Release info

월간-집-Monthly-House-E07-NEXT-iQIYI
A Commentary by MaulanaZxZ
RT: 1:03:27 | Retail iQIYI

Tags

other
Published on: 2021-07-07
Downloads: 27
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Drama ini adalah fiktif belaka. Kesamaan apa pun hanyalah kebetulan

Ada apa ini?

Kenapa Perwakilan di sini?

Berhenti.

Jangan salah paham.

Apa kamu tidak enak badan?

Lalu sepertinya aku tak sengaja tertidur.

Begitu ya?

Apa tubuhmu sudah membaik?

Iya, terima kasih atas perhatian Anda.

Aku bukan bertanya karena khawatir padamu.

Tapi karena khawatir pada diriku.

Takut malam ini kamu tidak enak badan lagi, merepotkanku.

Tidak akan, aku sungguh tidak apa-apa.

Baguslah.

Maaf sudah tidak sopan.

Kalau begitu aku keluar.

Anda mau ke mana?

Berolahraga.

Kata sandi rumah adalah 0000.

Apa? Bukankah ini terlalu mudah ditebak?

Bagaimana jika pencuri masuk?

Seperti yang kamu lihat, tidak ada yang perlu dicuri.

Benar.

Kenapa begitu kosong, tidak ada apa-apa?

Aku memang menjalani hari seperti ini.

Tidak ada apa-apa, kosong-melompong.

Kenapa?

Kenapa rasa penasaranmu begitu besar?

Maaf.

Berhati-hatilah.

Monthly Magazine Episode 7 Dia Tinggal Dalam Rumah Kosong

Panggil saja pengurus yang buka pintu, untuk apa memanggilku turun?

Sudah aku panggil, tapi tak ada respon.

Makanya diam di rumah saja, untuk apa keluar?

Maaf merepotkan Anda.

Aku ingin memasak sarapan untuk Anda.

Tapi tidak ada beras dan peralatan masak di rumah.

Jadi aku beli ini.

Apa aku terlihat seperti orang yang sarapan mie instan?

Aku Gyelong Yoo Ja-seong.

Sundubu jjigae enak sekali.

Apartemen yang menyediakan sarapan seperti ini,

aku pernah membacanya di majalah.

Pelayanan residennya sangat bagus.

Kamu merasa hebat sekarang, masih terlalu awal.

Ikutlah aku.

Lokasi: Seoul, Gangnam, luas tanah 57.330 m², luas bangunan 11131 m² Struktur: 3 bangunan, 320 rumah, 67-202m² nilai jual 3 milyar Won

Area gym yang menyediakan fasilitas terbaik untuk menjaga kesehatan.

Ruang multimedia

Area belajar dengan beragam pilihan.

Ruang seminar

Ruang baca

Terakhir, di sini adalah area istirahat rooftop.

Ini sudah sebanding dengan hotel.

Selama tinggal di sini, kamu boleh mencoba fasilitasnya.

Aku ingin kamu bisa menulis laporan yang menghasilkan uang.

Ini akan menjadi pengalaman yang bagus.

Iya, baik.

Kamu jalan-jalan saja.

Aku pergi dulu.

Oh ya.

Apa?

Masalah kamu tinggal di sini,

jangan beritahu orang di perusahaan.

Aku tidak ingin ada salah paham yang tidak perlu.

Baik.

Pemandangannya indah sekali.

Selamat pagi, selamat pagi.

Editor Yeo, bagaimana?

Perjodohanmu lancar?

Temanku lumayan bukan?

- Aku ditolak. - Apa?

Aku ditolak. Bahkan ditolak di depan muka.

Apa kamu baik-baik saja?

Iya, tidak apa-apa.

Tidak masalah.

Aku berencana balikan dengan mantan.

Baguslah.

Dari mana Editor Nam mencari bajingan seperti itu?

Mengenalkan orang yang begitu tidak sopan.

Apanya yang tidak sopan?

Dia terkenal sebagai pria sejati.

Jika tidak, mana mungkin dapat julukan dokter tanpa batas negara.

Masaru Hwang Hee?

Hwang Hee adalah Masaru Korea yang berkarakter mulia

Apanya yang Masaru Hwang Hee?

Apa pria seperti itu

akan langsung berbalik pergi sebelum aku selesai bicara?

Bukan, apa yang kamu tanyakan?

Hal yang sangat mendasar.

Tinggal di Gangnam tidak? Apa mobilmu impor?

Berapa pendapatan per bulan?

Pantas saja ditolak. Rasakan.

Benar-benar.

Temanku yang bersih dan suci

adalah dokter tanpa batas negara, Masaru Hwang Hee.

Mengenalkan orang sepertimu padanya, akulah yang bodoh.

Apa katamu?

- Kamu ini. - Apa aku salah bicara?

Kalian berdua, cukup!

Pagi-pagi bertengkar di sana.

Cepat bekerja.

Perwakilan.

Lusa, Monthly Magazine akan mengadakan sebuah bazar.

Ada beberapa hal yang perlu didiskusikan.

Anda punya waktu untuk rapat sore ini?

Aku mau dinas.

Bahas sambil makan nanti siang.

Baik.

Apa? Kenapa mau membahas sambil makan?

Pencernaan jadi terganggu.

Perwakilan, tidak perlu lihat menu lagi.

Sundubu jjigae di sini sangat enak.

Sungguh?

Aku mau nasi cumi.

- Apa? - Tadi aku sarapan sundubu jjigae.

Begitu ya? Baik, baik.

Yang lainnya makanlah sundubu jjigae.

Baik.

Kamu juga makan sundubu jjigae?

Tidak, aku makan kimchi jjigae.

Tadi aku sarapan sundubu jjigae.

Perwakilan bilang, dia juga sarapan sundubu jjigae.

Kenapa begitu kebetulan?

Bukan, kebetulan dari mana?

Maksudmu aku dan Editor Na Ling-won sarapan bersama?

Apa?

Di antara 50 juta penduduk Korea,

orang yang sarapan sundubu jjigae hari ini hanya aku dan Editor Na?

Setidaknya ada ribuan, tidak,

seharusnya puluhan ribu orang.

Kamu kira aku dan semua orang itu sarapan bersama?

Bukan, aku tidak berpikir seperti itu...

Aku mengatakannya karena takut kamu salah paham.

Bazar adalah kegiatan besar setahun sekali, benar?

Bisa membantu kalangan miskin, juga bisa mempromosikan majalah.

Kami sedang mengumpulkan ide inovatif.

Lalu?

Jika Perwakilan mendirikan sebuah kios konsultasi properti gratis

seharusnya sangat bagus.

Kami melakukannya dengan baik 'kan?

- Tadi katamu gratis? - Iya.

Kalian tahu berapa biaya konsultasi per jam?

Tapi supaya bazar ramai...

- Apa Anda... - Tidak bisa membantu?

Baiklah.

Demi orang-orang yang tidak mengerti properti.

Aku anggap saja menyumbangkan bakat.

Lakukanlah seperti itu.

Baguslah! Terima kasih Perwakilan.

Bagus sekali,

Sudah kubilang, Perwakilan pasti setuju.

Terima kasih Perwakilan.

Apa yang kamu lakukan?

Maaf mengganggu Anda makan.

Karena rambut Editor Na dan Perwakilan

punya aroma shampo yang sama...

Sebentar.

Benar kan, merk K?

Iya, Editor Na juga merk K 'kan?

Benar? Benar?

Hidungku tajam seperti anjing.

- Setuju? - Setuju.

Kenapa ada hal yang begitu kebetulan?

Kamu lagi-lagi. Apa yang kebetulan?

Jadi maksudmu, aku dan Editor Na Ling-won tinggal bersama?

Di antara 50 juta penduduk Korea,

yang mencuci rambut pakai shampo merk K hari ini hanya aku dan Editor Na?

Setidaknya ribuan, tidak,

seharusnya ada puluhan ribu.

Kamu kira aku dan semua orang itu tinggal bersama?

Tidak, aku tidak berpikir seperti itu...

Aku mengatakannya karena takut kamu salah paham.

Aku hanya mencium aroma shampo yang sama, karena hidungku sangat tajam.

Untuk apa penciumanmu begitu tajam?

Dari tadi seperti itu. Ada apa ini?

Orang yang melihatnya akan mengira dia dan Editor Na tinggal bersama.

Anda mencariku?

Kenapa kamu begitu tidak hati-hati?

- Aku? - Masalah kamu tinggal denganku...

Kamu ingin menyebarkan masalah kita tinggal bersama?

- Aku tidak... - Jika bukan karenaku, sudah hampir ketahuan.

Jika bukan karena kemampuanku menyesuaikan dan menghadapi masalah,

masalah kita tinggal bersama...

sudah akan ketahuan.

Iya, aku minta maaf.

Kelak berhati-hatilah.

Pelajari kemampuan cepat mengatasi masalah sepertiku.

Kemampuan cepat mengatasi masalah apanya?

Justru karenamu hampir ketahuan.

Jenisnya banyak sekali.

Apa ini semua adalah barang yang disumbangkan untuk bazar?

Iya.

Para pembaca sungguh antusias.

Berkat promosi dari majalah dan jaringan sosial.

Sebentar.

Baik, semuanya sudah bekerja keras.

Halo, Editor Min.

Aku juga bawa barang untuk bazar.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left