Release info

Taxi Driver S02E09 230324 HDTV-NEXT-VIU
A Commentary by YoungJedi
[1:05:39] Episode 9 | Subtitle from VIU synced to HDTV-NEXT. | You can support me on ko-fi.com/youngjedisubs. Thank you! You can also find me on Twitter: youngjedisubs. Happy watching!

Tags

HDTV
hdtv
HD
Published on: 2023-03-24
Downloads: 33
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Semua karakter, organisasi, dan tempat adalah fiksi"

"Beberapa adegan kriminal"

"Bisa membuat Anda merasa tidak nyaman"

- Mari minum. - Sudah lama sekali.

"Episode Sembilan"

Makgeolli dan belut panggang memang yang paling cocok.

Bagaimana pekerjaanmu?

Kamu memecat pegawaimu

dan melakukan sidang ulang.

Apa yang bisa kulakukan jika tidak bisa menangani gaji mereka?

Aku berusaha bertahan sampai keadaan membaik bagiku.

Seharusnya kamu menerima tawaran untuk menjadi jaksa khusus itu.

Akan bagus jika orang-orang tahu wajah cantikmu.

Kamu ingin aku menjadi boneka

dalam drama yang sudah dirancang?

Kurasa kamu benar.

Kamu bernyali, kuakui itu.

Aku tidak percaya kamu mengirim ini ke kantor wakil jaksa.

Karena dia juniorku, dia tidak membuangnya.

Itu sebabnya aku mengirimnya ke sana.

Aku tahu juniormu akan mengantarkan ini kepadamu.

Apa yang ada di samping namaku?

Detektif Jang. Apa itu kamu?

Terima kasih sudah memberiku ini.

Hari ini aku yang traktir.

- Kasus Kang Pil Seung. - Ya?

Itu tampak aneh seperti katamu.

Seorang makelar real estat menyumbangkan seluruh tabungannya

dan ditemukan tewas di hutan setelah tinggal di jalanan.

Aku bisa menebak

siapa yang membuatnya menyumbangkan seluruh tabungannya.

Namun, siapa yang bisa memalsukan kematian tunawisma

sebagai bunuh diri

sebenarnya di luar dugaanku.

Jika dilihat, seseorang beres-beres.

Fakta bahwa itu ditutup sebagai kasus bunuh diri

memberitahuku bahwa siapa pun itu, dia telah menyuap polisi.

Orang yang beres-beres mungkin organisasi besar.

Itu sebabnya aku mengatakan ini.

Bukankah sudah waktunya kamu berhenti?

Apa maksudmu?

Aku tidak ingin melihatmu terluka.

Apa maksudmu?

Makanlah belutmu selagi hangat.

Anggap aku serius, ya?

Bagus kamu membantu orang,

tapi hanya karena kamu tidak terluka.

Apa gunanya jika kamu terluka dalam prosesnya?

Aku bukan membantu orang.

Pertimbangkan ini

sebagai ventilatorku.

Aku tidak akan bisa bernapas tanpa ini.

Bukan orang lain yang kubantu.

Aku melakukannya agar tetap bernapas.

Aku membantu diriku sendiri.

Menjauhlah dari jalanan sendirian di malam hari.

Aku khawatir ada yang mengincarmu.

Biarkan saja.

Kami tidak akan menyerah tanpa perlawanan.

Sulit dipercaya.

"Seoul"

Ini.

Ini dikirim dari luar negeri.

Ini materi yang dikirim dari Cotaya.

Kupikir kamu harus memeriksanya dahulu

karena kamu ada di sana.

"Detektif Jang"

Detektif Jang?

Itu nama penyidik yang sangat cerdas.

Do Gi.

Aku membawakan kopi.

Aku butuh nasihatmu.

Aku punya banyak adik laki-laki.

Belakangan ini,

mereka dipukuli. Berkali-kali.

Namun, aku tidak tahu kenapa dia memukuli adik-adikku.

Mereka tidak punya dendam.

Jadi, aku akan berteman dengannya.

Mungkin aku bisa memahami mereka dengan cara itu.

Bagaimana menurutmu?

Mungkinkah dia dan aku berteman?

- Tidak. - Kenapa tidak?

Bukankah sudah cukup jika aku meminta menjadi temannya?

Pria itu akan terus memukuli adik-adikmu.

Tidak bisa begitu.

Do Gi. Boleh aku ke toiletmu?

Do Gi sudah keterlaluan.

Kamu butuh waktu lama untuk menemukan toilet.

Do Gi, ada apa denganku hari ini?

Aku ada janji penting, tapi aku baru ingat.

Percakapan kita makin menarik.

Tidak apa-apa. Kita akan mencari waktu lain kali.

Maaf soal ini, Do Gi.

"Taxi Driver 2"

Masuklah. Aku akan mengantarmu.

Aku juga ingin mengatakan sesuatu.

"Kosong"

Apa yang ingin kamu katakan?

Sebuah dokumen resmi dikirim oleh Kepolisian Cotaya.

Tentu saja, kamu tahu itu.

Kenapa kamu tidak memberitahuku?

Sampai kapan kamu akan terus bersikap kekanak-kanakan?

Kamu tidak paham

apa yang mereka cari di Cotaya?

Aku.

Akulah yang mereka cari.

Kamu mungkin tahu itu, Pak Hyun Jo.

Jadi, izinkan aku bertanya lagi.

Kenapa kamu tidak memberitahuku?

Apa itu memicu rasa rendah dirimu?

Apa?

Kamu sudah gila, bukan?

Uskup yang menyukaimu pasti membuatmu sombong,

tapi kamu hanya anjing penjaga.

Aku tidak mengira orang-orang mengatakan hal seperti itu.

Kuperingatkan kamu.

Hati-hati.

Baiklah.

"Kepolisian Metropolitan Seoul"

"Kepolisian Seoul yang Ramah dan Tepercaya"

Tidak secepat itu. Kamu harus membayar ongkosnya.

Dasar anjing gila.

Manajer On, hati-hati di jalan.

Pak!

- Pak! - Selamat pagi,

Inspektur Senior Park.

Namun, aku diajarkan untuk tidak memberikan tumpangan taksi gratis.

"Kepolisian Metropolitan Seoul"

Serahkan laporannya hari ini.

Ayo.

- Suruh dia masuk. - Pak?

Manajer On, kamu...

Kamu baru saja digigit anjing penjaga,

jadi, cepat panggil bantuan.

Kamu baik-baik saja?

Jangan masuk.

Aku baik-baik saja. Kembalilah bekerja.

Baik, Pak.

"Polisi Rakyat, Korea Selatan Adil"

Lihat?

Banyak yang harus kamu lindungi.

Di sekitarmu adalah hal-hal yang bisa hancur dengan mudah.

Jadi, ini peringatanku.

Hati-hati.

Kenapa kamu tidak membalasnya?

Sudah kubilang tadi, bukan?

Hati-hati.

Baiklah.

Jika kamu menemukan informasi tentangku,

segera beri tahu aku.

Jangan membuat keputusan sendiri.

Mengerti?

Tentu.

Kecepatan angin saat ini dua meter per detik.

Koin 500 won beratnya 7,7 gram.

Targetnya berjarak sekitar 3,5 meter.

Menghitungnya dengan gravitasi serta kekuatan lenganku...

Lempar dengan sudut 35 derajat.

- Astaga. - Tidak mungkin.

Kamu profesional dalam hal ini.

Bagaimana orang bisa sehebat ini dalam melempar koin?

Seperti yang kamu tahu, tanganku gesit.

Gyeong Gu, hanya kamu yang tersisa.

Aku lebih baik tidak ikut babak ini.

Tidak bisa.

- Benar, bukan? - Lempar saja.

Pak Kim, kamu pandai melempar koin?

- Tidak. - Tapi kamu akan lebih baik dariku.

Ini koin terakhirku.

Namun, aku harus bekerja.

Lemparkan saja ke lingkaran untukku.

Di sana?

Apa?

Apa-apaan ini?

Tidak mungkin. Itu curang.

Apa maksudmu?

Namun, itu bukan koinmu. Itu milik Pak Kim.

Aku memberinya koin itu

yang menjadikannya milikku.

Jika itu benar, ini bukan koin kita

karena kita mendapatkannya dari penumpang.

Koin itu masih milik mereka.

Lihat kamu membentakku.

Itu tidak sama!

Bagaimanapun, koin itu milikku.

Tidak, itu bukan milikmu.

Sedang apa kalian di sini?

Bagus. Go Eun bisa menjadi wasit.

- Kamu tidak boleh mengeluh. - Katakan itu pada dirimu sendiri.

Go Eun, beri tahu kami siapa yang benar.

Kalian bermalas-malasan selama jam kerja?

Tidak, tentu saja tidak. Kami punya waktu luang, jadi...

Kamu yang terburuk.

- Aku? - Kamu...

Cepat bekerja!

- Terima kasih. - Semoga harimu menyenangkan.

Astaga, aku terlambat.

- Selamat datang. - Tolong ke RS Jeil Chakhan.

Tentu.

"Rumah Sakit Jeil Chakhan"

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left