Ranking of Kings

Ranking of Kings (王様ランキング)

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Ousama Ranking S01E11 iQIYI id
A Commentary by furosty
iQIYI Retail

Tags

other
Published on: 2021-12-24
Downloads: 7
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 148 lines.

Aku ingat, pada awalnya kita selalu bermain bersama.

Tapi seiring bertambahnya usia...

Kakakmu, Bojji, dia tidak bisa melakukan apa pun jika dia sendirian.

Anak yang malang.

Jadi kau harus menjadi kuat

agar bisa melindunginya.

Kau mengerti?

Baiklah, ibu.

Lalu aku mengenal cermin ajaib.

Senang bertemu dengan anda.

Dia berbicara.

Dia bisa berbicara!

Cermin ajaib selalu memberi saran yang relevan.

Dia juga sering memujiku.

Paduka Daida adalah orang yang terpilih.

Anda dilahirkan untuk menjadi raja.

Lalu entah sejak kapan,

aku menganggapnya sebagai orang yang lemah, dan merendahkannya.

RANKING OF KINGS

KAKAK DAN ADIK

Bebin.

Ya.

Apakah karena saudaraku lemah, membuat standarnya menjadi rendah?

Apakah Paduka Bojji lemah?

Kenapa? Bukankah begitu?

Paduka Daida,

kita sudah lama tidak pergi ke kota. Apakah anda mau ke sana?

Kenapa kita harus ke kota?

Ini bisa mengubah suasana hati anda sembari melakukan penyelidikan sosial.

Sungguh membosankan.

Anggap saja ini simulasi.

Simulasi?

Sebagai contoh,

apakah Paduka Daida ingin hidup sampai 100 tahun?

Apa?

Jangan konyol.

Siapa yang mau hidup sampai selama itu.

Jika sekarang anda berusia sembilan puluh tahun,

apakah jawaban anda tetap sama?

Souri, sebenarnya apa yang ingin kau katakan?

Maafkan hamba, saya tidak bermaksud apa pun.

Paduka Daida,

di sini ada orang yang anda bilang lemah.

Dia lebih menyedihkan dari Paduka Bojji.

Lebih menyedihkan dari saudaraku?

Pria itu tidak hanya tuli,

tetapi juga buta.

Kenapa di dunia ini bisa ada orang seperti itu?

Sangat tidak adil dan menyedihkan.

Jika itu aku, aku pasti sudah bunuh diri.

Maksudmu, jika kalian bertukar keadaan, anda tidak memiliki semangat untuk hidup?

Kalau begitu, jika dia bisa mengatasinya dan menjadi orang yang kuat?

Itu tidak masuk akal.

Aku...

Memang, sepertinya dia tidak akan pernah memikirkan hal seperti itu.

Alasan mengapa dia bisa mengatasi kelemahannya

itu juga karena negara kita kuat, kaya dan makmur dipimpin raja yang bijaksana.

Paduka Daida,

saya berharap anda bisa menjadi pemimpin yang memberikan harapan untuk rakyat.

Aku benar-benar bodoh.

Kau...

Kau datang dari mana?

Di mana jalan keluarnya?

Tidak apa-apa.

Ayo kita keluar bersama dari tempat ini.

Aku tidak salah, ini bukan salahku.

Menyeramkan sekali...

Jangan begini.

Sakit...

Perutku lapar.

Tutup mulutmu!

Kamilah yang berhak mengatakan hal seperti itu.

Dasar makhluk berdosa.

Kenapa melakukan hal seperti itu?

Semua salah kalian.

-Bukannya mengintrospeksi diri. -Tidak! Kalian berbohong!

-Kau tidak layak menjadi manusia. -Tidak! Kalian berbohong!

Itu bohong!

Tangannya...

Siapa kau?

Pembohong...

Apa yang terjadi?

Anak itu membunuh kami.

Dia membunuh orang yang sangat banyak.

Sakit sekali...

Sungguh menyedihkan.

Negara kita damai dan kaya,

rakyatnya lembut dan pintar.

Tapi...

Mereka datang, mengambil hidup mereka yang kaya dan menghancurkan segalanya.

Bohong! Itu semua bohong!

Jangan ke sini.

Topengku...

Di mana topengku?

Di mana topengku?

Topeng... Di mana topengku?

Aku takut sekali...

Aku...

Ada apa dengan wajahmu?

Monster! Monster bau!

Bukan! Bukan!

Aku adalah anak perempuan.

Aku ingin menjadi seorang putri.

Bukankah wajahnya sangat buruk?

Itu perbuatan kami.

Itu perbuatanku.

Apa?

Aku merobek wajahnya dan menjadikannya bahan tertawaan semua orang.

Aku memotong tangannya agar dia tidak bisa melawan.

Kau ini...

Hentikan.

Aku Daida.

Siapa namamu?

Milanjo.

Milanjo, jangan kalah dari mereka.

Aku akan memihakmu.

Termasuk kami semua, orang itu membunuh ratusan orang.

Kami adalah korban.

Apa pun yang kami lakukan tentu akan dimaafkan.

Lalu kenapa? Sekelompok manusia yang menjijikkan.

Aroma ini...

Maju!

Mereka menghilang...

Kau kenal Tuan Perth?

Apa?

Karena kau memiliki aroma yang sama.

Aroma?

Ada apa?

Aku malah ingin bertanya kepadamu, apa kau kenal ayahku?

Ayah... Tuan Perth adalah ayahmu?

Begitu rupanya...

Tuan Perth yang kukenal tidak memiliki keturunan.

Sepertinya aku salah.

Jangan bicarakan hal seperti itu lagi. Dari mana asalmu?

Aku ingin keluar dari sini.

Begitu...

Terima kasih sudah menolongku.

Aku pamit.

Tinggallah di sisiku.

Dengan begitu, kau akan aman.

Apa?

Tidak.

Tenang saja.

Ibuku akan segera datang untuk menolongku.

Menolongmu?

Tentu saja juga menolongmu.

Aku juga?

Aku pasti akan membawamu keluar dari tempat ini.

More Indonesian subtitles for Ranking of Kings

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left