The first 200 lines.
Biasanya, taman bermain itu menyenangkan.
Namun tidak bagi kami,
keluarga Morel.
Dasar tukang serobot!
Ini Chacha, si kecil kami.
Bicaranya sangat kasar, suka mengisap jempol seperti bayi.
Dialah alasan kami ada di sini.
Aku akan beli soda.
- Terlambat, Valentine. - Tidak.
Tinggal 5 menit lagi.
Waktunya masih cukup.
Valentine, 17 tahun, anak tertua kami.
Ahli dalam segala hal.
Untuk apa didiskusikan?
- Léo! Rokokmu! - Apa?
Berikan padaku. Kau tak boleh merokok di usia 14 tahun.
Itu hanya tembakau.
Léo, 14 tahun, putraku, kegagalanku. Putus sekolah sejak usia 4 tahun.
- Alain, bisa bicara dengannya? - Ya.
Apa kau ada di sini?
Dua jam menunggu dan aku masih di sini.
Kelihatannya kau senang.
Sophie istriku, kepala perawat, istri setia, ibu teladan.
Tapi kini...
Dia kelelahan.
- Kau mau ikut? - Tidak tanpa Valentine!
Kita sudah menunggu selama sejam.
Lebih menyenangkan jika satu keluarga.
Tidak, lebih menyenangkan sekarang. Bukan begitu, Chacha?
Silakan naik.
Kau mau ikut?
Tidak tanpa Valentine!
Sungguh menyebalkan!
Aku harus buang air kecil.
Kami mengantri 2 jam demi kau. Jadi tahan dan naiklah.
Ayo, sayang. Ayah bisa naik perahu sendirian.
PERTUKARAN KELUARGA
Jadi, si pecundang yang sendirian di dalam perahunya
adalah aku, Alain Morel,
kepala di surat kabar kecil dan keluarga yang gagal.
Dan jujur saja,
aku ingin semuanya berubah.
BUAT PERMOHONAN
Setuju untuk minum hari Senin.
- Ibu, boleh aku beli ini? - Tidak.
Kumohon, aku sangat menyukainya dan ini hari ulang tahunku.
- Ulang tahunmu besok. - Tapi aku suka ini!
Bagaimana kalau makan malam?
Tidak boleh, letakkan.
Christophe, kau menyebalkan.
Tolong bir-nya.
Maaf, kami tak menyediakan alkohol.
Bisa kau keraskan suaranya?
...Bourgogne Matin.
Kesepakatan telah dicapai antara pembeli, milyuner Bernard Ballard,
dan kepala editor, Alain Morel.
Morel mengungkapkan rasa lega untuk para stafnya.
Milkshake du jour. Carrot-curry.
Ballard berjanji takkan memecat siapa pun.
Sebastian punya 50 spidol ajaib.
Tersisa 32 buah.
Jadi berapa yang diambil Jean?
Chacha?
Seribu.
Ayolah berpikir. Kenapa seribu?
Jean itu berengsek.
Siapa yang mengajari kata itu padamu?
Tebak.
- Diam, Valentine. - Hei, Leo.
Apa itu? Itu benda dari toko.
Kau mencurinya.
Leo ketahuan mengisap ganja di sekolah.
Dasar pengadu!
Apa-apaan?
Bukan di sekolah, hanya di depannya.
Alain? Alain.
Alain!
Terima kasih, Alain.
Bu, aku tak tahu jawabannya.
Tuliskan apa yang kau mau.
Kau sudah pikirkan soal makan malamnya?
Alain, apa yang kau lakukan?
Ibu...
Ada seseorang di tubuhku.
Chacha.
Tunggu, ini aku.
Ini Ibu.
Kembalilah tidur, sayang.
Kita berdua sedang
bermimpi sangat buruk.
Kembalilah tidur, Chacha. Ini akan segera berakhir.
Alain?
Alain, apa itu kau?
Jangan jadi menyebalkan, Chacha. Minta pada ibumu.
Valentine?
Apa yang terjadi? Jam berapa ini?
Astaga.
Ibu bilang jangan banyak mengumpat.
Dengar, Valentine sayang,
sedang terjadi sesuatu yang aneh.
Jangan cemas.
Kenapa aku ada di ranjang ini?
Masalahnya bukan di ranjang, sayang.
Kenapa aku ada di dalam tubuhmu?
Di mana aku?
Siapa yang ada dalam tubuhku?
Apa-apaan ini?
- Siapa itu? - Alain, sayang.
Ayah?
Sial!
Adikku ada di dalam tubuhku. Leo!
Terlalu sibuk untuk menjawab?
- Valentine! - Kau sedang bercermin?
- Berpikir mesum tentang aku! - Omong kosong!
Tenang, anak-anak.
Ya, tenang, Valentine. Aku tak melakukan apa-apa.
Akan kuhajar wajahmu!
Tidak mungkin.
Tidak mungkin.
Tidak mungkin!
Mustahil, aku tak percaya ini. Ini sangat menjijikkan!
- Tidak mungkin. - Tak bisa dipercaya.
Ini gila.
Gila!
- Tidak mungkin! - Ini gila.
- Alain. - Apa?
- Diam. - Ini menjijikkan!
Berakhir sudah dengan Julian. Tamat!
- Sophie, ayo kita ke rumah sakit... - Aku Sophie.
- Bisa kita pergi? - Tidak.
Di rumah sakit,
para dokter
takkan mencoba menyembuhkan kita.
Mereka akan membedah kita.
Tidakkah kau berlebihan?
Kau tidak tahu apa-apa.
Pikiran dan tubuh kita sudah bertukar tempat.
Kita adalah penemuan terbesar umat manusia.
Semua orang akan coba mencari tahu tentang kita.
Jika kita ke rumah sakit,
kita akan diikat seperti katak laboratorium.
Jadi?
Kita berkemas lalu pulang.
Bagaimana dengan ulang tahunku?
Chacha, ini bukan waktunya untuk ulang tahun.
Kita harus bersikap normal.
Chacha!
Halo, Tuan.
Halo, Ny. Morel dan Tn. Morel.
- Selamat ulang tahu. - Ini ulang tahunku juga!
Sungguh?
Selamat ulang tahun, Tn. Morel.
Semua sudah siap untuk dia.
Ya, tapi kami akan pergi.
Apa ada masalah?
- Suamiku sakit. - Sial.
Aku turut prihatin.
Tapi aku harus tagihkan semuanya.
Kue ulang tahun Putri Super.
Pesulapnya.
Badutnya.
Tata riasnya, parade kejutannya.
Chacha, ambil permen.
Tunggangan kuda poni...
Bisa kita pergi?
Tentu saja.
Silakan.
Permisi.
Totalnya 464 Euro.
464 Euro?
- Itu gila! - Siapa yang peduli, Leo?
Ini perampokan.
Terima kasih banyak.
Silakan.
- Boleh aku masukkan kodenya? - Tentu.
Kesayanganku.
Dan ini dia silakan.
Terima kasih, Tuan.
Tunggu, souvenir fotonya gratis.
Sampai jumpa, Tn. Morel...
Chacha, tenang.
Tenanglah.
- Kejutan! - Selamat ulang tahun!
Ini keren sekali, kawan-kawan!
Halo, Tn. Morel.
Apa kabar, sobat?
- Halo, Nicolas. - Hei, Alain.
Maaf, kami terlambat.
Hadiahnya bagus?
Apa kalian akan pulang?
- Alain sakit. - Sakit apa?
Kemaluanku.
Bengkak semua.
Dia sedang bersikap konyol.
Dia sedang terkena...
flu perut.
Sayang sekali untuk Chacha.
Kami bisa jaga dia dan merayakannya di sini.
Aku mohon, Bu.
Tenangkan dia.
No comments yet. Be the first to leave one.