The first 168 lines.
Tiga puluh menit lagi, mereka akan mengumumkan hasil ujian terakhirnya.
Setiap kandidat akan menerima telepon dari JAXA.
Kita akan masak yakisoba siang ini.
Begini, Bu.
Ibu sadar kalau hari ini hasil ujiannya diumumkan, 'kan?
Apa setidaknya makanan yang bisa membawa keberuntungan?
Seperti katsudon, begitu?
Kalau kau tak mau, nanti Ibu belikan kue saja.
Itu karena Ibu sendiri yang suka makan kue.
Yakisoba itu enak sekali, tahu.
Yudesobanya direbus, bukan digoreng.
Tapi Ibu suka mangkuk yakisoba!
Seven Days
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
Space Brothers
Sebelum kegelisahanku
berakhir
menjadi kebahagiaanku
Aku datang pada dirimu
dan kita pun bersatu
Halo Halo
Terbanglah
Di dunia ini kita bermimpi
dan terus berdansa
Di antara cahaya dan bayangan
kita terus berubah
sehingga angin tak berhenti
Meski masa depan samar dan tak dapat dipercaya
kita
tak sendiri
tak sendiri
#35 Dari Sudut Kecil di Fasilitas yang Besar
#35 Dari Sudut Kecil di Fasilitas yang Besar
Harada.
Ya?
Kau lihat Hoshika?
Sekarang sudah hampir waktunya pengumuman.
Hoshika harus rapat, jadi untuk sementara ini dia tak bisa.
Begitu, ya?
Aku yakin dia kesal sekali berada di sana.
Begitulah kesimpulan petunjuk kami untuk konferensi pers hari ini.
Karena perhatian CES-51 sangat menarik,
kami berharap lebih dari biasanya pada para jurnalis.
Persiapannya sedang dijadwalkan.
Baiklah.
Halo?
Halo, ini Tsurumi dari JAXA.
Ya, ini Makabe.
Seperti yang sudah disebutkan, aku menelepon hari ini untuk memberi tahu hasil ujian terakhirnya.
Baik.
Telepon ini.
Hanya telepon inilah
yang akan mengubah segalanya
akan hidupku.
Hariku selalu dimulai pukul 6:30.
Pagi.
Pagi.
Aku akan cuci muka, bercukur,
dan selalu merapikan rambutku.
Ken, makan roti panggang dulu sebelum pergi.
Maaf, aku tak ada waktu.
Terkadang, aku harus pergi tanpa sarapan.
Ini seragam kerjamu.
Terima kasih.
Papa!
Pagi, Fuuka.
Dadah!
Selamat jalan!
Lan!
Lan!
Aku tak pernah khawatir akan jam sibuk.
Aku bekerja di pinggiran kota.
Jadi keretanya selalu sepi.
Bus jemputan akan menjemputku dari stasiun ke tempat kerja.
Tak ada kemacetan yang membuatku stres.
Tak ada supermarket, restoran, atau tempat ramai di mana aku bekerja.
Lab Photochemistry
Dilarang Merokok
Makabe
Kenapa, Makabe?
Kau senang memakai seragam itu?
Kau 'kan sudah delapan tahun di sini.
Bukan begitu.
Sebenarnya, yang kurasakan sebaliknya.
Ah.
Cuacanya tak bagus.
Ya, motivasiku jadi turun.
Aku bekerja di
sudut kecil
dari fasilitas yang besar.
Aku suka pekerjaanku.
Aku bangga akan pekerjaanku.
Aku bisa pulang cepat, jadi aku merasa beruntung.
Tapi, aku...
Kau bawa bekal?
Tidak.
Kalau begitu, ayo ke kantin.
Sepertinya apa boleh buat!
Para peneliti lain pasti sudah menyerah,
karena mereka sepertinya tak keberatan.
Katsudon
Kare
Combo A
Bukan karena kantinnya yang kekurangan menu,
ataupun seragam abu-abu yang serupa
dengan langit yang suram.
Rasanya, ada yang salah.
Mau makan apa?
Combo A.
Sudah kuduga, memang ada yang salah.
Ini bukanlah yang kuingin saat aku masih kecil.
Aku ingin lebih
membumbung tinggi.
Ya, aku ingin membumbung tinggi ke langit.
Apa aku ingin menghabiskan sisa hidupku bekerja di sini?
Ini sausnya.
Dapatkah kukatakan
inilah yang kuinginkan?
Maaf, Makabe.
Apa ini cita-citaku sebenarnya?
Seperti yang kautahu,
ada delapan kandidat yang tersisa di awal ujian terakhir.
Ya.
Kami meminta para astronot dari Houston untuk membantu menilai para kandidat.
Kesan-kesan mereka telah dikirim ke Jepang, dan para juri JAXA juga telah menilai pendapat mereka.
Ya.
Dan jumlah skor itu telah ditambahkan dari ujian ketiga di boks tertutup.
Aku tak butuh pendahuluan panjang seperti ini.
Cepat, beri tahu saja aku lulus atau tidak!
Apa dia bicara panjang lebar karena aku tak dipilih?
Apa aku dicoret?
Atau...
Ada yang jatuh!
Hah?
Aku bertemu istriku, Yuki, saat kuliah.
Ini.
Oh.
Ini.
Terima kasih.
Hei, kalian melakukan apa liburan musim panas ini?
Aku mau naik gunung.
Sepertinya seru. Karuizawa, ya?
Di mana?
Everest.
Hah? Serius?
Gunung itu tinggi, tahu.
Bagaimana menurutmu tempat ini?
Wah, bagusnya!
No comments yet. Be the first to leave one.