Specials

Release info

특별근로감독관 조장풍ㆍSpecial Labor Inspector Mr JoㆍE27-E28 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF

Tags

other
Published on: 2019-05-22
Downloads: 23
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Semua karakter, organisasi, tempat, kasus, dan insiden"

"Dalam drama ini fiktif"

"Episode 27"

Mulai sekarang,

kami akan melakukan

inspeksi ketenagakerjaan di Seongang.

Cari di mana saja yang dapat mengarah

pada kecelakaan.

- Ya, Pak! - Ayo!

Ayo cari di setiap sudut.

Tunggu. Astaga. Sial.

Bukankah matamu pedih?

Tentu saja. Tidak lihat air mataku di sini?

Hei, Berandal. Sudah kubilang pakai topeng pelindung.

Ini sama sekali tidak membantu.

Karena rusak, aku tidak bisa melihat apa pun karena ada uapnya.

Sebenarnya, memakai itu lebih berbahaya.

Kamu mau pegawaimu memakai ini?

- Coba ini. - Permisi.

- Sudah kubilang pakai ini. - Pak, kamu tidak memeriksa ini?

Mereka mau menghilangkan debu atau menarik lebih banyak?

Itu akan menyebabkan lebih banyak penyakit.

Aku sudah memintamu untuk segera memperbaikinya.

Ketika kubilang ini mendesak,

Anda bilang membutuhkanku untuk kampanye pemilihan.

Kamu memobilisasi pegawaimu untuk kampanye?

Kamu benar-benar pemilik Seongang?

Kamu CEO boneka?

- Tunggu. - Pak!

Di pabrik seperti ini, kamu harus memakai perangkat anti ledakan.

Ini mungkin meledak jika terjadi kesalahan.

Persis. Aku memberitahunya berkali-kali,

tapi sepertinya bosku dan aku berbeda pendapat.

Astaga.

Kamu tidak bisa meninggalkan kain

dengan pelarut organik di sembarang tempat.

Jika terkena sinar matahari terlalu lama, itu bisa terbakar.

- Astaga. Sial. - Apa yang terjadi?

- Ayolah, keluarkan. - Di mana?

Luar biasa. Sedang apa kamu ini?

Ya ampun, ini dilapisi debu.

Apakah mereka bahkan memeriksa ini...

Apa yang salah dengan ini?

Alat pemadam api tidak berfungsi.

Tidak, ini harus berfungsi. Bagaimana...

Tidak mungkin. Aku tidak percaya ini.

Baiklah. Kembalikan ini.

Kalian tidak boleh mengambil dokumen perusahaan ini tanpa izin.

Kamu bisa cepat?

- Lakukan pekerjaanmu dengan benar. - Kamu terluka? Apakah itu berat?

- Aku berutang budi kepadamu. - Lakukan yang benar, bisa?

Aku bukan agennya lagi.

Namaku Mal Sook. Ko Mal Sook.

Baiklah, Nona Mal Sook.

- Yang ini kosong. - Kamu tidak salah pilih.

Kamu harus mengencani wanita cerdas seperti dia.

Dia mempertaruhkan hidupnya untukku.

Dia mempertaruhkan hidupnya untukmu?

Kamu akan menjalani kehidupan baru sekarang.

Cepat.

Aku akan datang dan menjemputmu segera.

- Anda sedang apa, Pak Ha? - Hei.

Hei, ambil ini. Kamu tahu alat pemadam api ini?

Aku tahu ini masalah, tapi ada masalah lebih besar di dalam.

Terima kasih atas kerja samamu.

"Batas, Dapat Terbakar"

Pelarut organik yang digunakan di dalamnya sangat berbahaya.

Tapi seperti yang Anda lihat, ada kebocoran minyak.

Mesinnya terlalu tua, mereka harus memakai mesin baru.

Tapi lihat ini. Mereka hanya membungkus ini dengan kain.

Astaga, jika ada ledakan,

itu akan meledakkan seluruh pabrik.

Kita harus menangguhkan operasi pabrik.

Ya, Pak.

Siapa yang bertanggung jawab atas manajemen keselamatan?

- Di mana dia? - Dia ada di sini.

Pak Jo, jangan terlalu lama. Cepat.

Pemeriksa tenaga kerja mencarimu.

Dia manajer keselamatan.

Apa yang kamu lakukan?

Memang kamu pemilik pabrik ini?

Siapa kamu mengatakan hal itu padahal tidak bekerja...

Aku

manajer keselamatannya.

Ayah.

- "Ayah"? - Itu ayahnya?

Astaga, ini buruk sekali.

Manajer keselamatannya kebetulan

ayahnya Pemeriksa Jo. Astaga.

Jika kamu tidak bekerja di sini, jangan mencampuri masalah ini.

Baik.

Itu bukan kesalahan manajer kami.

Dia bersikeras mengganti mesin,

tapi bos kami tidak menyetujui.

Benar. Dia bilang tidak ada uang, jadi, dibiarkan saja.

Dia hanya membungkus mesin dengan kain.

Berdasarkan ucapanmu, itu berarti

dia sadar akan bahaya kebocoran pelarut organik, bukan?

Hei. Bawa pria itu keluar dari sini.

Baik. Aku akan berhenti. Aku akan diam.

Aku bekerja selama 20 tahun di pabrik ini.

Aku tahu bahaya begitu melihatnya.

Itu sebabnya aku membungkusnya dengan erat.

Jika kuganti setiap hari dan terus kuawasi, tidak akan meledak.

Itu tidak benar, Pak.

Ketika menemukan kebocoran, Anda harus melaporkan ini.

Jika aku kehilangan pekerjaan, maukah kamu mengembalikannya?

Mereka tidak datang untuk memeriksa bahkan ketika aku melaporkannya.

Entah mereka dapat imbalan apa.

Semuanya dilupakan ketika mereka membayar denda ribuan dolar.

Perusahaan tidak akan menggantinya karena tidak punya uang.

Tapi jika aku terus melaporkan ini,

kalian akan menutup pabrik.

Lalu, pekerja di sini akan kehilangan pekerjaan mereka.

- Bukankah aku benar? - Benar.

Jika ada kecelakaan, kalian semua dalam bahaya.

Itu sebabnya aku membungkusnya.

Kami harus mencari nafkah dahulu.

Kamu mau kami mencari nafkah dengan cara apa?

Baiklah. Dia ada benarnya.

Mari beri mereka peringatan.

Apa maksudmu?

Bukan begitu cara kerja PNS.

Ikuti aturan.

Itu cara yang benar.

Apa maksudmu?

Aku cukup lama bekerja

di pabrik ini.

Aku bekerja sepanjang hidupku seperti sapi tanpa istirahat.

Kini sudah waktunya berhenti.

Kamu hanya melakukan tugasmu.

Ayah.

Pastikan kamu selalu bersikap seperti pegawai negeri yang baik.

Kami menilai

ada peluang kecelakaan industri yang tinggi di tempat kerja ini.

Sebagai PTK, kuperintahkan kalian menangguhkan operasi.

Matikan

semua mesin.

Kerja bagus.

Ayah dan putra sama saja. Apel tidak jatuh jauh dari pohonnya.

"Mudah terbakar"

"Perintah Penangguhan Operasi"

"Perintah Penangguhan Operasi"

"Special Labor Inspector Jo Jang-Poong"

Bukan sembarang perusahaan, itu Seongang.

Jika mereka menyerang Seongang,

Yayasan, Myeongseong, dan aku tidak akan bisa kembali.

Aku tahu.

Pimpinan Woo, kamu mau sedikit saran dari orang tua ini?

Kamu harus tahu kapan mesti berani dan terus maju

jika ingin mencapai puncak.

Jenderal harus melakukan pengorbanan agar orang-orang aman.

Jika ada kekacauan, kamu harus mengembalikan Myeongseong.

Baik.

Kamu tidak lebih baik dari belatung.

Beraninya kamu kembali ke sini setelah membuat kekacauan itu?

Aku punya rencana! Aku memikirkan rencana hebat.

Jika tidak hebat, bersiaplah untuk pemakamanmu di sini hari ini.

Ya, Pak.

Seongang.

Seongang. Seongang...

Seongang. Seongang!

Pabrik sialan itu.

Akan kubakar pabrik itu suatu hari.

Mereka akan sadar jika ada ledakan besar.

Bajingan.

Yang mereka pedulikan hanyalah uang.

Akhir-akhir ini, kuliah bukan segalanya.

Perguruan tinggi? Itu paus yang melahap uang.

Lulusan SMA dengan keterampilan...

Kurasa penghasilan Ayah cukup untuk membeli minol.

Apa katamu, Berengsek?

Itu sebabnya aku belajar.

Aku harus kuliah

untuk menghasilkan banyak uang meski pekerjaan kita sama.

Hanya dengan begitu, orang akan menghormati...

Perguruan tinggi bukanlah segalanya.

Apakah itu memberimu makan?

Kamu harus tahu diri.

Bukankah cukup

hanya satu dari kita yang menderita seperti ini?

Semuanya gara-gara pabrik itu.

Pabrik sialan itu.

Pabrik sialan itu!

Dia orangnya?

Dia putra pelaku pembakaran itu?

Ya, itu dia. Dia bahkan tidak punya ibu.

Bocah yang malang.

Kuharap pihak pabrik tidak menuntut kompensasi dari dia.

Perbuatan ayahnya sulit dipercaya.

Dia pria yang baik hati.

Tapi dia menjadi gegabah setiap kali mabuk. Astaga.

Do Ha.

Mari makan.

Anggota Kongres Yang ada di sini.

Tolong kirim aku ke perguruan tinggi, Pak.

Dia adalah putra lelaki yang menyebabkan kebakaran.

Tolong kirim aku ke perguruan tinggi, Pak.

Aku akan membalas kebaikan Anda.

Aku tidak perlu

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left