Sirius / Siriwooseu (시리우스)

Sirius / Siriwooseu (시리우스)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Sirius E01 HANrel Version
A Commentary by kurniawaty
Visit us @http://idfl.us

Tags

other
Published on: 2013-03-05
Downloads: 10
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Apa yang kau lakukan, orang terbuang di kelas kita?

10.000 Won.

Kenapa? Hari ini kau mau memberiku 20.000 Won?

Kau teman sekelasku?

Kau berpura-pura ya?

Karena ini bukan di sekolah, kau berani balas bicara?

Apa mungkin orang terbuang yang kau bilang tadi... dia?

Kau mau 10.000 Won, kan?

Ambil ini.

Eun Chang, ada apa?

Di hari dingin begini.

Orang ini membuli saudaraku.

Hei...

...biar Eun Chang yang pergi ke sekolahnya Sin U besok.

Eun Chang yang dibuli pasti akan lucu.

Hei, Do Sin U, apa kau satu- satunya orang dengan wajah itu?

Apa kau tak bisa lebih baik?

Maafkan aku, Hyung.

Kenapa kau minta maaf?

Kenapa? Kenapa? Kenapa?

Apa yang kau lakukan?

Hei, kau, lihat kalau orang bicara.

Apa kau punya uang?

Hei, untuk apa belajar?

Menjadi seperti ini, untuk apa belajar?

Hei!

Dan kau berani senyum padaku? Kau pikir kau siapa?

Kau pikir karena kalian berdua itu identik berarti kalian identik? Dasar semut kecil!

Do Sin U, aku membawa kue beras.

Do Sin U. Tidak mau ya sudah.

Hei!

Kenapa kau dipukul lagi?

Wajah itu... Sudah kubilang bukan hanya kau yang punya, kan?

Sudah kubilang padamu untuk lebih baik, bukan?

Dasar idiot.

Hei, apa yang kau lakukan?

Apa kau sudah gila?

Melihat cermin...

...aku selalu melihat wajah yang identik denganmu.

Tapi kenapa aku seperti ini?

Kenapa aku hidup seperti ini?

Aku juga membenci diriku sendiri.

Bajuku.

Seragam sekolahku.

Kau tidak memberitahu hyung-mu, kan?

Oh...

Benar. Begitulah seharusnya.

Ikut aku.

Kau membawanya, kan?

Kenapa begitu banyak tempat yang perlu kuhabiskan uang akhir-akhir ini?

Hei!

Apa yang kau lakukan?

Kau masih tidak tahu aku siapa?

Di waktu kapan aku berdiri di depan matamu... bahkan akupun tidak tahu.

Mengerti?

Apa itu?

Siapa itu? Sadarlah.

Apa kau Pelajar Do Sin U?

Pelajar Do Sin U, kau ditahan atas penyerangan dan usaha pembunuhan.

Maaf?

Aku tak tahu apapun.

Pelajar Do Sin U.

Ada pelajar lain yang melihatmu bersama Jeong Byeong Taek.

Aku... tak tahu apapun.

Ketika Jeong Byeong Taek jatuh dari atap...

...bukankah kalian sedang bersama?

Berani-beraninya kau menyangkal?

Kau mau membuli Jeong Byeong Taek, sehingga hal ini terjadi, kan?

Kau... membulinya, bukan?

Maaf?

Kenapa?

Bukan dia orangnya.

Jangan khawatir.

Dia takkan mati.

Dia akan segera pulih.

Benar, pasti begitu.

Ibu akan ke rumah sakit dan memohon.

Kita harus memohon.

Ibu.

Bagaimana ya?

Jeong Byeong Taek sudah mati.

Ini pembunuhan, Do Eun Chang.

Maaf?

Eun Chang.

Permisi, Opsir. Itu bukan Eun Chang-ku.

Eun Chang-ku takkan melakukan hal seperti itu.

Ditemukan memar di tubuhnya Jeong Byeong Taek.

Dan menurut investigasi kami, beberapa hari yang lalu, Jeong Byeong Taek dipukuli di jalan.

Benarkan?

Eun Chang!

Ibu!

Kenapa kau tidak menghentikan hyung-mu pergi ke sekolahmu?

Kau seharusnya menghentikan hyung-mu pergi ke sekolahmu!

Ibu...

Karena kau, hidupnya Eun Chang hancur.

Semua ini karenamu! Karenamu!

Kau yang masuk.

Kau yang masuk.

Ibu.

Kau yang melakukannya.

Jika itu memang seragammu, maka kau yang melakukannya, hoh?

Kau yang masuk. Kau yang masuk! Kau yang masuk!

Aku tidak membuatnya pergi.

Aku tidak membuatnya pergi.

Aku tidak melakukan apapun.

Eun Chang... Eun Chang...

Episode 1

Aish... Kenapa dia belum datang lagi? Ini berapa?

Makan dulu beberapa roti dulu sambil awasi.

- Tetap di posisimu. - Baik.

Berikan padaku.

Pemanasnya sangat hangat, bukan? Seharusnya aku memakai pakaian dalam termal.

Aih, dinginnya.

Aih... Menjijikkan!

Apa kau pernah lihat ini?

Yakin?

Dari mana kau mendapatkannya?

Aku tak tahu.

Ini... Aku juga membutuhkannya.

Aku takkan menyentuh punyamu.

Aku hanya perlu mencari punyaku kembali.

Akhir-akhir ini, ibuku bisa lebih baik dengan ini.

Aku juga harus menjadi anak yang baik. Cepatlah.

Waktu tidak ada.

Apa kau yakin ada transaksi hari ini?

Sepertinya kali ini akan sia-sia.

Pihak Intelijen sangat yakin.

Dimana anak-anak?

Tidak disini?

Kupikir kau dengan Chief Do.

Kalian tidak pergi bersama?

Bagaimana bisa kau sendirian menangkap penyeludup narkoba?

Jiah!

Orang itu Sang Seon.

Makanan Laut Sang Seon.

Makanan laut. Sang Seon. Makanan laut.

Baik. Terima kasih.

Apa? Kau polisi (burung kotor)?

Ketika kata-kata itu keluar dari mulutmu, kau akan dituduh atas kejahatan menghina.

Kau punya banyak uang?

Diam saja disini.

Hei, ayo turun sama-sama.

Hari dingin, akan kubelikan makanan dan minuman.

Kau sudah mengeluarkan tenaga, perlu diisi ulang, bukan?

Kau si brengsek gila.

Begitu kuat.

Chief Do.

Bukankah sudah dibilang kita tak boleh pergi sendirian menangkap penyeludup narkoba?

Kau bisa terbiasa dengan pekerjaan yang di kantor.

Kenapa kau harus ikut kemari bersama kami?

Kami akan menangkap mereka dan membawa mereka padamu.

Pasti kau kehilangan orangya.

Tak ada orang yang keluar.

Aku tak kehilangan orangnya.

Chief Do.

Makanlah semangkuk jjajangmyeon sebelum pergi.

Masih ada tempat yang harus kutuju.

Kalian berdua makan saja.

Jiah...

Jaga dirimu.

Do Sin U.

Mana tofu-nya?

Apa ini untuk kumakan?

Kau masih lebih pintar.

Apa isinya?

Sin U...

Ibu dimana?

Di mobil.

Oh ya? Kenapa Ibu tidak keluar?

Tunggu sebentar. Aku akan membawanya.

Kau saja yang lakukan.

Mari kita lakukan upacara duka terpisah.

Ibu akan pergi dimana dia ingin makan.

Dengan begitu, Ibu bisa datang tanpa syarat.

Kenapa kau tidak menghubungiku?

Aku bisa menghadiri pemakamannya.

Kenapa?

Sin U!

Ibu...

...tidak meninggalkan pesan apapun?

'Eun Chang...'

'Eun Chang!'

'Eun Chang-ku...'

'...kau dimana?'

Merry Christmas, Chief Do!

Kau akan pulang lebih awal hari ini, kan?

Malam ini Malam Natal.

Keluargamu sedang menunggu, heh?

Aku tak punya keluarga.

Bukannya kau punya pacar jaksa?

Kau ada janji malam ini?

Ya, aku ada janji.

Maafkan aku.

Chief.

Paket itu sepertinya salah kirim.

Tak ada nama.

Hanya alamat.

Tak mau mendengarkan orang...

Apa kekuranganku dibandingkan dia. Aku tegap...

...berpengalaman...

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left