Under The Gun

Under The Gun (언더더건)

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Under the Gun 1 Viu Original Indo id
A Commentary by koleksifilmserial

Tags

webdl
Published on: 2024-12-01
Downloads: 30
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 180 lines.

"Zuho sebagai Ko Gun"

"Jo Soo Min sebagai Cha Se Young"

"Seo Ji Won sebagai Joo Tae Ha"

"Under the Gun"

Bagus, tamat riwayatmu sekarang.

Baiklah. Ini bir kalian.

Terima kasih.

Pak Jung, bergabunglah dengan kami untuk bermain.

Aku tidak bisa. Aku sedang bekerja.

Ayolah. Duduk dan bergabunglah dengan kami untuk bermain.

Dewi Keberuntungan tidak memihakku belakangan ini.

Omong-omong, kudengar pekerja paruh waktu di sini

mengalahkan Pak Yoo tempo hari.

Dia mengalahkan Pak Yoo? - Tapi mustahil dengan pria ini.

Dia telah memenangi sejumlah turnamen amatir.

Lalu? Siapa pekerja paruh waktu ini?

Dia...

Panjang umur.

"Ko Gun"

Hei, Gun.

Aku tidak mau. - Satu permainan saja.

Aku tidak mau.

Ayolah. Satu permainan saja. Mainkan satu permainan saja.

Apa? Kamu tahu bagaimana keadaannya. Kenapa kamu bersikap seperti ini?

Mereka akan beli dua botol minol. - Lupakan saja.

Bagaimana dengan bonus?

Aku akan memberimu bonus besar.

Meja itu, bukan?

Dasar keras kepala.

Benar, kudengar itu bukan lelucon.

Seperti kataku... - Halo.

Mau bermain?

Baiklah, kalau begitu. Mari kita lihat sehebat apa kamu.

Kurasa kartumu bagus. - Biasa saja.

Lima puluh dolar. - Call.

Mereka semua bertaruh 50 dolar di babak preflop?

Kurasa mereka semua punya kartu yang bagus.

Dia berusaha menampilkan wajah datar, tapi terus menyeringai.

Yang ini terus memainkan kartunya,

jadi, dia mungkin harus bermain dengan kartu biasa.

Kurasa yang ini hanya ingin bermain.

Raise.

Kurasa kartumu bagus. - Kita lihat saja.

Lima puluh, call. - Call.

Check. - Check.

Kurasa mereka semua suka bermain aman.

Raise. Tiga ratus dolar.

Hold. - Hold.

Tiga ratus, call.

Jelas, kartunya bagus.

Hold.

Check. - Raise.

Seribu dua ratus.

Dia mungkin menggertak, bukan?

"Menggertak: Bersikap seolah-olah kamu memegang kartu yang bagus"

Kamu menggertak, bukan?

Dia hanya memainkan cipnya alih-alih mempertaruhkan semuanya,

jadi, tidak mungkin American Airlines.

Sial. Fold.

Apa kartumu?

As hati dan tiga keriting.

Bisa tunjukkan lima kartu terakhir?

Tunjukkan kepada kami. Itu tidak akan merugikanmu.

Lima rangkap tiga.

Jadi, aku pasti akan menang.

Kenapa menyeringai?

Ada apa? Aku yakin kamu menggertak.

Entahlah.

Tunggu, bisa tunjukkan tanganmu? Aku ingin tahu.

Ayolah. Letakkan uangnya di meja, dan akan kutunjukkan.

Astaga.

Baiklah, aku akan memberimu uangnya. Ini.

Baiklah, kalau begitu. Nikmati permainan kalian.

Astaga.

Apa-apaan ini? - Sial.

"Pemain yang pertama bertindak di babak taruhan apa pun"

"Dan karena itu berada di posisi yang paling dirugikan"

Aku harus berswafoto.

Astaga. Aku terlihat sangat cantik.

Hai.

Hei.

Kamu tidak merindukanku?

Ada banyak pria tampan di LA.

Kenapa aku merindukanmu?

Aku sangat terluka.

Untuk apa aku repot-repot menyiapkan itu?

Menyiapkan apa?

Ini. - Kenapa tiba-tiba sangat manis?

Aku selalu bersikap manis kepadamu.

Omong-omong, ini mobil yang bagus.

Berapa harga mobil seperti ini?

Aku menghasilkan sebanyak ini saat menang satu atau dua turnamen.

Astaga. Kamu memang pembual.

Bagaimana jika kamu menikah denganku?

Berapa nomor telepon polisi?

Aku harus melaporkanmu karena merayu anak di bawah umur.

Wanita lain akan merebutku jika kamu terus mengabaikanku begini.

Hati-hati. - Terserah. Kukencani orang lain.

Ini dia.

Selamat datang! - Selamat datang!

Putri ibu. Ibu sangat merindukanmu.

Astaga. Kamu makin cantik sejak kali terakhir ibu melihatmu.

Ibu sepertinya tidak pernah menua.

Jika orang melihat kita bersama, mereka akan mengira Ibu kakakku.

Astaga.

Terima kasih sudah menjemputnya, Tae Ha.

Tidak masalah. Tentu saja, aku harus menjemputnya.

Sampai jumpa, Tae Ha.

Hei, jangan seperti itu. Kamu menyakiti perasaannya.

Tae Ha, makanlah bersama kami karena kamu sudah di sini.

Aku akan menelepon ibumu.

Bolehkah? - Ya, tentu saja.

Kamu, dari semua orang, sangat diterima untuk bergabung.

Astaga. Jika orang melihat kalian, mereka akan mengira dia putra Ibu.

Mereka bilang menantu paling dicintai oleh ibu mertuanya.

Itu pasti benar, Ibu.

Maksudku, Ibu Mertua.

Hei, ada apa denganmu?

Kamu mau merusak masa depanku yang cerah?

Ayolah.

Kamu tidak perlu mengingatkanku. Aku baru mau memberikannya kepadamu.

Akan menyenangkan jika kamu menyerahkannya sebelum kuingatkan.

Ini, aku bermurah hati.

Seratus dolar?

Karena bosku makin tua,

dia menjadi picik dan berpikir 100 dolar cukup.

Astaga. Dasar keras kepala.

Astaga, ini. Ambil ini.

Terima kasih. Aku akan bekerja lebih keras mulai sekarang.

Kamu akan pulang hari ini?

Aku ada sif di toserba.

Apa kamu sempat tidur?

Aku tidur saat bisa.

Aku pergi.

Terima kasih.

"Ayah: Gun, ayah akan tidur di rumah sakit malam ini"

Aku pulang.

Astaga. Seragam sekolahnya cantik sekali.

Sekolahku di Amerika tidak punya seragam,

jadi, aku tidak merasa seperti pelajar.

Bagaimana rasanya kembali ke Korea?

Kamu senang bertemu dengan ibu, bukan?

Ya, aku senang sekali.

Benar juga.

Ini untuk Ibu.

Astaga. Apa ini?

Aku tidak membeli ini dengan kartu kredit Ibu.

Aku menabung uang sakuku dan membeli ini dengan uangku.

Putri ibu tersayang, kamu yang terbaik.

Terima kasih, Nak. Ibu akan memanfaatkan ini dengan baik.

Baiklah.

Omong-omong, Se Young. Kamu sungguh tidak menyukai Tae Ha?

Ibu merasa amat bersalah setiap kali melihat ibunya. Kamu tahu, bukan?

Dia harus mengikuti zaman.

Kenapa dia ingin putranya menikah di usia muda?

Kami hanya ingin kalian mulai berkencan.

Tidak ada yang bilang kalian harus segera menikah.

Lagi pula, Tae Ha pria yang baik.

Dia dari keluarga baik-baik. Selain itu, dia kompeten

dan tampan.

Entah kenapa aku tidak merasa dia jodohku.

Astaga. Teruskan itu, dan kamu akan berakhir seperti ibu.

Ayolah. Ayah hebat.

Ibu, kudengar

semua orang punya orang istimewa yang ditakdirkan berjodoh.

Masalahnya, aku sudah mengenal Tae Ha selama sepuluh tahun,

dan aku tidak pernah merasa seperti itu terhadapnya. Tidak sekali pun.

Jika Tae Ha mendengar ini, dia akan terluka.

Itu menyakitkan, tapi apa yang bisa kulakukan? Itu kebenarannya.

Seragamnya bagus sekali.

Aku tidak sabar pergi ke sekolah.

"SMA"

Perhatian, Semuanya. Ada murid pindahan baru.

Dia dari LA.

Bersikap baiklah kepadanya, ya?

Hai, senang bertemu kalian semua.

Aku Cha Se Young.

Baiklah. Apa ada meja kosong?

Ada satu di samping Gun. Kamu bisa duduk di sana.

Baiklah.

Under The Gun subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Under The Gun

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left