The first 182 lines.
Dia lebih tidak kenal takut dari dugaanku.
Sa Do Chan.
Jangan khawatir.
Kapten dari Kesatuan Polisi adalah kawanku,
jadi aku diam-diam menempatkan pasukannya di sini.
Terima kasih.
Sa Do Chan akan kau apakan begitu kau menangkapnya?
Aku akan menyerahkan dia ke Kepolisian.
Tidak.
Serahkan dia kepadaku.
Serahkan dia kepadaku.
Dan jangan tanya yang terjadi setelahnya.
Ini jebakan, 'kan?
Kudengar kau menempatkan pasukan Kepolisian di sini.
"Jangan tanya yang terjadi setelahnya."
Sa Do Chan. Kau akan membunuhnya?
Saya melihat sebuah kendaraan mendekat.
Jaga dengan baik.
Anda sudah sampai pada tujuan Anda.
Penunjuk rute sudah berakhir.
Aku datang untuk mengantarkan lobster.
Apa kalian sedang syuting film?
Mereka sedang membuat lelucon denganku?
Rusia ingin mengambil kembali telur Faberge.
Izinkan mereka.
Telur Faberge akan kembali ke Rusia.
Terserahlah. Kita juga kan sejak semula tidak mengincar telurnya.
Buat apa juga kita mencuri aset budaya Rusia!?
Bukan begitu?
Kita memiliki Raja lain dalam pikiran kita.
- Perlihatkan monitornya. - Okay.
Itulah big store kita hari ini.
Jaksa Wilayah dari Kantor Kejaksaan Distrik Seoul Pusat,
Jung Do Young, pensiun hari ini.
Mantan Jaksa Wilayah tersebut meninggalkan kantor...
...dengan perpisahan meriah para juniornya.
Sang mantan Jaksa Wilayah terkenal akan keyakinannya yang teguh.
Masyarakat memiliki kepercayaan tinggi pada Jaksa istimewa ini.
Telah dipastikan bahwa dia akan mengikuti pemilihan...
...Parlemen Nasional yang akan datang.
Haruskah sekarang aku memanggilmu Jaksa Wilayah Jin?
Jaga kantor kita.
Baik, saya akan melakukan yang terbaik.
Saya akan menjadi seorang politikus yang diharapkan rakyat.
Saya akan menjadi politikus yang jujur.
Kita seharusnya menangkap dari awal.
Kau tidak merasa dia itu banyak omong sekali?
Mempertimbangkan karakteristik kasus, tolong lakukan yang terbaik.
Anda sudah datang.
Beliau dari Administrasi Warisan Budaya,
sedangkan beliau dari Layanan Seni Rupa Korea.
Saya mohon kerja sama Anda sekalian. Saya Jaksa Oh Ha Ra.
Saya sudah mendapatkan surat perintahnya.
Bagaimana dengan artikelnya?
Hampir selesai.
Ini adalah darah segar bagi Namsan Club kita.
Dia bekerja di Kantor Kejaksaan Distrik Seoul Pusat.
Namanya Jaksa Baek Joon Soo.
Ini adalah Hong Gi Seok, Presiden Bank Pembangunan.
Ini Joo Ki Young. Direktur Tim Strategi Grup JK.
Dia cucu dari Lee Gi Ham, Ketua Yayasan Pribadi Buram.
Dan Kepala Editor Koran Mugung, Song Jung Hyuk.
Ini Direktur Cha Hong Myung dari Pelayanan Diplomatik.
Mari mulai.
Banyak yang tidak bisa datang malam ini, jadi kita lakukan penyambutan lain waktu.
Aku yakin kalian semua sudah melihat berita,
tapi Jaksa Wilayah Jung Do Young akhirnya membuat langkah pertama memasuki politik.
Semua anggota dari Namsan Club harus melakukan apa pun yang memungkinkan...
...untuk membuatnya memenangkan pemilihan, kemudian...
...menjadikannya Presiden.
Jadi, lakukan yang terbaik.
Untuk pencalonan Jaksa Wilayah Jung...
- ...di Parlemen Nasional. - Bersulang.
Apakah Cha Sung Doo bekerja keras?
Dia bilang sedang mencari, tapi...
Ayo pergi ke kantornya.
Baik.
Kau menyedihkan.
Kau menghilangkan uang perusahaan gara-gara berjudi,
lalu tertangkap basah mencoba menjual narkoba diam-diam.
Kapan kau akan jadi manusia penuh kesadaran?
Bahkan orang-orang yang lebih pintar darimu dan memiliki latar belakang bagus...
...bekerja keras membanting tulang.
Tapi kau? Kau.... APA SEBENARNYA YANG KAU LAKUKAN!?
Mari berhenti mengatasnamakan hubungan kita lagi.
Jika kau tidak mau bekerja keras, keluarlah!
Mari kita akhiri hubungan kita sekarang.
Maafkan saya! Tolong beri saya satu kesempatan lagi!
Berapa lama lagi kau akan menyalahkan masa lalu dan keadaanmu?
Jika kau masih mau bekerja padaku, berhenti menyalahkan yang lain,
dan jadilah seseorang yang kuinginkan!
Presdir. Tolong beri aku satu kesempatan lagi.
Saya... akan melakukan apa pun.
Jika kepalamu itu kosong,
paling tidak pura-puralah berpikir!
Jika tidak berkelas, pura-puralah berwibawa!
Jika tidak punya apa-apa, pura-puralah memilikinya!
Begitulah caranya mengemas diri yang benar!
Apakah sesulit itu melakukannya!?
Aish, sialan.
Siapa Anda?
Teman dari kampung halamannya.
Aku baru dengar kabarnya.
Bagaimana kau mengenalnya?
Dia ibuku.
Dia pindah ke rumah perawatan...
...sekitar 10 tahun lalu.
Makanya aku tidak bisa menghubunginya.
Apa pekerjaanmu?
Aku mencoba menyelundupkan...
...dan menjual narkoba.
Gara-gara itu,
aku beberapa kali masuk penjara.
Aku memang kelihatan begini,
tapi aku memiliki tujuan yang jelas dalam hidup.
Tujuan dalam hidup?
Menemukan ayah kandungku.
Ayahmu?
Lalu?
Aku akan membunuhnya.
Bajingan yang meninggalkan seorang wanita dan anaknya tidak bisa disebut sebagai Ayah.
Ibuku...
...merindukan bajingan itu seumur hidupnya sampai jatuh sakit.
Dan kemudian...
Kemudian dia meninggal secara menyedihkan.
Aku...
...akan membunuh ayahku begitu menemukan dia.
Kurasa, aku bisa membantu mencapai tujuanmu.
Aku ingin melakukan sesuatu untuknya sebagai teman dari kampung halaman.
Kau mau bekerja padaku?
Kapan kau akan dewasa dan bisa berdiri sendiri?
Jurnalis hebat kita, Reporter Oh So Ra. Kau pergi meliput?
Ada apa denganmu? Menyebutku "jurnalis hebat" segala.
- Ke mana? - Rumah Jaksa Jung Do Young.
Dia memanggil semua perusahaan media.
Begitu?
Dia pasti memiliki sesuatu yang besar untuk ditunjukkan.
Aku tidak yakin.
Dia memasuki politik, paling dia ingin menunjukkan pada kami...
...seberapa hebat dirinya, seberapa bahagia pernikahannya, semacam itulah.
Dia memiliki lebih dari yang kau bayangkan.
Reporter Oh.
Seorang Jurnalis harus mengajukan pertanyaan yang tepat.
Apa-apaan!? Itukan bakat alami.
Tanyakan saja kalau memang penasaran. Jangan menahan diri. Mengerti?
Kenapa kau terus mengatakan hal yang sudah jelas?
Reporter Oh, ayo cepat.
Sampai jumpa.
Kau harus mengajukan pertanyaan!
Bagus sekali.
Manis.
Kenapa tidak istirahat sebentar?
Dia pasti lelah.
Tidak, tidak. Sebentar.
Aku hanya...
...menginginkan kehidupan yang tenang.
Tidak bisakah kau membantu suamimu dengan hal sederhana begini?
Haruskah aku...
Perabotan Anda...
...tampak cukup usang.
Saya dapat melihat betapa jujur kehidupan Anda.
Begitukah?
Ah, semua perabotan ini saya beli ketika kami menikah.
Oldest but goodest.
Barang-barang zaman dulu yang terbaik.
In Tae-ah. Sekarang.
Okay.
Bukankah dia satu-satunya kandidat berstatus mantan Jaksa Wilayah?
Pak.
Apakah Anda tahu tentang Tentara Terracotta?
Muncul sebuah artikel yang menuduh Anda menyelundupkan patung-patung ini.
Katanya aku menyelundupkan patung-patung itu? Tidak mungkin.
Bukankah itu properti budaya Tiongkok?
Apakah maksud Anda artikel ini tidak berdasar?
Ya, itu tidak benar.
Apa itu?
Kebakaran?
- Ada asap. - Apa itu? Ada asap.
- Pak Jung. - Silakan tunggu di sini.
Aku akan memadamkan apinya.
Jangan masuk.
Okay! Timingnya pas sekali.
No comments yet. Be the first to leave one.