The first 200 lines.
Tolong... Tidak!
Embernya, sekarang.
Aku sangat berharap kau berhenti membuat kekacauan.
Itu menyia-nyiakan barang bagus.
Di mana letak kesenangan dari itu?
Pergilah bersihkan dirimu.
Kau kacau.
Wow, aku berharap terlihat sebaik kau saat pagi.
Kau lebih cepat.
Sebenarnya, kau terlambat.
Oke, beri aku lima menit, aku segera keluar.
- Kau butuh bantuan? - Tidak.
Aku bisa urus sendiri.
Semuanya baik?
Ya, baik.
Janji, hanya kecemasan di menit-menit akhir.
Kau tidak berubah pikiran, 'kan?
Aku tahu ini bukan perjalanan yang kita bicarakan.
Itu karena berkemah, 'kan?
Hei, pergilah sebelum aku berubah pikiran.
Sudah kubilang ini akan jadi petualangan.
- Kau sudah siap? - Ya.
Seberapa jauh tempat berkemah dari rumah orang tuamu?
Sekitar setengah hari.
Orang tuaku sedikit tak biasa dengan privasi,
Jadi saat kubilang mereka tinggal di tempat terpencil,
Aku tidak bergurau.
Kau yakin mereka tak keberatan dengan ini?
Dengan apa?
Gadis asing yang belum pernah mereka temui...
...menginap di rumahnya selama seminggu?
Tenang. Ini akan baik saja.
Dan juga, saudaraku juga mengajak pacarnya.
Tunggu, apa?
Kejutan...
Hei, dengar, aku minta maaf.
Aku harusnya memberitahumu.
Tapi saudaraku baru beritahu aku lima menit yang lalu.
Kita temui mereka di perkemahan.
Kau pernah bertemu pacarnya?
Karena ini Michael, dia mungkin bertemu dengannya semalam.
Jangan khawatir, oke?
Ini sebenarnya berjalan jauh lebih baik.
Itu akan membuat orang tuaku sibuk.
Oke.
Janji kau takkan tinggalkan aku sendiri dengan mereka?
Bukan mereka yang perlu kau khawatirkan.
Saudariku juga datang.
Astaga, apa dia baik saja?
Entahlah. Pergilah periksa dia.
Michael?
Adam?
Hei.
Kau tak apa?
Dor!
Apa-apaan?
Apa yang kau lakukan?
Erin, Erin, Erin! Hei!
Hei! Hei, hei, hei! Tenang, tenang.
Tenang... Tenang...
Apa-apaan, Erin?
Apa masalah dia?
Kelihatannya ada yang tak tahu caranya bercanda!
Erin.
Erin.
Kau tak apa?
Apa yang terjadi tadi?
Aku tidak tahu.
Tolong berhenti.
Oke. Oke. Aku akan tetap di sini.
Untuk apa obat itu?
Aku tak mau bicarakan itu.
Aku harusnya tahu Michael akan lakukan hal bodoh seperti itu.
Apa mereka baik saja?
Ya. Jangan khawatir dengan Michael. Dia baik saja.
Tapi aku tak yakin dengan wajah pacarnya.
Astaga, aku merasa tak enak.
Maksudku, itu pengenalan yang tak biasa.
Tak seperti yang aku bayangkan.
Kau tak apa?
Kemari.
Hei, kau sangat membuatku ketakutan tadi.
Aku tak tahu apa yang terjadi.
Aku tiba-tiba hilang kendali.
Kita sebaiknya kembali dan periksa mereka.
Pastikan mereka baik saja.
Oke.
Aku hanya butuh waktu.
Tentu.
Ambil waktu sebanyak yang kau butuhkan.
Maaf aku memukulmu.
Jangan khawatir soal itu.
Maaf kami memainkan lelucon bodoh.
Kau tahu, kau terlihat tak asing.
Apa kau terkenal?
Haruskah aku mengenalmu?
Tidak.
Wajahku pasaran.
Dan bisa kubilang, kau punya wajah yang cantik.
Aku suka dia, Kakak. Dia menarik.
Tidak, aku sangat mengenalimu.
Kau yakin kita belum pernah bertemu?
Baiklah, berhenti mendesak dia, oke?
Kau belum puas menyiksa dia untuk hari ini?
Harus berapa kali aku meminta maaf?
Aku akui itu ide yang buruk.
- Dia paksa aku melakukan itu. - Pengkhianat.
Mari kita semua sepakat, tak ada lagi kejutan mulai sekarang.
Kakakku selalu jadi orang yang menjemukan.
Aku kasihan denganmu, Erin, sungguh.
Apa kalian tidak lelah?
Perjalanan kita akan panjang besok.
Oke. Kami paham maksudnya.
Ya, basa-basi juga bukan keahlian dia.
Nyonya. Hotel Anda menanti.
Ingat, kami bisa dengar apa yang terjadi di tenda itu.
Kami tidak tuli.
Maka aku harap kau bawa penutup telinga.
Mereka kelihatannya baik.
Gadis itu tak tahu melibatkan dirinya kedalam apa.
Kau juga.
Kau mau bicara tentang apa yang terjadi hari ini?
Tidak terlalu.
Kau tahu kau bisa percaya aku, 'kan?
Dengar, jika hubungan kita ingin berhasil.
Kita harus saling jujur. Tak ada rahasia.
Adam.,
Kita baru berkenalan.
Aku menyukaimu, sungguh.
Tapi bisa kita tak bahas itu malam ini?
Tolong?
Tentu. Tak masalah.
Oke, terima kasih.
Aku lelah, jadi...
Aku akan tidur.
Menurutmu apa yang mereka bicarakan?
Aku tidak tahu.
Kau tahu, Michael bilang padaku orang tuanya kaya.
Aku beritahu padamu,
Kita sangat beruntung dengan mereka berdua.
Mereka menuju sana.
Margret tidak bersama mereka.
Kami tahu. Dia akan datang besok pagi.
Dan Tn. Wilson?
Tn. Wilson bersama rekan kami di taman bermain.
Dimengerti.
- Silakan, nyonya. - Terima kasih.
- Sama-sama. - Wow.
Aku sangat senang kau di sini.
Ya, tentu saja, itu 100% fakta bersejarah.
Aku percaya denganmu.
Tak seperti harapanmu?
Ini jelas besar.
Ayo.
Kau tak apa?
Ya, aku tak apa.
Jangan khawatir. Mereka pasti menyukaimu.
Setelahmu.
Orang tuaku sangat tradisional.
Mereka hidup dengan berburu.
Hanya menyantap yang kau bunuh.
Yang kuat yang bertahan, benar?
Aku paham itu.
Ayo.
Adam, cepat.
Kami menunggu kalian pasangan sejoli.
- Apa kita harus? - Ini tradisi.
Ada apa?
Itu kebiasaan kami untuk umumkan kedatangan kami.
Itu sedikit konyol.
Erin, kenapa bukan kau yang mendapat kehormatan?
Lakukanlah.
Itu sangat bagus.
Di mana anak-anakku?
Adam... Michael.
Teman-teman baru.
Selamat datang di Wastu Richmond.
Kami sangat tak sabar untuk menyambutmu.
Tapi di mana tata krama ku?
Aku Peter.
Senang bertemu kau.
Michael, Adam. Senang kau kembali pulang.
Ibu merindukanmu.
Senang bisa pulang, Ibu.
Di mana Margret?
Kau...
Kau tahu saudarimu.
Dia suka menjadi sorotan.
Selamanya sang Ratu.
- Tata krama, anak-anak. - Maaf, Ibu.
Beritahu aku, siapa kedua wanita muda cantik ini?
Ini temanku Sarah.
Dan ini pacarnya Adam, Erin.
Sarah.
Setiap teman Michael adalah teman kami.
Menurutku kali sedikit lebih dari teman.
Erin, astaga.
Kau membuatku penasaran.
Aku senang kita punya banyak waktu untuk mengenalmu.
Dan Sarah, tentunya.
No comments yet. Be the first to leave one.