The first 200 lines.
Tidak pernah kukira kamu akan meminta bercerai
pada hari jadi ke-10 kita.
Pernikahan kita
sudah berakhir.
Dokter Aek.
Dokter Aek.
Dokter Aek.
Dokter Aek.
"Love Revenge"
Tanggal 1 April adalah
"April 2019"
April Mop.
Ini hari orang-orang saling mengerjai dan berbohong.
Beberapa meyakini kebohongan itu benar.
Kalau aku
dan kebenaran yang akan kuhadapi,
kuharap itu bohong.
"Darurat"
"Darurat"
Risa.
Ya? - Bisakah kamu membantuku?
Ada apa?
Tolong. - Bagaimana keadaannya?
Apa yang Anda lakukan?
Anda akan merobek luka Anda.
Bagaimana kamu akan membalut lukaku jika aku memakai bajuku?
Aku akan memotongnya dengan gunting.
Kulihat kamu tidak bisa menemukan gunting,
jadi, aku melepaskannya untukmu.
Kamu bisa membalut lukaku
dan aku bisa pergi.
Anda ditebas. Anda belum boleh pergi.
Anda harus bicara dengan polisi dahulu.
Aku tidak mengajukan laporan.
Rumah sakit harus melakukan itu jika Anda tidak melakukannya.
Ini bukan cedera tidak disengaja.
Tunggu. Tunggu sebentar.
Anda mau ke mana?
Aku akan pulang.
Anda tidak boleh pergi. Biarkan aku membalut luka Anda.
Bagaimana jika yang menyerangku mengikutiku? Kamu tidak takut?
Aku akan takut saat mereka tiba.
Tapi kini, Anda harus kembali ke ranjang
dan membiarkanku membalut luka Anda.
Ibu.
Apa itu tadi?
Kenapa kamu tidak tidur di kamarmu?
Benar. Kamu pasti terlalu mabuk untuk merangkak ke atas.
Kenapa Ibu menendangku? Bangunkan aku dengan lembut.
Ibu menendangmu sampai bangun
agar kamu bisa membantu ibu mencari Pong.
Ibu meneleponnya semalaman. Dia tidak menjawab.
Ibu tidak bisa menemukannya.
Ibu mau apa dengannya?
Ibu tahu dia jarang pulang.
Jika tidak di sini, dia mungkin di rumahnya atau teman-temannya.
Dengar, Bu.
Dia pria dewasa. Berhentilah mencemaskannya.
Sakit.
Itu bukan apa-apa.
Kamu seburuk istrimu.
Kamu bepergian meninggalkan putramu sendiri.
Dia pasti sudah mati jika ibu tidak ada untuk membesarkannya.
Jika kamu tidak bisa menemukannya,
ibu akan mengambil Pasar Rangsit kembali darimu.
Kamu tidak akan dapat uang sewa.
Ibu.
Di mana dia?
Anda bisa menangis jika sakit.
Berapa usiamu?
Kamu suka pria yang lebih muda?
Maafkan aku.
Aku hanya bertanya
karena
aku tidak mampu membayar tagihan medis.
Jika kamu suka pria yang lebih muda
dan mau membantuku menutupi pengeluaranku,
aku bisa membalas dengan...
Apa yang terjadi kepadanya?
Dia ditebas.
Istirahatlah, Risa. Biar kuurus dari sini.
Bukankah kamu tidak bertugas?
Beristirahatlah.
Terima kasih.
Apa perawat itu pacarmu?
Perawat itu adalah istriku.
Risa.
Kul memintamu menggantikanku? Maaf. Jalanan macet.
Tidak apa-apa. Aku tidak terburu-buru.
Apa? Kenapa tidak? Kamu harus bergegas.
Ini hari jadi ke-10 kamu dan Dokter Aek.
Kamu harus bergegas. Pulanglah dan berdandan.
Aku sangat bersemangat untukmu.
Kenapa aku harus berdandan? Dia ajak aku makan malam tiap tahun.
Tidak, Risa. Kamu istri Dokter Aek.
Kamu harus terlihat cantik dan elegan.
Jika suamiku dokter tampan,
aku akan berhenti bekerja.
Aku tidak seperti Kade. Dia tidak punya suami menyokongnya,
tapi bisa melakukan operasi wajah dan Botoks.
Aku bahkan tidak ingat seperti apa rupanya dahulu.
Jika tidak mengenalnya sebelumnya,
aku akan melewatinya tanpa tahu siapa dia.
Dia bisa menjadi wajah baru dalam industri ini.
Wajahnya benar-benar baru.
Jaga mulutmu. Cukup dengan komentar sinis.
Aku iri.
Dia seusia kita.
Tapi lihat dia. Dia terlihat lebih muda.
Lihat aku. Aku banyak bekerja sif malam.
Siapa yang meneleponmu?
Kebetulan sekali. Jawablah.
Apa kabar, Nona Ratu Kecantikan?
Apa kamu bangun sebelum siang hari ini?
Ayo. Aku terlambat bangun karena butuh 8 sampai 10 jam tidur.
Kamu tahu kenapa? Istirahat penuh pendukung kolagen alami terbaik.
Nona Perawat, aku pemilik klinik kecantikan.
Jika wajahku berkeriput, bagaimana bisa dapat pelanggan?
Baiklah. Kenapa kamu meneleponku?
Kamu mau aku disuntik Botoks? Tidak akan.
Tidak, aku sudah menyerah membujukmu datang ke klinikku.
Aku ingin bertanya apa kamu masih makan malam dengan Dokter Aek nanti.
Jika ya, aku mohon kamu datang ke klinikku.
Mampirlah untuk perawatan wajah dan lulur pada hari besarmu.
"Natchaya Clinic"
Terima kasih banyak. Semuanya lancar?
Lain kali, aku akan memberi Anda perawatan premium.
Terima kasih banyak. Sampai jumpa. - Terima kasih.
Risa.
Kukira kamu sudah pulang.
Tadinya. Aku sangat mengantuk. Aku baru selesai sif malam.
Jangan khawatir. Kamu bisa tidur di kamar pribadiku.
Sudah kusiapkan perawatan spa untukmu. Kamu akan terlihat cantik.
Risa.
Ini. Ikat rambutmu.
Terima kasih.
Lepaskan ini. - Kade, apa yang kamu lakukan?
Kenapa kamu terkejut? Aku hanya melepas jubahmu.
Tunggu. Jika kamu lepaskan, kamu akan melihatku telanjang.
Kamu boleh pergi. Aku bisa melakukannya.
Aku tidak butuh bantuan.
Biarkan aku mengurusmu.
Aku ingin melakukan sesuatu untukmu.
Apa maksudmu?
Kamu bicara seolah-olah kamu berutang kepadaku.
Aku berutang kepadamu karena tidak pernah meninggalkanku.
Ada apa denganmu, Kade?
Kamu ingat tahun pertama kita di sekolah keperawatan?
Aku mengacau dan hamil.
Pria yang menghamiliku menolak bertanggung jawab.
Hanya kamu yang terus mengunjungiku.
Lalu kita berpisah. Kita baru bertemu lagi tahun lalu.
Kade.
Itu 18 tahun lalu. Kenapa kamu membahasnya sekarang?
Lihat dirimu. Kamu sangat bahagia sekarang.
Kamu pemilik klinik. Harga tempat ini jutaan baht.
Mungkin aku beruntung dalam pekerjaan,
tapi aku tidak beruntung dalam percintaan.
Bahkan anakku sendiri tidak mencintaiku.
Aku jarang melihatnya dalam setahun.
Kamu belum pernah bertemu dengan putraku, bukan?
Belum.
Dia sudah dewasa, bukan?
"UGD"
Ayo. Naik ke ranjang.
Aku akan... - Jangan terlalu khawatir.
Jika putramu tidak mengunjungimu, kamu bisa meneleponnya.
Aku menyerah mencoba menghubunginya.
Dia tidak pernah menjawab teleponku.
Ayolah, Kade. Kamu beruntung punya putra.
Lihat aku. Aku sudah menikah 10 tahun dan tidak punya anak.
Itu sebabnya aku ingin kamu dipijat.
Pijatan membantu melemaskan organ dalam.
Tidak, aku tidak suka.
Aku hanya datang hari ini karena ini acara spesial.
Bisa kita mulai? Aku mengantuk.
Berbaringlah. Ayo.
Aku akan mencarikan staf untukmu.
Berbaring saja.
Baiklah.
Halo.
Ya, aku di klinik.
Aku bersama Risa.
Apa ada alasan kamu meneleponku?
"Rumah Sakit Aekkachai"
Permisi, Pak.
Ya?
Apa Anda Pongkul?
Ya. Apa ada masalah?
Ini pil dan tanda terima untuk tagihan medis Anda.
Maaf. Aku belum membayar pengobatannya.
Kenapa aku mendapat tanda terima?
Benar. Aku lupa memberi tahu Anda.
Perawat yang mengobati luka Anda sudah membayarnya.
Dia membayar untukku?
Dia bilang Anda tidak mampu membayar.
Kamu suka pria yang lebih muda?
Aku tidak bisa membayar tagihan medisku.
Jika kamu suka pria yang lebih muda
dan membantuku menutupi pengeluaranku,
No comments yet. Be the first to leave one.