The first 200 lines.
"Semua karakter, organisasi, tempat, dan peristiwa fiktif"
"Episode 3"
Perhentian berikutnya adalah Yuljiro.
Maafkan aku.
Target bergerak. Temukan lokasi target.
Target berada di arah pukul 11.00. Dia bergerak.
Dia memakai kemeja putih dan membawa tas biru.
Dia sedang menyeberang.
Dia menghilang dari pandanganku. Temukan lokasinya.
Target ditemukan dan dipastikan. Dia pakai kemeja putih. Pukul 14.00.
Aku kehilangan target.
Kurasa kita ketahuan. Temukan dia dan pastikan.
Cepat temukan dia.
Target ditemukan.
Benarkah? Tunjukkan.
Aku menemukan kamera CCTV.
Dia berganti pakaian.
Dia memakai setelan hitam dan membawa ransel hitam.
Sampaikan kepada mereka.
Sial.
Target telah berganti pakaian. Setelan hitam dengan ransel hitam.
Target ditemukan dan dipastikan.
Apa yang kamu lakukan di depan rumahku?
Dia naik!
Dia tidak ada di sini?
Jangan tembak.
Jangan. Jangan tembak!
Sakit!
Ada apa dengan para karyawan baru?
Sial.
Tapi dia lumayan.
Maafkan aku.
Apa ini? Kamu mengotori bajuku.
Hei.
Kamu harus melatihnya lagi.
"Badan Intelijen Nasional"
Kenapa aku terus diasingkan?
Apa maksudmu? Kamu yang paling sukses di kelasmu.
Aku menjual bir di toserba dan kini menjadi asisten novelis.
Tugas khusus apa ini?
Fokus saja pada Kang Yeo Joo
dan berhenti memikirkan hal seremeh itu.
Bagaimana kamu tahu
selama ini aku mengawasinya?
Apa maksudmu?
Aku pusing. Aku harus mandi.
Kamu tahu sesuatu, bukan?
Hei, hentikan. Berhenti! Mataku perih.
Apa tugasku? Kenapa dia berbahaya?
Nyalakan lagi airnya!
Panas sekali!
Panas! Kamu sudah gila?
Aku harus menulis wasiat untuk menyelesaikan tugas khusus ini
dan kenapa aku mengawasi wanita tua bersuami itu?
Sial. Perih.
Mengagetkan saja.
Hei, dia bukan wanita tua biasa.
Aku tahu. Aku tahu dia aneh.
Tapi kepribadian kakakku jauh lebih buruk.
Kang Yeo Joo adalah seorang penulis.
Kakakku juga seorang penulis.
Sejak kapan?
Dia penulis "Rajut Topi Anakmu".
Sungguh?
Ruang doa rahasia.
Itulah alasannya.
Ruang doa?
Ya.
Itu dia!
"Terpujilah, haleluya"
"Terpujilah, haleluya"
Dia tidak terlihat dekat dengan kelompok keagamaan.
Aku tidak bisa mengatakan hal lain meski kamu memakanku hidup-hidup.
Tanya saja kepada Pak Ma.
Itu dia. Astaga.
- Kamu mau ke mana? - Lepaskan aku.
Aku memakai toilet di lantai berbeda agar tidak bertemu dengannya.
Lepaskan.
Hei, tunggu.
Astaga.
Astaga.
Astaga.
Astaga, mungkin sudah gosong.
Astaga.
Sepertinya kamu butuh pengacara.
Bu Yeom, aku bisa menangani kasus perceraianmu secara gratis.
Aku ingin punya suami yang bisa kuceraikan.
Apa yang terjadi?
Di basemen...
Tidak, bukan apa-apa. Lupakan saja.
Tidak ada reaksi luminol di toilet.
Berarti pelakunya tidak melakukan apa pun pada jasad di sini.
Itu bisa saja penculikan.
Tidak akan mudah memindahkannya
karena dia kehabisan darah.
Kamu akan membutuhkan tas setinggi ini
untuk memindahkan orang dewasa, bukan?
Ada satu di ujung lorong.
Ada dua di sudut.
Ada satu di dekat lift.
Jadi, totalnya ada empat kamera CCTV.
Tunggu sebentar.
Memakai lift untuk memindahkan jasad terlalu berbahaya.
Liftnya bisa berhenti di lantai mana pun,
berbeda untuk lantai genap dan ganjil, serta lambat.
Kalau begitu, kita pakai tangga darurat.
Tunggu.
Kali ini giliranmu.
Ayolah.
Baek Soo Jung adalah seorang wanita.
Bagaimana jika pelakunya wanita?
Kamu pikir semua penjahat kejam adalah pria?
Apa hanya ada psikopat pria? Ada psikopat wanita juga.
Kamu bersusah payah.
- Astaga, kenapa kamu berat sekali? - Kenapa kamu bersikeras?
Kamu sangat berat. Turunkan berat badanmu.
Kamu akan turun?
Sebaiknya kamu berhati-hati dengan pergelangan tanganmu.
Tangga darurat jauh lebih baik.
Ini juga lebih dekat.
Cepatlah.
Dilihat dari lokasi kamera CCTV,
aku yakin kameranya merekam Unit 1820.
Semuanya akan berakhir begitu kita mendapatkan rekaman itu.
- Sial! - Astaga.
Kamu sudah melihat rekamannya?
Kita harus melihatnya dahulu untuk mengetahui itu.
Kamu menyuruhku melakukan semua hal berbahaya.
Astaga.
"Keamanan Tingkat Tinggi, Harap Tenang"
"Ruang Darurat, Ruang Listrik"
"Keamanan Tingkat Tinggi, Harap Tenang"
Astaga, halo.
Halo.
Kami...
Kami polisi.
Bisakah kami melihat rekaman CCTV-mu?
Hanya Manajer yang tahu kata sandinya.
Baiklah, manajer.
- Dia baru saja pergi. - Apa?
Permisi.
Kami polisi.
Bisakah kami melihat rekaman CCTV-mu?
Aku sudah tidak bertugas.
Tidak akan lama.
Astaga, kembalilah besok.
Pak, aku Detektif Jang Seung Chul!
Pak!
Sebentar saja! Pak!
- Hei. - Kami polisi!
- Hei. - Pak
Ayo kembali besok.
Sayang.
Hei.
Maaf.
Apa-apaan itu?
Aku ingin menjadi pria menawan dan seksi bagimu
setiap saat.
Tapi lihat dirimu.
Kenapa memakai piama yang longgar?
Apa? Kamu pikir ini tidak adil?
- Ya. - Kenapa?
Karena kamu masih seksi.
Aku merasa mudah tergila-gila kepadamu.
Ada apa denganmu?
Aku sungguh tidak tahan
menyaksikan mereka.
Astaga.
Kenapa aku harus menyaksikan pasangan yang bermesraan?
Dia tersenyum di depan suaminya.
Makan malamnya sangat lezat.
Benarkah?
Peran istrimulah yang paling penting
dalam menjadi politikus.
Kulitmu tampak lebih baik hari ini.
Tampak cerah bersinar.
Apa maksudmu?
Bagaimana perasaanmu jika suamimu
menjadi seorang politikus, bukan pengacara?
Itu yang terburuk.
Kenapa?
Aku harus mengikutinya
setiap kali mendekati pemilu
dan pura-pura tersenyum.
Bagaimana jika aku menjadi politikus?
Maka kita akan bercerai.
Baiklah.
Sayang.
Kenapa kamu sangat penuh kasih sayang hari ini?
Kamu mau makan siang di luar besok?
Bukankah kamu harus syuting?
Syutingnya berakhir sebelum siang.
Omong-omong,
jika dipikir-pikir,
sangat sulit bagi politikus untuk berselingkuh dari pasangan.
Ada banyak yang mengawasi.
Bagaimana menurutmu?
Bagi selebritas juga sulit.
Banyak selebritas yang berselingkuh dari pasangannya.
Kamu pernah dengar politikus yang selingkuh?
No comments yet. Be the first to leave one.