I Live Alone (Home Alone / 나 혼자 산다)

I Live Alone (Home Alone / 나 혼자 산다)

Download Indonesian Subtitle

Release info

나혼자 산다 I Live Alone E320 191115-NEXT-VIU
A Commentary by RuoXi
Ep. 320 [VIU Ver.] "Legend of Fall Part 2"

Tags

other
Published on: 2019-11-16
Downloads: 4
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Pekan lalu, Henry bertemu mentornya"

"Untuk melatih tubuh dan jiwanya"

"Mentor Henry"

"Yoon Do Hyun"

"Dia memakai helmnya sebelum menaiki sepedanya"

"Rambutnya yang lebat membuat Henry terkesan"

"Selagi Henry menyajikan buahnya kepada Do Hyun"

"Dia terkesan dengan rambut lebat Do Hyun lagi"

"Bersepeda untuk jadi pria tangguh"

"Setelah menaiki sepeda selama berjam-jam"

"Apa?"

"Se Yoon!"

"Mereka bertemu Se Yoon"

"Yoo Se Yoon"

"Aku tidak percaya"

"Henry harus memeriksa lagi apakah itu Se Yoon atau bukan"

Astaga.

"Aku pamit"

"Se Yoon berpamitan sambil menunjukkan bokongnya"

Ayo.

Terasa lucu bagaimana kita bertemu Se Yoon.

Aku tidak tahu tempat sebagus ini dekat dengan rumahku.

Ada banyak tempat bagus. - Itu pengalaman menyembuhkan.

"Pemandangannya sangat indah hingga Do Hyun mulai bernyanyi"

"Mereka melatih kebugaran dan keterampilan menyanyi"

Astaga.

Itu seperti adegan dalam film.

Kamu sudah terbiasa denganku, bukan?

Ya.

Astaga. Ayo!

"Do Hyun dan Henry mencapai jalanan penuh restoran"

Mereka akan makan.

Mereka harus makan. - Akhirnya.

"Aku sudah menantikan ini"

Ayo.

"Mereka akan masuk ke restoran"

"Mengerang"

"Kaki Henry gemetar karena sepeda itu"

Astaga. Ayo masuk.

Ayo. Biar kubukakan pintunya.

Dia selalu mengunjungi tempat ini saat bersepeda.

Tempat itu adalah restoran tertua di antara restoran lainnya.

Aku pergi dan makan di sana sendirian.

Kamu suka makanan pedas?

Aku suka semuanya. Aku senang makan apa pun bersamamu.

Satu kalguksu ayam pedas.

Satu mi pedas dengan ayam.

Kedengarannya lezat. - Dia suka mi pedas.

Astaga.

Aku kelelahan.

Itu agak dingin.

Kami lelah saat masuk ke restoran karena tempatnya hangat.

Bagaimana bersepeda tadi?

Bokongku sangat sakit.

Tapi itu sangat menyenangkan dan romantis.

Jalur kereta itu indah.

Saat kita menaiki treknya? - Ya.

"Aku akan menjadi istrimu"

"Henry melamar Do Hyun"

Maukah kamu menjadi istri bersepedaku?

"Henry bersepeda sebagai istri bersepeda Do Hyun"

"Henry sangat bahagia"

Seharusnya bukan aku.

Seharusnya kekasihmu.

Tunggu. Kamu menikah saat usiamu 30 tahun.

Usiaku 31 tahun.

"Do Hyun menikah di usia 31 tahun"

Kamu bisa menunda menikah. Kenapa terburu-buru?

Bukankah kamu sibuk tampil saat itu?

Acara pernikahan hanya membutuhkan satu hari saja.

Tapi kamu harus kencan dengan seorang gadis dan pegang tangannya.

Kamu memegang tangannya?

Tentu saja, aku memegang tangannya.

Kami kencan selama tujuh tahun.

Kamu bertemu dia di usia 23 tahun. - Usiaku 24 tahun.

Aku menikah karena ingin menikahinya.

Dia pria sejati.

"Mi mereka datang"

Astaga, aku sedang diet.

Astaga. - Astaga.

Aku makan kalguksu hari ini. - Astaga, ini gila.

Minya luar biasa. - Aku lapar.

Aku lapar setelah melihat ini.

Mari makan.

Ada ayam di sini.

Makanlah dengan ayam. - Astaga.

Ayam. - Makanlah dengan mi.

Dia juga tahu cara menikmati mi dengan baik.

Bagaimana? - Astaga.

Bagaimana? - Aku menyukainya.

Makanlah sebelum dingin. - Kuahnya pasti luar biasa.

"Henry mencicipi sesendok sup"

"Astaga"

Kelihatannya lezat.

Aku akan memakannya seperti ini.

Lihat minya. - Astaga.

Kamu harus memakannya dengan kimchi.

Lalu masukkan potongan ayam kecil.

Makanlah ayam lagi.

Bagaimana kelihatannya?

Astaga, itu tampak lezat. - Itu sangat lezat.

"Fantastis"

Aku memakannya hari ini. - Aku sudah berliur.

Ini sebabnya mereka menonton acara makan.

Astaga.

"Sung Hoon tampak kesal karena dia tidak bisa makan"

Kamu harus makan banyak ayam untuk mendapat protein.

Baiklah.

"Mereka mengisi energi yang hilang dari bersepeda"

Ini luar biasa.

"Bola kecil apa itu?"

Apa itu tteok? Apa itu? - Itu terlihat seperti tteok.

Bukankah itu bakso matzo?

Ini pangsit.

Ini pangsit kecil. - Pangsit bayi.

Kelihatannya lezat. - Ini bayi pangsit.

Tunggu sebentar.

"Jejak acara makannya"

Bibirmu berlepotan.

Henry sangat menikmati makanannya.

Astaga. Lihat aku. Aku terlihat berantakan.

Apa itu mi pedas? - Ya. Mari kita potong.

Astaga.

Astaga.

Astaga. Ini membuatku gila.

"Do Hyun memotong mi untuk Henry"

Letakkan lobak di atasnya.

Ambil sepotong lobak dan sepotong ayam.

Sepotong lobak dan sepotong ayam.

"Menyeruput"

"Na Rae ingin memakannya"

Ini sangat lezat.

Ini sangat enak.

"Terkesan"

Yang ini dingin.

Ini menyegarkan.

Kamu bisa memakannya bergantian.

Mi panas dan dingin.

"Henry memakan kedua mi"

"Melamun"

Kita hanya makan tanpa bicara.

Itu membuatku melamun. Ini bagian terbaik.

Benar. - Ini bagian yang menyenangkan.

Kurasa aku bisa menaikinya lagi.

Apa Se Yoon datang ke sini

demi mi dan pergi? - Ya.

Seolah-olah hidangan semua orang.

Ini tujuan kita.

Kamu bisa naik sepeda jika itu tujuanmu.

Tidak akan sebaik jika kamu ke sana menaiki mobil.

Benar. - Rasanya tidak akan sama.

Rasanya tetap lezat saat aku tiba di sana dengan mobil.

Benar. - Aku sudah ke sana beberapa kali.

Hidup selalu seperti ini.

Tidak terlalu melelahkan jika kamu memiliki tujuan.

Kurasa aku tidak punya tujuan.

Apa maksudmu? - Aku tidak punya tujuan.

Tapi kamu ingin bermusik.

"Aku membuat musik yang kusukai". Itu salah satu tujuanmu.

"Itu juga bisa menjadi tujuan"

Kamu mungkin akan lelah dan pingsan jika bekerja terlalu keras

hanya demi satu tujuan itu.

Kamu harus perlahan. - Benar. Perlahan.

Perlahan. Perjalanan panjang.

Kamu bisa belajar tentang kehidupan dari bersepeda.

"Henry merasakan bagaimana dia bisa mudah kelelahan"

"Jika dia bekerja terlalu keras"

"Terkadang menjalaninya perlahan bisa menjadi jawaban"

Sudah kubilang lihat ke depan. - Astaga.

Dia seperti ayahku.

Lihatlah jauh ke depan.

Kamu akan tahu jika kamu baik-baik saja hanya jika melihat ke depan.

Baiklah. - Tapi inilah yang terjadi.

Kamu tidak bisa mengetahuinya jika melihat terlalu jauh ke depan.

"Kamu tidak bisa menjawab jika melihat terlalu jauh ke depan"

Kamu pernah bilang, "Tidak ada akhirnya."

Benar. - "Kapan kita akan tiba di sana?"

"Aku tidak melihat akhir"

Kalau begitu, lihatlah jalannya dan terus berjalan.

Lihat jalannya dan terus berjalan tanpa berpikir.

Pergi saja tanpa berpikir.

Tetap menunduk.

Lalu kamu akan tiba di tujuan.

Bagus sekali. - Astaga.

Jangan melihat terlalu jauh ke depan saat keadaan terlalu sulit.

Hanya itu yang harus kamu pikirkan.

Baiklah.

Rambutku tampak sangat aneh.

Kenapa semua rambutku ada di satu sisi?

Karena rambutmu terlalu lebat.

Kamu mengatakan hal baik,

dan kamu harus membahas rambutmu? - Dia mengatakan hal yang baik.

Aku tidak bisa mendengar apa pun

karena rambutku.

Astaga.

"Saat itu"

"Na Rae melihat Kian84 menonton video"

Kamu selesai menulis liriknya? - Kamu sudah selesai?

"Henry menyombongkan Kian84 pekan lalu"

"Dia bisa menulis puisi"

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left