The first 35 lines.
Mimpi panjang untuk bisa tinggal seatap dengan Italia akhirnya terwujud.
Dengan suasana tidak nyaman di rumah Holy Roman Empire dan orang-orang disekitarnya.
Apa takdir yang akan dihadapi oleh mereka?
Saat aku bangun di esok paginya, hanya ada tiga orang di mansion besar ini.
Um, kemana yang lainnya?
Italia, pergilah mengambil air.
Cepat.
Baik...
Tn. Austria, ada apa?
Mudah saja.
Saya telah dikucilkan.
H-Hey, Italia.
Oh, Holy Roman Empire.
A-Aku rajin bersih-bersih, jadi...
Italia, maukah kau bergabung denganku dan menjadi Kerajaan Roma?
Mari ciptakan negara terkuat di Bumi.
Kenapa?! kau tak mau tinggal disini selamanya bukan?!
Aku yakin kau mau kembali menjadi Kerajaan Romawi yang kuat juga!
Ta-Tapi...
Tapi Kakek Roma binasa karena terlalu besar.
Seluruh tubuhnya dipenuhi dengan luka dan beliau selalu kesakitan.
Aku tak mau itu juga terjadi padamu.
Kamu gak boleh jadi Roma.
Aku suka kamu yang begini.
Jadi tolong...
Dan meeting berakhir tanpa membuahkan persetujuan apapun.
Aduh, selalu saja aku berdebat dengannya.
Hey, ada apa?
Kau jauh-jauh hanya untuk bertemu denganku?
Aku mau ketemu kamu, Inggris!
Oh, kalian datang menemuiku?
Ya ampun.
Yo Inggris, Aku mau bicara.
Aduh, kalian ini.
Hey, jangan meggosok begitu.
No comments yet. Be the first to leave one.