The first 200 lines.
Sayang.
Aku mencintaimu.
Tentu saja, aku juga mencintaimu.
Sungguh? Apa kau yakin?/ Ya.
Sungguh? Kenapa kau tanyakan itu?
Kau sering menanyakannya. Aku mencintaimu./ Seberapa banyak?
Kau harus menjumlahkan segalanya ya, Sayang?
Mungkin aku hanya ingin mendengarnya.
Mungkin aku akan mengatakannya lagi./ Baiklah.
Aku mencintaimu.
Beri aku kecupan.
Lebih dari apa pun, Sayang.
Lebih dari futbol?
Lebih dari futbol, ayolah.
Lebih dari piala Pemain Rookie Terbaik tahun ini?
Persetan dengan piala itu./ Baiklah.
Bagaimana dengan cincin Super Bowl ini?
Itu hanya perhiasan, Sayang.
Jadi kau akan melakukan apa pun untukku?
Karena kau tahu aku akan melakukan apa pun untukmu, Sayang.
Bahkan membunuh diriku.
Ya, pastinya apa pun, Sayang.
Bahkan meninggalkan istrimu?
Kurang ajar. Sudah kuduga./ Hei, tenang.
Kau bilang kalian sudah bercerai.
Berhentilah meminta pengakuan untuk semuanya, itu tak perlu.
Dasar berengsek. Sudah kuperiksa.
Ayolah...
Sialan!
Satu hal yang kutahu adalah
dia mencintai keluarganya lebih dari apa pun.
Tina, kau adalah dunia baginya.
Aku ingat pertandingan pertamaku saat menjadi pemain bertahan.
Pertandingan itu...
Pertandingan itu di Giants Stadium yang lama
dan angin bertiup, dan kami hanya tertinggal satu gol.
Aku melihat ada operan dan gagal
menangkap umpan kemenangan.
Dan aku bisa merasakan tatapan Darth Vader-nya Rod.
Dia bilang, "Lakukan itu lagi dan kau akan jadi pengemis."
Pertandingan berikutnya, dia melompat,
dan memberi kami kemenangan.
Dia menyelamatkanku hari itu.
Separah apa waktu itu?/ Kau tahu separah apa
cerita itu di baris depan.
Kau melihatnya?/ Melihat apa?
Ya, wanita itu sungguh aneh.
Kenapa aku selalu melewatkan yang aneh?
Rod pasti suka itu, `kan?
Cara kerja Tuhan itu aneh.
Bagaimana jika menghormati mendiang dengan keluar malam ini?
Apa rencanamu?
Story? Itu tempat favorit Rod.
Apa aku diundang?/ "Apa aku diundang"?
Aku tak mau berasumsi.
Dengar./ Sampai ketemu nanti.
Jadi haruskah aku mengambil satu dari sekian wanita itu?
Perhatikan cara kerjaku.
Halo.
Baiklah, kau kelihatan senang melihatku.
Aku turut berduka. Aku sungguh mengerti.
Tidak, kau tidak mengerti. Kau tahu dia tidak meninggalkan wasiat?
Tak ada asuransi jiwa juga.
Memang begitulah Roddney.
Aku bahkan sudah merindukannya sekarang.
Tapi sudah berapa lama kau tahu tentang wanita jalang Kim itu?
Aku tak begitu kenal dia. Aku jarang keluar dengan mereka.
Berhenti berbohong, Spence.
Baiklah, paling tidak katakan aku bisa membantu apa.
Mulailah dengan membantu dirimu.
Diriku?/ Ya.
Setelah Rod berhenti bermain, dia tidak tahu siapa dirinya.
Krisis identitas.
Dengar, kau pria yang sudah dewasa.
Jadi pergilah keluar sana dan selesaikan masalahmu.
Aku bisa menangani itu.
Itu yang kau bilang pada dirimu?
Aku baik-baik saja.
Pemain Mahal. Ke mana kau tadi?
Hah?/ Kau sudah dengar soal Rod?
Ya, sudah.
Benar, maafkan aku tak bisa datang, Kawan.
Aku sedang kesulitan. Aku butuh uang dalam waktu singkat.
Untuk uang sewa dan lainnya.
Bagaimana bisa?
Kau tahu bagaimana, keluargaku besar.
Temanku juga banyak. Mereka harus makan.
Baiklah, kau butuh berapa?
Hanya 300.000 dolar.
Yang benar saja.
300.000 dolar?
Kau habis tanda tangan kontrak besar, Vernon.
Kau tahu bagaimana kerjanya, Kawan.
Habiskan uang kontrak pertama, selanjutnya baru kau tabung.
Kau akan menceritakan semuanya sekarang?
Kau tahu aku akan lakukan apa pun untukmu, `kan?
Tapi kau harus terus terang padaku. Aku butuh cerita lengkapnya.
Nanti kutelepon lagi, Kawan.
Nanti aku telepon lagi.
Vernon. Vernon.
Spencer, kawanku, ke ruang kerjaku.
Luar biasa. Pemakaman yang hebat, ya?
Kuharap pemakamanku banyak yang datang.
Banyak orang-orang besar juga.
Kau dapat petunjuk?
Joe, itu pemakaman.
Baiklah, salahkan si pembawa pesan, aku tak bermaksud.
Pekerjaanku banyak yang berhasil di pemakaman.
Kau ingin tahu kenapa? Karena orang-orang berpikir.
Orang-orang berpikir seandainya yang kulakukan berbeda.
Seandainya aku mengenal ibuku. Seandainya aku lebih baik mengurus nenekku.
Seandainya aku punya manajer keuangan
untuk mengatur keuanganku. Hal-hal semacam itu.
Ayolah, tunjukkan rasa hormatmu./ Maaf, kau benar.
Hanya saja aku dapat banyak tekanan dari atas.
Dan maksudku bukan Tuhan.
Mereka pikir aku menyewamu karena kau di tim andalanku.
Permainan bertahanmu saja payah.
Apa aku harus main di liga IDP? Itu untuk orang payah.
Dengar, akan datang waktunya...
karena kau sudah setahun di sini, di mana kau harus...
memanfaatkan pertemananku, `kan?
Benar, tapi caramu mengatakannya,
"memanfaatkan pertemananku"...
membuatku terdengar seperti orang berengsek.
Padahal bukan. Kau kenal aku.
Kusewa kau untuk akses.
Untuk teman-temanmu, dan para pemain.
Bahkan orang yang kaubenci. Aku tak peduli.
Aku tak peduli siapa mereka.
Atau mereka main untuk siapa.
Bagaimana dengan Roddney?
Mungkin bantuanmu berguna baginya.
Bisa setidaknya kita urus rumahnya?
Rumah apa? Tina tidak ditinggalkan apa pun.
Kau pasti bercanda, `kan?
Tidak.
Siapa yang bersalah untuk itu?
Siapa?
Kau yang salah.
Kau masih belum bergerak, Sayang?
Aku sedang berduka./ Sungguh?
Dr. Oz bilang orang menghadapi kesedihan dengan caranya sendiri.
Hari ini aku biarkan,
tapi besok kau harus cari pekerjaan.
Aku serius, Sayang. Lakukan sesuatu untuk kita...
Dan belajarlah sesuatu dari kehidupan Roddney.
Kau ingin aku belajar apa?
Saat kau punya terlalu banyak waktu luang, kau akan mati.
Dan kau akan mengencani banyak pelacur, kau akan mati.
Kau sedang bercanda atau serius, Sayang?
Hei, DJ.
Apa kabar, Spence?
Senang bertemu denganmu, Kawan.
Kau kenal temanku Antonio?
Aku harus tanya siapa senjata paling berbahaya di liga?
Serius?/ Pertanyaan apa itu?
Sedang apa kalian di sini?
Kau dengar tentang Roddney?/ Ya, sudah.
Tragis, Bung. Aku sedih mendengarnya.
Kami di sni untuk merayakan./ Kami punya alasan bagus untuk itu.
Hari ini Brittney ulang tahun.
Pertanyaan serius, Bung./ Ya?
Kau suka bekerja di kantor? Aku tahu kau rindu bermain bola, `kan?
Kau sudah seperti Warren Buffett?/ Belum, masih jauh.
Masih jauh. Tapi aku berusaha menjadi speerti dia.
Bantley siapa ini? Aku tahu ini bukan sewaan.
Aku dapat hadiah.
Kau bayar tunai?/ Selalu COD.
Tunai saat diterima?/ Kenapa?
Saran pertamaku.
Kau harus dengar, kalian menghasilkan berjuta-juta.
Jangan pernah membeli aset yang melemahkan./ Baiklah.
Jika itu mendorong, menghanyutkan, atau melenakan,
Lepaskan saja. Mari bersenang-senang.
Aku membeli gajah asli.
Apa? Maksudmu mainan?
Tidak, aku membayar 265.000 dolar untuk gajah ini.
Kenapa kau ini?/ Ditambah pajak.
Hai./ Hei.
Aku Dashi./ Charles Greane.
Kau bermain di klub mana, Charles Greane?
Dulu aku di Bucs.
Tapi sekarang pensiun.
Belum memikirkan langkah selanjutnya.
Aku masih berpikir./ Sampai jumpa.
Bukankah Rod bertemu Kimmy di sini?
Juga Tina.
Dia suka gadis penjual minuman botolan.
Siapa yang tak suka? Menurutmu apa karena seragam mereka?
Tidak, karena mereka seksi dan kau mabuk.
Hai, aku Dashi.
Ricky. Apa pekerjaanmu?
Aku di pencitraan merek.
Pencitraan merek./ Bagaimana menurutmu?
Ayolah, berengsek, cepat!
Sial.
Maaf, salahku.
Astaga, kau Ricky Jarret.
Aku biasa menontonmu dan temanmu Roddney bermain di SC.
No comments yet. Be the first to leave one.