The first 200 lines.
DRAMA INI ADALAH KISAH FIKTIF
SEMUA KARAKTER, ORGANISASI, LOKASI, INSIDEN, DAN AGAMA
DALAM DRAMA INI ADALAH FIKTIF
ADEGAN YANG MELIBATKAN HEWAN DIBUAT DENGAN PROPERTI DAN EFEK VISUAL
Yang Mulia!
Kejar dia.
Tangkap dia.
Orang harus tahu
yang memanahku manusia.
Yang Mulia!
Bangunlah, Yang Mulia!
Yang Mulia!
Cari orang yang memanahnya.
Tangkap dia dengan cara apa pun!
Siap!
Yang Mulia!
Kami tak temukan siapa pun.
Periksa semua tempat. Dia pasti belum meninggalkan area berburu.
Siap.
Kalau ada dua Tae-gang, salah satunya bisa memanah Yang Mulia…
Bangunlah, Yang Mulia.
…sementara yang satu lagi bersamanya.
Mereka kembar.
Benar. Itu bisa mungkin kalau mereka kembar.
Tidakkah sebaiknya kita beri tahu dia
kalau Tae-gang punya kembaran?
- Di mana aku harus menaruh ini, Tuan? - Taruh kualinya di dapur.
Hati-hatilah dengan itu.
Pastikan kertasnya menempel dengan baik, jadi tidak ada celah.
- Pasang pintunya agar tak jatuh. - Ya, Tuan.
Kian malam, jadi cepatlah.
- Turunkan. - Ya, Nyonya.
Yang Mulia.
Harus berjalan dari sini.
EPISODE 17
Masuklah.
Aku akan berjaga di luar.
Ayo.
Aku sungguh minta maaf membuat kalian datang
jauh-jauh ke sini.
Tidak masalah.
Kami datang jauh-jauh untuk meminta bantuanmu,
jadi semoga kau mengerti.
Kau pernah mendengar tentang kami?
Aku mungkin seorang pengelana, tetapi aku tahu ilmu wajah.
Wajah kalian memberitahuku kalau kalian tamu yang sangat istimewa.
Sekarang tolong tinggalkan kami.
Yang Mulia.
Maaf, tetapi aku harus ke kamar mandi…
Oh.
- Pergilah. - Ya, Yang Mulia.
Kalau Tae-gang benar-benar kembar,
maka ini sangat buruk.
Salah satunya dekat dengan Yang Mulia sedangkan satunya lagi yang berwajah sama
terkait dengan kejahatan keji.
Mungkin mereka bersekongkol.
Tak mungkin.
Apakah Tae-gang tahu dia punya kembaran?
Kalau mereka terpisah saat lahir, dia mungkin tak tahu.
Kita akan mencari tahu yang terjadi.
Kasim Go, bukankah kau bilang kau memecahkan sebuah misteri?
Apakah itu?
Mengenai kelopak botan ini.
Bodhisatwa yang Penuh Welas Asih…
Sampai saat Sim Yeong meninggal,
dia meyakini kalau dirinya dan Min Jae-yi adalah pasangan.
Bagaimana seseorang bisa punya keyakinan buta seperti itu?
Benar. Apakah dia dirasuki hantu atau lainnya?
Bukan hantu, melainkan hal yang lain.
Di Dinasti Ming, ada yang namanya "opium". Aku pernah bertemu pedagang
yang sering ke luar negeri.
Sejak Dinasti Tang, para pedagang membawa opium ke sini
dan masih bisa ditemukan hari ini.
Aku pernah mendengar itu.
Aku juga.
Kudengar kalau mengisap opium, kau akan menjadi gila
dan bahkan tak bisa mengenali orang tua sendiri.
Apakah opium seharusnya dimakan?
Entahlah.
Pokoknya, begitu mabuk akibat opium, kau bahkan tak tahu berada di mana.
Kalau kelopak botannya seperti opium,
mungkin itu digunakan pada Sim Yeong.
Itu bisa membuatnya meyakini kalau Jae-yi adalah kekasihnya.
Apa yang membuatmu takut, Yang Mulia?
Kakek.
Kakekku memberikanku persik
dan kubawa ke Kakak Ui-hyeon.
Dia pun meninggal…
setelah memakan itu.
Maksudmu kendali pikiran?
Aku pernah membaca buku mengenai orang-orang
yang bisa melakukan itu.
Apakah itu?
Mereka macam-macam dengan jiwa orang,
sebabkan halusinasi, dan tanamkan ingatan palsu.
Kau tak pernah memberikan persik
kepada Pangeran Ui-hyeon.
Ya.
Aku tak pernah beri dia persik.
Pangeran Ui-hyeon meninggal setelah memakan persik
hanyalah rumor, bukan fakta.
Itu hanya rumor, bukan fakta.
Ingatan menyakitkanmu kini akan hilang
begitu juga ingatan mengerikan.
Kalau kau melakukan sihir pengendali pikiran
sambil membakar kelopak botan kering,
kau bisa mengendalikan pikiran seseorang?
Jadi, begitulah pikiran Sim Yeong terpengaruh?
Aku telah kembali.
Aku Song dan aku kembali karena orang tak bersalah di Byeokcheon
yang dibunuh tak adil.
Aku akan menjadi raja!
Aku akan menjadi raja.
Syaman itu.
Dia juga begitu. Seolah kerasukan, dia terus berkata
keluarga Song memberinya pencerahan. Dia tampak sangat meyakininya.
Menggunakan kelopak botan kering
dan sihir pengendali pikiran,
dia dibuat percaya kalau itu benar.
Namun, semua itu hanya bukti tak langsung.
Namun, gurumu bilang kelopak botan
hanya digunakan untuk menenangkan orang.
Dia tak bisa tahu segala hal dari Asia Tenggara.
Aku wanita yang menjunjung kesopanan,
tetapi ada alasannya aku memanggilmu, jadi kuharap kau akan mengerti.
Tentu saja, Yang Mulia.
Aku harus minta bantuanmu.
Ya, Yang Mulia.
Aku harus membawa Pangeran Myeong-ahn keluar istana malam ini.
Kenapa kau mau meninggalkan istana?
Sakit Pangeran Myeong-ahn terus memburuk,
tetapi obatnya tidak manjur.
Kubiarkan seseorang gunakan sihir padanya.
Yang Mulia, bagaimana kau bisa bertindak ilegal?
Kepala Bagian Han, tolong jangan bertanya.
Aku tak punya pilihan.
Ini untuk Pangeran Myeong-ahn.
Namun,
jika sesuatu terjadi kepada Pangeran Myeong-ahn
selagi berada di luar istana,
bagaimana aku bisa menghadapi akibatnya?
- Yang Mulia. - Kumohon kepadamu.
Aku hanya bisa meminta ini kepadamu.
Bisakah kau melindungi aku dan Pangeran Myeong-ahn malam ini?
Kau tak apa-apa?
Dayang Kwon, kau tak apa-apa?
Dia ke arah sana.
Tidak, jangan pergi! Itu terlalu berbahaya.
Dayang Kwon.
Orang membakar dupa di tempat dupa,
tapi anehnya ada kelopak kering di sini.
Siapa kau?
Kau bertanya siapa aku?
Aku orang yang melihat semuanya.
Tanah yang dibanjiri darah para rakyat tak bersalah yang dikorbankan
karena keserakahan seseorang.
Aku tak hanya melihat kehancuran, tetapi juga air mata darah
dari rakyat yang kau tinggalkan.
Dari bangsawan sampai rakyat jelata,
semua kehidupan berharga.
Namun,
kau memotong lidah orang-orang yang tak bersalah,
melabelinya sebagai pendosa,
bahkan merampas tanah kering tandus mereka.
Bagaimana aku bisa diam saja
terhadap kejahatan sekeji itu?
Tanganku yang berharga berlumur darah,
tetapi kesejahteraan rakyat kami lebih penting.
Jadi, aku tak menyesalinya.
Berhenti membuat alasan dan katakan yang kau lakukan.
Kau apakan Pangeran dan kenapa kau mencoba menyakiti Putri Ha-yeon?
Tujuanku hanya satu.
Song, Ga, Myeol, Lee.
Keluarga Lee akan dihancurkan
dan seseorang dari keluarga Song akan muncul
serta memulai sebuah dinasti baru.
Dan akhirnya,
sebuah dunia tanpa diskriminasi status atau peringkat,
Negeri Kebahagiaan
akan terwujud!
Biksu Mu-jin…
Ada wanita yang sering mengunjungi Kantor Syamanisme.
Tiap kali kepala syaman ke lokasi doa di Gaeseong,
dia datang ke Kantor Syamanisme.
Dia pakai penutup kepala, jadi wajahnya tak terlihat.
KASUS PEMBUNUHAN GAESEONG
Ini berbahaya, Cendekiawan Park.
Bukan hanya satu dari mereka di luar sana,
tetapi mereka bebas masuk-keluar istana.
Mereka menghina keluarga kerajaan, menghabisi keluarga Master Min,
dan berani memanah
Yang Mulia.
Kita harus mencari tahu siapa di balik itu.
TEMPAT SYAMAN BERDOA
Syamannya ke Gaeseong untuk berdoa? Kenapa baru beri tahu sekarang?
Dan selagi mencari bukti kasus Byeokcheon,
kudapati orang Byeokcheon meninggalkan Gaeseong untuk kembali ke kampung halaman.
Juga ada orang yang mengirim banyak barang ke Gaeseong
sambil mengaku mengirimkannya ke kampung halaman.
Maksudmu mereka membuat pangkalan di Gaeseong?
No comments yet. Be the first to leave one.