The first 200 lines.
"Rapat Umum Pemegang Saham Grup LX 2019"
Sesuai dengan peraturan, kuorum untuk pengambilan keputusan
telah mendelegasikan dan menghadiri rapat ini.
Jadi, aku menyatakan bahwa rapat ini diselenggarakan secara sah.
"Kotak Suara"
Aku akan mengumumkan hasilnya.
Untuk mengesahkan keputusan khusus dalam rapat umum pemegang saham,
lebih dari sepertiga pemegang saham harus hadir,
dan dua pertiga dari mereka harus memilih keputusan tersebut.
Dan setelah menerima mayoritas suara,
aku mengumumkan bahwa ketua sementara, Hong Se Hyun,
telah dipilih dan disetujui untuk menjadi ketua berikutnya.
Apa maksudmu dia memiliki mayoritas saham?
Ketua Choi, pendiri dan pemegang saham utama Grup LX
duduk di sini.
Jadi, omong kosong macam apa itu?
Aku akan mengonfirmasikannya kepadamu nanti.
Apa maksudmu?
Kamu harus transparan dan katakan berapa jumlah saham mereka.
Setelah memproses pengalihan saham,
kini dia secara resmi memiliki 51 persen saham perusahaan.
Aku akan menjadi orang yang mampu merespons krisis dengan bijak
dan menciptakan laba yang stabil bagi perusahaan.
Choi Jin Bok, Bang Yoon Tae,
dan Choi Seo Hyung telah menyelesaikan masa jabatannya.
Oleh karena itu, aku akan menunjuk direktur baru.
Apa kamu bilang?
Apa kamu mengatakan kamu akan mengusirku?
Aku menunjuk
Direktur Sosial Park Chang Su, Penasihat Hong Baek Hee,
dan Direktur Pelaksana Lee Su Seong sebagai para direktur baru.
Dasar kamu...
Dasar berengsek!
Apa kamu sudah gila?
Aku Choi Jin Bok.
Aku masih hidup dan sehat.
Apa yang kamu lakukan?
Aku membesarkanmu sejak kamu masih kecil.
Tapi apa yang akan kamu lakukan?
Menunjuk direktur baru?
Kamu yang harus pergi, Berengsek!
Beraninya kamu melakukan ini kepadaku.
Keluar!
Lepaskan aku! Apa yang kamu lakukan?
Hei, lepaskan aku!
Se Hyun, apa kamu sudah gila?
LX milik ayahku.
Kamu tidak berhak mengusir ayahku!
Ini tidak sah!
Bagaimana dia bisa menjadi ketua
padahal yang dia lakukan hanyalah memanipulasi selembar kertas?
Lepaskan aku! Ini tidak sah! Ini...
Ayah!
- Ayah! - Ayah!
- Ayah! - Panggil ambulans!
- Cepat! - Ayah.
- Ayah baik-baik saja? - Ayah.
- Ayah. - Ayah.
Mari kita bawa dia.
- Ayah. - Cepat.
Kita sudah mencapai akhir dari agenda hari ini.
Oleh karena itu, aku menyatakan rapat ditutup.
"Surat Pengesahan"
"Hong Se Hyun"
"Episode 103"
Selamat, Pak.
Apa ini juga
caramu menjaga ayahku?
Tidak. Kali ini sungguhan.
Sekarang setelah permainan usai, aku tidak perlu berbohong lagi.
- Apa? - Permainan sudah berakhir.
Tidak, aku tidak bisa membiarkannya berakhir seperti ini.
Aku tidak bisa
kamu merebut jerih payah ayahku seumur hidupnya.
Benarkah?
Apa yang bisa kamu lakukan?
Apa?
Kamu ingat ucapanmu kepadaku setelah kamu merebut So Yu?
Kamu bilang aku seharusnya melindunginya dengan lebih baik
dan aku harus mencoba merebutnya darimu jika aku bisa.
Apa itu sebabnya kamu berubah menjadi orang gila dan penipu?
Aku tidak punya alasan untuk disebut orang gila dan penipu
oleh orang yang mengkhianati persahabatan kita selama ini.
Se Hyun.
Se Hyun, berhenti!
Sedang apa kamu di sini?
Semua orang mencarimu.
Aku tidak begitu yakin,
tapi akan ada jalan.
Aku yang harus mencari cara.
Tapi lihat keadaanku.
Sejak aku masih muda,
orang-orang memanggilku pewaris LX.
Saat itu, aku tidak menyukainya karena aku merasa sangat tertekan.
Tapi sekarang, tidak ada yang bisa aku lakukan
meski aku ingin bertanggung jawab.
Grup LX dan aku
adalah segalanya bagi ayahku.
Entah bagaimana ayahku nantinya begitu kehilangan keduanya.
Kalau begitu kamu bisa memastikan ayahmu tidak kehilangan keduanya.
Aku ingin melakukan itu, tapi...
Jika itu yang ingin kamu lakukan, maka itu hal yang tepat.
Ada sesuatu yang sangat pandai kamu lakukan.
Apa itu?
Menghukum seseorang.
Kamu mengirimku ke kantor polisi karena kamu ingin menghukumku
atas insiden dengan paparazi.
Kamu harus mengikuti mereka dan menjalani penyelidikan.
Aku harap kamu menjadi orang yang lebih baik setelah bebas.
Dan karena aku membohongimu tentang berkencan dengan Se Hyun,
kamu berpura-pura melamarku
di depan semua orang.
Aku mencintaimu, So Yu.
Astaga, dia sangat romantis.
Apa kamu sudah gila?
Ya, aku tergila-gila padamu!
Dia hebat.
Cium dia!
- Cium dia! - Cium dia!
Ke mana perginya Choi Seo Jun yang percaya diri itu?
Choi Seo Jun yang percaya diri tidak akan punya ekspresi itu.
Inilah yang akan dia lakukan.
Kamu mau mencari cara bersamaku untuk menyelesaikan ini?
Aku mungkin tidak penting,
tapi cintaku untukmu luar biasa.
Apa ini?
Ini menjadi jauh lebih besar dari tempo hari.
Aku ingin tahu dia makan apa.
Apa kamu ingin memulai dengan menghibur ayahmu?
Apa?
Hong Baek Hee mengambil alih seluruh perusahaan?
Apa artinya itu? Apa itu berarti kita bangkrut?
Apa semua harta kita akan disita?
Apa kita akan menjadi tunawisma?
Perusahaan tidak bangkrut.
Jika bukan itu masalahnya,
bagaimana Hong Baek Hee bisa mengambil alih perusahaan?
Semua orang di Korea tahu
bahwa Grup LX adalah milik Jin Bok.
Meski semua orang tahu,
tidak ada yang bisa kita lakukan karena Se Hyun sekarang
adalah pemegang saham mayoritas.
Maksudku, yang benar saja, Ayah.
Aku mengerti bila Ayah sangat ingin mendapatkan obat untuk Seo Jun,
tapi bagaimana Ayah memberikan itu kepadanya tanpa ragu sedikit pun?
Astaga.
Dia tidak tahu Hong Baek Hee akan bertindak seperti itu.
Jika Ayah begitu putus asa, seharusnya berikan saja kepadaku.
Kalau begitu, nanti kamu yang akan menjabat sebagai ketua.
Kami tetap akan kehilangan segalanya,
dan kami yang akan menjelekkanmu bukan Se Hyun.
Aku menantumu.
Kenapa kalian tidak bisa percaya kepadaku?
Aku tidak mengerti apa yang terjadi
walaupun aku ada di sana.
Bagaimana mereka bisa merebut semuanya seperti itu
padahal Ayah adalah pemiliknya?
Itu mungkin karena Ayah
memberi mereka kunci lemari besi dan tidak memperhatikan.
Ayah tidak pernah menyadari bahwa mereka mencuri.
Yang Ayah lakukan hanyalah memercayai Hong Baek Hee.
Ini sungguh sulit dipercaya.
Jin Bok, kenapa kamu diam saja?
Jin Bok, apa kamu menderita afasia?
Jin Bok.
Bisakah kamu mengatakan sesuatu? Jin Bok.
Astaga. Jin Bok.
Jin Bok.
Jin Bok, bisakah kamu mengatakan sesuatu?
Apa kamu terdiam karena terkejut?
Jin Bok.
Jin Bok, tolong katakan sesuatu.
Kamu menelepon seseorang, jadi, aku rasa itu bukan afasia.
Lalu kenapa kamu diam saja?
- Penerima tidak dapat dihubungi... - Apa Hong Baek Hee tidak menjawab?
"Bu Hong"
Ke mana dia pergi?
Kamu harus tahu di mana bosmu berada.
Kamu seharusnya malu dengan dirimu sendiri.
Maaf. Dia bilang dia harus pergi untuk urusan pribadi.
"Ketua Choi"
Orang tua ini sangat bodoh.
Tidak menjawab telepon berarti aku tidak ingin berbicara denganmu.
Tapi dia terus menelepon seperti orang gila.
"Hasil Uji DNA Ayah"
"Tidak cocok"
"DNA tidak cocok."
"Choi Jin Bok dan Hong Se Hyun bukan ayah dan anak."
Ketua Choi bukan ayahku.
Itu berarti aku tidak mengkhianati ayahku sendiri.
Astaga, aku muak dengan teleponnya.
Halo?
Apa ini nomor Hong Baek Hee?
Ya. Siapa ini?
Ini aku, Yoo Myung Joon.
Apa kamu ingat aku?
Siapa kamu?
Aku sedang membaca koran, dan aku menemukan
bahwa putramu menjadi ketua Grup LX.
Aku sungguh terkejut ketika melihat foto itu.
No comments yet. Be the first to leave one.