Release info

효심이네 각자도생-Live-Your-Own-Life-E09-NEXT-VIU
A Commentary by Anangkaswandi
Durasi 01:02:54

Tags

other
Published on: 2023-10-23
Downloads: 14
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Vila Uicheon"

Sial.

Ga On.

- Kak Hyo Sim. - Kenapa tidak bisa menepati janji?

Ini pelanggaran kontrak.

Ayolah.

Memangnya kamu pengacara?

Bu, tolong tenanglah.

Kamu pikir perbuatanmu benar?

Apa yang terjadi? Ada apa?

Wanita cantik itu dan Bu Kkeut Soon bertengkar.

Apa? Kita harus masuk ke sana.

- Kamu tetap di sana. - Astaga.

Bu Kkeut Soon.

- Apa... - Astaga, Hyo Sim.

Syukurlah kamu datang.

Hyo Sim, jadilah wasit untuk kami.

Apa yang terjadi?

- Kenapa kalian bertengkar? - Jangan.

Kami sudah bekerja keras bersih-bersih untuknya,

tapi dia tidak mau berhenti berteriak dan mengomeli kami.

Aku tidak pernah bertemu penyewa

yang memerintah induk semangnya.

Siapa yang kamu bilang suka memerintah?

Itu hanya karena kamu belum menepati janjimu.

Bu, Bu Kkeut Soon, tolong tenanglah.

Bagaimana kalau kita bicarakan sambil makan bakpao?

Kamu bilang bakpao?

Tunggu, apa ini berisi kacang merah?

Ya, kacang merah.

Kamu punya yang berisi labu?

Sayangnya tidak.

Sulit dipercaya.

Seharusnya kamu beli setengah berisi labu

dan setengah berisi beras hitam.

Kamu tidak pernah tahu cara mengubah keadaan.

Seseorang harus bersyukur atas kemurahan hati seseorang.

Makan saja yang dia beli.

Kamu lihat itu?

Dia juga ikut campur dalam camilan kita.

Aku tidak bisa membunuhnya karena ini.

Apa katamu?

Bu, Bu Kkeut Soon, tolong hentikan ini.

Jangan bertengkar di hari pertama.

- Astaga. - Kamu ini...

Bu dan Bu Kkeut Soon.

- Kamu ini... - Kumohon.

Astaga.

Aku akan membawakan sikhye. Tolong jangan bertengkar selagi aku pergi.

Ibu, aku pulang.

Bagaimana sakit perut Ibu?

Ibu sudah makan sup pollack kering yang kubuat pagi ini?

Apa-apaan ini? Ibu tidak memakannya?

Kenapa Ibu masih seperti itu?

Apa perut Ibu masih panas?

Ada apa?

Ibu masih kesal soal Ayah?

Tentu saja tidak.

Ibu.

Sudah ibu bilang bukan begitu.

Jangan ganggu ibu dan lanjutkan malammu.

- Pak Park. - Ya.

Ga On menginginkan yoghurt, bukan sikhye,

jadi, aku hendak membelinya.

Bagaimana kabar kedua wanita itu?

Ini mungkin masalah besar.

Bagaimana jika mereka terus bertengkar?

Benar sekali.

Akan bagus jika mereka akur.

Bu Kkeut Soon tidak mudah dipengaruhi,

tapi wanita di atap itu juga pemarah.

Dia memiliki karisma.

Ini kacang merah yang kamu sukai.

Tetap saja, wanita tua itu melalui cobaan besar.

Kita harus menjaganya.

Aku tahu.

Bagaimana ibumu? Dia sudah sadar?

Kurasa begitu, tapi dia masih tampak depresi.

Benarkah? Apa yang harus kita lakukan?

Dia akan merasa lebih baik nanti.

Di mana sikhye-nya?

- Aku mau yoghurt! - Masuklah.

Baiklah. Aku datang!

Astaga.

Astaga.

Ibu.

Aku membuat kimchi jjigae, kesukaan Ibu,

dan nasi yang baru, jadi, makanlah saat Ibu mau.

Ibu tidak makan apa pun kemarin.

Cerialah hari ini dan makan, ya?

Apa yang terjadi?

Kenapa dia belum datang?

"Terlarang, Dilarang Masuk"

Halo? Bisa bantu aku?

Ada orang di dalam?

Halo?

Apa maumu?

Apa ada Bu Choi Myung Hee di sini?

Tidak ada.

Bisa tolong periksa?

Aku mencari Choi Myung Hee.

Aku tahu, dan dia tidak ada di sini.

Ini kediaman pribadi. Sekarang pergilah.

Aku tahu dia di sini. Biarkan aku masuk.

Atau aku akan menelepon polisi.

Buka gerbangnya, Berengsek!

Nenek! Ini Tae Ho!

Nenek! Ini Tae Ho, aku di sini!

Dia tidak ada di sini.

Enyahlah.

Pergilah sebelum kami...

Haruskah kami menghajarmu?

Tangkap dia!

Berdiri!

Kubilang dia tidak ada di sini!

Kurasa Pak Tae Ho datang.

Aku akan mengurusnya.

Pak Yeom.

Ya?

Saat Nenek di sini,

apa dia...

Tidak.

Apa dia sehat?

Awalnya dia agak kesulitan.

Tapi dia cepat beradaptasi.

Kamu tahu

seperti apa dia.

Pak Yeom.

Ya, Pak.

Jika hal seperti ini terjadi lagi,

kita tidak akan bisa bekerja sama lagi.

Apa maksudmu?

Kamu membuatku tampak bodoh.

Maafkan aku.

Menemukan Nenek

akan menjadi tugasku mulai sekarang.

Pak Yeom, berhentilah.

Baik, Pak. Aku mengerti.

Lepaskan aku!

Sial.

Jika kembali lagi, kami akan membunuhmu.

- Ayo pergi. - Baiklah.

Sial.

Apa-apaan ini?

Bisakah kamu pergi?

- Pergi dari sini. - Cukup.

- Pergi! - Kubilang hentikan!

- Astaga. - Masuklah.

Astaga. Merepotkan sekali.

Terima kasih sudah menjaga

nenekku sejauh ini.

Kalian melakukannya dengan baik.

"Kedai Muyi"

Astaga.

Maafkan aku.

Kamu baik-baik saja?

"Pelatih Lee Hyo Sim"

Nomor yang Anda tuju tidak dapat dihubungi.

"Klien Kang Tae Ho"

Dia tidak menjawab?

Tidak.

Kenapa dia tidak di sini padahal dia marah-marah

menuntut kita buka pukul 5.00?

Aku mengajarinya menggantikanmu,

dan aku bisa paham betapa stresnya kamu.

Dia tidak datang tanpa pemberitahuan sebelumnya,

jadi, tandai itu sebagai latihan

dan beri dia peringatan keras nanti.

Hei, Nona Lee. Kamu sudah merasa lebih baik?

Ya. Maaf membuatmu khawatir.

Kamu harus menjaga kesehatanmu.

Untuk menggunakan kata yang dikatakan anak muda zaman sekarang,

dari semua pelatih di sini, kamu biasku.

Nona Lee, kurasa kita harus mengadopsi

sistem nama asli untuk pemungutan suara popularitas.

Kenapa kamu bilang begitu?

Ini negara bebas dan demokratis.

Kenapa kita harus mengungkap suara kita?

Tindakan kita harus sesuai dengan kata-kata kita.

Beberapa anggota memilih satu pelatih,

lalu memberi tahu pelatih lain bahwa mereka favorit mereka.

Aku tidak tahan dengan kemunafikan seperti itu.

Orang harus lebih transparan.

Benar, bukan?

Astaga.

Tunggu. Partai mana yang akan kamu pilih dalam pemilu tahun depan?

Bersikaplah transparan dan beri tahu aku dahulu.

Kenapa aku harus memberitahumu?

- Kamu bilang kita harus transparan! - Astaga.

Cukup.

Ada larangan diskusi politik di sini.

Tidak boleh membahas politik, agama, atau cucu.

Tunggu.

Aku akan membayar untuk berdiskusi.

Tidak bisa, meski kamu membayar.

Bu, ayo ke kafe. Aku akan mentraktirmu kopi.

Nona Lee!

Ya?

Biar kuperiksa punggungmu.

Kamu bilang itu sakit.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left