The first 200 lines.
- Toshiko! - ya?
ya?
punya siapa ini? aku menemukannya di ruang kecil.
aku tidak tahu. baru kali ini aku lihat itu.
kamu mau mengambilnya?
Toshiko.
Yaka Nakamura, umur 6 tahun, hilang pada bulan keempat jam 2 malam.
polisi melakukan penyelidikan dan menahan tersangka.
sekarang kami lihat tempat di mana dia terakhir terlihat, kemarin lusa.
polisi sedang menari berbagai kemungkinan tentang apa yg terjadi.
di samping itu, mereka memutuskan untuk membuka kembali kasus ini.
Erika Yoshikabi, umur 7 tahun.
dia diculik dan dibunuh tahun lalu.
ada kemungkinan anak tersebut merupakan korban dari kasus yg sama.
tahun ini 6 orang telah menjadi korban penculikan.
masyarakat setempat ketakutan.
beberapa penduduk bahkan pindah rumah.
apa yg kamu lakukan? kita tidak punya waktu untuk bersenang-senang.
kamu benar. aku hampir selesai.
kita sudah tidak punya apa-apa lagi. kita akan mempunyai rumah kecil.
kita tidak akan bisa mengambil banyak.
apa ini kepunyaan kakek?
Toshi, maukah kamu ambil ini?
- ini kakek. - kakek?
berhenti, ini pertanda buruk. ayo buang.
kita harus bergerak cepat.
kita sudah bisa pindah ke rumah baru.
kupikir kita tidak bisa tinggal lebih lama...
jadi, kita pindah.
hati-hati dan semoga sukses.
ayo.
Toshiko, semuanya akan baik-baik saja.
Foto Hantu: Gambar Terkutuk
- terima kasih. - terima kasih atas usahamu.
keluarga Tomito.
- bolehkan aku? - apa ini?
di sini
apa ini?
tidak aman sekarang. ambil ini bersamamu.
jika ada apa-apa, kamu dapat menghubungiku.
terima kash.
nama keluarga kami berubah.
jadi, jika kamu ada masalah di sekolah, katakan padaku segera.
aku akan coba sebisa saya.
tapi aku tidak bisa ujian tanpa kamu.
aku yakin kamu bisa mengerjakan sendiri.
belajarlah
Hai, Kazu, ini aku. aku menelpon lewat telpon baruku.
E-mail? bagaimana?
asyik.
- apa yg kamu lakukan? - Hai, ayah.
beruntung sekali kita bisa menyimpan beberapa foto.
foto kakek juga.
apa benar kakek bersalah?
sungguh, kakek tidak pernah bermaksud jahat.
mungkin begitu. dia meninggal dalam kecelakaan mobil...
namun demikian, ibu selalu bersikap dingin jika membicarakan tentang kakek.
- bagaimana apartemennya? - lumayan.
ini akan sempurna untuk kami.
kita terburu-buru.
- kapan kita akan pindah? - aku tidak tahu. tapi yg jelas secepat mungkin.
foto ini diambil dengan kamera itu, kazu.
- sudah selesai lihat-lihatnya? - Ya.
aku pikir kakek mengambil gambar ini semua. ada banyak sekali.
dan foto hutan juga?
- hutan? apa ada? - hutan apa?
ini, dengan banyak sekali pepohonan.
- tempat apa ini? - aku tidak tahu.
- kurasa aku tidak mengirimkan itu kepadamu. - tapi aku punya.
- aku bahkan ingat tempat ini. - kamu bercanda?
baiklah. lain waktu kirim sesuatu yang menarik lagi. dah.
besok kamu ada ujian, seingatku.
kamu nyantai-nyantai saja?
makan malam siap.
- tidak lupa sesuatu? - tidak.
hati-hati di jalan. apa kamu naik sepeda?
tidak ada lalu litas di sini.
aku akan berangkat lebih awal, jadi aku tidak terburu-buru.
- semoga berhasl. - terima kasih.
Hai!
ujian kali ini menyeramkan. - Ya.
Megumi, kamu bisa main badminton? kamu ada waktu?
aku pergi ke kampus, bukan universitas. aku punya banyak waktu.
- sungguh? - aku ingin sesuatu yg keren.
aku akan belajar fotografi.
aku suka mengambil foto.
aku ada sesuatu yg mau aku tunjukkan padamu.
apa?
telepon!
- berikan nomor kamu. - ok.
ketik disini.
080.
mau kemana kamu?
kamu salah jalan.
Oh aku lupa kalau keluargamu pindah.
- ayo ke rumahku? - OK.
jadi, kamu mau mengambil studi fotografi?
- kamu suka sekali ya? - ya, sangat suka sekali.
tapi orangtuaku tidak setuju.
mengapa mereka tidak mengerti aku?
aku harap mereka membiarkan aku memilih jalanku.
aku sedang membayangkan cerita temanku baru-baru ini.
dia mendengarnya dari seorang perempuan di kelas senior.
seseorang mengendarai mobil malam hari.
tiba-tiba seorang gadis keluar dari hutan.
dia mencoba mengatakan sesuatu.
tapi tidak ada seorangpun yg tahu maksud dia.
bayangkan, ada seseorang di sini pada malam hari dan wajahnya seperti hantu.
menakutkan. mereka juga cerita seorang laki-laki terlihat di sini.
menyusuri jalanan, memukul-mukul lengannya.
kereen. sangat menarik.
mereka menghentikan mobil yg melintas,
dia mendekat dan bertanya dengan suara seperti orang mati:
kamu lihat anak saya?
terakhirannya tidak begitu menakutkan.
ternyata gadis itu bukan hantu.
lucu nggak?
tapi, akhir-akhir ini di berita mereka mengatakan kalau gadis itu hilang.
jadi, apa laki-laki itu seorang maniak
aku tidak tahu benar atau tidaknya.
belakangan ini tidak aman berjalan di lingkungan sini.
benar.
- di sini mengasyikkan. - benarkah? terima kasih.
Work?
semuanya sudah dijelaskan.
semuanya baik-baik saja.
masuklah.
Ya, jika kita mendapatkan ijin, dia akan masuk ke universitas.
setelah lulus SMA. kamu akan lihat bagaimana aku membesarkan anak.
kami ingin belajar di univeristas yang baik.
At any case, dia tidak mau menjadi guru sekolah kota.
apakah kita pikir kita hidup dengan kondisi yg layak?
anak-anak dan orang tua - semuanya hidup dalam ketakutan.
aku bertanya padamu.
aku memintamu untuk tidak mengajakku ke sini lagi. ya.
Hai.
Hai.
Megumi.
Hai, Megumi. maafkan aku, aku jadi seperti ini.
- aku kira ada sesuatu yg terjadi. apa semuanya baik-baik saja? - Ya.
baiklah, lupakan saja.
aku akan datang dan menengokmu segera, sampai jumpa lagi, kita akan bercerita banyak.
orang tuaku sama saja.
apa kamu mendengar sesuatu?
- dengar, bagaimana kamu bisa begitu? - ambil gambar?
bagaimana bisa? aku tidak bisa menemukannya.
- apa kamu benar-benar 18 tahun? - benar, jelaskan.
kamu hanya perlu menekan tombol ini. itu saja.
- ini saja? gampang sekali? - kamu tidak tau kayak gitu?
- jangan jepret foto terlalu cepat! - maaf.
permisi, bisa kita lihat gambarnya lagi?
lagi? tentu, tidak masalah.
siapa itu? bukan apa-apa.
- coba aku lihat. - OK.
- siapa itu? - apa kamu tahu tempat itu?
tidak.
- dimana itu? - kukira aku tau tempat itu.
mungkin Kamizaki tahu?
- permisi. - Ya?
kamu tahu tempat ini?
aku tidak tahu, tapi sepertinya tidak asing bagiku.
- tidak ingat? - dulu tempat tersebut hutan.
tidak banyak pohon lagi di sana.
aku sepertinya ingat tempat ini. entahlah
tapi kapan dan dimana - aku tidak tahu.
jadi kamu tidak tahu ya? ayo selidiki.
semoga tidak terjadi apa-apa.
- Hai! - Hai, Megu.
- apa kamu pergi ke sekolah hari ini? - apa?
- apa kamu baik-baik saja? - tidak apa-apa.
apa yg terjadi? kamu terlihat aneh.
aku sedang mengambil gambar, tapi kayaknya aku menghilangkannya.
begitukah?
di daerah kita ada kejadian penculikan lagi.
baru lagi?
katanya, kejadian penculikan ini ada bukti-bukti baru.
menakutkan sekali.
Hai, ada apa?
dengar, ingat yg kamu ceritakan tentang foto hutan itu?
- Ya. lalu kenapa? - aku menemukannya.
ini adalah salah satu foto kepunyaan kakek.
menarik.
bisa tunjukkan padaku? aku ingin melihatnya.
- aku ingin menelitinya. - apa?
bisakah kamu bawakan aku fotonya? tapi cepat ya?
apa aku membuatmu menunggu?
adikmu tidak terlalu banyak waktu seperti dirimu.
apa urusannya?
aku membelikan kamu telepon.
kembali ke pelajaranmu.
Mom is really mean. bisakah kamu menemuiku besok?
apa yg ingin kamu lihat?
mungkin tidak terlalu penting. mungkin
aku rasa ada seseorang di dalam foto ini, di sana, di belakang, di ruangan kakek.
di sini?
di sini. kelihatannya sangat aneh, jadi aku pergi ke ruangan kakek.
dan foto ini ada di sana.
aku sudah pernah kesana sebelumnya, tapi tidak ada foto di sana.
jadi, aku memutuskan untuk melihat negatifnya.
dan foto hutan ada di sana?
No comments yet. Be the first to leave one.