Meru

Meru

Download Indonesian Subtitle

Release info

Meru 2015 720p BRRip x264 AAC-ETRG
A Commentary by masnatto
Manual Translate. salah satu film dokumenter favorit saya. epic banget film ini. enjoy :)

Tags

brrip
x264
720p
720
Published on: 2016-03-24
Downloads: 60
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

- Mmm. - Terima kasih, sayang.

Karena ini sangat spesial, penuh dengan,

Sayuran.

Kita punya seafood. Kalian juga.

- Kita punya banyak sekali sayuran. - Enaknya.

Extravaganza.

Aku pasti bisa...

mengembalikannya kesana, yah paling tidak...

Awal aku menikah dengan Conrad, dia berjanji kepadaku.

"Oh, aku takkan pernah mendaki gunung lagi."

Aku tahu dia tidak akan pernah berhenti mendaki...

tapi itu tidak lama sebelum dia bermimpi tentang sebuah ekspedisi besar.

Dan aku cuma bisa, "Baiklah, oke."

Pendakian di ketinggian gunung-gunung Himalaya itu sangat beresiko..

Itu adalah olahraga profesional yang sangat berbahaya.

Tapi tentang Meru, resiko itu setimpal.

Sebagai seorang pendaki pro, Meru adalah puncak dari semua yang sudah aku lakukan..

dan yang paling aku inginkan adalah puncak pendakian ini.

Aku tahu dia akan terus mendaki sepanjang hidupnya...

tapi, kau tahu, kadang-kadang, aku khawatir.

Aku tahu beberapa hal pasti terjadi.

Dan itulah yang selalu ku katakan.

"Oke..oke."

Tapi hal tak terduga bisa saja terjadi.

Kira-kira sudah satu jam aku mabuk perjalanan.

Bagaimana keadaanmu, Jimmy?

Kami baru saja mengangkut perlengkapan kami diatas.. truk...

jadi sekarang kami menurunkannya.

Meru punya reputasi sebagai gunung yang mustahil untuk dipanjat.

Dan aku juga paham, dari cara Conrad mengajakku...

sikapnya sangat tenang, jadi...

Kupikir semakin tenang sikap Conrad...

waktu merencanakan sebuah ekspedisi, maka perjalanan itu bakal sangat mengkhawatirkan.

Oh, ya.

Aku sangat kaget ketika Jimmy dan Conrad mengajakku mendaki Meru.

Mereka tidak begitu merencanakannya.

Mereka tidak berkata, "Ini adalah gunung yang membuat orang-orang gagal mendakinya."

Mungkin mereka menganggapku, "Oh, anak ini masih pemula."

Dia akan berguna dalam hal...

membawa tali-tali dan memasangnya.

Namaste .

- Woo-hoo! - Woo-hoo!

Lihatlah pemandangan ini. Yah! Om, om.

Whoo..

'Sirip Hiu' di bagian utama Meru.

Dibandingkan rute-rute lain di Himalaya, pendakian disini yang paling banyak gagal.

Wow.

Ini adalah hulu sungai Gangga...

salah satu sungai paling sakral di dunia.

Pusat dari alam semesta. Ini adalah persimpangan yang aneh...

ini semacam titik dimana surga dan neraka menyatu.

Asal mula penamaan Sirip Hiu adalah ini, tebing granit indah setinggi 450 meter...

membentang sampai ketinggian, sekitar, 6000 meter.

Ini adalah ujian bagi para pemanjat tebing.

Kau tahu, tebing ini telah didaki oleh banyak pemanjat tebing hebat. Mungkin, 20 kali.

Beberapa pemanjat tebing terbaik dunia banyak yang telah gagal dirute ini.

Meru bukan hanya sulit.

Kesulitannya benar-benar rumit.

Anda tidak cukup hanya mahir dalam panjat tebing es.

Anda mahir dalam hal ketinggian belumlah cukup. Anda mahir dalam panjat tebing batu juga belum cukup.

Anda harus mahir dalam panjat es, pemanjat berbagai medan.

Dan anda harus mampu memanjat dinding lebar di ketinggian 6000 meter.

Itu adalah hal-hal yang membuat banyak sekali pendaki-pendaki hebat gagal...

dan mungkin juga akan menaklukkan anda dan orang-orang yang akan memanjatnya.

Hal itu, ada yang menganggap sebagai daya tarik yang tak ter-elakkan.

Waktu kami sampai disana, dan aku melihat kearah gunung...

Aku tidak tahu...

apa yang akan kami hadapi, karena aku belum pernah menghadapi pendakian serumit ini.

Renan yang minim pengalaman sama sekali tidak menyurutkan niatku.

Aku tahu dia orang yang tangguh. Dia paham segala sesuatunya.

Dan sebagai sebuah tim, semua anggota tim berbagi pengalaman.

Aku telah melakukan banyak ekspedisi bersama Conrad.

Tapi aku belum pernah melakukan panjat tebing yang serius dengannya.

Dan aku juga belum pernah panjat tebing bersama Jimmy.

Prinsipku, aku hanya akan melakukan ekspedisi bersama orang yang sudah aku kenal dan percayai.

Tapi ada satu pengecualian...

jika seseorang yang sangat aku percaya, seperti Conrad berkata,

"Pemuda ini pantas kita ajak."

Aku pernah dengar tentang Renan, dan pernah melihatnya di sebuah video...

dimana dia melakukan panjat tebing solo di North Six Shooter .

Jadi kupikir, "Oke aku harus menemuinya."

Aku menonton video Renan yang sedang panjat tebing solo di Lighting Bolt Cracks .

Anda benar-benar melihat dia melakukannya.

Seolah-olah terlihat ada api menjalar dibawah kakinya.

Aku dengar kabar tentang bocah ini yang katanya pemanjat yang sangat berbakat.

Dan dia hidup di jalanan...

seperti para pemanjat-pemanjat gelandangan lainnya...

khususnya para pemanjat yang benar-benar punya passion.

Bedanya dia tidak punya mobil.

Dia benar-benar hanya muncul di tengah gurun.

Waktu aku pertama kali bertemu Renan, dia biasanya suka melukis sesuatu.

Dalam skala kecil.

Lalu dia mulai membawa kanvas besar untuk dibawa waktu ekspedisi.

Karena waktu itu, dia akan melakukan lebih banyak ekspedisi.

Setiap kesempatan selalu digunakannya, dan dia seperti non-stop.

Whew.

Jam 05:30 sore. Waktunya memulai rute.

Disini... sangat dingin.

Kami sedang menunggu matahari terbenam.

Jadi nanti akan sangat beku.

Uh, ini adalah momen dimana segala sesuatunya sudah siap, dan kamu sudah akan memulainya.

Tentu saja, aku mengatakannya waktu kami meninggalkan Gangotri dan juga Bozeman.

Tapi... malam ini kami akan menginap diatas gunung.

Conrad pertama kali mendaki Meru di tahun 2003...

dan dia gagal.

Itu adalah pendakian dengan teknik luar biasa. Beda dengan Everest .

Ini adalah jenis pendakian yang benar-benar berbeda.

Karena di Everest , anda bisa menyewa Sherpa untuk membawakan barang-barang anda...

untuk memasang tali-tali, melakukan hal-hal beresiko lainnya.

Jimmy dan Conrad telah mendaki Everest sebanyak 4-5 kali.

Bahkan Jimmy pernah melakukan ski es dari puncaknya.

Tapi Meru adalah anti-Everest.

Tidak ada yang membawakan barang-barang anda.

Anda harus memikul barang-barang bawaaan anda sendiri.

Dan untuk Meru, anda akan memerlukan banyak sekali peralatan.

Karena proses pendakiannya benar-benar kompleks.

Dibagian atas, Sirip Hiu, adalah 450 meter rute licin.

Tebingnya nyaris tidak bertekstur.

Tapi dibawahnya ada tebing bersalju tebal sekitar 1200 meter.

Berbahaya, tebing terbuka.

Jadi, biasanya para pendaki memanjat bagian yang 1200 meter dengan sangat cepat...

mereka pikir mudah-mudah saja.

Lalu mereka akan sampai di Sirip Hiu, dan itu adalah sebuah dinding besar.

Dan anda harus menggunakan teknik panjat dinding besar di bagian atas Meru.

Anda akan benar-benar pelan dalam pendakian semacam itu.

Dalam sehari mungkin anda hanya bisa memanjat 60 meter saja.

Mungkin akan butuh 6-7 hari untuk memanjat sampai 450 meter.

Dan kalau memakan waktu selama itu, anda akan membutuhkan tenda gantung.

Anda butuh suplai air dan makanan.

Berat semuanya mungkin kurang lebih 100 kg.

Anda membutuhkan rack , besi seberat 25 kg.

Jadi anda harus memilkul 100 kg itu sampai ketinggian 1200 meter pertama.

Dan kesemua pendaki-pendaki sebelumnya,

dan juga pendakian pertama Conrad, mereka semua tidak memercayainya.

Mereka tidak akan mendaki dengan cara seperti itu.

Berat juga. Efek ketinggian sudah mulai terasa.

Tapi Conrad berkata setelah pendakian pertamanya, "Huh."

Ini syaratnya. Aku menganggapnya, pencerahan.

Kau harus memanjat dinding besar ini dan membawa barang bawaanmu keatas sana.

- Bagaimana keadaannya? - Kira-kira...

Ini operasi malam. Pendakian malam. Untungnya, semua sekrupnya kuat.

Sekarang, kenapa kita mau melakukan semua ini?

Karena pemandangannya.

Kurasa sekarang sekitar jam 2. Kami akan masuk ke sleeping bag ...

kami pakai ini sekarang alih-alih memasang tenda gantung.

Ini lebih mudah. Kami punya beberapa-

Coba katakan alasan sebenarnya, alasan kenapa kita tidak memasang alat apapun?

Mungkin karena kita terlalu malas bekerja.

Mungkin lebih buruk. Langitnya, sekarang sepertinya mau runtuh.

Lihatlah itu.

Conrad sedang berbaring diatas salju.

Dan inilah kantung tidur jelek milikku.

Oh, dinginnya.

Kau tahu semuanya jadi dingin ketika kau... Yeah.

- Ketika kau tidur langsung beralaskan salju. - Yeah.

Dan sekarang sedang turun salju juga.

Sudah muncul cahaya.

Berangkat sejak...jam 2.

Hari ini aku sudah melakukan beberapa kesalahan.

Seperti bersekolah lagi...

Tapi, progress kita sudah bagus...

memikul beban 100 kg...

melewati medan salju 900 m...

di ketinggian 4800 m.

Lihatlah sebentar lagi sistem alamnya akan bekerja.

Aku dan Conrad telah melakukan berbagai macam ekspedisi sulit bersama...

Di seluruh dunia.

Kami pernah di gunung K7, Pakistan.

Kami ber-ski di Denali, dan kami juga ke Everest bersama-sama.

Conrad punya reputasi hebat dikalangan para pemanjat tebing.

Ironisnya adalah dia menjadi pemanjat kelas dunia karena menemukan mayat Mallory waktu pendakian gunung Everest...

bukan karena faktor prestasi pendakian sulitnya di seluruh dunia.

Kebanyakan para pemanjat tebing se-angkatanku mengikuti jejaknya.

Dulu aku tak pernah menyangka bisa melakukan pendakian bersamanya.

Jadi sulit dipercaya sekarang sudah hampir 7 tahun kami menjadi partner.

Mulai turun salju.

Ya.

- Tapi kami akan terus memanjat keatas. - Yeah.

Saljunya cuma turun sedikit. Tidak masalah.

Ya kan?

Sementara itu kami melihat kedalam bola Pingpong.

Badai datang...

dan kami berjuang untuk memasang tenda gantung kami.

Whoo! Kerja bagus!

Ini sebenarnya cuma shelter bergantung.

- Ya Tuhan. - Ok, bagus.

Ooh.

Lalu kami mulai mendengar salju longsor...

menuju tepat kearah kami.

Whoa.

Lihat, diluar turun salju.

Hidup didalam tenda gantung, dan sedang turun salju.

Rasanya seperti suasana Natal.

Inilah yang kita inginkan pada saat Natal - badai salju dan...

- duduk-duduk disini di- - di atas Sirip Hiu?

- Ya. - Dan basah kuyup. Luar biasa.

Kemudian, kami disana selama sehari. Berlanjut sampai 2 hari.

Lalu sampai 3 hari.

Akhirnya, kami terjebak disana sampai 4 hari.

Saat itu adalah... salah satu badai terdahsyat yang pernah aku alami.

More Indonesian subtitles for Meru

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left