The first 200 lines.
Aku harus mengurusmu dulu,
lalu semakin mudah mengurus Cheon Song Yi.
Selamat tinggal.
Kubilang juga apa?
Aku bilang...
kamu takkan pernah bisa membunuhku.
Dengarkan baik-baik.
Berhentilah. Jangan berbuat apa-apa.
Beraninya kamu memerintah Aku?!!
Keluar. Keluar kau!
Oh, Yoon Jae!
Ini Aku.
Apa maksudmu dimana? Aku di rumah sebelah.
Unit 2302.
Yeah, Aku di pintu. Aku barusan keluar.
Yoon Jae! Yoon Jae!
Ada apa?
Cepat telpon polisi, atau petugas keamanan. Sepertinya seseorang masuk kerumah sebelah.
Apa maksudmu? Kamu ke rumah sebelah? Siapa di dalam sana?
Apakah dia sedang berkencan?
Oh, Yoon Jae!
Ini Aku.
Apa maksudmu dimana? Aku di rumah sebelah. Unit 2302.
Siapa brengsek itu?
Kenapa kamu masuk ke rumah orang lain?
Hubungan kalian sampai pada dia memberitahu passwordnya?
Cepat hubungi kantor keamanan supaya petugas kemari.
Minumlah ini
dan berhentilah gemetaran.
Aku selamat karena Aku artis, dengan aktingku.
Tangan dan kakiku masih gemetaran.
Dia disini.
Siapa disitu?
Saya dari kantor keamanan.
Saya akan memberimu suntikan.
Yoon Jae!
Apa?
Jangan buka.
Dia aneh.
Darimana asalmu?
Saya menelpon dari 2301, yang memintamu untuk kemari.
Oh, saya ada urusan. Saya ke atas sekarang.
Dia bukan orang keamanan.
Kenapa ini terus terjadi...
Do Min Joon.
Cheon Song Yi
Do Min Joon, dimana kamu?
Aku barusan ke rumahmu.
Ada seseorang di rumahmu.
Halo? Kamu dengar tidak?
Halo? Do Min Joon, Apa kamu dengar?
Sebentar, ada orang kemari.
Siapa disitu?
Aku bilang siapa kamu?
Ini Aku, Do Min Joon.
Apa yang terjadi? Aku barusan menelponmu.
Kamu baik-baik saja?
Iya.
My Love From the Star Episode 11
Hati-hati, Yoon Jae.
Apa ini?
Apa maksudmu "Apa ini?" ?
Dia tidak demam, tapi badannya sangat dingin.
Cepat ambilkan termometer.
Kamu tahu passwordnya dan kamu meminjamkan kasurmu juga?
Aku pernah memakai kasurnya.
Apa? Apakah kalian pacaran?
Tidak. / Kalau tidak, kenapa kalian saling pinjam kasur dan sebagainya?
Tahu apa anak SMA tentang dunia orang dewasa?
Cepat ambilkan termometer!
Katanya dia lebih pintar daripada dokter, tapi dia sering sakit.
Dia demam tinggi dan sekarang lemah tak berdaya.
Kenapa bulu matanya panjang?
Oh! Bikin Aku terkejut saja!
Kenapa kamu terkejut? Apakah kakak berbuat jahat?
Jahat apa?!
Apa kakak suka pria ini?
Astaga. Noona yang kamu kenal,
orang yang suka seseorang ketika dia memperlakukan Aku seperti pot?
Memangnya Aku mau melakukan itu?
Cinta bertepuk sebelah tangan?
Bukan! Keluar sana!
28 derajat? Hey, hey, hey!
Bisakah seseorang suhunya 28 derajat?
Yang benar saja.
Apa ini rusak?
Aduh! Seperti es!
Bukankah sebaiknya kita ke rumah sakit?
Ibu, Ayah bilang dia dapat tiketnya. Ayah akan naik pesawat 3 jam lagi.
Jika sesuatu terjadi pada anakku, Aku akan mati juga.
Kenapa Ibu bicara begitu? Itu tidak akan terjadi.
Orang brengsek mana.... pada putraku.
Sunbae! (Senior)
Yeah? Ketemu?
Saya mencari info pada pulpen dan ternyata itu edisi terbatas.
Oh, benarkah?
Mereka bilang ini pulpen yang diukir oleh master ukir.
Produk ini dibuat dari pesanan yang diterimany, jadi hanya ada 3 buah.
Katanya 1 buah harganya 10 ribu dolar.
Itu berita bagus di tengah tidak adanya sidik jari.
Cepat cari tahu siapa pemiliknya.
Baik.
Ketangkap kau.
Aku takkan membiarkan ini.
Bagaimana dengan Jae Kyeong?
Dia akan turun. Makanlah dulu.
Baiklah. / Tapi apakah Ibu dan Ayah...
pernah dengar kabar dari kakak ipar?
Kenapa kamu membicarakan itu?
Setelah itu terjadi pada Jae Kyung, bukankah dia ke England untuk belajar?
Sejak itu, tiap kali Aku ke England dan meng-emailnya, tapi Aku tidak bisa memastikanny.
Kenapa kita membicarakan kabar wanita yang memutus semua kontak?
Kenapa wajahmu seperti itu?
Saya habis olahraga.
Tapi, kalian sedang membicarakan seseorang?
Huh? Tidak.
Ambilkan dia nasi dan sup.
Hyung, kamu juga tidak saling mengontak dengan kakak ipar?
Apa gunanya mengontak mantan yang putus denganku?
Saya makan dulu.
Mungkin telpon yang terakhir kali... / Aku bilang hentikan!
Kenapa kamu membahas seseorang yang bukan bagian keluarga kita lagi?
Kamu sedang apa?
Kamu bangun?
Bagaimana kalau telur gulung untuk sarapan?
Kakak masukkan saos kacang hitam dibawahnya?
Jangan khawatir.
Kita bisa makan bagian atas.
Kenapa dia tidur lebih dari 10 jam?
Do Min Joon.
Do Min Joon!
Lihat kemari.
Lihat kemari.
Lihatlah kemari.
His face and lips are purple. Also, his arms and legs are cold.
Nampakny dia diracuni.
Silahkan periksa detaknya.
Tidak salah lagi, jika kamu rasakan detaknya.
Dilihat dari corak wajahnya,
kemungkinan besar tipe detaknya adalah cepat lalu lambat.
Anda bisa tahu detaknya hanya dengan melihatnya.
Anda memang dokter hebat.
Periksa saja detaknya.
Baik, pak.
Master.
Saya tidak merasakan pola detak cepat dan lambat.
Tipe detak ini belum pernah kurasakan sebelumnya.
Detak yang cepat dan meyakinkan seperti ini...
Ini pertama kalinya saya memeriksa detak ini.
Bagian atas pergelangan tangan,
jika kamu menemukan titik yang benar,
kamu akan menemukan pola cepat dan lambatnya.
Untuk pria ini, lebih cepat didiagnosa
dengan memeriksa bawah sikunya.
Dilihat dari nafas yang keluar,
aliran energinya tidak lancar.
Periksa lengan bawahnya.
Pasti sudah membusuk seperti ikan kering.
Master... tidak sama sekali. Kulitnya malah cerah.
Berkat dokter, Saya selamat.
Kamu diracuni, tapi...
kamu cepat sembuh. Itu luar biasa.
Dan juga, tuan, Anda memiliki
detak nadi yang misterius.
Detak yang berbeda dengan orang lain.
Tentu saja.
Saya datang dari sana.
Apa?
Saya datang dari bintang itu.
Meskipun berbeda dengan disini,
semua lingkungannya sangat mirip.
Nampaknya kamu belum sembuh penuh.
Pikiranmu sedang kacau...
Saya bukan dari...
dunia ini.
Do Min Joon, kamu baik saja?
Bangun.
Kamu sudah sadar?
Dimana ini?
Kamarku.
Kamu tidur lebih dari 10 jam.
Apa yang terjadi kemarin?
Aku ingin bertanya, tapi terus saja kutahan.
Apakah kamu punya penyakit?
Tidak.
Mungkinkah...
Itu tidak mungkin, tapi...
mungkinkah sakit kronis...
Bukan, kan?
Dari diarimu juga...
Bukan seperti itu, kan?
Tidak.
Ayo kita makan.
Kamu suka telur gulung?
Kamu belum sadar penuh?
Lewt situ ke pintu. Lewat sini ke ruang makan.
Aku pulang saja.
Kenapa?
Aku hanya ingin mengatakan...
Aku hutang budi padamu. Ini kesemaptan bagus membalas...
No comments yet. Be the first to leave one.