Release info

미운 우리 새끼 My Ugly Duckling Episode 137 NEXT VIU
미운 우리 새끼 My Ugly Duckling Episode 137 720p-Unknow VIU [IKLAN]
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT

Tags

720p
720
Published on: 2019-05-06
Downloads: 10
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Terburu-buru"

- Aku penggemar beratmu. - Terima kasih.

Dia mengatakannya.

Bukan hanya Ok Jin yang menyukainya.

- Kami juga penggemarnya. - Kami juga sangat menyukainya.

Tiap kali kulihat dia di TV, kupastikan menontonnya.

Dia jauh lebih tinggi daripada yang kubayangkan.

- Dia... - Dia sangat langsing.

Pikiranmu seluas lautan.

Ya.

- Pikirannya seluas lautan. - Ya.

Aku penggemar beratnya.

- Terima kasih. - Dia wanita paling berkarisma.

- Ya. - Benar.

Aku sangat senang bisa bertemu dia di sini.

Apa tinggal bersama Choi Min Soo

membuatnya memiliki pemikiran seluas lautan?

Tentu saja. Kepribadiannya kuat.

Marga "Ahn", "Kang", dan "Choi" biasanya orangnya keras kepala.

Seorang dari Kang dan Choi bertemu.

- Dua orang keras kepala bertemu. - Silakan duduk.

- Silakan duduk. - Mereka sangat menawan.

Silakan duduk.

- Aku senang. Itu saja. - Sungguh...

Ya.

- Terima kasih. - Tetap saja,

orang dengan marga "Choi" mungkin tidak sabar,

tapi kami berhati hangat.

- Benar? - Astaga. Dia sopan.

Min Soo luar biasa.

Suaminya memiliki kepribadian yang kuat

- dan dia bebas mengendalikannya. - Omong-omong,

sepertinya bukan dia yang melayani Min Soo.

Sepertinya Min Soo-lah yang melayani istrinya.

- Ya. Jika berhubungan - Benar?

dengan kemampuan kedisiplinan suaminya

dia mungkin yang terbaik di dunia.

- Sehebat itulah dia. - Jika jadi dia,

- aku tidak akan bisa melakukannya. - Dia pelatih.

- Dia pelatih suami. - Suaminya

bukan murid biasa.

- Ya. - Suaminya

adalah Choi Min Soo.

Benar.

- Dia melatihnya dengan baik. - Ya.

Benar.

Dia melatih pria terkuat di Korea, Choi Min Soo.

Aku tidak pernah bisa bayangkan

menerima sambutan sehangat ini.

- Astaga. - Aku sangat bingung.

Terima kasih banyak.

Ini acara tentang anak-anak yang menyedihkan.

Ini Mom's Diary karena para ibu memperhatikan mereka.

June hadir di sini hari ini

dan dia bisa membicarakan soal suami yang menyedihkan.

Tapi "Anak menyedihkan" dan "Suami menyedihkan"

- kedengarannya berbeda. - Konotasinya berbeda.

Suami menyedihkan.

Itu artinya suaminya lebih seperti anaknya.

Sebelum datang kemari

aku tidak tahu judul acara ini.

Suatu hari, aku ke restoran bersama suamiku.

Para ibu di restoran...

Para pegawainya senang bisa bertemu dia.

Katanya mereka pernah lihat dia di suatu acara soal menyedihkan.

Mereka pasti berpikir bahwa mereka melihatnya di sini.

Mereka terus menyebutkan kata "Menyedihkan".

Menurutku, "Bukankah sangat kasar jika mereka memanggil

suami orang lain menyedihkan?"

- Tidak peduli betapa aku - benar

memikirkannya, itu ada saat perbincangan.

Saat aku melihat suamiku, dia baik-baik saja.

Dia memanggang daging seolah tidak terjadi apa pun.

Aku penasaran betapa rendahnya penghargaan dirinya

sampai bisa tidak peduli soal itu.

Dia tidak kesal sama sekali.

Jadi, kubilang padanya, "Aku banyak memikirkannya."

"Tapi menurutku mereka keterlaluan." Saat kubilang itu

dia bilang padaku bahwa mereka hanya membicarakan acara TV.

Aku sangat malu mengenai hal itu

sampai aku tidak bisa kembali ke restoran itu.

Sudah dua tahun.

Kenapa mereka memakai kata vulgar

untuk judul program TV?

Suamiku menjelaskan kepadaku. "June, itu tidak selalu

dianggap vulgar."

Aku sangat berhati-hati menggunakan kata

yang mungkin terdengar vulgar.

Karena insiden "Gadis bersuami" itu.

Dahulu, aku dikenal karena itu.

Maksudnya "Wanita bersuami". Dia tidak sengaja bilang itu.

Dahulu aku sedang memperkenalkan diriku.

- Benar. - Kini aku gadis bersuami.

Kubilang, "Aku gadis bersuami."

"Tanpa sadar dia membuat kesalahan"

Karena trauma itu,

aku tidak menggunakan kata

yang tidak aku pahami artinya dengan jelas.

Dahulu, para nenek memanggil cucu mereka

"anak anjingku" karena mereka sangat menyayangi cucu mereka.

- Benar. - "Anak anjingku sayang".

Sepertinya orang Korea sangat tegas.

"Sang Min Terbelenggu Krisis"

Sang Min Terbelenggu Krisis.

"Setelah dua tahun, Sang Min pindah"

- Dia pindah. - Ini rumahnya?

"Jae Hoon mengunjunginya"

Apa itu rumah barunya?

Masuklah.

Tidak ada tempat luas untuk semua sepatuku.

Buang saja sepatunya.

"Abu berjatuhan"

Hei, ada abu.

Tahan saja, Jae Hoon.

Kenapa aku harus menahan abu?

- Tahan saja. - Astaga.

Lepaskan.

"Gemerisik"

Itu dia.

Jika kamu gagal

aku akan membunuhmu.

Kamu tahu bahwa Min Soo dekat dengan Sang Min?

- Ya. - Ya.

Dia sangat menyayangi Sang Min.

- Ya. - Ya.

Sang Min mengagumi Min Soo.

Dia menyukainya dan bergantung padanya.

Dahulu, Sang Min memproduseri sebuah grup.

Dan Min Soo membintangi klip videonya.

Benar.

"Penampilan Min Soo yang langsung jadi hit"

Pada saat itu, hal itu dianggap mengejutkan.

- Benar. - Ya.

Ini tidak akan berhasil.

Tunggu.

Tunggu.

"Raknya berderit, tapi mereka tetap letakkan papan di atasnya"

- Itu dia. - Astaga.

Sial.

"Miring"

"Tidak bisa menahan papannya"

Aku tidak bisa lepaskan tanganku karena khawatir.

Lepaskan saja.

"Mengerang"

"Mengerang"

Aku menginjak raknya.

- Astaga. - Astaga.

"Kasihan Jae Hoon"

- Astaga. - Pasti sakit.

Itu pasti sakit dan membuatnya tidak nyaman.

Kamu bisa berdarah. Kamu tidak berdarah?

- Aku tidak berdarah. - Apa aku berdarah?

Apa aku berdarah? Tidak.

Aku tidak berdarah, bukan?

- Tidak. - Lihat.

"Dia baik-baik saja"

- Kamu tidak berdarah. - Aku tidak berdarah?

Kamu tidak berdarah.

Kamu seharusnya letakkan paku di bagian bawah.

Biasanya Sang Min sangat andal dalam hal itu.

Tidak ada yang tidak bisa dia lakukan.

- Dia mahir dalam segalanya. - Ya.

Sepertinya aku butuh alat yang lebih baik.

Dia MacGyver.

Itu...

Bornya...

Aku...

- Astaga. - Sudah kuduga ini akan terjadi.

Tukang kayu saja tidak bisa mengerjakannya.

Apa dia ubah ruang keluarga menjadi lemari sepatu?

- Dia cinta semua sepatunya. - Dia sangat cinta sepatunya.

- Apa dia ubah ruang keluarga? - Ya.

Satu orang pasti tergila-gila pada satu hal dalam hidup.

Dia tergila-gila pada sepatu.

Bu, dia bukan tergila-gila pada sepatu.

Hanya itu yang bisa dia lakukan.

Tidak ada lagi yang bisa dia lakukan.

Dia punya banyak utang.

Dan masih harus melunasi banyak.

Astaga.

Dia sudah banyak membayarnya.

Astaga.

Dia ditipu.

Aku juga pernah ditipu beberapa kali.

Benar.

Aku pernah ditipu beberapa kali. Ayo kita bicarakan itu nanti.

Benar. Baik.

Kamu harus tunjukkan seperti aslinya.

Kamu tidak bisa berbohong pada banyak orang.

Mana kameranya?

- Apa yang dia lakukan? - Sungguh,

pemirsa sekalian.

Menurutmu Sang Min hebat dalam segala hal.

Tapi lihat itu.

Jika ini disunting

aku akan mengirimkan surat resmi.

"Surat resmi"?

Ini... Astaga.

Lihat itu.

Saat tidak berhasil

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left