat kesimpulan.
Pemburu dan Tangan Besi sudah menyelidiki dan mengusut di setiap tempat di ibu kota.
Mereka pasti telah mendapatkan sedikit info dari hasil jerih payah mereka.
Kamu benar rubah berbuntut sembilan dari sekte rubah abadi di gunung Tu.
Kamu berhasil masuk ke kantor deputi Ilahi,
Keahlianmu menyamar memang benar sebagus yang di beritakan.
Aku dapat langsung membunuh ke-empat deputi terkenal tersebut.
Jangan, kamu tidak boleh membunuh mereka.
Mulai sekarang hanya tinggal di kantor deputi Ilahi saja,
tolong aku mengawasi setiap gerakan ke-empat deputi terkenal tersebut.
Tuan bangsawan. kenapa begitu?
Ambil ini.
Benda apa ini?
Ini adalah botol pencari cahaya. Selama dia terang jika ada orang yang lewat,
maka orang itulah yang ingin kutemui.
Kamu harus segera mengatakannya kepadaku,
siapa orang itu.
Gampang.
No comments yet. Be the first to leave one.