The first 200 lines.
Sebelumnya di Viking.
Kamu wanita bebas.
Tanah ini aku berikan selamanya,
untuk menetap dan bertani sesuai keinginan kalian.
Lihat, Bjorn. Lihatlah harta ini!
Aku bukan milik di sini.
Aku ingin mengambil Kattegat dari Ivar.
- Kamu tidak memiliki pasukan. - Tapi Raja Harald punya.
Bjorn Ironside, betapa bahagianya aku melihatmu.
Kamu tahu, aku sering bertanya-tanya
apakah kamu tidak sedikit gila.
- Saya gila? - Sama seperti Margrethe.
Anda tahu apa yang terjadi padanya.
Aku mohon padamu.
Selamatkan keluargaku.
Mereka membunuh putramu dan mereka membunuh putrimu.
Aku akan serahkan keputusan kepadamu, Ketill.
Aku tidak percaya
bahwa kamu selalu menerima saudaramu sebagai Raja.
Kamu akan selalu berbahaya baginya.
Kamu meracuniku?
Ibu seperti apa kamu?
Quem hodierna die rebus humanis eximi,
et ad te accersire iussisti,
blande et misericorditer suscipias,
non ei dominentur umbrae mortis,
nec tegat eum chaos et caligo
tenebrarum sed exutus omnium criminum labe...
In sinu abrahae patriarchae collocatus,
locum lucis et refrigerii...
Lihat!
Dia kembali!
Sana.
Siapa yang Ibu kubur dengan gaya megah?
Kakakmu.
Bagaimana dia mati?
Tak ada yang tahu.
Tiba-tiba, Alfred.
Dia...
Sebelumnya, dia baik-baik saja lalu dia pingsan dan...
...kondisinya mengenaskan.
Aku tak percaya ini.
Syukurlah, kau sudah pulih.
Kami sangat takut kehilangan kalian berdua.
Selamat tinggal, Kakak.
Selamat tinggal.
Ayah!
Ayah! Ayah!
Anakku!
Anakku! Oh, anakku!
Ayah.
- Anakku! - Anakku!
Helgi!
Ketill, temanku.
Kemarilah!
Syukurlah! Kemari! Aku mau berterima kasih.
Oh, terima kasih dewa!
Kau telah selamatkan kami.
Kau tak punya alasan melakukannya, tetapi kau melakukannya.
Floki benar.
Kita semua telah berubah!
Temanku.
Kuharap kita bisa rayakan!
Bisa.
Mari rayakan.
Terima kasih.
Rakyatku, kalian semua diundang.
Penting bagi kita...
...agar semua orang di sini merasa terlibat...
...dalam kehidupan kota besar kita.
Kattegat telah berkembang.
Pasar perdagangan kini jadi besar,...
...pasar perdagangan terbesar di Skandinavia.
Kattegat telah berubah sejak zaman ayahku.
Pada masa itu, dia kenal semua orang...
...dan dia senang untuk berbagi kekuasaannya...
...dengan orang-orang yang dia kenal dan terpercaya, tentu saja.
Ayahku memberiku tanggung jawab ini.
Dan leluhur kami, Odin,...
...memberiku tanggung jawab ini.
Aku telah menerimanya, dan kuminta kalian percaya padaku.
Kami tak perbolehkan ada orang...
...yang mempengaruhi kerajaan kita.
Kita berkewajiban melindunginya!
Aku berkewajiban melindunginya!
Jadi...
Kita harus ubah aturannya.
Apa yang kau lakukan?
Mengepak barang-barangmu, Sayang.
Suamimu sudah mati.
Kau tak punya alasan tetap di sini,...
...kecuali, kau hamil.
Jika tidak, kau harus kembali ke rumah ibumu.
Aku benar-benar menyesal.
Kurasa kau sama sekali tak menyesal.
Kurasa kau yang kendalikan semua kejadian di sini.
Seandainya itu benar.
Kau sepertinya tak menyesal suamiku, dan putramu,...
...mati secara mendadak,...
...dan aku tak tahu penyebabnya.
Kau tak perlu tahu penyebabnya,...
...Anakku sayang.
Hidup ini cukup rumit.
Dan kau masih muda, cari suami lain.
Kalau begitu, kuharap ibunya tak seperti kau!
Sayang, dia seharusnya sangat beruntung.
Orang yang kupercayai...
...akan memilih masalah pertanahan, masalah pernikahan,...
...menyelidiki pembunuhan,...
...hal-hal yang tak perlu kalian khawatirkan.
Karena aku akan menjaga kalian.
Aku akan memimpin kalian!
Yang paling penting adalah mengetahui jati diri kita!
Dan siapa yang bersama kita, dan siapa yang melawan kita.
Dan kita tahu jati diri kita, bukan?
Ya!
Ya, benar!
Jadi kini saatnya mencari tahu siapa yang mengancam kita,...
...siapa yang melawan kita.
Mungkin tetangga kalian.
Mungkin orang yang kalian kenal.
Anggota keluarga.
Saudara.
Anak.
Mereka membicarakanku.
Mereka berbisik aku musuh.
Padahal, merekalah yang musuh.
Mereka ingin menghancurkan kerajaan kita.
Mereka ingin mendorong musuh untuk menyerang kita...
...dan menyerbu kita!
Itukah yang kalian inginkan?
Tidak!
Kalian ingin aku melindungimu?
Ya!
Kalian ingin kuhancurkan mereka?
Ya!
Ya!
Ya!
Ya!
Odin! Ivar!
Kurasa kita harus bicara.
Kau dan Ibu.
Keadaan sulit sejak kau jatuh sakit.
Ibu harus urus pengkhianat.
Mereka masih berencana melawanmu.
Mungkin masih demikian.
Dan...
Ibu harus urus kakakmu.
Kakakku?
Apa maksud sebenarnya?
Maksudnya...
Kematiannya tak wajar.
Sebaiknya Ibu jelaskan.
Dan dengan cepat!
Dia telah berencana melawanmu sebelumnya, Alfred.
Dia bilang ke Ibu. Dia sudah mengaku.
Lalu dia bilang takkan pernah bersekongkol melawanmu lagi,...
...tapi Ibu duga dia berbohong.
Ibu tahu, selama dia masih hidup,...
...dia akan melakukan apa saja,...
...ikut berkomplot, terlibat konspirasi...
...yang bisa menjadikannya raja.
Dia pikir kau telah merebutnya.
Dan dia tak pernah bisa memaafkanmu.
Lalu?
Ibu meracuninya.
Ibu membunuh salah satu putranya...
...untuk menyelamatkan yang satunya.
Semoga Tuhan ampuni Ibu.
Bisa kita berbincang sekarang?
Kau sudah bangun dari tidur panjang...
...dan sepertinya sudah lupa kalau kau seorang raja.
Kau berperilaku...
...seolah-olah kau orang biasa.
Kau berduka seolah-olah kau orang biasa!
Kau menunjukkan perasaanmu...
...seolah-olah kau orang biasa!
Semua itu harus dihentikan!
Seorang raja...
...tak boleh seperti orang biasa.
Tak boleh berperilaku atau berperasaan...
...seperti orang biasa.
Seorang raja harus siap melakukan hal yang paling mengerikan.
Hal-hal yang menentang hati nurani.
Jika dia ingin bertahan hidup.
Kau melihat mereka.
Lihat siapa?
Hvitserk.
Dan gadis itu.
Dia membenciku.
Seharusnya kubunuh saja.
Jika aku bisa perintah membunuh kakakku sendiri,...
...maka siapa yang berani melawanku?
Kurasa itu akan jadi blunder.
Kenapa?
Ivar, kau adalah dewa.
Dan dewa yang penyayang...
...akan selalu lebih populer di mata rakyat...
...dari dewa yang pendendam, seperti Odin.
Bukankah kau lebih suka disayangi daripada ditakuti?
No comments yet. Be the first to leave one.