The first 179 lines.
Asakura, Hakusan,
Akamatsu, Ooe,
Saitou, Uraise,
dan Togakushi di tanah Takeda.
Rakshasa: Raksasa dalam mitologi Hindu dan Buddha.
Penampilannya tak bisa ditebak, bagaikan Rakshasa.
Menurut Tuan Da Vinci,
pilar-pilar ini telah diperkuat, agar Bintang Barat
bisa mengontrol garis mistis.
Ini merupakan bagian dari 5 lokasi kunci yang disebut "ikatan",
semuanya terhubung dengan aliran garis mistis Bintang Timur.
Ikatan kelima Oomiwa ini,
berada di Yamatai.
Kita sudah mengirim pasukan di sekitar tanah tersebut.
Kita sedang berupaya mendapatkan dukungan mereka demi mempertahankan tanah Yamatai.
Selain itu...
Nobu?
Mitsu, kita tertinggal selangkah dari mereka.
Apa?
Yamatai sudah runtuh.
Mengapa kau bisa seyakin itu?
Garis mistis Yamatai...
Sudah terlambat.
Yomotsuhirasaka sekarang menjadi milik Raja Arthur.
Begitu rupanya.
Inilah ikatan Gordias.
aku akan menerjang semua hal yang menghalangiku
breakthrough donna ruuru no dondake itsumo kore de miseru kitto
ZainuddinAri MEMPERSEMBAHKAN
aku bertemu denganmu di dalam labirin waktu
futo ni hiroin mei no de deatta
jika kita memang ditakdirkan untuk bersama
unmei no futari nara
maka walau harus menentang sang dewa sekalipun
tatoe kami ni sugu itte mo
aku ingin hidup bersamamu
tomo ni ikitai
api yang membara
rekka made kanshokushite
dan menyala-nyala tak terkendali
kyogen made tobashiteku
menghidupkan seluruh potensi yang terkubur di dalam diriku
itazura kangoku no Deshijon
keberanianku yang membara, dan ikatan yang saling memanggil di antara kita
arekuruu ni yuuki yobiau kizuna
akan menggelegar bagai petir menuju ke masa depan
tokoro de mirai e no ikazuchi
cepat hancurkanlah segelnya
isoide fuuin tsukiyabure
segel dari seluruh makhluk suci di dunia ini
shinsei na sonzai no subete wo
terjanglah
breakthough
lebih kuat lagi
motto tsuyoku
lebih tinggi lagi
motto takaku
berlarilah melintasi zaman ini
kakenukero jidai wo
perasaan yang meluap-luap ini akan berubah menjadi api yang membara
afuredashita kanjou wa honnou ni naru
aku tak akan berpisah darimu
fools, donna toki mo hanarenai
aku akan melindungimu dengan mempertaruhkan nyawaku
inochi kakete mamoru
karena kaulah satu-satunya cahaya harapan dalam kegelapan ini
yami no naka ni datta hito hikaru kibou sa
EPISODE
MATAHARI
Kita masih belum mendapatkan pasokan energi garis mistis.
Sebagian besar mesin kita tak bisa beroperasi,
termasuk unit Mesin Perang Raksaksa.
Rakyat mulai takut.
Kita harus segera memulai upaya bantuan.
Tunanganku.
Sistem pertahanan Yamatai masih beroperasi.
Penghalang garis mistis telah diterobos.
Lantas, pemadaman ini?
Sistem pertahanan darurat harus menutup garis mistis.
Himiko, bersiaplah.
Kita pergi ke Yamatai sekarang.
Tak perlu.
Apa?
Aku sudah menjadi bagian klan Oda.
Sekarang yang terpenting adalah
memperkuat pertahanan Yomotsuhirasaka.
Alexander berupaya
menguasai garis mistis bintang ini dengan kekerasan.
Himiko.
Terimalah ramalanmu
dan teruslah melangkah maju tanpa rasa takut.
Jika Yomotsuhirasaka jatuh ke tangan Alexander,
maka Tangga menuju Surgawi akan berada di bawah kendali penuh mereka.
Dengan demikian, Bintang Barat akan meluncurkan invasi besar-besaran
dan sudah pasti akan mengerahkan seluruh kekuatan mereka.
Siapkan kapal!
Aku akan pergi ke Yomotsuhirasaka!
Sudah lama aku tak memburu naga.
Palais Natura telah berangkat?
Kita mau ke mana?
Kami membawa Jenderal Caesar, Yang Mulia.
Aku menunggumu.
Yang Mulia akan menghukum hamba, 'kan?
Tak perlu.
Mengapa?
Apakah Yang Mulia memaafkan hamba karena telah berpaling
melawan Persaudaraan Meja Bundar?
Kau melakukan hal itu pasti punya alasan tertentu.
Itu...
Aku senang telah mengirimkanmu ke Bintang Timur.
Memperluas pengetahuan tanpa hambatan
dengan nilai-nilai bersejarah kita.
Itulah pengalaman yang tak ternilai.
Ini semua demi keselamatan yang hakiki.
Lantas, mengapa kita mengabaikan orang-orang
yang layak diselamatkan menjadi mati?
Mengabaikan mereka mati?
Hamba telah melihat dengan mata hamba sendiri
cara Jenderal Cesare membakar desa Donremy
dan membiarkan orang-orang terbakar.
Beliau bilang, penduduk desa tak perlu diselamatkan.
Apakah Yang Mulia memikirkan hal tersebut?
Ya.
Lantas, mengapa?
Jika Yang Mulia berusaha menyelamatkan semua orang,
lantas mengapa Yang Mulia membiarkan penduduk desa dikor—
Wahai, Jenderal Caesar!
Yang Mulia Arthur.
Yang Mulia Arthur.
Apa kau sungguh percaya
aku tak merasa sedih atas kematian banyak orang?
I-Itu...
Perkataanmu benar.
Aku telah membiarkan banyak nyawa yang hilang demi mewujudkan keselamatan.
Ini telah berangsur lama dari yang kaubayangkan.
Sebenarnya, kematian hanyalah perlewatan.
Keselamatan akan diperoleh ketika aku memegang Cawan Suci.
Namun...
Demi menyelamatkan bintang ini,
aku harus tahu kesedihan yang setara dengan jumlah nyawa yang akan hilang.
Aku tak tahu bagaimana menghentikan air mata atas kedukaan ini.
Kedukaan ini membebani hatiku.
Wahai, Yang Mulia Arthur!
Afrodit jiwaku!
Jenderal Caesar,
tolong pinjamkanlah
kekuatanmu agar kita bisa mengatasi kedukaan ini
dan memasuki seribu tahun dengan penuh sukacita.
Ini...
Ini adalah Excalibur, Regalia tertua yang terlelap di Palais Natura.
Jika kau menginginkan keselamatan,
Excalibur ini akan memberikanmu kekuatan.
Keselamatan yang hakiki.
Keselamatan yang hakiki.
Mari wujudkan dunia yang suci
dan mencapai harmoni yang sempurna!
Cepat!
Jangan sampai Alexander hancurkan penghalang Yomotsuhirasaka!
Apa yang sebenarnya terjadi pada Nobunaga di Yomotsuhirasaka?
Tunanganku telah mengizinkan garis mistis bintang ini melahapnya.
Melahapnya?
Ternyata, kau belum paham?
Soalnya...
Dilahap oleh naga,
maka naga tersebut berada di dalam diri tunanganku.
Garis mistis Bintang Timur dan tunanganku
sekarang terikat dengan ikatan dekat yang tak terpisahkan.
Sama sepertiku.
Apa kau sungguh yakin
suara yang kaudengar di Yomotsuhirasaka dari tunanganku?
Apa?
Itu mungkin suara naga
yang hanya meminjam suara tunanganku.
Jika benar, tunanganku adalah milikku.
Apa yang Anda tahu soal perbedaan antara
Raja Penyelamat dan Raja Penghancur?
Perbedaan?
Aku ingin mengetahui setiap hukum alam semesta,
tak peduli seberapa besar usaha yang kulakukan.
No comments yet. Be the first to leave one.