The first 183 lines.
Sebelumnya di AMC "Into the Badlands"...
Master berbohong.
Kadang, bakat pemula harus dibersihkan.
Aku akan pergi dari sini./ Mereka akan menangkapmu.
Kau kalah jumlah dan tak bersenjata./ Kita harus pergi.
Ayo!
Aku masih hidup berkat dirimu.
Bersekutu atau mati.
Aku akan bersekutu dengan Quinn.
Veil!
Putraku mati. Aku akan membunuh Quinn.
Halo, Lydia.
Into The Badlands S02E06 Leopard Stalks in Snow
Bab 12 Macan Tutul Mengintai Dalam Salju
Kami butuh penyembuh.
Kenapa mereka?
Gaspers.
Tidak tahu? Kau jarang keluar, ya?
Ini opium orang miskin.
Tidak terlalu miskin, kuharap.
Apakah kau penyembuh?
Tergantung penyakitmu dan apa yang bisa kau berikan.
Dia menyuruh kami ke sini. Dia bilang kau temannya.
Bawa masuk. Cepat.
Hei.
Hei.
Hei, lihat.
Bukankah Ibu sudah bilang?
Hmm?
Bukankah Ibu sudah bilang?
Lihat betapa besar dan terangnya.
Sst. Hei.
Dia dekat.
Di sebelah sini.
Dia dekat.
Hei.
Sst.
Kau datang untuk membunuhku.
Bukan, aku datang membalas kematian putraku.
Putra kita.
Kematiannya menyakitiku lebih dari yang lainnya.
Setidaknya ada sisi baiknya.
Kau menemukan Veil?
Kami masih mencari.
Jangan kembali tanpa mereka.
Berbahaya bagi seorang wanita dan anak bayi sendirian di hutan.
Wanita muda mencampakkanmu lagi?
Kapan kau akan belajar, Pak Tua?
Mereka tidak akan pernah mencintaimu
bagaimana pun kau memaksanya.
Ucapanmu tidak pernah manis.
Kau selalu bicara jujur, tidak peduli seberapa kasar.
Mungkin itu sebabnya kau menjadi Baron 2 wilayah
sebelum kau mengusirku.
Sekarang lihat dirimu.
Bukan siapa-siapa.
Tapi kau tetap kembali padaku. Hmm?
Hanya untuk membunuhmu.
Lakukan.
Ryder ragu saat aku memberinya kesempatan.
Ya, inilah alasanku jatuh cinta padamu.
Kau tidak pernah takut merebut yang kau inginkan.
Ya.
Dia akan selamat.
Amelia bilang aku harus berterima kasih padamu.
Apa pun yang kau butuhkan, ambil saja.
Kami butuh bahan bakar.
Dan rute tercepat menuju perbatasan Tembok.
Tembok?
Tak ada yang bisa melewati perbatasan selain budak yang dijual.
Tapi kau boleh mengambil bensin yang masih tersisa.
Saat malam datang,
di luar sana akan gelap gulita.
Dan kau tidak bisa ke mana-mana hingga pagi.
Dia terluka karena diriku.
Kenapa kau memberitahuku itu?
Kau ingin aku marah?
Memukul wajahmu?
Mengatakan betapa jahatnya dirimu?
Mungkin kau bukan orang baik.
Mungkin tidak ada orang baik.
Tapi aku sudah melihat banyak orang jahat.
Dan percayalah, Nak.
Kau tidak sejahat itu.
Odessa! Kenapa kau tidak berlatih bersama yang lain?
Dan kenapa kau memintaku menemuimu?
Aku akan pergi.
Aku mendengar kabarnya.
Baron-mu akan bersekutu dengan Quinn.
Siapa yang memberitahumu?
Aku jadi budak pria itu selama 7 tahun.
Ayahku mati di ladang opium-nya.
Jika Sang Janda bersamanya, maka dia tak ada bedanya dengan Baron lain.
Dia berbeda./ Kenapa?
Karena dia mengijinkanmu memanggilnya "Ibu"
bukannya "Nyonya?"
Aku dipertukarkan dari satu Baron ke Baron lain
semenjak aku bisa berjalan.
Dan percayalah, mereka semua sama.
Jadi kau boleh menyebut Baron-mu apa saja.
Dia tetap membuat gadis seperti kita mati untuknya,
bukan begitu?
Kau salah.
Aku memanggilnya "Ibu" karena dia memberiku kehidupan.
Aku juga pernah jadi budak.
Budak rumahan untuk suami Sang Janda.
Dan setiap malam,
setelah Sang Janda tidur,
suaminya akan mengetuk pintu kamarku.
Dia bisa mendapatkan pelacur mana saja di Wall Street,
tapi dia tidak menginginkannya.
"Kau tidak bisa membayar pelacur untuk mencintaimu," katanya.
Tidak seperti Tilda kecilnya.
Itu bagian terburuk.
Harus mengucapkan itu, selagi dia terengah-engah seperti anjing
di atas tubuhku. "Aku mencintaimu, Baron."
Pernah, aku lupa mengucapkannya.
Dia memastikan aku tidak akan pernah lupa lagi.
Jadi, aku mencuri pisau dari dapur.
Aku duduk di ranjangku malam itu,
dengan pisau, bersiap menusukannya
ke jantungku begitu aku mendengar dia mengetuk.
Aku menunggu.
Dan menunggu...
Tapi ketukan itu tidak pernah datang.
Esok paginya,
Sang Janda meminta maaf padaku karena tidak membunuh suaminya lebih cepat.
Itu hal terbaik yang pernah dilakukan seseorang padaku.
Itu pertama kalinya aku mengucapkan "Aku mencintaimu" dengan sungguh-sungguh.
Oke.
Aku akan tinggal.
Tapi bukan untuk Sang Janda.
Tilda.
Sang Janda mencarimu.
Waldo, tunggu.
Tadi dengan Odessa, itu.../ Lupakan.
Aku tidak peduli kau bermesraan dengan siapa.
Tapi jangan lupa yang kukatakan tentang Sunny.
Jangan biarkan rasa cinta mengaburkan penilaianmu,
karena hal itu dapat membunuhmu.
Dan aku baru saja mulai menyukaimu.
Hampir.
Lihat. Pengungsi lagi.
Entah di mana kita harus menempatkan mereka.
Kita kehabisan tempat.
Veil?
Apakah itu...
Apa Sunny bersamamu? Dan M.K.?
Aku harus menemui Sang Janda.
Dasar pencuri.
Tak ada yang boleh mencuri dariku.
Kau takut darah?
Tolong. Maafkan aku.
Kau akan menyesalinya.
M.K.
Ava.
Para Biarawan mengejar kita.
Kita harus bergerak.
Tidak bisa kubayangkan apa yang Quinn lakukan padamu.
Tapi kini kau aman bersama kami di sini.
Kau dan anak Sunny.
Aku janji.
Terima kasih.
Kudengar tadinya kau yang akan membantu kami keluar dari Badlands.
Itu tidak berjalan baik, bukan?
Maaf.
Mungkin aku bisa membantumu mencarinya.
Tapi pertama, aku butuh bantuan.
Kau bisa menunjukkan di mana Quinn mengurungmu?
Aku tidak memintamu untuk kembali ke sana.
Aku perlu memastikan dia tidak menyakiti orang lain lagi.
Ya. Kurasa.
Bisa tolong aku ambilkan sesuatu dari laci meja itu?
M.K. mencuri itu dariku.
Aku tidak tahu.
Anak itu selalu penuh kejutan.
Apa kau bisa menerjemahkan isinya?
Tidak.
Aku tidak pernah melihat bahasa seperti ini.
Coba lagi.
Itu penting.
Mungkin bisa membantu kita memenangkan perang ini.
Kita butuh makanan dan istirahat.
No comments yet. Be the first to leave one.