The first 200 lines.
kamu nampak lelah - kamu nampak lelah
Wanita yang berpakaian sutra,
berpura-pura menjadi istrimu adalah...
wanita jahat yang akan membunuhmu.
Kau ditakdirkan bersama...
dengan gadis pelayan baik hati...
dengan bekas luka bakar di wajahnya.
Kau kelihatannya sakit.
Oppa.
Apa kau baik - baik saja?
Ada apa? Kau terlihat sangat berbeda.
Apa kau masih sakit kepala?
Tidak, aku baik-baik saja.
Aku datang untuk mengambil beberapa barang.
Aku meninggalkan beberapa barang.
Maafkan aku mengganggumu malam begini.
Aku mohon maaf...
atas kebodohan Sharon.
Ayo pergi.
Ayolah.
Kau harus mandi dan tidur.
Baik.
Apa kau merasakan sesuatu yang aneh pada Moon Soo Ho?
Tidak - aku merasakannya.
Sepertinya ada yang berubah.
Kalau dipikir-pikir,
Sepertinya berat badannya turun.
Atau mungkin bertambah...
setelah dia mengusirmu keluar.
Sesuatu pasti terjadi.
Saat kebingungan melanda, biarkan saja.
Masa indahmu ada disini dan sekarang.
Soo Ho.
Yang penting adalah kau bersama Hae Ra sekarang.
Tentu saja.
Aku tahu itu.
Bibi Sook Hee.
Hei.
Apa Pak Moon tidak pernah pulang ke rumah?
Atau apa dia berangkat lebih awal?
Aku melihatnya pergi...
saat aku ke kamar mandi.
Apa dia kecewa dengan pekerjaan?
Aku berangkat.
Makan buah dulu sebelum kau pergi.
Itu semua untukmu.
Semua 100.000 dolar.
Bawa ini untuk meminjam gambar itu.
Kurasa itu tidak untuk dijual.
Itu sebabnya aku memintamu untuk meminjamnya.
Katakan pada mereka aku akan mengembalikannya dalam tiga hari.
Sepertinya...
kau akan merobeknya begitu aku membawanya.
Cepat Pergilah.
Apa saja yang kau katakan padanya?
Apa kau mengatakan padanya bahwa kau telah membunuh mereka?
Aku menceritakan segalanya padanya.
Kenapa kau nekat melakukan itu?
Aku memberitahunya karena dia tidak akan percaya.
Kurasa it masih mengganggunya.
Karena dia menemuimu dan membicarakannya.
Aku akan...
mati suatu hari nanti.
Dan kau akan sendirian.
Kau harus menemukan jalan...
pada saatnya.
Tolonglah.
Itu akan terjadi begitu dia menjadi kekasihku.
Aku akan bisa menjadi tua.
Itu tidak akan terjadi.
Dia...
mulai mengingatku.
Aku tahu itu.
Bukan hanya doamu yang bisa dijawab.
Ini hanya masalah waktu ...
yang menjawab kesedihanku.
Jika kau...
mempermainkan Soo Ho,
Aku tidak akan membiarkannya begit saja.
Bayar untuk gelasku yang kau pecah.
Tidak ada yang salah.
Kau baik-baik saja.
Hasil dari pemeriksaan bulan lalu...
juga sangat bagus.
Aku tiba-tiba mengalami sakit kepala.
Luka dikeningmu semua sudah sembuh.
Itu tidak akan menyebabkan sakit kepala.
Telingaku berdengung, dan aku mendengar banyak hal.
Apa kau banyak tertekanan akhir-akhir ini?
Pasti karena stres.
Makanlah sesuatu yang enak...
saat makan siang bersama seseorang yang kau suka.
Dan lakukan beberapa olahraga di akhir pekan.
Ya, dokter.
Pizza ini sangat enak.
Makan lagi sebelum dingin.
Cincinmu cantik.
Apa kau sakit?
Kudengar kau pergi menemui dokter.
Bagaimana kau tahu?
Aku pergi ke kantormu...
jadi aku bisa datang ke sini bersamamu
Tidak ada yang salah. Aku sangat sehat
Kau adalah orang yang kuat.
Jangan stres.
Jangan khawatir. Semuanya akan baik-baik saja.
Tidakpun tak masalah,
karena aku memilikimu.
Kau benar.
Hae Ra - Iya?
Mari kita menikah di musim semi.
Kenapa kau buru-buru?
Lalu kapan saat yang bagus?
Dua tahun lagi?
Dua tahun?
Aku harus menyelesaikan sesuatu.
Aku harus mendapatkan promosi...
dan melakukan perjalanan bisnis ke luar negeri.
Kau bisa melakukannya setelah menikah.
Apa menurutmu aku akan menghentikanmu bekerja?
Tidak.
Yaa kau tahu lah,
Aku ingin bersiap-siap.
Mari kita selesaikan kasus ayahmu dulu,
lalu menikah.
Jika itu yang kau inginkan, oke.
Penuntut akan menginvestigasi ulang kasus ini.
Karena polisi telah...
disuap oleh perusahaan konstruksi.
Akankah Ketua Park dipanggil sebagai saksi?
Iya. Aku juga pergi ke sana dengan seorang saksi.
Kau mau kuantar ke biro perjalanan?
Tidak, ke stasiun kereta bawah tanah.
Aku harus pergi ke galeri.
Baiklah.
Sharon Tailor belum menghubungimu, bukan?
Tidak.
Jangan bertemu dengannya meskipun dia mengajakmu.
Kita hampir siap. Kita akan segera pergi.
Iya. Aku mendapat pesan.
Terima kasih telah mengizinkanku mengamati.
Iya.
Apa yang kau lakukan di sini?
Sharon menyuruhku...
untuk menyewa lukisan ini.
Ini akan dipublikasikan di Jurnal Arkeologi.
Baik. Kalau begitu aku akan menemuimu di kantormu, Profesor.
Baik.
Jeom Bok.
Maksudku, Jang Bin.
Halo.
Kau datang lagi.
Bisakah kita bicara sebentar?
Maafkan aku, tapi aku harus pergi sekarang.
Apa kau...
pergi untuk melihat dokumen...
dari Dinasti Joseon?
Ya, bagaimana kau tahu?
Bolehkah aku ikut denganmu?
Aku minta maaf.
Itu belum bisa ditunjukkan ke publik.
Kalau begitu...
berikan aku waktu 10 menit.
Ada sesuata yang ingin kukatakan kepadamu.
Kau tidak akan menyesal.
Baiklah.
Ayo pergi keluar.
Bisakah kau membawakanku...
pel atau kursi cadangan?
Dia pergi ke tempat parkir bersama seorang tamu.
Tempat parkir?
Halo.
Pernahkah kau melihat...
Baek Hee melakukan itu?
Aku tidak mencoba menakutimu.
Aku menunjukkan padamu...
karena kau harus percaya padaku.
Aku...
sedikit berbeda dari orang biasa.
Aku tahu.
Kita punya banyak banyak penonton.
Tidak apa-apa.
Kau akan melihat...
sebuah lukisan yang dibuat oleh Koo Jeom Bok,
ayah dari kakeknya kakekmu.
Sebuah kisah panjang dibelakangnya,
dan surat doa.
Dia mungkin menulis cerita tentang seorang pria dan dua wanita.
Aku akan menceritakan kisah itu sekarang juga.
Jika ceritaku sesuai dengan surat doa,
tolong bantu aku.
Apa yang akan terjadi?
Katakan apa yang tertulis pada doa Jeom Bok.
Dan...
biarkan aku melihat...
dokumen kisah itu secara langsung.
Oke, jika ceritamu sesuai dengan dokumen,
Aku akan membiarkanmu melihat doa...
dan dokumen itu.
Sekitar 230 tahun yang lalu dari saat ini,
No comments yet. Be the first to leave one.