Season 1

Release info

Torokase Orgasm The Animation id
A Commentary by koleksifilmserial
magnet:?xt=urn:btih:cl3ab3tlbicuodhnpdvbhqeozj2vtn2m&dn=Torokase%20Orgasm%20The%20Animation&xl=1423737931&fc=5

Tags

bluray
Published on: 2024-11-01
Downloads: 315
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Orgasme yang Meluluhkan

Setiap musim panas, kami sekeluarga mudik untuk mengunjungi makam ayah.

Setelah melakukannya bertahun-tahun, hal ini terasa membosankan bagiku.

Padahal saat kecil aku begitu menantikan momen ini.

Tapi sekarang aku sudah kehilangan cinta pertamaku.

Perasaan yang Tersembunyi

Bangun, Daiki!

Sisa bawaannya tolong diangkut, ya.

Iya!

Baru sampai, nih!

Abang, lama tak bersua.

Oh! Itoe, ya?

Pasti lelah habis berkendara jauh, ’kan?

Lebih ringan dari dugaanku, sih.

Wah, Dik Ito, ya? Kamu juga datang, toh?

Sepertinya mbak sehat-sehat saja, ya.

Hmm?

Wah?

Dai!

Sudah lama, ya?

Kamu sudah besar, ya.

Terakhir kali ketemu pas masih SD, ya?

Tante ....

Begitulah. Sekarang semuanya jadi runyam, ya.

Kamu benar.

Kalau ada masalah, kumpul-kumpul aja kemari!

Ngomong sih gampang.

Dai masih kecil, mana bisa mereka pindah kemari?

Bisa diakalin, lah?

Ngomong-ngomong, apa hubunganmu dengan suamimu baik-baik saja, Itoe?

Aku sudah bodo amat sama orang itu!

Hah?!

Berantem lagi, ya?

Apanya yang kurang dari orang mapan sepertinya?

Bukan itu masalahnya.

Entah sudah berapa kali dia menyelingkuhiku.

Orang itu terus merendahkanku karena memandangku sebagai gadis kampung.

Sudah kutahan, tapi mustahil.

Sepertinya aku telah salah menilainya.

Kamu benar.

Walah! Sudah jam segini!

Aku akan berziarah duluan!

Aku juga ikutan!

Daiki, tolong cuci piringnya.

Bantu Dik Ito, ya.

Ah, iya.

Sejujurnya aku senang.

Karena pernikahan tanteku yang sudah lama berjalan akan segena pupus.

Mungkin ini kesempatanku.

Maaf, ya, Dai. Malah jadi bantu-bantu.

Ah, tidak juga.

Sudah umur berapa? Tubuhmu tinggi juga, ya.

Wajahmu lumayan kece juga.

Pasti femes, 'kan?

Sudah punya gebetan?

Eh?

Gebetanku?

Dia sedang di depanku.

Tadi sempat dengar, 'kan?

Dai, kamu harus tumbuh menjadi lelaki baik-baik, ya.

Karena wanita itu bisa melihat segalanya.

Baik.

Semuanya sedang pergi... sekarang atau tidak sama sekali!

A-Aku ....

Tante, aku ..

Tante, aku mencintaimu!

Guyonan apa itu?

Aku ini tantemu, lo!

Padahal aku serius.

Terus kenapa kalau dia tanteku? Enggak ada hubungannya, 'kan?

Dai. Aku mau minta tolong sesuatu.

Yang tadi maaf, ya. Aku malah menertawakanmu.

Ah? Itu aneh, sih. Aku paham, kok!

Toh aku sudah menyerah semenjak tante menikah.

Tapi... setelah mendengar pembicaraan tadi,

aku tidak bisa menahan perasaanku.

Sepertinya aku harus membalas perasaanmu yang serius itu, ya, Dai.

Kalau cuma ciuman, aku izinkan.

Bibir tante... lembut.

Lidahnya....

Baik. Sudah, ya.

Sepertinya hanya sejauh itu jawaban yang bisa aku berikan.

Jangan sampai papa-mamamu tahu, lo!

Sudahan? Jangan begitu, ah!

Apa karena aku masih anak-anak?

Kalau begitu, jadikanlah aku lelaki dewasa, tante!

Jadilah wanitaku!

Dai!

Pengalaman pertamaku melahap dada wanita!

Dan itu tetek milik Tante Itoe!

D-Dai....

A-Aku ingin menciummu di sini

Jangan ngelunjak.

D-Dai!

Tunggu ... jangan!

Ah! Di sana ....

Aku merasa bakal keluar hanya dengan mencium aroma tubuhmu!

B-Bocah ini... masih perjaka.

T-Tante!

Jangan buru-buru.

T-Tante.

Biar tante ajarkan harus bagaimana selanjutnya.

K-Kamu yakin mau melakukannya dengan tante?

Justru harus sama tante!

Karena Tante Itoe ....

Dai... pelan-pelan! Aku mohon!

B-Baik!

Pelan-pelan! Nanti dalemanku berkedut!

B-Baik.

Pelan-pelan dan dengan lembut.

S-S'eperti inikah dalaman Tante Itoe?

Kontolku berada di dalam diri Tante!

Aku sedang berhubungan seks dengan tante!

Tante!

Sudah masuk!

Kontolku sudah masuk! Masuk ke dalemannya Tante!

Dai, kalau sudah mau crot langsung tarik, ya.

Jangan dikeluarkan di dalam, lo!

B-Baik!

Pelan-pelan ... gerakkan dengan perlahan.

Nikmatnya!

Pinggulku bergerak dengan sendirinya!

Sepertikah ini sensasi seorang wanita? Sensasi milik Tante Itoe?

Dai, jangan! Pelan-pelan goyangnya!

Dai!

Nikmat sekali!

Pikiranku serasa kosong!

Yang kurasakan hanyalah betapa sensitifnya kontolku sekarang.

Seperti sedang meleleh!

D-Dai! Jangan terlalu kasar!

Kalau sekasar itu, nanti kebablasan crot di dalam.

Tidak bisa kuhentikan! Terlalu nikmat!

Keluar! Tante, aku keluar, nih!

Jangan dikeluarkan di dalam!

Jangan, Dai!

Tante!

N-Nikmatnya ..

Baguslah kamu keluarin di luar.

Anak pintar.

Sejak hari itu, hubungan kami berdua pun dimulai.

Daiki dan Itoe pergi ke mana?

Sepertinya jalan-jalan pakai mobil.

Oh? Akrab banget, ya.

Keesokan harinya, kami berjalan-jalan keluar.

Dia tidak tahan melihatku yang terus merajuk.

Tante pun memberi pembelajaran pertama bagiku.

Sepongan.

Rasanya seperti sedang berhubungan seks dengan mulut tanteku.

Kenikmatan yang kurasa ditambah dengan ekspresi tante yang belum pernah kulihat,

benar-benar nikmat!

Tante... ah!

Ah! Keluar!

Yey!

Lempar batu ke sana, yuk!

Gagahnya.

Di sini bahaya, ya.

Hei, mau cari tempat lain?

Masih belum puas, 'kan? Hayuk.

B-Betul!

Jilat sekelilingnya!

Belai juga yang di bawah, dong.

Tolong dibuat basah dan becek,

biar itumu gampang masuk.

Iya! Di sana!

Putar lidahmu pelan-pelan!

Seperti ini? Apakah nikmat?

Nikmat sekali!

Nikmat banget, kok.

D-Dai!

Tante!

Tante ... aku ...!!

Kemarilah. Mari merasakan kenikmatan bersama.

Hebat. Semangat masa muda.

Tante!

Masuk begitu dalam!

Begitu dalam!

Ya, ampun.

Dai, nikmat sekali! Kontolmu nikmat sekali!

Tante! Tante!

Masukin! Masukin lebih dalam lagi!

Tante, aku menyukaimu!

Aku sangat mencintaimu, Tante Itoe!

Aku ingin tante menerima perasaanku ini!

Aku juga sangat menyukaimu.

Kalau begitu aku keluarin, ya! Aku keluarin di dalem, ya!

S-Silakan saja.

Keluarkan! Keluarkan semua spermamu, Dai!

Semprotkan semuanya di dalam memekku!

Dai!

Keluar!

Padahal tadi sudah keluar banyak, tapi masih bisa crot.

Aku memang tante durhaka karena mengajari keponakanku hal seperti ini.

Aku ingin lebih mengenalmu, Itoe.

Dai... ah ....

Akan kubuat musim panas ini tak terlupakan bagimu.

Tante Itoe!

Dai....

Tante Itoe ....

Dai... terus acak-acak tetekku!

Kontolmu makin keras dan liar!

Torokase Orgasm The Animation subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left