The first 200 lines.
Musuh terburuk yang kau temui...
adalah dirimu sendiri
Nietzsche - Friedrich Wilhelm Nietzsche
Grand Guignol
Dendam ini,
haruskah aku membiarkannya tidak terselesaikan?
Karena keserakahanmu,
aku kehilangan segalanya.
Aku hanya melakukan semua itu atas dasar cinta.
Percayalah padaku.
Aku masih sangat mencintaimu,
dari lubuk hatiku yang paling dalam.
Jika itu persoalannya...
hanya ada satu hal yang kuinginkan.
Reinkarnasi.
Ke dunia baru.
Sakit...
Sakit!
Mari kita bertemu di kehidupan selanjutnya.
Sakit!
Handuk! Handuk! Sakit!
Baiklah, cut.
Sakit!
Sakit!
kau tidak apa-apa?
Hei, Hiru.
kau melakukannya lagi, bukan?
Ugh,
apa ini? Cuka?
Ya ampun,
Hiruko, kenapa kau selalu usil?
Itu bukan sekadar lelucon.
Kulakukan untuk menambah realisme pada akting.
Itu bisa diungkapkan melalui akting!
Dengan asumsi kau pandai berakting.
Hei.
kau mau bilang aktingku buruk?
-Uh oh! -Hei!
Berhenti!
Hei!
Haa...
Meski begitu,
mengupas wajah seseorang
selagi mereka masih hidup,
memperkosa dan memotong mayat mereka.
Sungguh, selera yang buruk.
Tidak apa-apa.
Begitulah yang dimaksud
Grand Guignol, kau tahu.
Klub Belajar Grand Guignol
Siapa?
kau kenal?
Tidak tahu...
Umm...
Maaf,
sepertinya aku tersesat.
Tersesat?
Apa?
kau murid pindahan?
Ya.
Umm...
Senang berkenalan dengan kalian.
Aku Homura Itsuki.
Grand Guignol?
Ya.
Itu istilah untuk gaya
teater mengerikan yang
populer di Perancis
dari akhir abad ke-19 hingga
awal abad ke-20.
Ada banyak penggunaan gimmick
dan mengeksplorasi aspek yang lebih gelap
dari jiwa manusia.
Karakteristiknya adalah
drama yang terkesan "aneh".
Oh begitu.
Kami, Klub Belajar Grand Guignol,
punya tujuan untuk belajar dan
mempraktikkan bentuk teater ini.
Kami sering berdiskusi
dan melakukan aktivitas setiap hari.
Kami menulis kesimpulannya, tapi...
Tapi?
Terkadang, garis antara
kenyataan dan dunia kita menjadi kabur.
Kami penasaran yang mana
adalah dunia nyata bagi kita.
kau terlalu memikirkannya, Ketua.
kau benar-benar berdedikasi pada teater.
Benar.
Maksudku, semua orang sudah pulang
untuk liburan musim panas,
tapi dia masih di sini berlatih.
Kami tidak punya rumah untuk kembali.
Hah?
Meski kami pulang ke rumah,
takkan ada yang menyambut kami.
Karena kami adalah orang-orang seperti itu.
Jadi bagaimana denganmu?
Apa yang kau lakukan 'di sana'?
Apa maksudmu?
Datang ke sini artinya
kau menyebabkan masalah, 'kan?
Tidak, aku tidak melakukan apa pun.
Jangan berbohong.
Tempat ini adalah
pulau terpencil,
terputus dari dunia tanpa sarana apa pun
untuk berkontak dengan masyarakat
dan tak bisa menerima informasi apa pun.
Kecuali orang tuamu meninggalkanmu,
kau tidak bisa pindah
ke sekolah seperti ini.
Tidak, aku tidak...
Ada apa?
Tidak,
tidak ada apa-apa.
Konservatorium Swasta Christoph,
Aturan ke-8 Perilaku Siswa,
tata tertib untuk para siswa ialah
mematuhi jadwal ketat yang ditetapkan
dan bertindak lima menit sebelumnya
adalah perilaku yang diharapkan di sini.
kau cukup terlambat dari jadwal.
Apa artinya ini?
Yah,
jadi,
aku tersesat dalam perjalanan dari pelabuhan.
Peta dengan instruksi yang jelas
seharusnya sudah disediakan.
Di situ juga jelas tertulis bahwa kau harus
segera datang ke sekolah setelah
turun dari kapal.
Apakah kau mengambil jalan lain?
Maaf.
Harap lebih berhati-hati ke depannya.
Ya.
Jadi,
melihat kumpulan ini,
apakah Homura-kun bergabung
di Klub Belajar Grand Guignol juga?
Hah? Bergabung?
Maksudnya?
Tidak, umm...
kau lihat...
Sepertinya mereka kekurangan anggota.
Jika kau tidak ada kegiatan lain,
sampai sekolah dimulai,
kenapa tidak bergabung saja berhubung kau ada di sini?
Hmm...
Ya...
Hah? Sungguh?
Yah,
jika kalian tidak keberatan.
Kalau begitu, hari ini kita akan mengadakan pesta penyambutan!
Guru, apakah tidak apa-apa?
Tidak apa-apa.
Hore!
Beri tahu Minakami-san.
Dan...
suruh Hiruko-kun untuk bersikap baik.
Dia sepertinya berpikir kalau lelucon
adalah salah satu bentuk komunikasi.
Mengerti.
Selamat datang.
Ya.
Um, Guru,
tentang Hideto,
jika kita tidak bisa menemukannya,
mungkin kita harus memberi tahu polisi?
Jika kita menghubungi polisi
setiap kali dia melarikan diri,
itu akan sangat mengganggu.
Aku mengerti, tapi...
kau tidak ingin membuat ini
menjadi masalah besar, ya?
Jika ternyata itu adalah
kecelakaan selama kamp,
kalian semua, termasuk kalian bertiga,
akan bertanggung jawab.
Bahkan aku?
Tentu saja.
Terutama Bato-kun,
kau adalah Ketua Klub.
Jika kau tidak mau
bertanggung jawab untuk ini,
maka temukan dia dengan cepat.
Astaga...
Yah,
pokoknya,
dia mungkin akan segera kembali.
Senang bertemu denganmu.
Aku Ketua Koki di akademi ini,
Minakami.
Halo.
Ada apa?
Ada noda di kerahmu,
seperti ada yang menumpahkan sesuatu.
Tidak.
Umm...
No comments yet. Be the first to leave one.