The first 200 lines.
"Semua karakter, organisasi, tempat, dan kejadian hanya fiktif"
Pada era 1920-an,
pertikaian antara aktivitas diplomatik dan bersenjata dalam
Pemerintah Sementara Republik Korea menguat menjadi konflik ideologis.
Lebih lagi, pembunuhan Kim Lip
dan hilangnya 600.000 rubel
yang didanai oleh Rusia menyebabkan ledakan konflik.
Rhee Syng Man, Ahn Chang Ho, dan Yi Dong Hwi
meninggalkan Pemerintahan Sementara Republik Korea,
dan Presiden Kim Gu dari Pemerintahan Sementara Korea
pada tahun 1931
memisahkan diri dari pendekatan diplomatik
dan membentuk kelompok nasionalis bersenjata rahasia
yang dikenal sebagai Korps Patriotik Korea.
Bersama Korps Pahlawan pimpinan Kim Won Bong,
dia memimpin pejuang kemerdekaan bersenjata Korea.
Namun, karena konflik
dan ketidakpercayaan dalam organisasi,
kekacauan berlanjut tanpa diketahui kapan akan berakhir.
"Nelayan"
"Bluebird"
"Bluebird"
"Aku memberi kuasa..."
"Aku memberi kuasa pada Bluebird"
"Different Dreams, Episode 1, Dokter Wanita Joseon"
"Gyeongseong, tahun 1931"
Tidak!
Langkahi dahulu mayatku!
"Klinik Jahye"
- Minta dia bergegas. - Lepaskan!
- Tidak! - Pak, ayolah.
Perutku!
Perutku sakit sekali! Astaga.
Sudah kubilang, kamu harus dioperasi.
Kamu juga?
Lepaskan aku!
Astaga.
Tidak lihat dari warna wajahnya kalau dia butuh perawatan segera?
Tubuh kita dianugerahkan pada kita lewat orang tua kita.
Sayatan apa pun adalah pengkhianatan terburuk.
Lagi pula, kamu wanita.
Wanita!
- Tunggu sebentar. - Ayolah, Pak.
Ya, aku memang wanita,
tapi aku juga dokter yang akan menyelamatkan nyawamu.
Kalau kamu tidak segera dioperasi,
hanya jiwamu yang menghadiri acara makan malam.
Lancang benar kamu!
Seperti dalam ritual?
Perutku sakit sekali.
Sakitnya.
- Tahan dia. Ayo. - Tidak!
- Tidak! - Pegangi dia.
Tidak, menjauh dariku!
Ini seperti dicubit, Pak.
- Segera ke ruang operasi. - Baik.
Angkat dia.
- Baik, ayo. - Minggir.
Buka pintunya.
Di mana Hyeok?
Dia tidak akan pernah mengkhianati kita.
Kalau pun ya,
aku akan mengganti namaku.
Akan kuganti nama margaku menjadi Tinja.
Dia tidak bisa dihubungi sejak ke Gyeongseong.
Kita perlu lebih banyak.
Dia pasti sibuk
memakan kimchi dengan arak beras dan bertemu semua sanak keluarganya.
Yang benar saja.
Aku hanya bercanda.
Ini kali pertamanya dia tidak melapor.
"Kim Won Bong, Pemimpin Korps Pahlawan"
Saat dia muncul,
habisi dia.
Kita interogasi dia dahulu.
Aku yakin dia punya alasan yang tepat.
Nam Ok.
Tidak ada alasan di balik pengkhianatan.
Tentu saja ada.
Kurang uang, anggota keluarga hilang, kebencian pada Joseon.
Semasuk akal apa pun itu,
akhir pengkhianatan adalah kematian.
Sial.
Habisi dia begitu terlihat. Mengerti?
Baik.
"Matsurra, Noh Jeong Sul, Polisi Rahasia"
Turunkan tanganmu!
Aku Kepala Inspektur Matsurra.
Dia Detektif Daiki.
Dasar bajingan tengik.
Untuk berpindah pihak, ada biayanya.
"Park Hyeok, Anggota Korps Pahlawan"
Apa? Mau bernegosiasi?
Untuk seorang kriminal, kamu jelas bodoh sekali.
Kali ini
kamu harus menolongku.
"Shanghai, Satu Bulan Sebelumnya"
Dia ada, tapi indentitasnya tidak diketahui.
"Jin Soo, Anggota Cheongbang"
Keterlibatannya dalam pembunuhan Kim Lip
masih belum diketahui.
"Kim Lip, pejuang kemerdekaan dibunuh agen rahasia"
Kalau tujuan Pemerintahan Sementara Korea adalah Komintern...
"Komintern, Komunis Internasional"
Dokter Yoo Tae Joon dalam bahaya.
"Yoo Tae Joon, Dokter, Aktivis kemerdekaan"
"Dana pengadaan dan senjata untuk Komintern"
Itu bisa menguraikan kodenya.
Periksa koran 19 Januari.
Kamu yakin dia di Gyeongseong?
Ya.
Agen rahasia Pemerintahan Sementara Korea.
Itu isi informasinya.
Bunuh dia.
Dasar berandal kecil yang lucu.
Kamu berani meminta kesepakatan?
Setidaknya beri aku sesuatu yang layak.
Jika tidak, pergi saja.
Tembak.
Tembak.
Tembak dia!
Aku tidak bisa.
Mata-mata Kim Gu ada di Gyeongseon.
Dia akan bertindak.
Bom atau pembunuhan.
Namanya?
Bagaimana cara menemukannya?
Berjanjilah padaku
kamu akan mengirimku ke Jepang.
Di mana mata-mata itu?
Sialan.
Di menara lonceng!
Jangan mati.
Sial!
Bertahanlah, Bedebah!
Cepat, ayo!
Apa Anda baik-baik saja?
Tembakannya hanya menyerempet.
Jaga tempat ini.
Dua di luar, satu di dekat bangsalnya.
- Cepat. - Baik, Pak.
Lihat kentang gemuk ini.
Bawalah pulang.
Aku sudah bilang tidak akan menerima hadiah seperti itu.
Kambing yang diberikan pada kita melahirkan, kamu ingat?
Dia tidak punya anak dan suaminya sudah meninggal.
Ayah mertuanya satu-satunya keluarganya,
jadi, dia bersyukur...
Kamu melihat warna kulitnya, bukan?
Jika itu menyebabkan peritonitis, dia berada dalam masalah serius.
Tepat.
Esther!
Lama tidak bertemu.
Kamu baik-baik saja?
Kamu ahli bedah baru yang bergabung dengan kami?
Semoga kita bisa bekerja sama.
- Kamu bekerja di sini sekarang? - Ya.
Kenapa tidak memberitahuku lebih dahulu?
Dokter Lee, ada pasien dengan luka tembak.
Luka tembak?
Esther, kita lanjutkan nanti.
Jangan ke mana-mana,
ya?
Siapa dia?
Aku Kepala Inspektur Matsurra, Kantor Polisi Jongno.
Tolong tinggalkan ruang operasi ini.
Kamu tidak akan mengatakannya
kalau tahu siapa pasienmu itu.
Aku tidak peduli.
Di ruang operasi, dia hanya pasien dalam keadaan kritis.
Denyut nadinya melemah.
Kamu tidak dengar?
Keluarkan dia dari sini.
Tolong tunggu di luar.
- Sudah periksa golongan darahnya? - Belum.
Cari donor universal. Anestesi?
Pasien tidak sadar.
Tetap siaga. Kita akan mulai.
Luka tembak di perut. Mungkin fatal.
Siapa kamu hingga bisa mengasumsikannya?
Maafkan aku.
"Jalan Namdaemun, Markas Korps Pahlawan"
Ayolah.
Apa yang masih membuatmu gelisah?
Tembakan ke perut itu fatal.
Tidak ada dokter di Gyeongseong yang cukup andal untuk mengobatinya.
Kak,
bahkan pencuri pun memiliki kategori yang berbeda.
Beberapa mungkin melakukan pencurian untuk membayar minuman,
tapi beberapa mungkin melakukannya untuk memberi makan anak mereka.
Orang seperti Hyeok?
Kita akan menemukan banyak lagi yang seperti dia.
Apa itu kemerdekaan?
Kita meninggalkan keluarga
dan bahkan tidak bisa berpartisipasi di upacara peringatan ayah kita.
Kadang-kadang aku sakit dan lelah...
Kode 10 Korps Pahlawan.
"Mereka yang bertindak menentang keinginan Korps Pahlawan
akan dimusnahkan."
Kamu dan aku
No comments yet. Be the first to leave one.