Kids These Days (요즘 애들)

Kids These Days (요즘 애들)

Download Indonesian Subtitle

Release info

香ㆍ요즘 애들 Kids These DaysㆍE18 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2019-04-15
Downloads: 4
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Kalian pernah dengar olahraga daya ingat?

Aku belum pernah mendengarnya.

- Pasti itu tidak familier. - Apa itu?

Olahraga ini ditemukan di Inggris pada 1991.

Olahraga ini dilakukan di seluruh dunia hingga kini.

Ini olahraga otak yang menantang

- batasan manusia. - Mereka mengingat semua itu?

- Semua itu? - Apa itu?

- Bagaimana cara mengingat semuanya? - Bagaimana caranya?

Apa ini?

Dia orang Korea pertama yang meraih sertifikat master daya ingat.

Aku tidak tahu ada sertifikat seperti itu.

- Aku belum pernah mendengarnya. - Aku juga.

- Apa? - Itu mustahil.

"Master daya ingat internasional ini..."

"Bisa menghafal 200 digit angka acak dalam 5 menit."

- Apa? - Itu mustahil.

"Dia bisa mengingat nama 60 orang asing dalam 15 menit"

- 60 orang? - Bagaimana kamu ingat semuanya?

Aku sangat payah menghafal nama.

"Dia bisa mengingat 642 kartu dalam 1 jam"

Dia mengingat 624 kartu dalam 1 jam?

- Itu mustahil. - Pasti itu sulit.

Aku tidak percaya.

"Kalian tidak percaya ini?"

Menghafal nama orang sulit, bukan?

Kamu menjadi makin sering lupa?

Jika datang mengunjungiku,

- siapa pun bisa menjadi pintar. - Astaga!

Datanglah temui aku.

"Dia akan memperkenalkan metode mengingat yang mengejutkan"

Jadi, kita akan menemuinya hari ini.

- Siapa dia? - Ada tiga

master daya ingat internasional di Korea.

- Tiga orang? - Ya, dia yang pertama di Korea.

- Yang pertama? - Begitu rupanya.

Kwang Hee sangat payah mengingat nama.

Dia menyebut semua orang yang tidak familier

- dengan sutradara. - Benar.

"Jika ingin melakukan ini, kenapa menyeretku?"

"Sutradara Kim Sang Sue"

"Berapa kali harus aku katakan namanya Sutradara Lee Chang Woo?"

"Aku tidak ingat"

Aku lupa wajah dan nama staf yang bekerja denganku dalam setahun.

- Apa kamu serius? - Karena kamu tidak suka mereka.

Suatu hari aku bertemu penulis skenario, dia bilang, "Apa kabar?"

- Aku tidak ingat siapa dia. - Aku juga seperti itu.

- Semua orang melakukan itu. - Jadi, aku hanya tersenyum.

"Apa Kids These Days acara pertamamu?"

"Aku pernah tampil di acara lain"

"Acara apa?"

"Kamu juga tampil di acara itu"

"Aku tidak ingat"

Terkadang, aku bahkan lupa hal-hal yang aku tulis.

- Astaga. - Kalau saja aku lupa,

aku menuliskan hal-hal penting di buku catatan.

Tapi aku tidak ingat meletakkan buku itu di mana.

- Benar! - Aku juga melakukan itu.

- Benar. - Karena itu sangat penting...

Aku menulis di buku, tapi kemudian aku lupa di mana meletakkannya.

- Kita butuh latihan daya ingat. - Benar.

- Kita butuh pelatihan itu. - Benar.

"Tidak lama setelahnya"

"Hal itu akan mengubah mereka"

"Ini metode mengingat ajaib bernama 'Istana Ingatan'"

"Apa?"

"Berhasil"

"Ini akan membuat otakmu bekerja"

"Metode mengingat ajaibnya sesaat lagi diungkap"

"Pencahayaan mewahnya mungkin terlihat dalam markas penyanyi rap"

Tempat apa ini?

"Di mana kita?"

Apa kita akan melakukan syuting video musik?

Ini tampak seperti lokasi syuting video musik.

Bukankah ini soal daya ingat...

"Kami menyambut kalian dengan tes daya ingat"

"Kami menyambut kalian dengan tes daya ingat"?

"Tiba-tiba saja tes daya ingat?"

Apa ini?

- Apa itu? - Apa itu?

Itu tempat latihan menembak.

"Apa ini?"

Apa ini?

"Yu Jae Seok, silakan maju".

Kalian ingin aku maju?

Apa ini?

Bukankah orang pertama peringkatnya paling tidak menguntungkan?

Tapi... Apa? Mereka langsung mengujinya?

- Kita semua tidak menguntungkan. - Secara tiba-tiba?

Tapi kita bisa melihat bagaimana kemampuan Jae Seok.

"Ingatlah nama tiap benda

dan urutkan semuanya setelah komentarnya berakhir".

- Ini... - Kurasa kita bisa dengar dahulu.

"Ada 15 benda dan batas waktunya 2 menit."

Jadi, aku harus menyusun 15 benda dalam 2 menit, bukan?

- Ini terlalu sulit. - Dengarkan, lalu urutkan.

- Jadi, dengarkan lebih dahulu - Aku harus urutkan sekaligus.

- dan urutkan sekaligus. - Benar.

Ini bukan perkara sulit. Aku bisa langsung mengurutkan.

Aku bisa ingat apa yang kudengar.

Kamu harus mengurutkan 15 benda dalam 2 menit.

"Jika kamu bilang 'Mulai', tesnya akan segera dimulai"

- Tapi ini.. - Jika sudah siap...

- Baiklah! - Aku tidak yakin atau siap.

- Ayolah. - Baiklah.

- Aku yakin dia pasti bisa. - Ayo.

Mulai.

"Mulai"

Apel.

Jeruk.

Pensil.

Kok.

"Kepala Jae Seok mulai sakit"

Boneka.

Spidol.

- Dia tidak akan ingat sekarang. - Paprika.

- Ingatannya penuh. - Ingatanku penuh.

- Sikat gigi. - Kenapa kamu sudah menyerah?

- Berhentilah bicara. - Kaus kaki.

- Tetikus. - Dia sudah berakhir.

- Tunggu. - Cat kuku.

- Dia berakhir di benda keenam. - Sudah terlambat.

Lilin.

- Ini tidak ada gunanya. - Pesawat kertas.

"Jae Seok merasa pusing"

- Itu panjang sekali. - Lipstik.

Ada beragam benda.

- Masih ada lagi? - Aku menyerah.

Kacamata.

"Ini benda terakhir"

Kacamata.

"Berapa banyak benda yang bisa Jae Seok ingat?"

Aku tidak ingat. Aku tidak bisa mengingatnya.

- Yang pertama adalah apel. - Dia benar.

Jeruk.

- Mudah mengingat tiga hal. - Pensil.

"Dia tertawa"

- Sudah berakhir. - Aku bisa ingat sebanyak ini.

- Berikutnya... - Tidak kudengar setelah kelima.

Apa berikutnya?

Sudah berakhir.

Kurasa aku mendengar kok.

Yang berikutnya pesawat kertas.

"Jae Seok memilih pesawat kertas sebagai benda keempat"

Kurasa itu akhirnya.

Yang berikutnya lilin.

Dia melakukannya sendiri mulai dari sini.

- Berikutnya... - Ternyata daya ingatnya buruk.

- Itu urutan sesuai kemauannya. - Berikutnya...

- Ini gaya bebas. - Urutan dari pilihan Slicker.

- Ini seleranya. - Itu dia! Kaus kaki.

- Dia suka kaus kaki. - Dia suka kaus kaki.

- Permen. - Dia suka permen.

- Berikutnya... - Itu kesukaannya.

- Spidol. - Dia suka spidol.

Paprika ada di sini.

- Aku merasa - Dia mengubah urutannya.

yang ini ada di sekitar sini.

- Seharusnya tidak kamu perkirakan. - Ada apa dengan perkiraan itu?

Kemudian...

- Kenapa ada lebih banyak benda? - Penebak beruntung biasanya menang.

Astaga.

- Apa - Kunci pas.

- Bahkan ada yang tidak disebutkan. - Ini sulit.

- Aku ingat mendengar ada kok. - Kamu benar.

Kok.

Waktumu beberapa detik lagi.

Seharusnya kamu mengatur waktumu.

Kupikir aku bisa ingat setidaknya empat benda.

Tapi aku menjadi bingung mulai dari benda keempat.

- Kamu harus tahu bendanya. - Kurasa aku dengar kacamata.

- Garpu? - Aku menghitung persis dua menit.

- Sudah berakhir. - Waktu habis.

- Aku tidak ingat. - Waktu habis.

"Berapa banyak benda yang Jae Seok ingat?"

Bahkan jika diberikan waktu lagi, dia tidak akan ingat.

Aku sungguh tidak ingat.

Perlihatkanlah jawabannya.

- Apa jawabannya? - Perlihatkanlah urutannya.

"Ini jawabannya"

- Nomor satu. - Nomor satu.

- Apel. - Dia benar.

"Benar"

- Jeruk. - Yang ini benar.

- Pensil. - Dia benar lagi.

Dia menjawab benar.

Kok.

"Nomor empat, salah"

- Itu benda keempat. - Boneka.

"Nomor lima, salah"

Bahkan tidak ada di sana.

- Dia memilih benda yang dia mau. - Spidol.

- Spidol. - Astaga.

"Nomor enam juga salah"

Paprika.

- Astaga. - Dia letakkan di nomor berikutnya.

- Sikat gigi. - Urutannya harus benar.

Kaus kaki.

Ini kacau.

- Tetikus, cat kuku. - Bahkan tidak ada di daftarnya.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left