Lost in Paris

Lost in Paris (Paris pieds nus)

Download Indonesian Subtitle

Release info

lost in paris Web
A Commentary by bambangdn

Tags

web
Published on: 2018-08-25
Downloads: 42
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Aku selalu ingin melihat desanya dari sini.

Aku selalu ingin melihatnya, juga.

Fiona, bisakah kau menjaga rahasia?

Ya aku bisa, Bibi Martha.

Aku akan pergi, untuk tinggal di Paris.

Aku akan pergi, untuk tinggal di Paris, juga

Hai!

Hai!

Nyonya yg terhormat...

Itu dalam bahasa Prancis!

Aku menemukan surat ini di tempat sampah.

Ini dari Bibi Martha.

"Fiona sayang...

Setelah 48 tahun tinggal di kota yg indah ini,

aku tetap mencintai Paris.

Tapi Fiona, mereka ingin aku untuk pindah ke panti jompo.

Mereka bilang aku tak bisa menjaga diriku sendiri.

Menggelikan. Aku hanya berusia 88 tahun.

Fiona, tolong.

Dengan cinta, Martha."

Kau selalu ingin pergi ke Paris!

Ya...

Terima kasih.

- Baiklah? - Terima kasih banyak

Hai!

Hai!

Pertama kali di Paris?

Ya!

Dan kau?

Royal Canadian Mountie, program pelatihan di Paris.

Oh, um... Maaf.

Aku tak bisa berbahasa Perancis dengan baik.

Aku Mountie, dalam program pertukaran di sini.

Benarkah?! Aku orang Kanada, juga!

Ya! Aku bisa melihatnya.

Senang bertemu denganmu.

- Hai. - Hai.

- Hai. - Hai.

- Sampai jumpa! - Sampai jumpa.

Martha?

Bukan. Huguette.

Oh, maaf.

Permisi.

Um... Foto?

Baiklah.

Menara Eiffel?

Baiklah.

Jatuh ke laut!

Oh! Maaf.

Permisi.

Apakah kau bisa bahasa Inggris?

Tidak.

Oh. Um...

Aku mencari Bibiku Martha...

Apartemen 6.

Dia tak menjawab dan...

Aku...

Khawatir.

Aku juga khawatir.

Dia bersikap aneh akhir-akhir ini.

Aneh?

Apa maksudmu?

Nah...

tiga hari lalu...

Halo, Martha. Bagaimana...

kabarmu?

Baik dan kau?

Baiklah, tapi ada misteri ini di binatu.

Aku penasaran mengapa kaus kakiku meng...

hilang.

Aku akan menjelaskannya nanti, Tuan Martin.

Dan?

Dan aku belum melihatnya sejak itu.

Apakah tahu dimana dia?

Dia punya banyak teman, tapi sebagian besar sudah meninggal sekarang.

Ada seorang pria bernama Norman, tapi...

Tunggu, tunggu.

Bisakah kau bicara perlahan, tolong?

Dia... punya... seorang.. teman, Norman...

tapi... aku.. tak... tahu... dimana... dia... tinggal.

Oh. Baiklah.

Pak!

Itu tong sampah pribadi, pak.

Punya penerangan?

Maaf!

Ho!

Hei!

Bersulang!

Maaf.

Jadi Nona, kau telah kehilangan pasrpormu.

Ya.

Dan semua barang bawaanmu,

- Ya. - Uang...

Ya.

Dan Bibimu Martha.

Ya.

Dia tak menjawab telponnya?

Tidak.

Sudah kau laporkan kepada polisi?

Baiklah.

Jangan khawatir, Nona.

Kami akan bertanya tentang bibimu besok.

Kembalilah dengan membawa dua foto dan kami akan mengajukan paspor baru.

Oke?

Tidak!

Aku tak punya tempat yg dituju!

Aku hanya tahu Martha!

Ini kupon makanan.

Terima kasih.

Terima kasih banyak.

Mmm!

Selamat malam.

Mengenakan dasi itu wajib, pak.

Terima kasih.

Kami tak mengijinkan anjing, pak.

Kami juga tidak.

Terima kasih.

- Selamat malam. - Selamat malam.

Kau ingin berdansa?

Tidak, tidak.

Permisi.

Apakah kau ingin berdansa?

- Tidak! - Apakah kau ingin berdansa?

Apa?

Apakah kau...

ingin berdansa denganku?

Tidak.

Selamat malam. Apakah kau ingin berdansa?

- Tidak. - Tidak.

Dan kau?

Tidak.

Ingin berdansa denganku?

Maaf, pak. Mungkin selama istirahatku.

Tidak!

- Selamat malam. - Selamat malam.

Maukah kau berdansa denganku?

Oh, oh! Nah, terima kasih, tapi aku...

Selamat malam.

Selamat malam.

- Hai. - Hai.

Bolehkah aku menawarkanmu minum?

Oh, tidak terima kasih, aku...

Oh, maafkan aku. Aku harus pergi.

Hei...

Aku punya sweater yg sama.

Dengan sweater kita!

Apakah kau seorang penari?

Oh bukan.

Bibiku seorang penari.

Dan saat aku masih muda...

Bidoo, Bidoo, Bidoo!

Tapi itu sudah lama sekali.

Dan kau?

Aku sedikit berkarat.

Berkarat?

Oh, astaga.

Wow, sudah terlambat. Aku harus pergi.

Aku akan mengantarmu pulang!

Oh tidak, tolong.

Permisi. Satu... Tidako, dua...

Tiga botol sampanye dan tagihannya!

Hei it... Itu...!

Berhenti.

Tidak.

Pencuri!

Aku mencintaimu.

Tak ada berita tentang bibimu, sayangnya.

Tapi seseorang mengembalikan tas punggungmu.

Benarkah?!

Lihat!

Hai.

Hei! Jadi kita bertemu lagi.

Ya.

Bagaimana, kau suka Paris?

Oh, aku benar-benar menyukainya.

Maaf, aku sudah dipanggil.

Oh, baiklah.

Hai.

Permisi.

Apakah kau tahu wanita ini?

Ada yg melihat wanita tua itu yg tinggal di dekat sini?

Penari?

Siapapun yg bisa bahasa Inggris?

Ya, aku.

- Hai. - Hai.

Silahkan duduk.

Maaf, aku punya beberapa kabar buruk.

Kabar buruk?

Dia meninggal.

Meninggal?

Ya.

Dua hari yg lalu.

Itu tak mungkin. Dia menantikanku.

Maafkan aku.

Baiklah.

Pemakamannya hari ini, jam 2:00 siang, pemakaman Père Lachaise.

Kau berjalan di jalan ini dan ambil yg kedua di sebelah kiri

untuk mencapai metro ini, di sini.

Dan kau mengambil jalur empat menuju Porte de Clignancourt.

Kau harus berganti kereta.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left